Boyfriend on Demand, Tentang Budak Korporat dan Kisah Cinta AI nya

maria-g-soemitro.com

Boyfriend on Demand, Tentang Budak Korporat dan Kisah Cinta AI nya

Apakah di masa depan, AI bisa membantu kita dalam menemukan kekasih? Ternyata bisa! Bahkan diprediksi di masa depan pacar virtual akan lebih umum dan lazim digunakan.

Mengapa? Karena gak ribet! Teknologi AI menawarkan solusi "instant" untuk kebutuhan emosional tanpa komplikasi hubungan manusia. Solusi buat mereka yang kapok gegara pernah pacaran dengan orang yang mudah moody.

Selain itu jangan lupa, perubahan merupakan keniscayaan. Selalu ada kemungkinan kita berubah atau pacar yang berubah, dan akhirnya terjadi pertengkaran demi pertengkaran yang menguras emosi.

Tidak demikian halnya jika pacaran dengan AI. Teknologi ini punya personalisasi tingkat tinggi (AI yang adaptif). AI akan mempelajari preferensi, nada bicara, dan kepribadian pengguna, kemudian menyesuaikan dengan penggunanya. Termasuk kebutuhan romantisnya.

Lha terus pacarannya gimana? Apa dengan robot? 

Hal ini digambarkan dalam drama Korea “Boyfriend on Demand” yang berkisah tentang seorang budak korporat yang asyik pacaran dengan AI.

Yang dimaksud dengan budak korporat adalah sebutan slank untuk mereka yang kerja kantoran dan terbelenggu waktu untuk bekerja keras, malah seringkali melebihi jam kerja normal (9 to 5), demi gaji bulanan dan demi mencapai target perusahaan

Mereka terpaksa bekerja demikian karena tekanan pekerjaan, takut dipecat, walau harus mengorbankan waktu pribadi dan kesehatan mental.

Nah apakah Seo Mi-Rae yang diperankan Ji-Soo Blackpink, si budak korporat dalam drama Korea “Boyfriend on Demand” terpuaskan dengan pacar AInya? Atau dia lebih memilih Park Kyeong-Nam (Seo In-Guk) kekasih nyata dengan semua konsekuensinya?

Yuk langsung aja kita bahas:

Baca juga drama yang diperankan Seo In-Guk:

Hundred Million Stars From the Sky, Tragedi Sepasang Kekasih Korban Aliran Sesat

Doom at Your Service, Kala Malaikat Maut Jatuh Cinta

maria-g-soemitro.com

Kim Ji-Soo sebagai Seo Mi-Rae

Sebagai budak korporat Seo Mi-Rae merasa waktu 24 jam sangat terbatas. Dia hanya punya waktu 6 jam tidur, 10 jam bekerja, kemudian dipotong waktu buat bepergian dan makan, dan waktu buat mandi, waktu yang tersisa hanya 3 jam 30 menit

Sisa waktu yang sangat sempit, hanya bisa digunakan untuk menonton 1-2 film saja. Karena itu Seo Mi-Rae ingin menikmatinya. Enggan diganggu. Termasuk untuk berpacaran.

Terakhir kali dia berpacaran dengan Kim Se-June, dia merasakan emosinya bak roller coaster. Mungkin disebabkan keduanya berubah dan tak mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Setiap mulai membicarakan masa depan

Kamu selalu mulai dengan “aku”

Mengapa kamu tidak pernah bilang “kita”?

 

maria-g-soemitro.com

Seo In-Guk sebagai  Park Kyeong-Nam/ Gu Yeong-Il

Nampak tertutup, Park Kyeong-Nam merupakan salah seorang PD webtoon pada Perusahaan Naemo yang ambisius. Dia berhasil mengorbitkan kartunis dari nothing menjadi something, bahkan menduduki peringkat pertama dalam pencarian.

Secara kebetulan, Park Kyeong-Nam melihat Seo Mi-Rae yang nampak asyik sendiri ketika rapat berlangsung. Ternyata dia tengah melipat-lipat kertas menjadi suatu bentuk, kebiasaan yang tidak hanya dilakukan di meja rapat.

Kebetulan lainnya, Seo Mi-Rae mendapat hadiah anonim pada pesta kantor, dan selalu menggantungnya di tas kerja. Seo Mi-Rae tak tahu, hadiah berbentuk boneka imut tersebut berasal dari Park Kyeong-Nam. 

Kebetulan yang terulang ternyata membuat Park Kyeong-Nam jatuh cinta pada Seo Mi-Rae, tanpa gadis tersebut menyadarinya.

maria-g-soemitro.com

Sinopsis Drama Korea Boyfriend on Demand

“Aku menyukaimu”, kata Park Kyeong-Nam pada Seo Mi-Rae.

Pernyataan tiba-tiba tersebut tentu saja mengagetkan Seo Mi-Rae. Selama ini, walau keduanya sama-sama PD webtoon pada Perusahaan Naemo, namun keduanya nampak saling tak peduli.

Keduanya tak saling tegur sapa ketika tanpa sengaja berduaan di lift, di dapur kantor dan di coffee shop.

Kondisi kerja yang membuat keduanya seperti itu. Keduanya dikejar tenggat waktu deadline ke tenggat waktu berikutnya. Terlebih sewaktu Direktur Hwang Byeong-Hak mengondisikan keduanya bersaing menempati rating pertama.

Seo Mi-Rae sendiri merasa, sebagai budak korporat waktu senggangnya sangat terbatas. Dia enggan mengorbankan waktu untuk basa basi dan bersosialisasi.

Terlebih pasca putus dari pacarnya,  Seo Mi-Rae merasa menyendiri adalah keputusan terbaik. Dia tak perlu merasakan sakit hati dan sedih akibat putus hubungan dengan kekasih.

Seo Mi-Rae bertambah yakin akan keputusannya setelah berkenalan dengan “Boyfriend On Demand”, sebuah platform untuk menemukan kekasih virtual. Sebetulnya CEO Perusahaan DU yang merilis “Boyfriend On Demand” hanya meminta Seo Mi-Rae mencoba kemudian menulis review-nya.

Bersama kekasih virtualnya, Seo Mi-Rae tak perlu merasa sakit hati. Andai terjadi hal tak menyenangkan, dia cukup melepas cincin penghubung dunia virtual. 

Sebagai pengguna “Boyfriend On Demand” Seo Mi-Rae berkesempatan gonta ganti ganti kekasih virtual sebanyak 900 orang, namun belum-belum dia sudah kesengsem pada Seo Eun-Ho yang ditemuinya di dunia virtual sebagai kakak kelas di kampus.

Begitu klepek-klepeknya Seo Mi-Rae  pada Seo Eun-Ho, ketika masa percobaan gratis (50 jam) habis, dia bersedia membayar untuk langganan. Sayangnya dia harus kecewa, langganan Basic (500.000 won) yang dipilihnya tak memungkinkan dia memilih pasangan virtual tertentu.

Jika mau bertemu dengan kekasih pilihan, Seo Mi-Rae  harus berlangganan Premium (1.000.000 won) atau Royal (2.000.000 won), kesempatan yang tak dipilihnya karena ternyata Seo Eun-Ho dipilih oleh 12.450 pengguna. Atau dengan kata lain Seo Eun-Ho  punya 12.450 kekasih!

Creator “Boyfriend On Demand” rupanya mengetahui bahwa yang dibutuhkan pelanggan adalah meningkatnya hormon dopamine, sehingga dia akan addict dan terus berlangganan platform ini.

Karena itu, Seo Mi-Rae  diberi pilihan untuk memperoleh kekasih yang sesuai dengan kriterianya. Caranya dengan mengisi survey untuk dianalisis, seperti penampilan dan kepribadian kekasih yang disukai, apakah memilih dipimpin atau memimpin, dan seterusnya.

Tak terduga hasil analisa bagi Seo Mi-Rae adalah Gu Yeong-Il, kekasih virtual yang mirip banget dengan Park Kyeong-Nam!

Tentu saja Seo Mi-Rae terheran-heran, bagaimana mungkin Park Kyeong-Nam, pria sekantor yang selama ini dia cuekin ternyata kekasih idolanya, kekasih yang sesuai dengan kriterianya.

Seo Mi-Rae  bertambah bingung setelah berpacaran Gu Yeong-Il, seiring waktu yang dia lihat adalah Park Kyeong-Nam. 

Sekaligus menambah keyakinan Seo Mi-Rae tentang petualangannya di dunia virtual. Ketika Gu Yeong-Il mengajaknya pergi, dia menolak dan memastikan untuk menerima cinta Park Kyeong-Nam.

maria-g-soemitro.com

Review Drama Korea Boyfriend on Demand

Ada pertanyaan menarik dari seorang reviewer, dia mengkritik ending drama Korea “Boyfriend on Demand”:

Jika seseorang bisa mendapatkan hubungan romantis yang sempurna dari kekasih digital, mengapa akhirnya memilih hubungan dengan orang nyata?

Bukankah hubungan nyata kerap menimbulkan kesalahpahaman, gejolak emosi dan butuh kemampuan adaptasi kala pasangan berubah?

Saya ingin menjawab di sini, bahwa reviewer tersebut pasti gak nonton drama Korea “My Absolute Boyfriend”, drama tersebut berkisah tentang perempuan bernama Eom Da-Da yang memilih robot sebagai kekasihnya, dibanding manusia nyata.

Konyol sih ini. Saya kecewa banget. Mosok dia memilih robot dibanding Ma Wang-Joon?  Aktor ganteng ini emang pernah menyakitinya, tapi dia kan manusia hidup gitu lho.

Berbeda dengan drama Korea “Boyfriend on Demand”. Walau dalam drama ini FL mendapat kesempatan memilih kekasih virtual yang sesuai 100 persen dengannya, dia tetap memilih ML, manusia nyata dengan segala keribetannya.

Selain endingnya yang bagus, penulis scenario juga berhasil meramu konflik batin ketika FL berusaha meninggalkan “Boyfriend On Demand” yang didesain untuk membuat pelanggan kecanduan.

Bagaimana dengan aktingnya? Seo In-Guk sih jaminan mutu ya? Sungguh aneh jika aktor yang mengantongi banyak penghargaan ini aktingnya failed. Seo In-Guk berhasil memerankan dua karakter yang berbeda dengan sangat apik: Park Kyeong-Nam dan Gu Yeong-Il.

Sedangkan Ji-Soo Blackpink, baru kali ini saya menonton aktingnya, dan cukup bagus. Meski semula saya bingung dengan baju seronok yang dipakainya. Mungkin untuk memperlihatkan perbedaan menyolok antara suasana romantis saat masuk dunia digital dengan dunia nyata/dunia kerja.

Bagaimana dengan chemistrynya? Bikin greget sih. Dua orang yang sebelumnya saling cuek di kantor, bahkan bersaing, akhirnya bisa jadi sepasang kekasih.

Walau banyak review buruk di Mydramalist, bahkan ada yang tega memberi nilai rewatch value 1,0 dan nilai rata-rata 2,0! Secara keseluruhan saya memberi nilai 7,5/10, tidak saja karena drama ini terasa manis dan hangat juga mengingatkan akan keniscayaan dunia digital dalam mengubah nilai moral dan etika pada kehidupan manusia.

Baca juga drama Korea lainnya:

My Absolute Boyfriend, Terbelenggu Cinta Yang Konyol

The King: Eternal Monach, Sepotong Cinta Dalam Fiksi Ilmiah



Profile


    Drama: Boyfriend on Demand

    Revised romanization: Wolgannamchin

    Hangul: 월간남친

    Director: Kim Jung-Sik

    Writer: Namkoong Do-Young

    Network: Netflix

    Episodes: 10

    Release Date: March 6, 2026

    Runtime:

    Genre: Romantic-Comedy

    Language: Korean

    Country: South Korea


No comments

Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat