Perfect Crown, Dongeng Kawin Kontrak Cinderella dan Pangeran dari Monarki Korea

   
maria-g-soemitro.com

Perfect Crown, Dongeng Kawin Kontrak Cinderella dan Pangeran dari Monarki Korea

“Saya tidak tahu bagaimana rasanya tidak menjadi anak Sultan,” jawab GKR Bendara ketika menjawab pertanyaan host “The Tribes” di channel YouTube.

Sebagai bungsu dari 5 putri Sri Sultan Hamengku Buwono X, rupanya GKR Bendara mendapat banyak privilege. Padahal ayahnya “hanya” pemimpin adat tertinggi di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, lho. 

Pasca kemerdekaan RI, HB X dan semua raja di Indonesia hanya berperan sebagai penjaga, pelestari tradisi, seni, dan budaya. Mereka bukan penguasa politik.

Beda halnya dengan Kerajaan Inggris, walau bukan penguasa politik aktif, Raja/Ratu Inggris bertindak sebagai kepala negara simbolis, sementara kekuasaan politik riil dipegang oleh Parlemen dan Perdana Menteri.

Sehingga ketika Raja Inggris mengadakan lawatan ke luar negeri, dia akan diperlakukan seperti seharusnya tamu negara. Sedangkan jika raja dari Indonesia yang berkunjung tentunya hanya dianggap sebagai warga biasa.

Menggunakan latar monarki seperti Kerajaan Inggris, drama Korea “Perfect Crown” berkisah tentang Prince I-An yang melakukan kawin kontrak dengan seorang gadis dari rakyat jelata.

maria-g-soemitro.com

Diperankan bintang papan atas IU dan Byeon Woo-Seok, pastinya drama ini diharapkan mendulang rating tinggi. Berhasilkah? Yuk kita kupas:

Baca juga drama Byeon Woo-Seok lainnya:

Moonshine,  Gara-gara Musuh dalam Selimut

Lovely Runner, Tentang Kisah Cinta Time Traveler dan Idolanya

Record of Youth, Perjuangan si Sendok Kotor Meraih Impian

maria-g-soemitro.com

IU sebagai Seong Hui-Ju

Kecuali status, Seong Hui-Ju punya semuanya: uang, bakat dan ambisi.

Ayahnya memang kaya raya, pemilik Castle Group. Malang, gara-gara ibunya bukan istri sah, keberadaan Hui-Ju dipandang sebelah mata. Bahkan setelah prestasi demi prestasi diraihnya, ayahnya tetap bergeming.

Padahal tidak mudah Hui-Ju meraih prestasi. Lawannya di akademi kerajaan sangat tangguh, mereka merupakan anak keluarga bangsawan yang mendapat dukungan materi dan privilege.

Pasca lulus dengan angka memuaskan, Hui-Ju lagi-lagi mengukir prestasi setelah memegang Castle Beauty.  Namun tetap saja tak memuaskan sang ayah, malah Hui-Ju dipaksa menikah dengan laki-laki pilihan ayahnya, pemilik Castle Group. Tentu saja dengan kriteria yang jauh dibawah standar Hui-Ju.

 Tak mau menyerahkan nasib pada sang ayah, Hui-Ju mengambil keputusan ekstrem. Dia mengajak Prince I-An, kakak kelasnya di akademi kerajaan untuk menikah. Dengan menikahi sang pangeran, Hui-Ju berharap statusnya akan naik. Dia juga terbebas dari jodoh yang diatur ayahnya.

maria-g-soemitro.com

Byeon Woo-Seok sebagai Prince I-An

Jangan memakai baju merah

Jangan  mempertanyakan apa pun

Itu titah Raja

Larangan demi larangan menjadi keseharian Pangeran I-An, anak laki-laki kedua dari Raja Hui-Jong. Sang raja menginginkan I-An tahu diri dan melarangnya menginginkan takhta sang kakak.

Untunglah sang kakak, Raja Yi Hwan sangat menyayanginya. Bahkan diam-diam sang kakak mengakui bahwa adiknya lebih berpotensi dibanding dirinya.

Ketika sudah mencapai titik kulminasi, Raja Yi Hwan mengeluarkan dekret agar adiknyalah yang menjadi penerusnya.

Yoon Yi-Rang permaisuri Raja Yi Hwan tak setuju. Dia tak mau kedudukannya kelak sebagi ibu suri, terganggu karena dekret tersebut. dalam kemarahannya, dia meremas kertas dekret dan membakar istana tempat suaminya berada.

Akibatnya, Raja Yi Hwan tewas, anaknya yang masih berusia 7 tahun naik tahta, dan Prince I-An ditunjuk sebagai walinya.

Posisi ini menyulitkan Prince I-An. Dia prihatin melihat keponakannya yang  masih kecil, harus menjalankan tugas kerajaan yang begitu berat. Namun dia tak mau terjadi keributan, meski sebenarnya dia menggenggam dekret yang ternyata bisa diselamatkan.

Ya, Prince I-An menyimpan dekret Raja Yi Hwan yang berisi titah agar takhta diteruskan sang adik.

maria-g-soemitro.com

Sinopsis Drama Korea Perfect Crown

Bersiaplah menjadi istri pangeran

Dan kau akan melawan seluruh negeri

Demikian kata Prince I-An setelah akhirnya menyanggupi permintaan Seong Hui-Ju. Sebelumnya gadis itu mengeluh, statusnya sebagai anak haram membuatnya diremehkan, setinggi apa pun prestasi Hui-Ju, dia tetap dipandang sebelah mata.

Karena itu, Hui-Ju menawarkan kawin kontrak dengan Prince I-An sebagai win-win solution, agar Prince I-An terlepas dari tekanan untuk menikah dengan gadis bangsawan yang disodorkan ibu suri. 

Sedangkan Hui-Ju tentu saja mendapat banyak keuntungan. Dengan menikahi Prince I-An, tidak saja ayahnya tidak bisa lagi memaksa menikah dengan laki-laki pilihannya, Hui-Ju juga mendapat status kelas atas.

Dan seperti kata Prince I-An, rencana pernikahan keduanya membuat heboh seluruh negeri. Sebagai pangeran berwajah rupawan yang dimiliki Kerajaan Korea, Prince I-An sangat dicintai rakyat. Muncul pro dan kontra.

Penolakan paling keras berasal dari ibu suri dan perdana menteri, Min Jeong-Woo. Selama ini Prince I-An telah menjalankan kewajiban sebagai wakil raja yang masih berusia 7 tahun, dengan baik. Kondisi ini bisa berubah andai istri Prince I-An bukan pilihannya.

Sedangkan Min Jeong-Woo tidak setuju karena diam-diam dia naksir Hui-Ju. Dia mengajukan diri apabila yang diinginkan Hui-Ju adalah status. Permintaan Jeong-Woo ditolak, Hui-Ju beralasan kedudukan perdana menteri hanya berjangka waktu 5 tahun.

Penolakan Hui-Ju  membuat Jeong-Woo geram. Sebagai perdana menteri, dia berwenang menerima/menolak pernikahan kerajaan. Namun akhirnya dia menyetujui, setelah mengetahui ternyata pernikahan Prince I-An dan Hui-Ju hanya kawin kontrak berjangka waktu 3 tahun.

Setelah restu didapat,  bukan berarti masalah selesai. Hui-Ju pingsan di upacara pernikahan. Penyebabnya tanpa sengaja dia meminum racun yang ditujukan bagi Prince I-An. Untunglah nyawanya bisa diselamatkan.

Rintangan silih berganti yang harus dihadapi Prince I-An dan Hui-Ju membuat hubungan keduanya semakin intens, dan tresno jalaran soko kulino. Keduanya saling jatuh cinta.

maria-g-soemitro.com

Review Drama Korea Perfect Crown

Mulut adalah gerbang bencana

Lidah adalah pisau yang menyayat

Bak kuliner terkenal karena menggunakan bahan premium, tapi ternyata rasanya B saja, demikian kurang lebih analogi drama Korea “Perfect Crown”.

Bagaimana tidak? Drama Korea “Perfect Crown” diperankan IU, aktris kesayangan publik Korea, dia didaulat sebagai Brand Ambassador untuk merek global seperti Estée Lauder dan Gucci, dan yang terpenting: Drama yang diperankannya selalu meraih rating tinggi!

Skenario drama Korea “Perfect Crown” pun gak kaleng-kaleng, walau penulisnya, Yoo Ji Won baru debut, namun karya ini meraih penghargaan the Excellence Award in the Long Series category of the 2022 MBC Drama Screenplay Contest.

Sayang, yang banyak diperbincangkan di media sosial hanyalah tentang kecantikan IU dan pernak-pernik yang dipakainya, termasuk sandal Simone Rocha Crocs  seharga 275 USD saja atau sekitar 4,7 juta rupiah, 

Serta ketampanan Prince I-An yang mengungguli wajah sang aktor, Byeon Woo-Seok. Pengagumnya pun saling berbagi  screenshot background ponsel mereka.

maria-g-soemitro.com

Sedangkan alur kisah serta adegan demi adegan drama Korea “Perfect Crown” dikuliti habis-habisan. Salah satunya kebakaran yang terjadi di istana, di bangunan istana yang megah dan kokoh.

Anehnya upaya pemadaman dilakukan oleh para dayang dengan menggunakan baskom berisi air. Please deh, ini era modern, eranya hidran dan APAR (perangkat pemadam api portable).

Apalagi kejadian kebakaran terjadi 3 kali, apakah mereka sekonyol itu sampai system keamanannya tidak diperketat? Hari gini jangankan di istana, di kompleks perumahan kelas menengah CCTV ada di mana-mana.

Adegan konyol lainnya kala IU dan raja yang masih berusia 7 tahun ngebut dengan menggunakan mobil sport tanpa pengawalan. Tanpa body guard! Padahal hei, pengawalan raja merupakan protokol baku/ standar internasional yang diatur undang-undang.

Jangankan raja, anak raja yang mbalelo seperti Pangeran Harry dari Kerajaan Inggris masih dikawal untuk menjamin keselamatan dan keamanan.

Penonton paham kisah drama Korea “Perfect Crown” hanya fiksi. Namun seperti hukum tak tertulis, fiksi gak boleh menabrak nalar. Seperti pengangkatan anak usia 7 tahun sebagai raja. Weleh-weleh, di era baheula ketika pendidikan rakyat belum setinggi sekarang, bisa dipahami rakyat manut saja. Tapi rakyat di abad 21 ini udah tahu bahwa pajak merekalah yang membiayai keberlangsungan kerajaan.

Dalam hal penilaian drama Korea “Perfect Crown”, publik Korea rupanya terbelah dua. Ada yang mengabaikan detail, ada pula yang protes, terlihat dari surat permohonan maaf dari team kreatif.

maria-g-soemitro.com

Jadi bagaimana? Berpihak pada mereka yang memperhatikan detail atau tidak peduli? Anggap saja kisah drama Korea “Perfect Crown” seperti dongeng anak-anak? Gak butuh nalar kala menontonnya. Apalagi meributkan tetek bengek ucapan dan peralatan yang bisa ditafsirkan berbeda.

Baca juga drama IU lainnya:

When Life Gives You Tangerines, Terima Kasih Karena Anda Telah Bekerja Keras!

Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo, Anak Perawan di Sarang Pangeran

My Mister, Gara Gara Istri Selingkuh


Profile 

Title: Perfect Crown

Native Title: 21세기 대군부인

Also Known As: 21segi Daegun Buin , 21st Century Grand Prince's Wife , 21st Century Prince's Wife , A Esposa do Grande Príncipe do Século 21 , Wife of a 21st Century Prince

Director: Park Joon Hwa

Screenwriter: Yoo A In

Genres: Comedy, Romance, Drama

Type: Drama

Format: Standard Series

Country: South Korea

Episodes: 12

Aired: Apr 10, 2026 - May 16, 2026

Aired On: Friday, Saturday

Original Network: MBC

Duration: 1 hr. 10 min.


No comments

Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat