Love beyond the Grave, Dua Dunia Satu Hati
Berapa jumlah jenis hantu di Indonesia? Ternyata gak pasti, mungkin sekitar 40 lebih, karena terus bertambah, mulai dari mitos/cerita rakyat sampai hantu modern.
Hantu popular pastinya udah familer, seperti: Pocong, Kuntilanak, Sundel Bolong, Wewe Gombel, Tuyul, dan Genderuwo. Hantu berdasarkan lokasi seperti Antu Banyu (sungai, Sumatra), Palasik (Minangkabau), Oreng Pote (Bawean), dan Jerangkong (Jawa), hingga hantu modern diantaranya: Hantu Jeruk Purut, Suster Ngesot, dan Si Manis Jembatan Ancol dan masih banyak lagi.
Rasa penasaran tentang hantu muncul ketika sedang menonton drama China “Love beyond the Grave” yang berkisah tentang penguasa alam roh (hantu).
Sebelum hantu Indonesia, saya mencari info tentang hantu di China, dan seperti yang saya duga, jumlahnya banyak banget, malah China punya Festival Hantu Lapar (Zhong Yuan Jie) yang diyakini sebagai waktu terbukanya gerbang alam baka sehingga hantu-hantu dapat berkeliaran di dunia manusia.
Jenis hantunya juga unik-unik, seperti Jiangshi (僵尸), yaitu mayat yang kaku dan bergerak dengan melompat, sering digambarkan memakai pakaian dinas Dinasti Qing, yang menghisap qi (energi kehidupan) manusia.
Kemudian ada Wutou Gui (无头鬼), yaitu hantu tanpa kepala, dipercaya sebagai arwah orang yang dipenggal; serta Gui Po (鬼婆), yaitu hantu berbentuk wanita tua yang jahat.
Diadaptasi dari novel "Bai Ri Ti Deng" (白日提灯) by Li Qing Ran (黎青燃), drama “Love beyond the Grave” mengisahkan kerajaan roh bernama Guixu, tempat tinggal roh, baik mereka yang dilahirkan sebagai roh, maupun arwah manusia yang berubah menjadi roh dan berusia ratusan tahun.
Lumayan menarik ya? Yuk kita kupas dramanya:
Baca juga drama Arthur Chen lainnya:
Love Story in the 1970s, Ujian Cinta Sepasang Kekasih di Era Sosialis China
When Destiny Brings the Demon, Kala Mahluk Abadi Jatuh Cinta Pada Iblis Cantik
Lighter & Princess, Kisah Cinta Tuan Putri dan si Pemantik Api
Dilraba Dilmurat sebagai He Si Mu / He Xiao Xiao
Dia sudah menerima takdir sejak awal
Hidup seperti mati
Abadi dan tidak menua
Semua yang disukai bersifat sementara
Demikian penilaian Duan Xu tentang He Si Mu, perempuan yang sangat dicintainya, hingga dia mau mengikuti penguasa roh ini ke alamnya, walau taruhannya adalah kematian.
Terlahir sebagai roh, He Si Mu merupakan putri tunggal penguasa roh sebelumnya. Dia terpaksa memegang tampuk kekuasaan karena pasca ayahnya meninggal terjadi keributan dan perebutan kekuasaan.
Kala itu He Si Mu masih berusia 100 tahun, namun dia berhasil memadamkan pemberontakan, membantai 24 ketua istana (30 persen ketua istana lebih tua darinya) hingga hancur berkeping-keping.
Tak heran banyak leluhur roh yang memujinya sebagai penguasa roh yang paling menakjubkan. Dalam 10 generasi, baru kali ini Guixu dipimpin penguasa yang sangat kompeten, sehingga tidak ada yang berani menyinggungnya.
Gemar berkelana di dunia manusia, untunglah He Si Mu memiliki pembantu yang bisa diandalkan, yaitu Yan Ke, Wakil Menteri Kanan yang diam-diam mencintainya, serta Jiang Ai, Wakil Menteri Kiri.
Bersama tangan kanannya, He Si Mu menjaga keberadaan pohon raksasa Fusang sebagai jalan masuk alam roh Guixu, Hukum Tembok Emas dan Penjara Sembilan Istana, tempat menghukum roh-roh jahat yang melanggar peraturan yang tercantum dalam Hukum Tembok Emas.
Arthur Chen sebagai Duan Xu / Duan Shun Xi / “Foxy”
Matanya setajam jarum
Pendengarannya setajam duri
Tangguh arogan, memiliki kekuatan untuk merusak
Hatinya hancur karena membawa luka lama
Dia obati sedikit demi sedikit hingga berdebar dan bersemangat kembali
Demikian penilaian He Si Mu tentang Duan Xu, pemuda yang ditemuinya kala berkelana di dunia manusia.
Duan Xu memang bukan pemuda biasa, dia bukan kultivator tapi memiliki kecerdasan luar biasa. Sejak kecil, ayahnya menempa dengan berbagai ilmu, tidak saja sastra, juga sengaja menjebloskannya ke camp Tianzhixiao sehingga dia punya kemampuan lebih dari pemuda seumurnya.
Kala sedang menempa kemampuan di camp Tianzhixiao, Duan Xu bertemu guru yang memberinya Pedang Powang (pedang penghancur ilusi).
Synopsis Love beyond the Grave Chinese Drama
Selama dia menjadi penguasa roh
Guixu (dunia roh) akan tetap tenang
Demikian pula dunia fana, akan aman dan tenteram
Meskipun tak ada yang tahu dan menghargai perbuatannya
Demikian kesimpulan Duan Xu, panglima perang Dinasti Liang, tentang He Si Mu, perempuan penguasa roh berusia 400 tahun yang ditemuinya saat menguasai Kota Liangzhou.
Sebelumnya kota tersebut dikuasai Beichong, musuh Dinasti Liang. Berkat kepemimpinannya, Duan Xu bisa mengambil alih kekuasaan dan menyelamatkan penduduk kota yang masih hidup.
Sementara He Si Mu, seperti yang sering dilakukannya, sedang berpetualang di dunia manusia. Kebetulan dia baru saja menyanggupi salah seorang korban untuk menyelamatkan anak laki-lakinya, Chen Ying.
(Tidak gratis, sebagai bayaran laki-laki itu harus memberikan obsesinya pada He Si Mu)
Kedatangan Duan Xu dengan Pedang Penghancur Ilusi di pinggangnya, membuat He Si Mu tertarik. Pedang itu buatan bibinya, atau milik kerajaan roh, bagaimana mungkin seorang manusia seperti Duan Xu memilikinya?
Pedang tersebut sangat bermakna bagi He Si Mu. Terlahir sebagai roh, dia tak memiliki panca indra, kondisinya hanya bisa diubah pemilik Pedang Penghancur Ilusi sebagai Pelepas Mantra.
Karena itu dengan berpura-pura sebagai kakak perempuan Chen Ying, He Si Mu mengaku bernama He Xiao Xiao dan minta diselamatkan Duan Xu. Permintaan yang dikabulkan pemimpin pasukan Tabai tersebut.
Melalui proses pendekatan, He Si Mu berhasil mengungkapkan keinginannya. Tentu saja tidak gratis. Sebagai imbalan, Duan Xu sebagai Pelepas Mantra boleh mengungkapkan obsesinya.
Obsesi Duan Xu ternyata sangat tinggi, dia menginginkan 17 wilayah Sungai Guan menjadi wilayah Dinasti Liang, tujuannya agar dunia damai, tidak ada lagi peperangan.
Sebetulnya dengan mudah, He Si Mu bisa mengabulkan. Namun dengan cerdik, dia melakukan langkah demi langkah. He Si Mu membantu Duan Xu menaklukan beberapa kota, baik langsung maupun tidak.
Kebersamaan ternyata membuat keduanya jatuh cinta, tanpa menunggu seluruh obsesinya terwujud, Duan Xu dengan senang hati memberikan panca indranya pada He Si Mu.
Pertukaran tersebut membuat He Si Mu lemah. Dia seperti manusia. Untuk melindungi dirinya, He Si Mu menyuruh Duan Xu menelan semacam permen.
Yang kau makan adalah lampion roh terbalut lapisan gula
Lampion roh merupakan artefak dari alam roh
Dengan benda itu, kekuatan spiritualmu akan meningkat sepuluh kali lipat
Itu juga merupakan symbol penguasa roh
Kelak kau bisa menggunakan kekuatan spiritual dari Pedang Penghancur Ilusi
Untuk mengaktifkan lampion roh
Sebagai penguasa roh, He Si Mu punya banyak musuh. Ada yang ingin menyingkirkannya agar bisa menjadi penguasa roh berikutnya. Ada pula yang hanya merasa tertantang dan ingin mengalahkan He Si Mu.
Dengan kekuatan Duan Xu yang setara dengan penguasa roh, He Si Mu merasa aman. Roh jahat yang mengusiknya dengan mudah dikalahkan Duan Xu.
Tentu saja keduanya tak bisa berlama-lama bermain. He Si Mu harus mengembalikan panca indra yang dipinjamnya, dan kembali ke kerajaan roh Guixu untuk menjalankankan tugasnya sebagai penguasa.
Keduanya juga memiliki perbedaan yang sangat besar, sebagai roh He Si Mu berusia ratusan tahun, dia tak bisa membayangkan hidupnya tanpa Duan Xu yang hanya punya umur manusia.
Tatapan matanya seolah berkata
Kau bisa menyakitiku dengan bebas
Aku takut tak bisa menjaga hati itu
Aku takut akan membuat hati itu tersakiti dan hancur berkeping-keping
Aku ingin menjaganya dari kepahitan duniawi
Agar hati ini tidak terluka lagi
He Si Mu memutuskan segera kembali ke Guixu sebelum cintanya pada Duan Xu semakin dalam.
Tak mau ditinggal, Duan Xu nekad masuk ke alam roh, walau baginya itu berarti kematian.
Review Love beyond the Grave Chinese Drama
Bertele-tele dan penuh karakter sampingan yang membosankan, kurang lebih itu yang saya rasakan sewaktu menonton drama China “Love beyond the Grave”.
Kebetulan saya mengamati pergerakan rating drama ini di IMDb dan Mydramalist. Dan ternyata di pertengahan penayangan, rating bergerak turun. IMDb mencatat penurunan dari 8,0 menjadi 7,4. Untung penurunan di Mydramalist gak terlalu ekstrem, dari 8,4 turun ke 8,3 saja.
Apa penyebabnya?
Akting Dilraba Dilmurat dan Arthur Chen tentu saja tak pernah mengecewakan penggemarnya. Sayangnya, ya sayang banget keduanya gak berhasil membangun chemistry yang indah.
Apakah perbedaan usia jadi penyebab? Dilraba Dilmurat (33) dan Arthur Chen (26), ada perbedaan usia 7 tahun. Harusnya sih enggak ya? Banyak drama yang diperankan aktor/aktris dengan usia terpaut jauh, namun chemistry keduanya bikin penonton meleleh.
Dalam drama China “Love beyond the Grave”, Dilraba Dilmurat berhasil menampilkan sosok penguasa roh yang agung, megah dan tak terjangkau. Sementara Arthur Chen nampak kebanting sebagai panglima perang yang canggung dan cengengesan.
Selain (sayangnya) faktor chemistry yang membuat drama China “Love beyond the Grave” kehilangan nyawa. Tanpa emosi dan terasa hampa. Selebihnya sangat bagus. Set, riasan, kostum berhasil menampilkan kerajaan roh yang agung dan mewah.
Beda banget dengan drama China lain yang juga berkisah tentang kerajaan roh, kebanyakan setnya kusam, gelap, serba hitam dan terkesan seadanya.
Aura hantu dan tema kematian dalam drama China “Love beyond the Grave” memunculkan nuansa yang luar biasa.
Jadi jika Anda hanya ingin menonton visualisasi drama yang indah, dan tak peduli dengan chemistry pemeran utamanya, drama China “Love beyond the Grave” bisa jadi pilihan.
Baca juga drama Dilraba Dilmurat lainnya:
Love on the Turquoise Land, Kisah Cinta Seorang Pemburu Gunung Nan
The Long Ballad, Tentang Dua Putri Kerajaan yang Bertahan Hidup
Love Designer, Kisah Tentang si Cantik dan si Cowok Alfa
Profile
Title: Love beyond the Grave
Native Title: 白日提灯
Also Known As: Bai Ri Ti Deng , Carrying a Lantern in Daylight , Mu Xu Ci , 慕胥辞 , 慕胥辭 , 白日提燈
Screenwriter: Tang Qi Cen
Director: Zoe Qin
Genres: Romance, Wuxia, Fantasy, Supernatural
Type: Drama
Format: Standard Series
Country: China
Episodes: 40
Aired: Mar 28, 2026 - Apr 16, 2026
Original Network: Tencent Video
Duration: 40 min.







.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat