Against the Current, Pertarungan Hidup Seorang Budak Perempuan Bernama Xu Lan Xiang
Gak nyangka, masih ada perbudakan di Indonesia, tepatnya di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kaum budak atau hamba ini disebut dengan istilah Ata (atau Ataba) dan merupakan kasta paling rendah.
Menganut kepercayaan asli Marapu, masyarakat tradisional Sumba terbagi ke dalam tingkatan kelas sosial yang bersifat turun-temurun:
⭐Maramba menjadi kelompok tertinggi yang terdiri dari kaum bangsawan atau majikan yang memegang kekuasaan tradisional.
⭐Kabihu merupakan kelompok masyarakat biasa atau rakyat merdeka,
⭐dan strata sosial paling rendah adalah Ata.
Kok bisa sih muncul perbudakan di Sumba Timur?
Perbudakan yang tetap dipertahankan hingga kini tersebut berasal dari warisan sejarah peperangan antar kampung. Pihak yang kalah menjadi budak, termasuk perlakuan para pemilik terhadap budaknya, khususnya perempuan Ata.
Perempuan Ata mengalami eksploitasi seksual, fisik, psikis, dan pembatasan akses pendidikan. Kontrol penuh atas tubuh, seksualitas, dan reproduksi keturunan dikuasai oleh tuannya (Maramba).
Bertambah ngenes karena perempuan Ata juga mengalami eksploitasi sesama hamba atau Ata, yakni hamba laki-laki.
Saya teringat derita kaum Ata ketika sedang menonton drama China ‘Against the Current’ yang berkisah tentang Shen Jia Lan, seorang perempuan bangsawan yang harus bertahan hidup dengan menyamar sebagai budak bernama Xu Lan Xiang.
Merupakan adaptasi dari novel "Lan Xiang Yuan" (兰香缘) by He Yan Shan (禾晏山) drama yang mendapat rating bagus dari Mydramalist (8,3/10) di awal penayangan ini diperankan Tan Song Yun dan Liu Xue Yi, keduanya memiliki banyak penggemar di dalam maupun luar negeri.
Bagaimana hasilnya? Yuk kita obrolin:
Baca juga drama Tan Song Yun lainnya:
The Unclouded Soul, Kisah Cinta Raja Siluman
As Beautiful As You, Ketika CEO Perusahaan Alami CLBK
Tan Song Yun sebagai Xu Lan Xiang / Shen Jia Lan
Hidup pelayan perempuan lebih sulit dibanding perempuan lain
Jika ingin memiliki lebih banyak pilihan dan kebebasan, kalian harus cakap
Bisa membantu majikan melakukan pekerjaan, dan dihargai majikan
Jika bernasib baik, tidak hanya mendapat kebaikan majikan
Dan mendapatkan kembali surat status
Juga bisa mengumpulkan harta untuk dirinya
Sehingga bisa menentukan nasib sendiri dan pasangan hidup
Yang bernasib buruk tetap akan mendapat bantuan majikan untuk bercerai dan meninggalkan rumah suami
Demikian nasihat kepala pelayan pada Xu Lan Xiang dan teman-temannya sesama pelayan di keluarga Lin.
Berkat nasihat tersebut Xu Lan Xiang optimis dia bisa memperjuangkan kebebasannya dan kebebasan kedua orang tua angkatnya dari status budak.
Xu Lan Xiang tak ingin sendirian bebas dari status budak. Dia ingin membalas budi kedua orang tua angkatnya yang membantunya agar bisa tetap hidup.
Liu Xue Yi sebagai Lin Jin Qi / Feng Tai
Dijodohkan dengan Shen Jia Lan sejak masih kecil, Lin Jin Qi harus mengabaikan calon istrinya, ketika keluarga mereka tidak disukai kaisar dan harus segera meninggalkan ibu kota.
Sebagai anak berbakti, dia tahu keberlangsungan keluarga Lin berada dipundaknya. Sehingga dengan penuh tanggung jawab dia membantu keluarganya pindah ke Kota Jinling kemudian menikahi Zhao Xing Tang, anak pejabat yang disayangi kaisar.
Pernikahan politik yang menjadi luka bagi keduanya. Sejak awal Zhao Xing Tang enggan disentuh Lin Jin Qi. Di malam pertama dia bilang sedang menstruasi, Zhao Xing Tang juga beralasan masa haidnya tidak menentu, sehingga kesulitan berhubungan dengan suaminya.
Synopsis Against the Current Chinese Drama(2026)
“Hidup” Itulah kata terakhir ibu Shen Jia Lan untuk anaknya.
Akibat dianggap menyinggung kaisar yang berkuasa, keluarga Shen harus “dihabisi”. Anggota keluarga pria dipenggal, sedangkan anggota keluarga perempuan dijebloskan ke rumah bordil.
Tak mau hidup dalam keadaan terhina, nenek Shen Jia Lan memimpin anggota keluarga perempuan untuk bunuh diri. Dengan menangis pilu, satu persatu bibi, nenek dan saudara sepupu Shen Jia Lan pun merenggang nyawa.
Ibu Shen Jia Lan ternyata punya rencana sendiri. Dia memilih tewas sebagai anggota keluarga terakhir, setelah menyelundupkan tubuh Shen Jia Lan yang pingsan.
Sebagai ibu, dia berharap anaknya terus hidup, karena itu dia bekerja sama dengan suami istri Xu. Tubuh Shen Jia Lan diganti jenazah Xu Lan Xiang, anak suami istri Xu yang meninggal dunia karena penyakit.
Setelah siuman, tentu saja sulit bagi Shen Jia Lan untuk menerima kenyataan ini. namun pesan terakhir sang ibu agar terus “hidup” menjadi kekuatan baginya, dan memulai hidup sebagai Xu Lan Xiang.
Terlebih setelah mengetahui bahwa ayah ibu yang mengadopsinya merupakan budak keluarga Lin Jin Qi, pemuda yang pernah dijodohkan dengannya.
Sebetulnya tragedy keluarga Shen tidak berdiri sendiri. Keluarga Lin juga terlibat di dalamnya. Bedanya keluarga ini segera melakukan langkah dengan pindah dari ibu kota ke Kota Jinling, kemudian menikahkan Lin Jin Qi dengan Zhao Xing Tang, anak perempuan keluarga Zhao, pejabat yang merupakan tangan kanan kaisar.
Pernikahan politik antara Zhao Xing Tang dan Lin Jin Qi rupanya menyakitkan keduanya. Zhao Xing Tang sudah punya pemuda pujaan hati (kemudian menjadi selingkuhannya). Sedangkan Lin Jin Qi harus melupakan Shen Jia Lan, dia memilih pergi jauh dari keluarganya, caranya dengan menekuni karir di militer, dan menghabiskan waktu bertahun-tahun di medan perang.
6 tahun kemudian, Xu Lan Xiang sudah berusia 20 tahun dan masuk ke kediaman keluarga Lin sebagai pelayan, lebih tepatnya menjadi pelayan Zhao Xing Tang, istri Lin Jin Qi, mantan calon suaminya.
Nasib menjadi pelayan yang harus dilakoni Xu Lan Xiang bertepatan dengan kepulangan Lin Jin Qi dari medan perang, dan dengan cepat keduanya melihat kejanggalan tingkah Zhao Xing Tang.
Dengan beralasan mengunjungi tempat bisnisnya, suatu kedai brokat, Zhao Xing Tang berselingkuh, sekaligus menjalankan praktik rentenir dengan selingkuhannya.
Selama kepergian suaminya ke medan perang, aktivitas illegal keduanya lancar berkat bantuan Qing Xiang, pelayan kepercayaan Zhao Xing Tang yang mampu membaca, menulis dan berhitung (calistung).
Melihat kejanggalan sang istri, Lin Jin Qi sebagai jenderal militer yang terbiasa menyusun strategi mulai membongkar kejahatan istrinya. Dia harus hati-hati dan cerdik, agar perceraian tidak mengganggu karir militernya.
Terlebih sekarang posisi keluarga Zhao semakin dekat ke dalam lingkaran kaisar. Salah mengambil langkah, bisa-bisa keluarga Lin binasa, anggota keluarga pria dipenggal dan anggota perempuan dijebloskan ke rumah bordil, seperti yang dialami keluarga Shen.
Untuk melaksanakan rencananya, selain dibantu tangan kanannya, Lin Jin Qi minta bantuan Xu Lan Xiang untuk melaporkan setiap gerak gerik Zhao Xing Tang.
Review Against the Current Chinese Drama(2026)
Bagaimana rasanya jadi budak? Serem! Seorang budak bakal kehilangan hak pribadinya, seperti nasib Qing Xiang, pelayan Xing Tang (istri ML) yang jadi andalan karena pandai membaca dan berhitung. Untuk menghukum Xing Tang, ibu mertuanya menikahkan Qing Xiang dengan seorang kakek tua renta.
Perbuatan sang mertua ini untuk membalas kelakuan Xing Tang, yang mengawinkan pelayan kepercayaan keluarga Lin dengan seorang idiot.
Seorang budak juga harus siap-siap dihukum (bahkan sampai mati), sehingga wajib mempertimbangkan setiap gerak langkah. Seperti yang dilakukan FL ketika majikannya kepergok selingkuh. Sebagai budak, FL dan temannya mengalami dilemma, keluarga dari kedua belah pihak bakal “membungkam” mereka selamanya agar aib tidak terendus masyarakat luas.
Pergulatan agar bisa bertahan hidup yang dialami para budak, khususnya FL, mengalir runut dalam drama China “Against the Current”. Penonton ikut deg-degan dengan semua konflik yang melibatkan FL, sehingga penasaran ingin melihat episode selanjutnya.
Namun rupanya gak semua orang menyukai kisah yang menarik ini. Terlihat dari reviewer yang memberi nilai rendah dengan mengatakan bahwa drama ini hanya mengangkat “Kehidupan sehari-hari yang terlalu biasa: sebuah drama yang tersesat dalam hal-hal sepele yang tidak bermakna”.
What? Hidup "seperti berjalan di atas kulit telur" / walking on eggshells, hanya hal-hal sepele, tidak bermakna dan terlalu biasa?
Tapi, suka-suka dia lah ya?
Saya menonton drama China “Against the Current” karena dibintangi Liu Xue Yi. Selain gak pernah gagal membangun karakter, Liu Xue Yi punya tatapan maut yang berhasil menciptakan chemistry kuat bareng lawan mainnya.
Termasuk dalam drama China “Against the Current” , tandem bareng Tan Song Yun yang berwajah menggemaskan, tatapan mematikan Liu Xue Yi berhasil mengembangkan chemistry yang kuat.
Drama China “Against the Current” juga unggul dalam sinematografi. Visualisasinya memanjakan mata seolah mengimbangi kostum FL dan pemeran budak lainnya, yang emang harus berpakaian sederhana jika gak mau dikemplang majikannya.😀😀
Yang mengagetkan justru episodenya. Udah lama banget drama China mengurangi jumlah episode sampai terasa cemplang akibat banyaknya adegan yang dipotong. Sekarang, dengan dihapusnya batasan ketat 40 episode oleh Administrasi Radio dan Televisi Nasional (NRTA) Tiongkok, drama China “Against the Current” tersaji dalam 47 episode.
Semoga semakin nyaman ditonton ya? Terlihat sih dari meningkatnya rating drama ini, di platform Mydramalist dari 8,3/10 menjadi 8,6/10 (dan saya yakin bakal semakin tinggi, karena ini masih di tengah penayangan)
Platform juga IMDb juga menunjukkan kenaikan signifikan, dari 6,2/10 pernah turun menjadi 6,1/10, kini 6,7/10 dan semoga akan bertambah tinggi, karena swear, ini drama yang recommended. 😊😊
Baca juga drama Liu Xue Yi lainnya:
The Princess‘s Gambit, Tentang Pernikahan Politik
Love Never Fails, Kisah Cinta Dewa Agung pada Bunga Kamelia yang Mengharu biru
Kill Me Love Me, Antara Cinta dan Balas Dendam
Destined, Kala Mulan Menjadi Ibu Rumah Tangga
Profile
Title: Against the Current
Native Title: 兰香如故
Also Known As: Lan Xiang Ru Gu , Orchid Fragrance Remains , The Story of Xiang Lan , 蘭香如故
Screenwriter: Tong Hua, Xiao Lou
Director: Huang Ying Xiang
Genres: Historical, Romance, Drama, Fantasy
Type: Drama
Format: Standard Series
Country: China
Episodes: 47
Aired: Sep 11, 2026 - ?
Original Network: CCTV, Tencent Video



.png)



.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat