Partners for Justice 2, Psikopatnya Dokter yang Ganteng!

 

Partners for Justice 2, Psikopatnya Dokter yang Ganteng!

Setiap kehidupan meninggalkan jejak
Bukan tanpa alasan saya memberi judul ‘kisah halu’ pada review drama Korea ‘Penthouse’. Halu banget sih!  Salah satunya adegan penghuni VIP Penthouse menggotong-gotong jasad Min Seol A. Mereka merancang skenario Min Seol A jatuh bunuh diri di apartemennya, bukan di Hera Palace. 

Jejak mereka, atau lebih tepatnya sidik jari mereka, kan bakal nempel di jasad Min Seol A. Belum lagi kenyataan bahwa apartemen milik banyak orang. Bakal bersliweran penghuni lain, satpam serta non penghuni yang kebetulan melintas.
Tapi ini kok, mulus nggak ketahuan? 

Baca juga: Penthouse, Kisah Halu yang Dipenuhi Teriakan Amarah 

Sense of criticism saya terhadap drama bergenre hukum, terasah setelah menonton banyak drama Korea lainnya. Namun yang paling ‘bergizi’  adalah drama ‘Partners for Justice’ atau ‘Investigation Couple’.  

Publik Korea rupanya mengamini. Terbukti selain diganjar penghargaan, drama Partners for Justice dan sequelnya Partners for Justice 2 mendapat rating 2 digit. 

Tulisan kali ini hanya membahas Partners for Justice 2. Karena walau tokoh utamanya sama dengan drama Partner for Justice, penonton Partners for Justice 2 bisa menikmati dengan nyaman. Nggak kebingungan. Penulis skenario dan sutradara mengemas dengan apik. 

Seperti kisah dokter forensik Baek Beom yang mengalami kecelakaan, kehilangan kekasih hati yang sedang hamil, serta dibenci seorang jaksa yang salah paham, telah selesai di drama Partners for Justice. 

Juga jaksa cantik, Eun Sol yang dalam drama Partners for Justice,  dikisahkan terlahir di keluarga kaya raya, harus memilih antara karir atau jodoh pilihan ortu, tak muncul di drama Partners for Justice2. Ada sih kalimat yang ‘nyenggol’. Tapi nggak mengganggu keseluruhan cerita. 

Oh ya, lainnya adalah kasus Oh Man Sang, anak dari pemilik grup Sung Jin. Beberapa kasusnya muncul di Partners of Justice, kemudian muncul lagi dengan kasus berbeda di Partners for Justice 2. 

Oh Man Sang ini nyebelin banget. Semua kejahatan dia lakukan, mulai dari narkoba, memperkosa, menganiaya, 5 M deh, madat, mabuk, madon, maling, dan main (judi). 

Agar terhindar dari kejaran pihak berwajib, pada episode akhir Partner for Justice, dikisahkan Oh Man Sang mati terbakar. Dari tulang yang tersisa terdapat DNA yang memastikan bahwa Oh Man Sang sudah tewas, semua kasus hukumnya ditutup. 

Ternyata eh ternyata … 

Si Oh Man Sang masih hidup!  Jenazah yang terbakar adalah tumbal yang telah menjalani transplantasi sumsum tulang belakang milik Oh Man Sang. Dasar kegatelan, Oh Man Sang bikin ulah, memperkosa dan membunuh perempuan di Partners for Justice 2 

Kepaksa deh pengacara Sung Jin Grup, jaksa dan dokter K menutupi jejak Oh Man Sang.
Bikin repot ya? Andai pun pindah ke luar negeri, Oh Man Sang pasti bikin ulah di sana. Mirip Reynhard Sinaga yang dipenjara di rumah tahanan Manchester Inggris, gara-gara kesulitan mengendalikan diri.

 Eits sebelum obrolan out of topic kejauhan, mari kita bahas tuntas drama Korea Partners for Justice 2 atau Investigation 2 secara tuntas. πŸ˜€πŸ˜€


Jung Jae-Young sebagai dokter Baek Beom

Sebelum menjadi dokter  forensik yang bertugas di Lembaga Forensik Nasional (LFN), dokter Baek Beom adalah dokter bedah. Dia mengalami kecelakaan lalin, tangannya kerap bermasalah sehingga dokter Baek Beom memutuskan menjadi dokter forensik.

Genius sekaligus nyentrik, hasil otopsi dokter Baek Beom kerap tak terduga. Dia sangat berhati-hati menarik kesimpulan. Karena itu jika ada pihak (jaksa/anak buah/kepolisian/bahkan atasannya) beropini sebelum ada kepastian hasil, dokter Baek Beom bakal berkata: “Jangan mengarang novel”

Dokter Baek Beom juga yang menekankan slogan: "Setiap kontak meninggalkan jejak”. Berkat prinsip tersebut, dokter Baek berhasil membersihkan nama atasannya di LFN, padahal mayat sudah dikremasi 7 tahun yang lalu.



Jung Yoo-Mi sebagai Jaksa Eun Sol

Jaksa cantik yang harus berurusan dengan dokter nyentrik, Baek Beom, dokter forensik yang selalu memberi jawaban atas kasus-kasus yang dihadapi Jaksa Eun Sol. Berkat dokter Baek Beom, Eun Sol dapat mengoreksi dakwaannya.

Seperti kasus bullying yang menimpa siswa lanjutan, anak dokter Ma Do Nam. Saat semua pihak menuduh teman-teman anaknya dokter Ma Do Nam melakukan kejahatan, dokter Baek Beom menemukan fakta bahwa sang anak bunuh diri.

Setahun berkarir sebagai jaksa, Eun Sol mengalami 2 kali pergantian ketua tim. Kali ini dia bekerja sama dengan Jaksa Do Ji Han, petugas yang kerap menabrak peraturan. Sehingga Jaksa Eun Sol sering terpaksa menggantikan tugas Jaksa Do Ji Han.

Kedua jaksa sebetulnya mempunyai kesamaan, yaitu sama-sama berintegritas dan tak mempaan sogokan.


Oh Man-Seok  sebagai Jaksa Do Ji Han

Jaksa jujur, dan kebal suap yang dimutasi ke Seoul Timur ketika hendak membongkar kejahatan Sung Jin Grup. 

Instingnya tajam. Kala muncul pembunuhan berantai di daerah yurisdiksinya, Jaksa Do Ji Han bersama karibnya Jaksa Yang Soo Dong, tidak terkecoh permainan lawan. Dia fokus mengejar target.

Sayang, yang harus dihadapi Jaksa Do Ji Han adalah atasannya, pejabat kejaksaan yang gelap mata sesudah menerima uang suap. 

Akibat kenekadannya menguak kejahatan, Jaksa Do Ji Han hanya punya 2 alternatif; mutasi ke tempat terpencil atau mengundurkan diri.


No Min-Woo sebagai dokter Jang Cheol

“Jika orang sepertinya membunuh, maka tak akaan terhentikan,” kata dokter Baek Beom tentang kejeniusan dokter Jang Cheol.

Mendalami genetika, obat-obatan dan transplantasi, dokter Jang Cheol mempunyai masa lalu yang kelam. Dia dilahirkan dari rahim seorang jururawat yang melakukan hubungan terlarang dengan seorang dokter di tempat kerjanya.

Ketika sang dokter enggan bertanggung jawab, ibu dokter Jang Cheol bersikeras melahirkan Jang cheol. Dia mendidik Jang Cheol dengan keras. Jang Cheol harus selalu  rangking 1 di sekolahnya. Jika tidak, si ibu tega memukulinya dan mengunci Jang Cheol kecil dalam kamar gelap.

Akibat KDRT, dokter Jang Cheol mengalami dissociative identity disorder (DID)/ kepribadian ganda. Karena itu dokter Jang Cheol juga dijuluki dokter K, dokter yang dikenal sebagai psikopat.



Sinopsis Drama Korea Partners for Justice Session 2

Kejaksaan Seoul Timur dihebohkan dengan kasus pembunuhan liar.  

Dua perempuan muda dibunuh hanya dalam rentang waktu 3 jam. Korban pertama, Jung Hee Jo dicekik dan dicoba dibakar oleh pelaku untuk menghilangkan jejak.

Sedangkan korban kedua dalam posisi digantung. Kedua korban memiliki tanda khas yaitu  daging terkoyak, memakai stoking merah dan cutex hitam

Untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, masyarakat Bango-dong, khususnya perempuan muda diimbau agar tidak berada di luar rumah pada malam hari.
Imbauan yang membuat geger tapi tidak bisa menghentikan peristiwa berikutnya. Yaitu ditemukannya darah dalam jumlah banyak di wastafel sebuah taman di kawasan Bango-dong. Serta potongan kaki berstoking merah di timbunan sampah.

Dari hasil penelusuran, diiketahui bahwa sesosok berpakaian serba hitam membeli stoking merah dalam jumlah banyak: 9 stoking.

Agar misteri terpecahkan, kejaksaan Seoul Timur mengandalkan Lembaga Forensik Nasional (LFN) untuk mengotopsi jenazah. Dokter Baek Beom berhasil menemukan bahwa seluruh peristiwa hanya rekayasa.

Hanya ada satu pembunuhan, yaitu terhadap Jung Hee Joo.  Tidak ada pembunuhan lain. Jasad tergantung  dan potongan kaki dibuat agar pihak berwajib terkecoh dan salah menginvestigasi.

Dari hasil otopsi diketahui bahwa Jung Hee Joo tewas dicekik. Menjelang kematian, Jung Hee Joo melakukan perlawanan dengan mengigit bibir pemerkosanya. Darah si pemerkosa yang masuk ke mulut Jung Hee Joo berbalik saaat lehernya dicekik, darah naik ke rongga hidung.

Anehnya, setelah darah di hidung dicek DNA-nya, ternyata milik Oh Man Sang, anak pemilik grup Sung Jin Grup. Telah setahun Oh Man Sang dinyatakan tewas setelah sebelumnya menjadi buronan polisi.

Pelaku di belakang layar yang berhasil mengecoh polisi adalah dokter K. dia mentransplantasi sumsum tulang belakang Oh Man Sang pada sesosok jasad yang kemudian dibakar dan dinyatakan sebagai Oh Man Sang.

Oh Man Sang akhirnya masuk penjara. Tidak demikian dengan dokter K. Seorang pejabat tinggi kejaksaan menginginkan kematiannya. Karena dokter K tahu terlalu banyak.

sumber: asianwiki.com


Review Drama Korea Partners for Justice 2

Bagaimana sih proses otopsi jenazah di belakang layar? Apakah tubuh mayat akan dedel duwel, acak-acakan? Duh! 

Ternyata nggak. Jasad (nggak peduli mayat selebriti atau jasad gembel yang biasa tidur di emperan toko) akan diperlakukan dengan hormat. Team forensik berdoa sebelum menentukan waktu otopsi. Selesai otopsi jasad dijahit dengan rapi. Mereka punya semboyan:

Jenazah harus lebih indah sesudah diotopsi. 

Keren ya? 

Partners for Justice dipenuhi kehebatan sineas Korea dalam mengambil sudut, pencahayaan, sekaligus kengerian. Mayat (yang sebenarnya hanya boneka) nampak benar-benar nyata. 

Penonton disuguhi adegan usus manusia digunting, tulangnya dilubangi, bekas makanannya dicium serta hal lain untuk memastikan aktivitas tubuh sebelum menjadi mayat, 

Tapiii …., drama Korea ‘Partner for Justice 2’ juga dipenuhi guyon. 

Seperti kala anak buah dokter Baek Beom, Jang Sung Joo berkata dengan penuh keyakinan: “Aku pakai celana dalam keberuntunganku,” sambil menunjukkan celana dalam merah, mau nggak mau penonton tersenyum. 

Juga saat Jaksa Kal Dae Cheol yang pikasebeleun eh  malah menerima tanda jasa, hasil kerja keras anak buahnya. Anak buahnya berbisik, nyumpahin: “Semoga kejengkang.” 

Eh beneran jatuh!
Sehingga penonton bisa ikut mengumpat: “Rasain lu!”πŸ˜€πŸ˜€

Baca juga: 

Voice, Akibat Salah Asuhan 

Voice 2, Mereka Pengidap Gangguan Jiwa

Oh iya, mungkin ada yang bertanya tentang dokter psikopat yang ganteng. Ternyata No MinWoo sebagai dokter Jang Cheol sangat mencuri perhatian. Nggak heran ada akun khusus dokter Jang Cheol.

Dan penggemar dari Indonesia mengunggah dokter Jang Cheol sebagai driver ojol.😁😁😁

Aya-aya wae ya?

sumber: instagram.com/animu_23
 
 
Profile

Drama: Partners for Justice Season 2
Revised romanization: Gumbeobnamnyeo Season 2
Hangul: 검법남녀 μ‹œμ¦Œ2
Director: No Do-Cheol, Han Jin-Sun
Writer: Min Ji-Eun
Network: MBC
Episodes: 32
Release Date: June 3 - July 29, 2019
Runtime: Monday & Tuesday 21:00 (35 minutes each / 2 episodes per day)
Language: Korean
Country: South Korea

11 comments

  1. Wah dunia kedokteran dalam cerita sineas korea film itu menarik dan baca dan menyimak perlu berulang baru ngeh ceritanya. Aktornya cukup diacungi jempol masih bisa joke ditengah keseriusan.

    ReplyDelete
  2. ternyata gara-gara luka masa lalu di keluarganya yah,,membuat Dokter itu psikopat, alurnya cerita film ini bkin penasaran..latar belakang dunia kedokteran yg unik, krn membahas forensik

    ReplyDelete
  3. Sebagai pengikut dan penikmat drama seri mandarin, aku juga sering terpengaruh loh untuk menonton drama Korea, hihihi. Khususnya kalau ada orang yang nulis ulasan seperti ini. Seperti waktu WOMC kemarin, aku ikut nonton karena sosmed ramai dengan drakor itu, hihihiii.

    ReplyDelete
  4. Dendam emang berbahaya ya, jadi penasaran aku kelanjutan ceritanya mba. Nonton drama kayak gini bisa tahu lebih banyak kita tentang masalah kejiwaan dan bisa dijadikan sebagai upaya untuk mencegah, jangan sampai terjad psikopat kayak film tersebut.

    ReplyDelete
  5. Jalan cerita Partners of Justice ini ngingetin saya dengan sebuah novel bertema thriller, "Dua Dini Hari."
    Pembunuh berdarah dingin bahkan lebih menakutkan dari apapun. Mereka membunuh tanpa rasa bersalah, tanpa gemetar, seakan nyawa memang laik dihilangkan seperti itu. Duh kok jadi merindingπŸ₯Ί

    ReplyDelete
  6. Prinsip yang bagus buat mayat. Walaupun diotopsi akan tetapi tetap menghormati sebagai manusia.

    Partner for justice seru seperti nonton detective conan mengungkapkan kasus pembunuhan

    ReplyDelete
  7. Kalo driver ojolnya macam doi, tiap hariii dah eikeh bakal pesen ojek, wkwkkw

    Btw, aku kok merinding baca ini--> Penonton disuguhi adegan usus manusia digunting, tulangnya dilubangi, bekas makanannya dicium serta hal lain untuk memastikan aktivitas tubuh sebelum menjadi
    mayat,

    Hiyaaa hiya hiyaaaa

    ReplyDelete
  8. Do ji han ini yg main carsh landing on you ini ya mbak. Aku masih ingat banget wajahnya. Disini dia jadi tokoh protagonis ya.

    ReplyDelete
  9. Didikan orang tua saat anak kecil memang akan sangat mempengaruhi perkembangan anak, dan bahkan terus terbawa hingga dewasa ya.

    Dendam, bisa membuat orang melakukan hal yang menurut orang lain tak mungkin untuk dilakukan

    ReplyDelete
  10. Wah, seru nih kayaknya Ambu. Aku suka deh dengan drama kedokteran begini. Cus nyari ah, udah lama gak nonton drama dokter, sejak Doctor Romantic 2. Kangeeen nonton lagi.

    ReplyDelete
  11. seru banget nih ... nonton drakor kedokteran bikin baper, kapan mau kepoin blog nya ambu biar lebih tahu jalan cerita drakor yang lainnya

    ReplyDelete