Blossoms of Power, Jodoh Pilihan Sang Putri
Sebagai penggemar drama China, saya sering terganggu dengan dubbing (voice actor), khususnya ketika suara gak nyambung dengan gerak mulut dan gestur tubuh aktornya. Duh!
Herannya, kok drama Korea bisa langsung merekam suara di lokasi shooting, ya ? Hasil akhirnya lebih bagus, emosi akting nampak lebih natural.
Ternyata ada sebabnya. Aktor/aktris China berasal dari berbagai daerah dengan dialek berbeda, sementara ada peraturan yang mengharuskan bahasa Mandarin baku untuk produksi drama/film.
Selain itu, lokasi syuting yang besar dan bising juga membuat rekaman suara asli menjadi tidak jernih.
Penjelasan tersebut bisa dipahami karena berbeda dengan Korea yang hanya terdiri dari satu suku bangsa, yaitu Suku Bangsa Korea, di China terdapat 56 suku bangsa (yang diakui pemerintah, atau berarti jumlahnya bisa lebih), sehingga memiliki dialek dan bahasa ibu yang berbeda.
Karena itu, untuk menyeragamkan suara mereka menjadi bahasa Mandarin baku (Putonghua), digunakan pengisi suara. Walau pastinya bakal lebih ribet.
Termasuk dalam drama China “Blossoms of Power”, pengisi suara FL (diperankan Meng Zi Yi) dilakukan oleh Sun Ya Chen, dan setelah saya lihat laman profilenya, dia melakukan dubbing untuk beberapa drama berating tinggi.
Menarik ya? Dibalik kecantikan aktris dan kegantengan aktor, ternyata ada voice actor yang menunjang penampilan mereka.
Merupakan adaptasi dari novel "Wo Hua Kai Hou Bai Hua Sha" (我花开后百花杀) by Jin Huang (锦凰), drama China “Blossoms of Power” diperankan Meng Zi Yi dan He Yu, seorang aktor lulusan Departemen Arsitektur Universitas Chongqing, yang melanjutkan studi di Universitas Victoria di British Columbia.
(Huhuhu kok banyak aktor China yang latar belakang akademisnya sangat mentereng, sih?)
Bagaimana dengan aktingnya? Yuk kita kupas:
Baca juga drama Meng Zi Yi lainnya:
The Princess‘s Gambit (Lagi) Tentang Pernikahan Politik
Blossom, Kisah Asmara dalam Kelindan Intrik Kekuasaan
Meng Zi Yi sebagai Shen Xi He / Gu Qing Zhi
Cantik seperti bunga
Tapi punya hati seperti ular
Demikian kata Raja Lie, pangeran kesembilan tentang Shen Xi He yang bergelar Putri Zhaoning
Putra Mahkota punya penilaian berbeda tentang istrinya tersebut:
Dingin dan kejam kata banyak orang
Namun yang aku tahu, Shen Xi He bijaksana, tangguh, memiliki harga diri, dan paling terus terang.
Jika kau memperlakukan dengan tulus maka dia akan membalas dengan tulus
Dia adalah sekutu yang bisa membuatmu mempercayakan punggungmu padanya
Pembantu terdekat Shen Xi He justru terheran-heran
Putri Zhaoning yang dulu seperti bunga persik rapuh
Yang tidak pernah diterpa badai
Sejak jatuh ke air, dia berubah
Seperti ratu bunga yang mengungguli semua bunga
Shen Xi He tiba-tiba bisa meracik wewangian. Mereka tak tahu bahwa roh Gu Qing Zhi telah masuk ke dalam raga majikannya.
He Yu sebagai Xiao Hua Yong
Terlahir sebagai putra permaisuri dan pangeran ketujuh kaisar, Xiao Hua Yong sejak kecil sangat cerdas. Dia sangat mudah menghafal. Sehingga sungguh tepat dia menjadi putra mahkota dan berkuasa atas Istana Timur.
Nasib malang menghampirinya di usia ke-9, Xiao Hua Yong terkena racun yang terdiri dari berbagai macam racun. Akibatnya, tidak hanya tubuhnya lemah, dia juga kerap kesakitan hingga seluruh tulang.
Karena itu, pada usia 15 tahun, Xiao Hua Yong meninggalkan ibu kota untuk mendapatkan pengobatan di kuil Luotian.
Hal ini tentu saja membuatnya tak memiliki dukungan. Walau sebagai putra mahkota, Xiao Hua Yong menjadi pangeran paling kaya dan paling menjanjikan di seluruh negeri, namun tanpa fondasi kekuatan di istana, gelar putra mahkota hanya sekadar nama.
Gak heran, saudara-saudaranya, seolah menunggu kematian putra mahkota untuk memperebutkan tahta kekuasaan.
Sinopsis Drama China Blossoms of Power
Tiga tahun silam, setelah perseteruan panjang, keluarga perdana menteri Gu kalah dan kaisar menjatuhkan hukuman mati. Termasuk Gu Qingshi, putri sulung keluarga Gu yang menjadi istri Raja Xin, pangeran kelima kaisar. Gu Qingshi mati setelah minum arak beracun.
Pada saat bersamaan, Shen Xi He, putri sulung Adipati Wei sedang dalam perjalanan dari barat laut menuju ibu kota. Saat kapal yang ditumpangi melewati kabupaten Lingxiang, dia jatuh ke sungai dan hampir kehilangan nyawa.
Dua bulan menggantung di langit.
Gerbang bintang terbuka lebar,
Langit menunjukkan pertanda aneh
Takdir pun berputar
Dunia dan keadaan berubah
Roh Gu Qingshi masuk ke dalam raga Shen Xi He. Dia selamat. Tubuhnya terdampar di pinggir sungai. Suatu kebetulan Putra Mahkota melihat dan mengenalinya sebagai Putri Zhaoning. Untuk menyelamatkan jiwanya, Putra Mahkota menyelipkan “Simpul Xianren” , padahal sang pangeran sendiri membutuhkan untuk mengobati penyakitnya.
Setelah sadar Gu Qingshi menyadari bahwa sekarang dia berada dalam tubuh Shen Xi He. Kesempatan kedua ini harus digunakan sebaik mungkin.
Langit sudah memberiku kesempatan seperti ini
Aku akan membelah istana megah
Dan menjadi pemain catur di puncak awan
Bukan lagi bunga gugur di istana
Yang bisa dipetik sesuka hati
Sebetulnya Shen Xi He berangkat ke ibu kota untuk menikah. Sebagai putri Jenderal Shen Yue Shan yang mendapat tugas di kawasan barat laut kerajaan, ibu suri dan kaisar menginginkan Shen Xi He menikah dengan salah satu 5 putra kaisar yang telah memasuki usia menikah.
Mereka adalah:
🥀Raja Ning (Xiao Changming), pangeran kedua yang telah menjadi duda, terkenal baik dan mendalami ilmu hukum
🥀Raja Xin (Xiao Changqing), pangeran kelima yang terkenal dingin dan angkuh, namun genius. Dia juga sangat diandalkan ayahnya untuk meneruskan tahta dan negara.
Raja Xin merupakan suami Gu Qingshi. Dia dan pangeran kesembilan, 🥀Raja Lie (Xiao Chang Yin), seorang jenderal muda yang gagah berani, adalah anak kandung Selir Rong.
🥀Raja Yun (Xiao Chang Yu), pangeran keenam, pria paling tampan di kerajaan yang memiliki wajah tampan rupawan dan pesona eksotis
🥀Putra Mahkota (Xiao Hua Yong) putra ketujuh kaisar yang merupakan paling lemah dan sakit-sakitan.
Shen Xi He paham bahwa istana bukanlah tempat yang ramah dan damai. Tak boleh ada kelembutan hati. Dia juga menyadari baik dirinya maupun para pangeran menghitung untung rugi sebelum menjajaki pernikahan.
Bagaimanapun, sebagai putri kesayangan jenderal besar yang membawahi ratusan ribu pasukan bersenjata, sungguh suatu keberuntungan bisa menikahi Shen Xi He.
Shen Xi He sempat memilih Putra Mahkota, pertimbangannya;
Suami yang terbaik bukanlah yang menjadi sandaran
Melainkan yang bisa dijadikan sekutu
Aku tidak butuh cinta mendalam
Aku hanya butuh sekutu yang saling menguntungkan dan saling membantu
Betapa kagetnya Shen Xi He sewaktu mengetahui bahwa Putra Mahkota tidak sesederhana itu. Diam-diam Putra Mahkota membangun jaringan kekuasaan. Dia juga ahli bela diri, dan selama ini berpura-pura lemah untuk mencari dalang yang telah meracuni dirinya.
Masalah lain muncul dari Raja Xin. Dia melihat Shen Xi He melakukan kebiasaan yang dilakukan almarhum istrinya, Gu Qingshi, dan ingin memperistrinya.
Review Drama China Blossoms of Power
Termasuk produksi tingkat atas atau setara S+ dengan skala anggaran besar, tentu saja saya penasaran dengan drama China “Blossoms of Power”. Terlebih drama ini diperankan He Yu, sarjana arsitektur yang nyemplung jadi aktor, sebagai pemeran utama pria.
Ternyata aktingnya bagus. Gak hanya punya pesona dagu terbelah, He Yu juga mampu mengembangkan karakter sebagai Xiao Hua Yong (ML).
Walau banyak yang mengkritik karakternya terlalu obsesif pada FL, tapi mungkin penulis skenario bermaksud menunjukkan betapa bucin-nya ML pada FL, agar penonton ikut merasa greget.
Tapi sudahlah, itu soal selera ya?
Selain akting He Yu yang mencuri perhatian, penonton drama China “Blossoms of Power” bisa kangen-kangenan dengan Lester Lin, aktor yang masih berusia 15 tahun. Aktingnya dalam drama China “My Journey to You” (2023) dan dalam drama China “Fangs of Fortune”(2024) meninggalkan kesan mendalam, terlihat dari banyaknya video short berisi cuplikan drama Lester Lin di media sosial.
Penonton juga bisa menikmati akting Peter Ho, aktor senior yang (kembali) berperan sebagai ayahnya FL. Namun kini gak nyebelin seperti perannya dalam drama China “Key to the Phoenix Heart”.
Bagaimana dengan aktris Meng Zi Yi sebagai Shen Xi He / Gu Qing Zhi (FL)?
Jujurly aktingnya kurang pas sebagai FL yang dingin dan kejam. Jauh banget dengan aktris Zhou Ye dan Bai Lu yang juga pernah memerankan karakter FL yang hidup lagi, sesudah mengalami pengalaman menyedihkan.
Tidak hanya kurang menjiwai perannya sebagai Gu Qing Zhi, Meng Zi Yi seperti ogah menjalin chemistry dengan He Yu, sehingga terkesan cuma wara-wiri dengan riasan tebal mirip topeng. (Ups 😀😀)
Kisah yang diusung drama China “Blossoms of Power” sebetulnya udah usang, tentang roh perempuan yang mendapat kesempatan kedua melalui tubuh perempuan lain.
Namun penulisnya cukup cerdik meramu konflik. Bikin penonton penasaran akan akhir setiap konflik, termasuk siapa yang meracuni sang Putra Mahkota. Apakah ayahnya sendiri?
Ditambah second lead couple yang unik dan gemesin, koreografi yang indah serta visualisasi sinema yang memanjakan mata, gak heran rating drama China “Blossoms of Power” meningkat dari waktu ke waktu.
Diawali rating 8,2/10 dari Mydramalist dan 7/10 dari Imdb, drama ini berhasil meraih rating 8,5 dan 7,8/10 dari IMDb di tengah penayangan.
Baca juga drama tentang roh yang mendapat kesempatan kedua:
Scent of Time, Tentang Cinta, Mimpi dan Penyesalan
Story of Kunning Palace, Ketika Permaisuri nan Kejam Mengubah Takdir
Profile
Title: Blossoms of Power
Native Title: 百花杀
Also Known As: Bai Hua Sha , Dong Feng Xin , Wo Hua Kai Hou Bai Hua Sha , 东风信 , 我花开后百花杀 , 我花開后百花殺 , 東風信 , 百花殺
Director: Zhong Qing, Guo Feng
Genres: Historical, Romance
Type: Drama
Format: Standard Series
Country: China
Episodes: 36
Aired: Jul 9, 2026 - ?
Aired On: Monday, Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday, Saturday, Sunday
Original Network: Tencent Video
Duration: 45 min.







.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat