See You at Work Tomorrow!, Kisah Cinta Budak Korporat
Pertama kali mengetahui istilah “budak korporat” ketika sedang menonton drama China. Dikisahkan pemeran utama perempuan merupakan pegawai kantor yang kembali ke masa lalu, ke era kerajaan, ratusan tahun silam.
Nah, dalam setiap narasinya dia mengeluhkan kehidupannya sebagai budak korporat, sehingga saya searching dan menemukan:
Pegawai kantor dijuluki sebagai budak korporat karena mereka sering menghabiskan seluruh waktu, tenaga, dan pikiran untuk bekerja secara berlebihan demi perusahaan.
Pernah bernasib sama, saya mengakui kehidupan budak korporat itu boring banget. Rasanya terjebak dalam situasi yang mengharuskan setiap pagi berangkat kerja dan baru pulang di sore hari.
Bahkan salah seorang pemimpin kantor pernah bilang bahwa seorang budak korporat telah “menjual” waktunya selama 40 jam setiap minggunya.
Mungkin saking membosankan, penulis skenario drama China mengajak budak korporat berfantasi jadi putri raja, atau jadi jenderal perempuan, atau malah jadi penguasa kerajaan. 😀
Drama Korea “See You at Work Tomorrow!” berkisah tentang perempuan kantoran bernama Cha Ji-Yoon yang kerap pulang tenggo, artinya pulang tepat waktu begitu jam kerja berakhir.
Kata "teng" berasal dari bunyi bel atau pas pada waktunya, sedangkan "go" berarti langsung pergi atau pulang.
(Nambah lagi perbendaharaan kata nih. 😀)
Diadaptasi dari webtoon “I'm Going to Work Tomorrow!" (내일도 출근!) by McQueen Studio , dikisahkan Cha Ji-Yoon yang sedang suntuk bertemu dengan atasan yang mendapat julukan “pria tiga larangan” karena punya kebiasaan: “tak ada senyum, teman dan maaf”
Unik dan menarik ya?
Baca juga drama Park Ji-Hyun lainnya:
Reborn Rich, Pembalasan Cucu Bungsu Sang Chaebol
Rookie Historian Goo Hae-Ryung, Sejarah (Bukan) Milik Penguasa
Seo In-Guk sebagai Kang Si-Woo
Cha Ji-Yoon
Dia membuatku tersenyum
Itu sisa kalimat yang tertulis di dinding kaca Kang Si-Woo, setelah menghapus penilaian lainnya: kreativitas, kecakapan sosial, potensi, keterampilan unik.
Kang Si-Woo sudah lama memperhatikan Cha Ji-Yoon, malah 7 tahun silam kala gadis tersebut baru bergabung dengan Saeum Electronics
Dia tertarik karena berbeda dengan pegawai baru lainnya, Cha Ji-Yoon punya ambisi, kreatif dan penuh semangat. 7 tahun kemudian penilaiannya sempat berubah sebelum akhirnya menyadari bahwa ketua timnya memaksa Cha Ji-Yoon memendam seluruh kreativitasnya.
Di kemudian hari Kang Si-Woo juga baru mengetahui bahwa pemilik tempat service electronic langganannya ternyata adalah ayah kandung Cha Ji-Yoon.
Park Ji-Hyun sebagai Cha Ji-Yoon
Selalu dipaksa menikah oleh ibunya, Cha Ji-Yoon terpaksa memberitahu bahwa dia sudah putus dari pacarnya selama bertahun-tahun, Cho Ga-Eul.
Sang ibu memaksa anak gadisnya menikah karena dia ingin bercerai dengan suaminya atau ayah Cha Ji-Yoon. Dia beralasan resepsi pernikahan Cha Ji-Yoon tentunya membutuhkan kehadiran sepasang orang tua.
Alasan yang tentu saja membuat Cha Ji-Yoon kesal.
Sinopsis Drama Korea See You at Work Tomorrow!
Perusahaan sebesar ini tak kan terpengaruh
Jika salah satu sekrupnya tumbang
Karena akan digantikan
Dengan yang lebih kuat dan lebih kencang
Dan Cha Ji-Yoon adalah salah satu sekrup itu. Apa pun yang terjadi pada hidupnya, dia harus berangkat kerja sebagai staf senior dalam Tim Perencanaan Produk Saeum Electronics, perusahaan yang memiliki ratusan ribu karyawan.
Termasuk kala Ji-Yoon mengalami putus cinta. Sebetulnya Ji-Yoon yang memutuskan hubungan setelah Cho Ga-Eul, sang kekasih telah meninggalkannya selama 8 bulan untuk berpetualang.
Keduanya memang sangat berbeda, terlebih dalam menyikapi masa depan. Ji-Yoon, perempuan kantoran yang merasa sudah siap menikah, membangun keluarga dan memiliki anak. Sementara Ga-Eul masih menyukai kebebasan. Sebagai seniman, dia ingin berkelana sambil mencipta lagu.
Ga-Eul mencintai Ji-Yoon dengan caranya sendiri, seperti diam-diam memandang jendela rumah sang kekasih, atau mengantarkan kue ulang tahun dan meletakkannya di depan pintu Ji-Yoon.
Hal yang tentu saja tak disukai Ji-Yoon. Dia ingin bersama-sama merayakan ulang tahun. Puncak kekesalan terjadi saat pesannya tak kunjung dijawab. Dengan penuh amarah, Ji-Yoon memutuskan hubungan.
Kesedihan membuat Ji-Yoon ingin resign. Naas, ada beban utang yang harus dibayar. Mau tak mau dia harus bertahan di Saeum Electronics, perusahaan tempatnya meniti karir selama 7 tahun.
Tekanan yang dirasa Ji-Yoon semakin bertambah karena Ko Young-Sam, ketua tim-nya kerap menindas, seperti menghukumnya dengan banyak tugas, dan yang paling menyebalkan: Ko Young-Sam mengakui karya Ji-Yoon sebagai karyanya.
Merasa tidak nyaman, Ji-Yoon meneguhkan hati pindah ke tim yang dipimpin Kang Si-Woo, sosok yang baru kembali dari tugasnya di Amerika Serikat, dan mendapat julukan “Pria Tiga Larangan” . Ada 3 penyebab Si-Woo mendapat julukan tersebut: Tak pernah tersenyum, tak punya teman dan tak pernah mengucapkan kata maaf.
Si-Woo menyambut bergabungnya Ji-Yoon dengan gembira. Sebelumnya dia pernah mengajak gadis itu untuk bekerja sama. Si-Woo tertarik dengan kejeniusan dan kreativitas Ji-Yoon yang selama ini tidak berkembang karena selalu dijegal ketua timnya.
Julukan “Pria Tiga Larangan” lah yang membuat yang Ji-Yoon enggan bergabung. Julukan itu membuat Si-Woo terkesan menakutkan dan sulit diajak berkomunikasi.
Namun akhirnya Ji-Yoon berhasil mematahkan stigma tersebut dan berbalik menaruh hormat, bahkan menilai Si-Woo sebagai:
Boss yang pintar dan kompeten
Review Drama Korea See You at Work Tomorrow!
Lama menunggu drama Korea “See You at Work Tomorrow!”, akhirnya bisa nonton lagi aktingnya Seo In-Guk. Walau sempat mengernyit melihat akting dan riasan Park Ji-Hyun di menit-menit awal episode pertama.
Hehehe saya sering bingung sekaligus kasihan pada aktor/aktris yang riasannya mirip dempul. Kan bisa pakai filter atau pengaturan cahaya supaya nampak natural.
Untunglah hanya di awal, karena selanjutnya Park Ji-Hyun sebagai Cha Ji-Yoon (FL) nampak cantik. Sedangkan soal akting, nampaknya hampir semua aktor/aktris Korea aktingnya mumpuni ya? Bahkan keunggulan drama Korea terletak pada akting para pemerannya.
Sayangnya, akting yang bagus gak didukung scenario yang menarik. Rasanya jengkel banget lihat FL salah tingkah ketika harus berduaan dengan ML. Mirip gadis remaja yang ketemuan dengan seorang cowok.
Adegan-adegan yang dimaksudkan mengundang tawa juga terasa garing. Salah satunya sewaktu ML ketemu FL di minimarket. FL hanya memakai celana pendek bermotif, tanpa riasan dan rambut dikucir seadanya.
ML segera keluar (sampai lupa bawa belanjaan) karena menahan tawa, dan seorang anak kecil bilang bahwa FL memakai celana pendek mirip celana dalam ayahnya.
Lucu gak? Menurut saya sih gak.
Mungkin webtoon-nya lucu ya? karena drama Korea “See You at Work Tomorrow” dibuat berdasarkan webtoon “I'm Going to Work Tomorrow!" (내일도 출근!) by McQueen Studio.
Sayang sebagai penulis scenario Kim Kyeong-Min gagal memvisualisasikannya. Alur drama yang seharusnya menarik dan bikin penasaran, terasa bertele-tele dan membosankan.
Hal ini diperparah dengan gagalnya Seo In-Guk membangun chemistry dengan Park Ji-Hyun. Sejak awal cast-nya emang mengherankan sih. Seo In-Guk yang dari “sononya” berwajah lempeng, kok dipasangkan dengan Park Ji-Hyun yang juga berwajah lempeng.
Sehingga reviewers Mydramalist sangat baik hati memberi rating 8,1/10 untuk drama Korea “See You at Work Tomorrow!”. Saya sih lebih setuju dengan rating 7,4/10 yang diberi reviewers IMDb.
Baca juga drama Seo In-Guk lainnya:
Hundred Million Stars From the Sky, Tragedi Sepasang Kekasih Korban Aliran Sesat
Boyfriend on Demand, Tentang Budak Korporat dan Kisah Cinta AI nya
Doom at Your Service, Kala Malaikat Maut Jatuh Cinta
Profile
Drama: See You at Work Tomorrow! / Going to Work Tomorrow Too (literal title)
Revised romanization: Naeildo Chulgeun!
Hangul: 내일도 출근!
Director: Jo Eun-Sol
Writer: Mcqueen Studio (webcomic), Kim Kyeong-Min
Network: tvN
Episodes: 12
Release Date: June 22 - July 28, 2026
Runtime: Monday & Tuesday 20:50
Language: Korean
Country: South Korea






.png)


Budak korporat.... Hm, relate banget dengan situasi saat ini..Apalagi bagian pulang tenggo. Menarik membaca review-nya karena bukan cuma membahas kisah cintanya, tapi juga kehidupan pekerja kantoran yang harus tetap masuk kerja meski sedang menghadapi masalah pribadi. Sayangnya kalau chemistry Seo In-Guk dan Park Ji-Hyun memang terasa kurang, padahal ekspektasinya pasti lumayan tinggi
ReplyDeleteAmbu, baca ulasan ini rasanya kayak dipeluk di tengah lelahnya rutinitas harian. Suka banget dengan kalimat tentang romansa 'budak korporat'—bagaimana di antara tumpukan deadline, meeting yang seolah tanpa akhir, dan sisa energi yang menipis, kehadiran seseorang yang bilang 'see you at work tomorrow' justru jadi bahan bakar paling manis buat bertahan esok hari.
ReplyDeleteKadang kita nggak butuh cerita cinta yang megah ala dongeng ya. Justru perhatian-perhatian kecil di bilik kubikel kantor dan empati dari sesama pejuang naskah/ pekerjaan yang bikin hati hangat.
Apa itu ya sebabnya marak banget perselingkuhan di dunia korporat ini? uhuuukkk...
Yah repot deh kalo sama-sama lempeng hahahaha. Setrumnya jadi gak nyambung ya Mbak. Memang sih In-guk ini penuh dengan misteri raut wajahnya. Makanya dia cocok membawa peran yang penuh dengan tanda tanya dan rahasia. Seharusnya sih dengan karakter dan atau julukan "Pria Tiga Larangan" itu sudah membantu ya. Tapi karena belum nonton, saya jadi bertanya-tanya. Acting nya untuk julukan ini tuh seperti apa.
ReplyDeleteYa Allah baca tulisan ini, baru sadar saya lupa ngelanjutin draft review Drakor satu ini. Awalnya saya excited dan merasa menarik banget. Relevan dengan zaman jadi pegawai, tapi koq dipertengahan konfliknya dan fokusnya juga geser ya jadi percintaan seseorang yang sudah pernah berpisah. Dan terlalu dibesar-besarkan pula.
ReplyDeleteMau baca versi webtoonnya ternyata ini produk Kakao yang dah tutup platformnya huhu.