The Art of Sarah, Kelindan Sisi Kelam Korea Selatan
Pilih mana, Ji Chang-Wook atau Maxime Bouttier? Bagi yang belum kenal, Ji Chang-Wook adalah aktor Korea yang terkenal kegantengannya, sedangkan Maxime Bouttier (pastinya tahu) adalah suami Luna Maya.
Mengapa muncul pertanyaan ini? Karena gara-gara KPop dan Drakor, banyak banget yang mengidolakan selebriti Korea, padahal Indonesia punya banyak selebriti ganteng, malah lebih ganteng dari selebriti Korea.
Liat deh, ketika keduanya duduk bareng, suami tersayangnya Luna Maya lebih macho dan lebih bikin meleleh kan ya?
Demikian pula wajah kecantikan perempuan awam seperti Mojang Bandung, Anak Daro (Minang), Diajeng Jawa, Wewene Minahasa dan lainnya.
Bandingkan dengan kecantikan perempuan Korea yang homogen. Ya homogen! Penduduk Korea hanya terdiri dari satu etnis. Bahkan 99% penduduk Korea Selatan adalah orang Korea asli.
Akibatnya mereka miskin budaya. Ketika warga Indonesia dengan bangganya memakai beraneka ragam produk dalam negeri, orang Korea berkutat dengan produk branded.
Hal ini pernah diungkap YouTuber Jang Han-sol dalam salah satu kontennya. Pemilik channel “Korea Reomit” ini pernah menjelaskan apa saja yang dilakukan budak korporat dengan gajinya. Dan ternyata mereka gunakan untuk menabung dan membeli barang branded.
Budaya masyarakat perkotaan Korea yang mengejar status sosial, secara cerdik dikisahkan dalam drama Korea “The Art of Sarah”. Diperankan oleh Shin Hae-Sun sebagai Sarah Kim yang membongkar perilaku para pembeli:
Barang mewah dibeli bukan berdasarkan biaya produksinya
Yang dicari bukan barangnya,
melainkan status sosial
Terinspirasi dari kisah nyata penipuan jam tangan palsu Vincent & Co yang mengguncang Korea Selatan pada tahun 2006, drama Korea “The Art of Sarah” menunjukkan celah memanipulasi hukum yang berlaku di Korea Selatan.
Seru pastinya ya? Yuk langsung aja kita kupas:
Baca juga drama Shin Hae-Sun lainnya:
Welcome to Samdal-ri, Tentang Cinta di Desa Samdal-ri
Dear Hyeri; Ketika Atas Nama Cinta, Pelecehan Emosional Diabaikan
Mr. Queen, Drama Korea yang Bikin Ngakak!
Shin Hae-Sun sebagai Sarah Kim
Di bawahku melihat apa yang kupunya dan merasa iri
Orang di atasku melihat apa yang tak kupunya dan meremehkanku
Jika ingin melihat seseorang, lihatlah apa yang tak dia punya
Bernama asli Mok Ga Hui, sebagai karyawan Samwol Department Store, sudah lama dia melihat fenomena mengejar status sosial dengan memiliki produk luxury.
Namun hal tersebut mungkin tak membuatnya berbuat ekstrem, andai tidak ada peristiwa yang membuatnya berubah.
Lee Jun-Hyuk sebagai Park Mu-Gyeong
Sebagai detektif polisi, tugasnya hanya menyingkap misteri ditemukannya jasad tanpa nama. Kemudian membekuk pelakunya, andai jasad tersebut merupakan korban pembunuhan.
Tak disangka, dia malah berhasil membongkar rahasia yang selama ini tertutup rapi, yaitu penipuan tas luzury yang dijual untuk kalangan tertentu.
Sinopsis Drama Korea The Art of Sarah
Mulai darimana salahnya?
Pertanyaan tersebut muncul kala Mok Ga Hui merasakan prahara demi prahara menimpa dirinya, mencekiknya, hingga dia mengambil keputusan untuk bunuh diri dan muncul kembali dengan identitas baru.
Sebagai karyawan Samwol Department Store, dia hanya ingin bekerja seperti karyawan lainnya. Malang, harapannya kandas, ketika dia terpaksa meninggalkan tugas untuk buang air kecil, seorang customer menggasak produk-produk yang ditata di window display.
Tak kurang produk senilai 50 juta won berhasil dicuri, sehingga Mok Ga Hui, sebagai karyawan yang bertugas, wajib mengganti kerugian tersebut.
Berbagai cara telah dilakukan Mok Ga Hui, mulai dari bekerja paruh waktu di restoran hingga menjual online produk-produk yang dibelinya kala flash sale.
Namun jumlah 50 juta won terlalu besar, terpaksa Mok Ga Hui meminjam dari rentenir. Keputusan yang disesalinya kemudian, karena dia jadi terjebak.
Walau akhirnya utang pada perusahaan dapat dibayar. Mok Ga Hui terjebak dalam kelindan utang. Dengan kejamnya rentenir mengenakan bunga tinggi. Pinjaman 5 juta won membengkak jadi 50 juta won, dan membengkak lagi jadi 500 juta won.
Ketika itulah Mok Ga Hui merencanakan skenario bunuh diri yang terekam CCTV. Terlihat penuh misteri karena dia memperlihatkan tas luxury brand ternama sebelum menerjunkan diri dan menghilang.
“Kematian” Mok Ga Hui dianggap remeh. Dia hanya pegawai toko yang dikejar-kejar rentenir. Tak ada yang mempersoalkan, walau mayatnya tidak ditemukan.
Termasuk kemunculannya kembali sebagai Sarah Kim. Nama Sarah dicomotnya begitu saja. Dia melihat nama Sarah tercetak di majalah yang sedang dibaca pelanggan di sebuah toko barang mewah.
Sedangkan Kim berasal dari “Kim Eun Jae”, nama pemberian suaminya. Ya, dia sudah menikah kontrak dengan Hong Seong-Shin, seorang bos rentenir yang ditemukan kala sedang bekerja paruh waktu di klub malam.
Mereka menikah atas dasar kesepakatan. Hong Seong-Shin butuh ginjal untuk memperpanjang hidup, dan Mok Ga Hui bersedia mendonorkan ginjalnya.
Anehnya, pasca operasi transplantasi, Mok Ga Hui menghilang begitu saja, walau Hong Seong-Shin sudah mengubah wasiatnya, kelak seluruh harta warisan Hong Seong-Shin untuk sang istri.
Mok Ga Hui yang kini bernama Sarah Kim, pergi untuk mewujudkan impiannya, yaitu menciptakan Boudoir, luxury brand yang dibangun dengan narasi: Produk yang selama 100 tahun dibuat untuk Kerajaan Inggris. Memiliki sertifikat, dan hanya diproduksi super terbatas bagi 0,1 persen orang terkaya.
Sarah Kim berhasil membuat calon pembeli mengantri untuk mendapatkan tas luxury. Mereka tak mengetahui bahwa tas-tas tersebut diproduksi home made di Korea Selatan dengan biaya rendah.
Sarah Kim juga berhasil menggandeng seorang perempuan OKB, Jeong Yeo-Jin, pemilik Nox Company untuk meminjamkan 15 miyar sebagai investasi.
Semua nampak lancar, hingga Sarah Kim lengah. Ditengah kesibukan nya, dia menyuruh Kim Mi-Jeong, salah seorang imigran pembuat tas untuk mengepas pakaian miliknya, dengan alasan tinggi dan bentuk tubuh keduanya nyaris sama.
Kim Mi-Jeong rupanya bablas. Ketika mengetahui betapa jomplangnya harga jual dengan harga tas yang diproduksinya, dia gusar. Kim Mi-Jeong mengaku sebagai Sarah Kim untuk berbelanja sepuasnya. Tak lupa dia mengukir tato di pergelangan kaki seperti yang dimiliki Sarah Kim.
Klimaksnya terjadi di pesta anniversary Boudoir, Kim Mi-Jeong menyerang dan berusaha membunuh Sarah Kim agar bisa hidup sebagai Sarah Kim yang asli.
Review Drama Korea The Art of Sarah
Jika tak bisa dibedakan dengan yang asli
Apakah bisa dianggap palsu?
Cerita yang berantakan merupakan nilai minus drama Korea ”The Art of Sarah”. Gak heran drama ini hanya berhasil mengumpulkan rating 8,0/10 dari Mydramalist dan 7,3/10 dari IMDb.
Penulis scenario bercerita dengan berbelit-belit. Seolah mengumpulkan puzzle yang berserakan dengan berputar-putar sehingga hasilnya hanya berupa gambaran tak utuh.
Padahal idenya bagus lho, tentang obsesi masyarakat terhadap status, kemewahan, dan penampilan. Tentang betapa mudahnya orang menerima ilusi sebagai kebenaran ketika dikemas secara menarik.
Untunglah drama Korea The Art of Sarah diperankan aktris Shin Hae-Sun dan aktor Lee Jun-Hyuk. Drama ini juga merupakan reuni setelah drama Korea “Stranger” (2017).
Evolusi akting keduanya patut diacungi jempol. Shin Hae-Sun sebagai Sarah Kim, sosok abu-abu yang bisa menjadi perwujudan setiap orang: Begitu rentan, terlalu percaya diri dan mampu memanipulasi.
Demikian juga dengan Lee Jun-Hyuk, walau dibanding Shin Hae-Sun, karakter yang diperankan kurang menantang, dia berhasil memenuhi ekspektasi tim produksi, terbukti (seperti juga Shin Hae-Sun), ada dua drama yang diperankannya hingga tahun 2027.
Selain ide yang bagus dan akting aktornya yang mumpuni (urusan akting, drama Korea nampaknya memang jaminan mutu, ya?), sinematografi sebagai pendukung, berhasil membangun latar mewah yang memperkuat kisah drama Korea “The Art of Sarah”.
Sebagai penutup, andai Anda ingin menonton kisah satire masyarakat yang menghamba produk luxury untuk mengejar status sosial, mungkin drama Korea “The Art of Sarah” bisa menjadi pilihan. Jangan berharap lebih karena drama ini hanya berkutat di seputar itu.
Baca juga drama Lee Jun-Hyuk lainnya:
Love Scout, Cinlok Dibalik Perusahaan Headhunter
Vigilante, Takut Darah? Jangan Nonton!
Designated Survivor : 60 Days , (Bukan) Presiden Boneka
Profile
Drama: The Art of Sarah (English title)
Revised romanization: Lady Dua
Hangul: 레이디 두아
Director: Kim Jin-Min
Writer: Chu Song-Yeon
Network: Netflix
Episodes: 8
Release Date: February 13, 2026
Runtime:
Language: Korean
Country: South Korea







.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat