Mouse, Nasib Malang Tikus Tikus Lab

  
drama Korea


Mouse (Drama Korea) Nasib Malang Tikus Tikus Lab

Apakah ada gen psikopat? 

Setahu saya psikopat tidak dilahirkan. Seseorang menjadi psikopat akibat didikan orang tua dan pengaruh lingkungannya. Pendapat senada dapat dilihat dari Alodokter.com yang bilang bahwa psikopat atau gangguan kepribadian tidak muncul begitu saja, tetapi terbentuk sejak usia anak-anak dan melalui proses panjang. 

Lebih jauh situs kesehatan tersebut menjelaskan bahwa psikopat menggambarkan seseorang yang tidak memiliki emosi, perasaan, dan hati nurani. Perilakunya kasar, tidak sensitif, manipulatif dan antisosial. Karenanya kalangan medis tidak menyebut psikopat melainkan gangguan kepribadian antisosial, gejala/gangguannya dinamakan psikopati.  

Drama Korea “Mouse” mengangkat topik psikopat sebagai gen yang bisa diturunkan. Dikisahkan, seorang pria yang mempunyai gangguan kepribadian akan menurunkan gen psikopatnya. Sang anak akan mempunyai 99 % gen psikopat dan 1 % jenius. 

Aneh kan? Selain psikopat tidak diturunkan, gen seorang anak sangat dipengaruhi oleh ibunya, bukan ayahnya. Seperti dijelaskan Psikolog Anak dan Keluarga dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPT UI), Mira D Amir: "Gen perempuan sangat memengaruhi tingkat kecerdasan anak.” 

Mira memberi contoh kasus Cendikiawan Suryaatmadja (Diki). Di usianya yang ke-12 Diki sudah duduk di bangku kuliah Universitas Waterloo, Kanada. Kejeniusan Diki didapat dari ibunya yang pernah meraih juara Kimia. ((sumber) 

Pendapat agak berbeda diutarakan Spesialis Anak, Dr. Soedjatmiko, SpA(K), Msi. Kejeniusan seorang anak tidak selalu berasal dari keturunan, kata Soedjatmiko. Keluarga dan lingkungan akan membentuk kejeniusan seorang anak sejak dini. 

Pendapat yang sama pernah diberikan Praktisi Psikolog Pendidikan, Dr. Indun Lestari Setyono sewaktu saya mengajak anak-anak saya ke biro kunsultasinya. Indun optimis setiap anak berpotensi jenius jika mendapat asupan gizi serta edukasi maksimal serta  sejak usia emas.  

Tapi oke deh, apapun kontroversinya, drama dari negara manapun, terlebih negara Korea yang terkenal produktif menelurkan karya baru, kita terima deh ide nyleneh-nya ya? Asalkan penonton tetap menggunakan nalar, seperti saat menonton The King: Eternal Monarch yang berkisah tentang dunia paralel, serta kisah cinta manusia dengan robot dalam My Absolute Boyfriend 

Kisah-kisah absurd yang terbukti disukai penonton drama Korea. 😀😀 

Baca juga:
The King: Eternal Monarch, Sepotong Cinta dalam Fiksi Ilmiah
My Absolute Boyfriend, Terbelenggu Cinta yang Konyol

   
Lee Seung Gi


Lee Seung-Gi sebagai Jung Ba Reum

Petugas polisi pemula (opsir) yang nampak lugu, naif dan penyayang binatang. Banyak orang yang menyayangi, termasuk nenek dari Oh Bong Yi. Sang nenek mempercayakan cucunya pada Jung Ba Reum.
Kepercayaan yang harus dibayar mahal karena Jung Ba Reum seorang psikopat.

  

Lee Hee-Jun


Lee Hee-Jun sebagai Go Mu Chi

Detektif polisi yang temperamental, serampangan dan kasar. Dia bertekad membalas dendam pada Han Seo-Joon, pembunuh kedua orang tuanya dan penyebab kakaknya menjadi cacat fisik. Kemarahannya bertambah setelah sang kakak tewas di tangan anak kandung Han Seo Joon.

  

Park Ju-Hyun


Park Ju-Hyun sebagai Oh Bong Yi

Murid sekolah lanjutan yang diam-diam mencintai Jung Ba Reum.

Oh Bong Yi yang yatim piatu dibesarkan neneknya. Sewaktu masih kanak-kanak, dia mengalami pelecehan seksual. Sehingga sang nenek sangat memproteksi Oh Bong Yi.  Sayang, nasib sang nenek berakhir di tangan pembunuh berantai.

 
Kyung Soo-Jin


Kyung Soo-Jin sebagai Choi Hong-Ju,

Produser acara televisi “Sherlock Hong Ju” yang ambisius. Sherlock Hong Ju merupakan acara yang mengupas peristiwa kriminal., sehingga Choi Hung Ju harus mendekati Go Mu Chi untuk mendapakan sumber berita 

Choi Hong-Ju berhubungan dengan Sung Yo-Han yang dikiranya, juga anggapan semua orang, adalah anak kandung Han Seo-Joon, pembunuh berantai yang mendapat julukan “Head Hunter”.

 

drama Korea


Sinopsis (Drama Korea) Mouse

Orang yang memiliki gen psikopat
Tidak bisa menahan diri untuk membunuh
Kejahatannya akan berkembang seiring waktu

“Kita tikus lab,” kata Sung Yo-Han pada Jung Ba Reum usai perkelahian berdarah yang mengancam jiwa mereka.  

Bukan tanpa alasan Sung Yo Han berkata demikian. Dia sudah menyelidiki dan menemukan bahwa ada konspirasi besar yang membayangi kehidupan Sung Yo Han yang berprofesi sebagai dokter dan Jung Ba Reum seorang petugas polisi pemula. 

Keduanya mempunyai gen psikopat. Bersama pemilik gen psikopat lainnya, kehidupan mereka dibawah pengawasan organisasi Oz, suatu organisasi yang diketuai Sekretaris Presiden Korea, Choi Young-Shin. Organisasi yang dibentuk untuk menyusun bukti betapa berbahayanya gen psikopat. Bukti yang akan membantu disahkannya UU aborsi pada ibu yang mengandung anak dengan gen psikopat. 

Rencana organiisasi Oz berjalan lancar. Jung Ba Reum yang bernama asli Jung Jae-Hoon menunjukkan kekejamannya pada binatang. Bahkan hampir mengubur adiknya hidup-hidup saat mengira sang adik sudah melaporkan kelakuannya membunuh ikan-ikan di akuarium, pada ayah mereka. Beruntung ibu kandung Jung Jae-Hoon memergoki dan mengadu pada ibu angkat Jung Jae-Hoon. 

Memang, kedua ibu yang mempunyai anak dengan gen psikopat ini saling bertukar anak. Ibu kandung Jung Jae Hoon membesarkan Sung Yo Han. Demikian pula sebaliknya. 

Mereka kompak, termasuk ketika berketetapan membunuh Jung Jae-Hoon. Anak dengan gen psikopat yang tumbuh bak monster. 

Ibu kandung Jung Jae Hoon enggak tega. Sedangkan ibu angkat dihalangi seorang anggota organisasi Oz.  Malah lebih jauh, anggota organisasi Oz tersebut membunuh sang ibu angkat, suaminya serta membakar rumah mereka. 

Tinggalah Jung Jae Hoon sebatang kara. Tiba-tiba datang seorang perempuan paruh baya yang mengaku sebagai bibi Jung Jae Hoon, merawatnya dan memberinya nama baru: Jung Ba Reum. 

Bisa ditebak, sang bibi juga anggota organisasi Oz. dia betugas mengawasi perilaku psikopat Jung Ba Reum dan melaporkan pada dewan organisasi Oz. 

Sesudah dewasa, perilaku psikopat  Jung Ba Reum semakin menjadi-jadi. Dia membenci orang baik, orang  yang bisa memaafkan, orang yang tidak sombong, orang yang rajin serta sifat baik lainnya.Menurut Jung Ba Reum, orang yang tidak iri serta tidak punya nafsu buruk adalah pendosa. 

Tentu saja tidak ada yang menyadari kejahatan Jung Ba Reum. Jejak kejahatannya selalu ditutupi organisasi Oz dengan rapi. Jung Ba Reum didorong untuk melakukan banyak pembunuhan. Agar data menggolkan RUU aborsi, semakin lengkap. 

Perilaku Sung Yo-Han berbanding terbalik dengan Jung Ba Reum. Walau mempunyai gen psikopat, Sung Yo-Han mampu menekan kecenderungan membunuh. Gen jenius mendominasi, sehingga Sung Yo-Han bisa berkarir sebagai dokter yang cemerlang. Sayang, publik dan polisi mengetahui Sung Yo-Han sebagai anak pembunuh berantai Han Seo-Joon. 

Tak pelak, saat muncul pembunuhan berantai di kawasan Moojin yang menggelisahkan masyarakat, tuduhan tanpa bukti tertuju pada Sung Yo Han. 

Klimaks terjadi paska duel maut Sung Yo Han dan Jung Ba Reum. Keduanya koma. Publik ramai mendoakan Jung Ba Reum dan mengangkatnya sebagai  “Putra Nasional”, petugas kepolisian yang mempertaruhkan nyawa demi seorang pembunuh berantai. Publik tak tahu bahwa Sung Yo Han justru sedang mencegah Jung Ba Reum agar tidak membunuh lagi, sayang Sung Yo Han tertembak Go Mu-Chi, detektif polisi yang ingin balas dendam.  

Situasi yang sangat menguntungkan organisasi Oz. Choi Young-Shin meminta dokter jenius Han Seo-Joon melakukan transplantasi otak. Otak Sung Yo Han yang utuh dan sehat dicangkok ke Jung Ba Reum yang sebagian otaknya rusak. 

Transplantasi otak berhasil. Namun hasilnya tak terduga. Sisi manusiawi Sung Yo Han muncul pada Jung Ba Reum. Perlahan dia menyadari dirinya pembunuh berantai yang selama ini meresahkan, bukan Sung Yo Han. 

Karena itu dia harus melakukan pembenahan, membongkar organisasi Oz dan membunuh Han Seo-Joon si biang kerok.  

Dia harus cepat. Usianya tak lama. Hasil penelitian pada tikus menunjukkan usia penerima transplantasi otak hanya 30 hari.
  

drama Korea


Review (Drama Korea) Mouse

Patah tulang dibalas patah tulang
Mata dibalas mata

Recommended banget untuk penyuka drama thriller, suspense dan misteri! 

Yep tiga genre sekaligus diramu oleh penulis naskah, Choi Ran. Aroma suspense muncul sejak episode awal. Seorang anak TK bermain-main dengan tikus yang dijadikan santapan ular. Mungkin penonton ikut berteriak seperti adegan anak-anak yang berlarian melihat moncong ular terbuka, siap menerkam. Efek CGI yang ciamik. 

Episode awal juga mengisahkan akar masalah episode selanjutnya. Tentang Han Seo-Joon, predator yang menikah hanya untuk regenerasi. Han Seo Joon yang menghabisi nyawa satu keluarga, tanpa tahu ada satu anak yang melihat wajahnya. Sang anak, Go Mu Chi yang diperankan Lee Hee-Jun mendominasi drama “Mouse” bareng Lee Seung-Gi, pemeran Jung Ba Reum. 

Huhuhu, alih-alih marah ke Jung Ba Reum si pembunuh berantai, malah kasihan deh. 

Terlebih akting Lee Seung-Gi seperti biasa, selalu memikat. Mulai dari slengean seperti di A Korean Odyssey dan The King 2hearts. Paman yang sangat mencintai keponakannya di Vagabond. Serta sebagai pembunuh berantai yang dingin di “Mouse”. 

Walau jujur Lee Seung-Gi terlalu childish, Kwon Hwa-Woon yang berperan  sebagai Sung Yo-Han, lebih pas berperan sebagai psikopat. Tapi tujuan screen writer emang mengecoh penonton ya? Mengira Sung Yo Han-lah si pembunuh berantai. Sehingga muncul adegan Jung Ba Reum sebagai psikopat menangis melihat tayangan seorang anak. 

Seorang psikopat kok bisa menunjukkan empati ya? 

Kisah yang runut agak kedodoran di pertengahan hingga menjelang akhir. Kok, kedua ibu tega sih menukar anak mereka? Apalagi ibu kandung Sung Yo Han yang mengikhlaskan anaknya bakal dianggap sebagai anak pembunuh berantai. 

Selebihnya yang bakal membuat penonton non orang Korea bingung,  adalah nama-nama baru yang bersliweran seiring dengan kasus pembunuhan baru. Kemudian ada kasus pembawa acara televisi ternama Choi Hong-Ju, yang ternyata adalah anak detektif polisi Choi Hong-Ju, pembongkar kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Han Seo-Joon, ayah kandung Jung Ba Reum.

Mirip benang kusut yang bikin mumet.

Untunglah penonton dihadiahi sinematografi keren. Serta cara bertutur yang ciamik. Seperti ketika Jung Ba Reum membunuh burung, penonton hanya melihat punggungnya, kemudian terdengar suara..krek…tanda leher burung dipatahkan dengan sadis.

Tumpahan darah juga tidak mendominasi. Go Mu Chi mengetahui ibunya tewas ketika melihat jepit rambut dan untaian rambut. 

Bagaimana animo penonton Korea terhadap drama “Mouse”?
Hmmm…. Lumayan sih, meraih rating 5 %, dan diakhiri 6,9 %. Kalah telak dibanding Penthouse yang walau bergenre keluarga tapi disesaki misteri, balas dendam dan darah.
 

asianwiki

Baca juga:
Vagabond, Gajah Bertarung Pelanduk Mati di Tengah
Penthouse, Kisah Halu yang Penuh Teriak Amarah

Profile (sumber: asianwiki.com)

Drama: Mouse
Revised romanization: Mouse
Hangul: 마우스
Director: Choi Joon-Bae
Writer: Choi Ran
Network: tvN
Episodes: 20
Release Date: March 3 - May 19, 2021
Runtime: Wed. & Thu. 22:30
Language: Korean
Country: South Korea


9 comments

  1. Mouse merupakan film dengan kontroversinya, bahwa gen psikopat bisa diturunkan ke anak mereka. Korea yang terkenal produktif menelurkan karya baru. kita bisa terima ide nyleneh-nya, asalkan penonton tetap menggunakan nalar, seperti saat menonton The King: Eternal Monarch yang berkisah tentang dunia paralel, serta kisah cinta manusia dengan robot dalam My Absolute Boyfriend

    Banyak Kisah-kisah absurd yang terbukti disukai penonton drama Korea, salah satunya Mouse.

    ReplyDelete
  2. Hehehe. Mungkin ayah psikopat akan menurunkan anak psikopat kalau hanya dididik ayahnya, ya. Tapi memang biasanya psikopat itu jenius, sih.

    ReplyDelete
  3. Tadinya, aku tertarik nonton drakor ini, karena faktor Lee Seung Gi.

    Tapiii, begitu doi terkuak tabirnya sebagai psikopat, aku jadi mundur teratur dan ogah nerusin :D
    Ya abis, kagak ikhlas, muka dese kayak gitu malah jadi psikopat wkwkwkwk

    ReplyDelete
  4. Selain di film drakor tersebut, nyatanya karakter seorang psikopat itu memang ada di dunia nyata ya kak?. Karakter psikopat itu juga ada korelasi dengan faktor lingkungan sekitarnya. Karakter ini juga mungkin ada yang dibawa oleh faktor genetik sejak lahir cuma proses menuju ke gejala psikopat itu rumit dan panjang, atau bisa diketahu jika seseorang tersebut benar2 sudah dewasa.

    ReplyDelete
  5. Ini cerita sadis para psikopat ya. Trus ada pembunuhan berantai hiiiiiiy :) Kusu serius nontonnya nih ga seru kalau disambi hehehe :) Tapi meskipun kisah berdasarh, lumayan juga ratingnya :D

    ReplyDelete
  6. H..gabungan thriller, suspense dan misteri!Menarik ini. Meski ada yang enggak logis, misalnya soal psikopat yang punya empati juga ibu yang mau bertukar anak...wah, untung sisi sinematografi menyelamatkan ratingnya ya

    ReplyDelete
  7. membaca ceritanya, sebegitu menarik untuk ditonton namun saya melihat sisi menariknya dari psikopat.

    ReplyDelete
  8. Setuju nih pernyataan tentang psikopat tidak silahirkan tetapi hasil didikan dari ortu..drakor ini maknanya dalam ya pada setiap cerita

    ReplyDelete
  9. Duhh udah lama nih nggak nonton drama korea. Padahal dulu suka banget begadang gara-gara drakor. Heheh. Mouse ini kayaknya masuk list dulu lah.

    ReplyDelete