The Longest Promise, Rating kurang Memuaskan, Drama China ini Bertabur Bintang
Aktor “R” gay lho! Pernah dengar atau baca rumor tersebut? Benar atau tidak, gak ada yang tahu pasti, karena namanya juga rumor. Selain itu, walau hukum Indonesia tidak mengatur LGBT secara eksplisit, namun dianggap bertentangan dengan Pancasila dan norma agama.
(Eniwei pemilihan huruf “R” gak merujuk pada seseorang lho ya. Hanya untuk memudahkan)
Nah di China ada seorang aktor yang dirumorkan sebagai gay. Bahkan terang-terangan, gak pakai inisial segala. Dia adalah Xiao Zhan, yang dirumorkan sebagai pasangan Wang Yibo, keduanya aktor pemeran utama dalam drama China “The Untamed” (2019).
Drama tersebut merupakan adaptasi novel "Grandmaster of Demonic Cultivation" (魔道祖师) by Mo Xiang Tong Xiu (墨香铜臭) yang berkisah tentang pasangan LGBT, namun diubah penulis skenario menjadi dua orang sahabat. Tentunya untuk menyesuaikan selera pasar, karena di China pelaku LGBT juga menghadapi tekanan sosial, sensor media, dan ruang aman yang semakin terbatas.
Rumor semakin bertambah kencang sesudah muncul konten vulgar tentang Xiao Zhan di situs fanfiction Archive of Our Own (AO3), yang pastinya bikin marah komunitas penggemar aktor kelahiran 1991 ini.
Secara massal mereka melaporkan AO3 pada pihak yang berwenang, dan berakhir dengan Insiden 227, atau diblokirnya situs tersebut pada 27 Februari 2020 (2/27).
Selesai? Belum! Pemblokiran AO3 menimbulkan kemarahan komunitas pengguna internet lain, penulis, dan pembaca fanfiction. Mereka berpendapat karya tersebut merupakan genre Danmei (耽美).
Danmei adalah genre sastra dan media fiksi asal Tiongkok yang berfokus pada hubungan romantis atau homoerotis antara karakter pria.
Menarik ya? Indonesia juga punya budaya LGBT, salah satunya dalam Reog Ponorogo, tapi nampaknya gak ada yang berani melestarikannya, bahkan walau dalam bentuk fanfiction.
Drama China “The Longest Promise” pastinya tidak berkisah tentang LGBT, namun diperankan Xiao Zhan yang dirumorkan sebagai gay (kisah di atas).
Merupakan adaptasi dari novel "Zhu Yan" (朱颜) by Cang Yue (沧月), drama ini berkisah tentang seorang perempuan bernama Zhu Yan yang terobsesi mendalami ilmu memulihkan roh.
Sayangnya, walau China “The Longest Promise” bertabur bintang seperti Wang Chu Ran, Alen Fang, Wang Zi Qi dan Lu Yu Xiao, ratingnya di Mydramalist hanya 7,8/10 saja. Jadi penasaran penyebabnya ya?
Baca juga drama Wang Chu Ran lainnya:
How Dare You!? Perseteruan Time Traveler dan Sosok Dua Dimensi
Fireworks of My Heart, Ketika si Cantik Mabuk Kepayang pada Petugas Damkar
Xiao Zhan sebagai Shi Ying
Hangat bagai matahari
Dan bunga pada musim semi
Kata Zhu Yan tentang Pangeran Shi Ying yang dipujinya sebagai sosok yang bijaksana, yang akan membantu Zhu Yan menjadi seorang pendekar.
Penilaian Zhu Yan tidak berlebihan. Shi Ying memang memiliki karakter yang seharusnya dimiliki seorang calon kaisar: Tenang, bijaksana dan cerdas karena tekun mendalami ilmu pengetahuan serta ilmu bela diri.
Malang, kaisar yang buta akan kelebihan anak sulungnya, malah terbuai tipu muslihat selir Qiu Shui yang menginginkan kekacauan di Kerajaan Kongsang.
![]() |
| source: Mydramalist |
Ren Min sebagai Zhu Yan
“Bodoh, ceroboh dan keras kepala,” itulah penilaian Shi Ying terhadap Zhu Yan, anak tunggal Prince Chi.
Penyebabnya selain karena dimanja ayah ibunya, Zhu Yan ingin menjadi pendekar yang menjaga perdamaian dunia, seperti yang dilakukan ayahnya yang mendapat tugas mengawasi kawasan Gurun Barat.
Agar keinginannya terkabul, 5 tahun silam Shi Ying yang masih berusia belasan tahun mendekati Pangeran Shi Ying, agar anak sulung kaisar tersebut mau membantunya mempelajari ilmu bela diri.
Sayang, sebelum keinginan Zhu Yan terkabul, dikabarkan Shi Ying tewas dalam kebakaran di istana, sementara ibunya, permaisuri Bai Yan,mengalami luka bakar.
Sinopsis Drama China The Longest Promise
Ketika kau bertemu dengannya
Elemen positif dan negative akan bertemu
Muncul bunga Gipsi
Jika kau bertemu sebelum usia 18 tahun
Kau harus membunuhnya
Jika tidak, kelak dia yang akan merenggut nyawamu
Demikian kata Master Agung dari Gunung Jiuyi pada Shi Ying, pangeran Kerajaan Kongsang yang diselamatkannya dari ancaman hukuman Kaisar Bei Mian, ayah kandungnya.
Hidup Shi Ying sebagai anak sulung penguasa Kerajaan Kongsang, sungguh tak mudah. Agar tak mengecewakan ayahandanya, dia tekun belajar, baik ilmu sastra maupun bela diri, namun intrik politik selalu menjegal langkahnya.
Klimaksnya terjadi sewaktu sang pangeran difitnah Qiu Shui, selir kesayangan kaisar yang berasal dari klan duyung. Qiu Shui menusukkan pedang yang dipegang Shi Ying ke tubuhnya sendiri, hingga Qiu Shui yang sedang mengandung bayi kaisar, tewas bersimbah darah.
Untuk menyelamatkan Shi Ying, permaisuri Bai Yan, ibu kandungnya mengambil keputusan nekad. Dia membakar dirinya dan anaknya di dalam istana, sehingga keduanya terhindar dari hukuman yang bakal berat sebelah.
Akibat kebakaran, Shi Ying meninggal dan permaisuri Bai Yan mengalami luka bakar. Permaisuri pun berakhir dengan diasingkan di istana dingin.
Kematian Shi Ying menjadi duka bagi Zhu Yan, putri tunggal Prince Chi yang bercita-cita berguru pada Shi Ying sebagai ahli ilmu bela diri.
Zhu Yan tak tahu bahwa Shi Ying masih hidup. Master Agung dari Gunung Jiuyi, sosok yang pernah mencintai permaisuri Bai Yan, menyelamatkan Shi Ying dengan menempatkan manusia hasil sihir yang mirip dengan Shi Ying, sebagai pengganti.
5 tahun kemudian Zhu Yan bertemu lagi dengan Shi Ying di lembah kekaisaran yang terlarang di Gunung Jiuyi. Zhu Yan masuk ke situ karena ingin mempelajari ilmu sihir pemulihan roh. Dia ingin membangkitkan kembali sosok Shi Ying yang dipujanya dan dipercaya Zhu Yan telah mati karena fitnah.
Zhu Yan tak tahu remaja laki-laki dihadapannya adalah Shi Ying. Masih hidup dan sedang ditempa oleh Master Agung untuk membalas dendam pada Kaisar Bei Mian dan merebut kekaisaran Kongsang.
Shi Ying sendiri mengalami dilemma, apabila merujuk ramalan Master Agung, Zhu Yan akan menjadi penyebab kematiannya. Namun, selain tak tega, dia juga tak percaya perempuan bodoh dan ceroboh seperti Zhu Yan mampu membunuhnya.
Review Drama China The Longest Promise
Prioritas drama pilihan saya biasanya: pertama aktor/aktris, kedua cerita, ketiga barulah nilai produksi (kostum, CGI, properti, dan lainnya)
Termasuk sewaktu menonton drama China “The Longest Promise”, walau bukan drama baru (rilis tahun 2023) drama ini bertabur bintang besar: Xiao Zhan sebagai pemeran utama, dan didukung (support role) seperti Wang Chu Ran, Alen Fang, Wang Zi Qi dan Lu Yu Xiao.
Anehnya ratingnya di Mydramalist hanya 7,8/10 saja. Kok bisa ya? Apa sebab?
Akting Xiao Zhan sebagai Shi Ying sangat oke, lho. Dia berhasil menampilkan karakter seorang penyendiri, tenang, pendiam, dan introspektif dengan masa lalu yang tragis,
Xiao Zhan menunjukkan kemampuannya sebagai super star. Gak sembarang aktor bisa mencapai kedalaman akting yang dilakukan Xiao Zhan.
Tandemnya Ren Min memang bukan bintang papan atas, namun dia bisa mengimbangi akting Xiao Zhan. Berperan sebagai Zhu Yan remaja yang ceroboh dan keras kepala, akting Ren Min menjadi penyegar bahkan di beberapa adegan mengundang senyum.
Akting kedua pemeran utama semakin terasa solid dan penuh chemistry dengan kehadiran beberapa bintang besar yang mendukung keseluruhan kisah
Jadi jika ratingnya cuma 7,8/10, penyebabnya mungkin terletak pada alur kisah yang terkadang membingungkan dan tidak konsisten. Seperti tokoh Shi Ying (Xiao Zhan) yang disumpah sebagai Master Muda. Begini isi sumpahnya:
Tidak bersenang-senang, tidak menikah
Tidak kembali ke dunia fana, tidak memakai mahkota kerajaan
Melayani dewa seumur hidup
Anehnya Master Agung dari Gunung Jiuyi yang memimpin Shi Ying bersumpah, malah berambisi agar muridnya tersebut merebut kekaisaran Kongsang dari tangan ayahnya dan menikahi putri dari klan Bai.
Ganjalan lainnya, ada beberapa adegan dengan transisi yang buruk. Adegan demi adegan seperti ditempel begitu saja tanpa mempertimbangkan bahwa penonton bakal bingung.
Selebihnya, kostum, CGI, dan sinematografi, sangat oke. Visualisasi lanskap geologis nampak alami dan menakjubkan. Warna, pencahayaan, dan adegan pertarungan sangat memanjakan mata.
Secara keseluruhan saya memberi rating 8,5/10 untuk drama China “The Longest Promise” dan gak sabar menunggu drama Xiao Zhan berikutnya, setelah sukses dengan drama China “Legend of Zang Hai” di tahun 2025.
Baca juga drama Wang Zi Qi lainnya:
Serendipity, dan Kutukan Second Lead Syndrome
The Love you Give Me, Karena Panah Cupid tak Pernah Salah!
Once We Get Married, Kisah Kawin Kontrak Sang Cinderella
Profile
Title: The Longest Promise
Native Title: 玉骨遥
Also Known As: A Promessa Mais Longa , Jade Bone Ballad , La Promesa más Larga , Yu Gu Yao , Yuk Gwat Yiu , Zhu Yan , 朱颜 , 玉骨遙
Director: Jeffrey Chiang
Screenwriter: Wu Ying Ying
Genres: Romance, Wuxia, Fantasy, Political
Type: Drama
Format: Standard Series
Country: China
Episodes: 40
Aired: Jul 2, 2023 - Jul 17, 2023






.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat