Can This Love Be Translated?, Kisah Cinta Aktris Kepribadian Ganda dan Seorang Polygot
Pernah mendengar sebutan polygot? Berasal dari bahasa Yunani "polyglōttos" yang berarti "banyak bahasa", sebutan “Polygot” diberikan pada individu yang mahir berbicara, menulis, dan memahami banyak bahasa, biasanya menguasai lima bahasa atau lebih.
Polygot bebeda dengan multilingual. Seorang polygot menguasai banyak bahasa didorong oleh minat dan kecintaan pada bahasa dan budaya, sedangkan multilingual melakukannya karena kebutuhan komunikasi sehari-hari.
Salah seorang polygot terkenal dari Tanah Air adalah Fiki Naki. Dia seorang YouTuber dan influencer asal Pekanbaru, dikenal sebagai polyglot karena kemampuannya menguasai banyak bahasa asing yaitu Indonesia, Inggris, Rusia, Rumania, Spanyol. Kemampuan tersebut dia pelajari secara otodidak melalui YouTube dan praktik langsung di OmeTV.
Drama Korea “Can This Love Be Translated?” mengingat kan saya pada kemampuan Fiki Naki menguasai beberapa bahasa secara otodidak.
Drama ini diperankan dengan bagus sekali oleh Kim Sun-Ho sebagai Joo Ho-Jin, seorang polygot yang menguasai banyak bahasa.
Skenario ditulis oleh Hong Bersaudara dengan ciamik, gak heran drama Korea “Can This Love Be Translated?” berhasil menggaet rating 8,1/10 dari IMDb.
Seru pastinya, yuk kita obrolin:
Baca juga drama Kim Sun-Ho lainnya:
When Life Gives You Tangerines, Terima Kasih Karena Anda Telah Bekerja Keras!
Hometown Cha Cha Cha, Kisah Cinta Basi Pasangan Lesung Pipi
Start Up, Drama Korea Berating Rendah Tapi Disukai Netizen Indonesia
Kim Sun-Ho sebagai Joo Ho-Jin
Jika pembawa pesan sesuai suasana hatinya,
Hingga salah menyampaikan pesan
Bisa terjadi kesalahpahaman yang konyol
“Papago,” demikian sebutan Cha Mu-Hee pada Joo Ho-Jin karena kemampuannya dalam menguasai beberapa bahasa. Papago merupakan layanan penerjemahan multibahasa buatan Korea Selatan.
Joo Ho-Jin memiliki kemampuan tersebut karena pernah tinggal di luar negeri. Keluarganya pun terpencar di berbagai negara. Sang ibu (yang tak pernah ditemui selama 13 tahun) tinggal di Italia, sedangkan ayahnya tinggal di Florida, Amerika Serikat
Kakek Joo Ho-Jin seorang pemilik publisher ternama yang mewariskan rumah besarnya pada cucu-cucunya. Rumah yang dihuni Joo Ho-Jin dan kakak tirinya itu lebih sering sering kosong, karena pun keduanya lebih sering di luar negeri daripada di Korea.
Go Youn-Jung sebagai Cha Mu-Hee
Dibesarkan paman dan bibi yang kaya raya, hidup Cha Mu-Hee malah bak neraka.
Ketika masih kecil, ibunya yang menakutkan dan selalu memarahi Cha Mu-Hee, ingin bunuh diri bersama. Untuk itu dia menaruh racun pada kue tart yang diberikannya pada suaminya, kemudian anaknya.
Cha Mu-Hee kecil yang melihat ayahnya jatuh dan anak ayamnya mati setelah makan kue tart, menolak permintaan sang ibu. Kemudian menjatuhkan diri dari balkon.
Pasca kejadian itu, orangtua Cha Mu-Hee dikabarkan tewas, sedangkan Cha Mu-Hee diadopsi paman dan bibinya yang selalu mencercanya sebagai anak yang menakutkan.
Beranjak dewasa, wajah Cha Mu-Hee memang mirip sang ibu. Dia memisahkan diri keluarga pamannya dan mulai merintis karir sebagai aktris. Tanpa menyadari dirinya mengidap trauma psikologis yang menunggu untuk disembuhkan.
Sota Fukushi sebagai Hiro Kurosawa
Sebagai aktor Jepang yang telah go internasional, Hiro Kurosawa sangat menjaga image-nya terlebih ketika muncul di red carpet penghargaan bergengsi.
Penampilannya terganggu karena seorang aktris tak juga beranjak pergi. Aktris itu, Cha Mu-Hee pemeran Do Ra-mi, sosok zombie dalam film "The Quiet Woman". Dia terdiam karena melihat mendadak melihat Do Ra-mi di antara kerumunan penonton.
Untunglah Hiro tiba-tiba muncul dan menyelamatkan Cha Mu-Hee.
Walau demikian Hiro punya penilaian buruk tentang Cha Mu-Hee. Dia meremehkan Cha Mu-Hee gara-gara perannya sebagai zombie.
Sinopsis Drama Korea Can This Love Be Translated?
Perempuan ini mendapatkan cinta dari kemalangan
Meski sadar telah dikhianati
Dia tetap datang jauh-jauh kesini
Dia pasti sangat kesepian,
sampai membuang harga dirinya
Demikiaan umpatan Eiko, perempuan yang telah merebut kekasih Cha Mu-Hee, dalam Bahasa Jepang. Umpatan yang membuat Joo Ho-Jin marah. Dengan segera dia melerai dengan bermartabat: Merangkul Cha Mu-Hee dan mengatakan bahwa keduanya tengah liburan di Jepang.
Padahal Joo Ho-Jin baru kali itu bertemu Cha Mu-Hee. Sebagai seorang polygot yang mampu berbagai bahasa, dia hanya membantu Cha Mu-Hee, seorang Korea yang tak mampu berbahasa Jepang, sebagai penerjemah. Cha Mu-Hee ke Jepang untuk mencari kekasihnya yang ternyata telah melangsungkan pernikahan dengan Eiko.
Pertemuan berikutnya berlangsung ketika Cha Mu-Hee telah menjadi aktris kondang. Sebelumnya dia hanya pemain figuran, keberuntungan datang sewaktu dia berhasil memerankan Do Ra-mi, sosok zombie dalam film "The Quiet Woman", khususnya setelah Cha Mu-Hee mengalami kecelakaan saat shooting dan tak sadarkan diri selama 6 bulan.
Dalam pertemuan tersebut Joo Ho-Jin hanya minta Cha Mu-Hee menghapus salah satu unggahannya di Instagram. Cha Mu-Hee mengunggah foto Joo Ho-Jin dari kejauhan dan mengucapkan terimakasih.
Joo Ho-Jin tak mau keberadaan dirinya di Jepang terekspos, karena akan membongkar aib, yaitu dia diam-diam mencintai Shin Ji-Sun, kekasih kakak tirinya.
Pertemuan intens baru terjadi sesudah Cha Mu-Hee menandatangani kontrak “The Romantic Trip Staff”, acara hiburan tentang kisah perjalanan romantis yang mempertemukan Cha Mu-Hee dari Korea dan Hiro Kurosawa dari Jepang.
Joo Ho-Jin menyanggupi acara ini sebagai penerjemah untuk menghindari pernikahan Shin Ji-Sun dengan kakak tirinya. Kebetulan waktunya bersamaan dengan keberangkatan tim produksi ke beberapa negara selama 4-5 bulan.
Ternyata tak mudah menjadi penerjemah acara ini. Hiro Kurosawa menganggap rendah Cha Mu-Hee, dengan seenaknya dia ngerjain Cha Mu-Hee, mengucapkan kata-kata tak pantas, dan puncaknya menipu tim produksi dengan mengatakan lensa kontaknya hilang sehingga tidak bisa melihat jelas.
Dalam kondisi yang tak menyenangkan Joo Ho-Jin bertindak sebagai penyelamat. Dia tidak mau menerjemahkan kata-kata Hiro Kurosawa yang menghina Cha Mu-Hee, dia juga menemukan solusi agar Hiro mau bekerja kembali.
Cha Mu-Hee rupanya tahu Hiro menyepelekan dirinya. Dia tak membalas karena tak mau mengacaukan keseluruhan proyek. Sebaliknya Cha Mu-Hee bersikap manis pada Hiro dengan selalu banyak tersenyum.
Perilaku Cha Mu-Hee yang tetap ramah dan humble membuat Hiro tergerak, tanpa sadar dia menyukai aktris cantik tersebut.
Malang, hati Cha Mu-Hee telah tertambat pada Joo Ho-Jin, dan pria itu diam-diam juga menyukai Cha Mu-Hee. Cinta yang tak segera terwujud. Ada tembok penghalang bernama ragu.
Berapa jumlah bahasa di dunia?
Jumlahnya sama dengan jumlah penduduk di bumi
Sehingga mereka saling tidak memahami, salah paham dan saling menyakiti
Demikian kata Kim Young-Hwan, seorang penulis buku best seller yang merupakan kawan keluarganya.
Nasihatnya membuat Joo Ho-Jin membulatkan tekad untuk membuka diri pada Cha Mu-Hee. Sayangnya sebelum terwujud, muncul Do Ra-mi, sosok alter ego dari Cha Mu-Hee.
Sejak kecil, gadis tersebut telah mengalami tekanan dan selalu memendamnya. Ketika akhirnya tak tertahankan, muncul Do Ra-mi, sosok yang berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Cha Mu-Hee.
Do Ra-mi bersikap sembarangan dan berani melawan. Dia mengucapkan kata-kata makian dan membuat malu keluarga pamannya di gereja, dalam sakramen pembaptisan seorang kerabat.
Rasa cinta Cha Mu-Hee pada Joo Ho-Jin membuatnya berulangkali muncul dalam bentuk Do Ra-mi dan membuat keonaran.
Untunglah Joo Ho-Jin mampu memahami situasi kejiwaan Cha Mu-Hee. Dengan sabar dia menemani alter ego gadis itu dan membalas perilakunya dengan kebaikan.
Kalau ada yang baik padaku, rasanya aku bisa mati
Entah apa kesalahanku
Hingga kurasa kebaikan bisa membunuhku
Kebaikan memang menakutkan
Review Drama Korea Can This Love Be Translated?
Kalau kau tak paham suatu bahasa, kau harus mempelajarinya
Kosa kata dan urutannya, tanda seru atau tanda tanya
Pasti berbeda dari bahasamu
Pelajari dan tafsirkan dengan baik-baik
Akhirnya ada drama Korea yang bikin greget. Drama Korea “Can This Love Be Translated?” berhasil mengawinkan Go Youn-Jung yang terkesan jutek dengan Kim Sun-Ho yang tenang dan kalem. Chemistry keduanya bikin penonton meleleh.
Go Youn-Jung dengan kecantikan menawan sukses berperan sebagai Cha Mu-Hee yang berbicara sembarangan ketika galau, kemudian bertransisi sebagai Do Ra-mi yang menakutkan. Aktingnya sangat kuat sehingga sulit membayangkan peran serupa dilakukan aktris lain.
Sedangkan Kim Sun-Ho berhasil menjadi Joo Ho-Jin yang bijak dan cerdas. Karakter Joo Ho-Jin diperankan dengan sangat baik, seolah dialah lover yang memiliki bahasa tubuh, ekspresi, dan tatapan mata penuh kerinduan pada Cha Mu-Hee. Hiks, bikin penonton jatuh cinta.
Demikian pula second lead yang diperankan Sota Fukushi sebagai Hiro Kurosawa. Penulis skenario memunculkannya sebagai orang ketiga tanpa toksisitas yang gak perlu.
Sempet sebel sih pada adegan pertemuan Hiro dan Cha Mu-Hee di luar shooting. Keduanya ngobrol dengan bahasa masing-masing dan gak nyambung! Padahal sejak awal episode udah diberitahu ada software aplikasi bernama Papago, kok gak digunakan?
Sesudah lihat profile penulis scenario, ternyata Hong Bersaudara yang fenomenal! Karya kakak beradik ini seperti drama Korea “A Korean Odyssey” dan drama Korea “Hotel Del Luna” selalu mendapat rating tinggi.
Dalam menggarap drama “Can This Love Be Translated?”, rupanya Hong sisters menjaga konsistensi ritme dengan menyebar konflik, agar penonton drama ingin segera menonton episode selanjutnya.
Sinematografinya bagus banget. Adegan di Kanada, Italia, dan terutama Jepang sangat menakjubkan. Beberapa adegan memanjakan mata penonton dengan pergeseran adegan, sehingga keindahan pemandangan dimunculkan secara menyeluruh. Visualisasi yang membuat decak kagum.
Gak heran drama Korea ”Can This Love Be Translated?” berhasil mendapat rating 8,4/10 dari Mydramalist, dan 8,1/10 dari IMDb. Rating tinggi yang sejak banyak drama Korea dibiayai Netflix, nampaknya susah banget untuk diraih.
Baca juga drama Korea tentang kepribadian ganda:
Mouse, Nasib Malang Tikus Tikus Lab
Bad and Crazy, Tentang Kepribadian Ganda yang Ratingnya Jeblok
Dear Hyeri; Ketika Atas Nama Cinta, Pelecehan Emosional Diabaikan
Profile
Title: Can This Love Be Translated?
Native Title: 이 사랑 통역 되나요?
Also Known As: Can Love Be Interpreted? , Can Love Be Translated? , Can This Love Be Interpreted? , Can You Interpret This Love? , Can You Translate This Love? , I Sarang Tongyeok Doenayo? , Love in Translation
Screenwriter: Hong Jeong Eun, Hong Mi Ran
Director: Yoo Young Eun
Genres: Comedy, Romance
Type: Drama
Format: Standard Series
Country: South Korea
Episodes: 12
Aired: Jan 16, 2026
Aired On: Friday
Original Network: Netflix




.png)
.png)


.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat