Love Story in the 1970s, Ujian Cinta Sepasang Kekasih di Era Sosialis China

maria-g-soemitro.com

Love Story in the 1970s, Ujian Cinta Sepasang Kekasih di Era Sosialis China

Pilih kapitalisme atau sosialisme? Jika memilih kapitalisme, ya seperti yang terjadi di Indonesia sekarang ini. Ada kepemilikan pribadi, ada pasar bebas dan motif keuntungan individu. Konsekuensinya muncul kesenjangan ekonomi antara si miskin dan si kaya, sehingga tercipta kelas sosial.

Beda dengan sosialisme. Demi kesejahteraan sosial yang merata, negara mengatur perencanaan terpusat. Negara menguasai sumber daya penting seperti energi, transportasi, perbankan dan memastikan keuntungan industri digunakan untuk pembangunan publik.

Salah satu negara yang dulu menerapkan sosialisme adalah RRT.  Gak heran sewaktu salah seorang kerabat berkunjung kesana, dia kecewa karena gak bisa belanja! 😀😀

Sepanjang perjalanan dari dan ke bandara yang dilihat hanya penduduk bersepeda dengan pakaian mirip satu sama lain.

Tentunya sangat berbeda dengan sekarang, melalui drama China kita bisa melihat betapa pesatnya negara tirai bambu ini mengejar ketertinggalan. 

Di mulai tahun 1978 (kerabat saya ke sana sekitar tahun 90-an) RRT mulai beralih dari sistem ekonomi sosialis terencana ketat ke sistem "ekonomi pasar sosialis"/ kapitalisme negara.

Drama China “Love Story in the 1970s” berkisah tentang masyarakat RRT sekitar tahun 1975, ketika rezim Mao Zedong (periode 1949–1976) masih menerapkan sistem ekonomi terencana, mirip  gaya Soviet yang mengakibatkan lambatnya pertumbuhan ekonomi, kemiskinan massal, dan kurangnya inovasi.

Diadaptasi dari novel "Shi Yong Zhu Yi Zhe De Ai Qing" (实用主义者的爱情) by Meng Zhong De Yi (孟中得意), drama ini diperankan Arthur Chen dan Sun Qian.

Drama yang bagus, terlihat dari rating 8,8/10 dari Mydramalist dan 8,8/10 dari IMDb serta 7,3/10 dari Douban (IMDb nya Tiongkok)

Sebagus apa? Yuk kita obrolin:

Baca drama China lainnya

This Thriving Land, Kisah Cinta si Miskin dan si Kaya di Pedesaan Tiongkok

Love on the Turquoise Land, Kisah Cinta Seorang Pemburu Gunung Nan

Northward, Tentang Tetangga dan Pintu Rezeki

maria-g-soemitro.com

Arthur Chen sebagai  Fang Mu Yan

Ketika menemukan kesalahan dalam perhitungan 

Jangan keras kepala di jalan yang salah

Cuek, terbuka dan optimis, seperti itulah sifat Fang Mu Yan, sangat berlawanan dengan kakak perempuannya, Fang Mu Jing  yang kaku dan serius.

Namun keduanya mengalami dampak yang sama ketika ayah mereka, seorang pelukis, tersandung kasus. Ibu mereka, seorang dosen, menemani sang ayah ke Yunnan, tempat pengasingan untuk mendapat "pendidikan ulang".

Fang Mu Yan dikirim ke Pusat Pemuda Terpelajar, Beidahuang sementara Fang Mu Jing, demi bisa meneruskan ambisi menjadi peneliti, memutuskan hubungan dengan keluarga.

Alasan itu pula yang membuat Fang Mu Jing  mengiyakan ketika dilamar Qu Hua, seorang dokter yang memiliki latar belakang militer.

Ada pernikahan yang manis, menyenangkan

Tapi terlalu banyak dapat menyebabkan gula darah tinggi

Ada pernikahan yang seperti obat tradisional Tiongkok

Pahit awalnya, tapi jika dikonsumsi dalam jangka panjang

Dapat memperbaiki kesehatan

(Qu Hua tentang pernikahannya dengan Fang Mu Jing )

Takdir membuat Fang Mu Yan, Fang Mu Jing  dan kedua orang tua mereka kembali bersatu di Kota Jiangcheng, tempat segalanya bermula.

maria-g-soemitro.com

Sun Qian sebagai  Fei Ni

Orang yang bersungguh-sungguh

Tidak akan dikhianati langit 

Hal itu sangat diyakini Fei Ni. Sebagai buruh Pabrik Tekstil Jiangcheng No.1, sudah 3 tahun dia berjuang agar bisa menjadi salah satu mahasiswa Universitas Buruh Tani dan Tentara.

Aku ingin belajar

Aku ingin menulis seperti William Shakespeare

Tapi aku tak mungkin mengatakannya pada orang tuaku, kakakku

Mereka akan menganggap aku gila

Setiap mengalami kegagalan, Fei Ni mengadu ke mantan gurunya, Guru Chen yang selalu memberinya semangat, karena orang tuanya hanya berharap sang anak segera menemukan jodoh, menikah dan punya anak.

Fei Ni  seolah mendapat jalan keluar untuk masalahnya kala membaca artikel di surat kabar:

Pekerja perempuan biasa menorehkan kisah terpuji dengan cinta

Dua tahun merawat pahlawan difabel tanpa pamrih

Kuliah di universitas dan menikah. Kebahagiaan ganda

Ada seorang pasien di rumah sakit yang menjadi pahlawan karena menyelamatkan penghuni dari reruntuhan bangunan, Fei Ni berharap dengan menolong si pasien, prestasinya akan dicatat atasan dan dia terpilih sebagai salah satu mahasiswa.

maria-g-soemitro.com

Sinopsis Drama China Love Story in the 1970s

Ada beberapa hal

Harus melewati belokan dulu

“Mari kita menikah,” kata Fei Ni pada Fang Mu Yang. Ajakan Fei Ni tentu saja membuat pemuda tersebut terperangah. Dia tak menduga, gadis pujaannya mengajaknya untuk menikah.

Sudah sejak di bangku SMP, Mu Yang diam-diam menyukai Fei Ni. Keduanya terpaksa berpisah sewaktu orangtua Mu Yang tersandung kasus dan diasingkan untuk didisiplinkan dan mendapat "pendidikan ulang". Sementara Mu Yang kecil dikirim ke Pusat Pemuda Terpelajar di Beidahuang.  

7 tahun kemudian dia kembali ke kota Jiangcheng untuk menemui Fei Ni. Belum sempat bertemu, Mu Yang mengalami musibah. Tatkala membantu penghuni perumahan Pabrik Tekstil Jiangcheng No.1 (tempat tinggal Fei Ni) dari reruntuhan, Mu Yang malah tertimbun dan nyawanya nyaris tak selamat.

Ketika itulah Fei Ni mengajukan diri untuk merawat Mu Yang yang dianggap pahlawan. Tentu saja dengan pamrih. Sebagai buruh Pabrik Tekstil Jiangcheng No.1, Fei Ni berharap dengan merawat Mu Yang, pimpinannya akan mencatat sebagai prestasi dan meloloskan permohonan menjadi mahasiswa Universitas Buruh Tani dan Tentara. Sudah  3 tahun dia mendaftar, dan selalu gagal.

Ternyata tak mudah merawat Mu Yang. Terkena reruntuhan bangunan membuat pemuda itu hilang ingatan. Tidak hanya melupakan alasan datang ke kota itu, Mu Yang  seolah menjadi bayi lagi, dia harus belajar lagi kebutuhan dasar manusia.

Setelah akhirnya Fei Ni berhasil merawat Mu Yang, dia dijegal Feng Lin yang menginginkan kuota mahasiswa untuk kekasihnya. Feng Lin juga tak ingin ingatan Mu Yang kembali. 

Feng Lin menyimpan aib. Di malam robohnya bangunan perumahan, Feng Lin sedang memadu cinta dengan kekasihnya, yang berarti telah melanggar aturan dengan membawa masuk pria yang bukan suaminya. Mu Yang lah yang menyelamatkan kekasih Feng Lin. 

Agar rahasianya tak terbongkar, Feng Lin memprovokasi pimpinan agar membatalkan pemberian rumah bagi Mu Yang.

Merasa senasib, Fei Ni ingin keluar rumah agar kamarnya bisa digunakan kakak laki-lakinya, dan Mu Yang butuh rumah sekeluar dari rumah sakit, membuat Fei Ni nekad mengajak Mu Yang pura-pura menikah.

Ajakan yang tentu saja segera diiyakan oleh Mu Yang.

maria-g-soemitro.com

Review Drama China Love Story in the 1970s

Highly recommend!

Dan saya setuju dengan pendapat reviewer tersebut. Drama ini sangat bagus, penonton seolah diajak masuk ke Tiongkok tahun 1970-an, di era Mao Zedong masih berkuasa.

Penyajiannya nyaris tanpa cela, pakaian yang polos dan berwarna kalem, kupon jatah untuk mengatur perekonomian rakyat, penduduk yang berjalan tergesa dan bergesture mirip, serta perumahan rakyat yang disediakan pemerintah: sederhana dengan lantai semen dan nampak kumuh.

Kerja sama sutradara Chen Chang (penghasil drama China berating tinggi seperti drama China “Love's Ambition”) dan screenwriter, Guo Shuang berhasil membuat penonton  ikut merasa tertekan ketika FL berungkali dijegal sosok antagonis, yang diperankan sangat bagus oleh Wu You You sebagai Feng Lin, sosok penjilat sekaligus provokator yang juga kerap ditemukan di era modern.

maria-g-soemitro.com

Dua jempol untuk akting FL dan ML. Arthur Chen sebagai ML berhasil memerankan berbagai karakter dalam setiap dramanya. Sedangkan Sun Qian sebagai  FL, baru kali ini saya menonton dramanya. Akting keduanya sangat natural,  penonton seolah melihat FL dan ML sebagai manusia nyata yang hidup di era sosialis ekonomi.

Selain chemistry yang begitu menawan antara ML dan FL,  chemistry second lead couple, yaitu kakak ML, Fang Mu Jing (diperankan Cristy Guo) dan suaminya, dokter Qu Hua (diperankan Wang Tian Chen), juga bikin meleleh.

Andai dibuat spinoff-nya mungkin akan sesukses drama China “Love Story in the 1970s”.

Berkisah tentang kehidupan, gak heran muncul banyak quotes bagus, diantaranya: 

Sesulit apa pun soalnya

Pada saatnya harus mengumpulkan kertas ujian

Jika tidak lulus, aku akan menemanimu ikut ujian ulang

Kata dokter Qu Hua menyemangati Mu Jing (kakak ML), yang dijawab sang istri:

Sejak kecil hingga dewasa

Aku belum pernah tidak lulus

(😀😀 )

Andai harus dicari celah yang agak mengganggu dalam drama China “Love Story in the 1970s” itu adalah transisi yang kurang mulus. Adegan demi adegan seperti dipotong dan disambung begitu saja.

Padahal jumlah episodenya hanya 29 lho ya. Tapi sudahlah ya? Itu hanya noktah kecil, dari keseluruhan drama “Love Story in the 1970s” yang ratingnya nyaris menyalip drama China “Pursuit of Jade”

Saat masih kecil, menulis dengan pensil

Andai salah, bisa dihapus begitu saja

Setelah dewasa, menulis dengan pena

Andai dihapus, akan meninggalkan bekas

(kata Ibu Fang Mu Yan yang berprofesi sebagai dosen)

Baca juga drama Arthur Chen lainnya:

Lighter & Princess, Kisah Cinta Tuan Putri dan si Pemantik Api

When Destiny Brings the Demon, Kala Mahluk Abadi Jatuh Cinta Pada Iblis Cantik



Profile

Title: Love Story in the 1970s

Native Title: 纯真年代的爱情

Also Known As: Shi Yong Zhu Yi De Ai Qing , Shi Yong Zhu Yi Zhe De Ai Qing , 实用主义的爱情 , 实用主义者的爱情 , 實用主義的愛情 , 實用主義者的愛情

Screenwriter: Guo Shuang

Director: Chen Chang

Type: Drama

Format: Standard Series

Country: China

Episodes: 29

Aired: Feb 21, 2026 - Mar 4, 2026

Genres: Romance, Life




No comments

Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat