Spirit Fingers, Kisah Cinta si Gadis Pemalu

    
maria-g-soemitro.com

Spirit Fingers, Kisah Cinta si Gadis Pemalu

Menjelang akhir tahun 2025, publik dikejutkan dengan berita seorang anak bernama A (12) membunuh ibunya yang tengah tidur dengan pisau. Sang ibu meninggal dengan tak kurang dari 26 tusukan. 

Peristiwa yang terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) tersebut mengundang tanya khalayak ramai: “Ah masak sih, seorang anak tega membunuh ibu kandungnya sendiri?”

Jangankan membunuh ibu kandung, menyakiti hatinya pun gak tega.

Ternyata ada latar belakangnya. Menurut pihak berwajib, akibat hubungan tak harmonis dengan suaminya, sang ibu kerap melakukan KDRT ke anggota keluarganya, bahkan mengacungkan pisau ke kakak A, dan ayahnya.

Titik kulminasi kemarahan A terjadi ketika sang ibu menghapus aplikasi game online, dia melampiaskan kemarahan dengan menusuk ibunya yang tengah tertidur pulas.

Pada pihak berwajib, A mengaku terinspirasi membunuh dengan menggunakan pisau dari game online dan anime yang kerap dilihatnya melalui smartphone.

Berita tentang A bersamaan ketika saya sedang menonton drama Korea “Spirit Fingers” yang berkisah tentang Song U Yeon, seorang anak SMA yang sehari-hari mendapat tekanan dari ibunya untuk berprestasi.

Untunglah nasib Song U Yeon gak setragis AI, tapi penonton tetap bisa memahami kejiwaan seorang anak yang mengalami tekanan hingga menyalurkannya melalui teman bayangan.

Diadaptasi dari webtoon "Spirit Fingers" (스피릿 핑거스) by Han Kyoung Chal (한경찰), drama ini ternyata bagus banget. Hampir di setiap episode saya tertawa geli.

Jadi walau tidak dibintangi aktor ternama, drama ini recommended banget. Suer!

Baca juga drama Korea lainnya:

Friendly Rivalry, Tentang Sekumpulan Anak Sekolah Pemakai Narkoba

Study Group, Drama Korea ala Kung Fu Hustle

maria-g-soemitro.com

Park Ji Hu sebagai  Song U Yeon / "Baby Blue Finger"

Aku seperti koin 10 won yang terguling di tanah

Dianggap tak ada harganya

Tapi aku, tak mau terus terluka

Song U Yeon terlahir sebagai anak kedua atau anak  “kejepit”. Kakak laki-lakinya berprestasi secara akademis, demikian pula adik laki-lakinya, Song U-Dol. Bahkan sang adik bisa menghafal 195 ibukota di dunia pada usia 3 tahun.

Semua terjadi karena ibu mereka sangat ambisius. Berlatar belakang seorang penari, sang ibu merasa gengsi diri dan keluarganya akan terangkat apabila anak-anaknya berprestasi.

Akibat merasa tertekan, Song U Yeon punya teman bayangan bernama “Halu”. Karakter  dan penampilan “Halu” bertolak belakang dengan Song U Yeon yang berpakaian kuno dan pemalu. “Halu” sangat modis, berani dan blak-blakan.

Sebetulnya di Haesol High School,  Song U Yeon juga punya teman dekat, yaitu Yeom Se-Ra dan Jo Mi-Rae. Malang, dia kerap ragu untuk berterus terang pada kedua sohibnya ini.

    

maria-g-soemitro.com

Cho Jun Young sebagai  Nam Gi Jeong / "Red Finger"

Jika wajah itu punya otak

Dia akan mati muda karena sempurna

Demikian kata Byeon Tae-Seon tentang Nam Gi Jeong, sahabatnya.

Apa yang dikatakan Byeon Tae-Seon tak berlebihan. Sosok Nam Gi Jeong sangat good looking: jangkung dan tampan, sehingga kerap mendapat job sebagai foto model. 

Namun seperti kata Byeon Tae-Seon, Tuhan menciptkaan mahlukNya secara seimbang. Nam Gi Jeong tak pandai secara akademis. Ketika adik Song U Yeon menantangnya menghafal 195 nama ibu kota negara-negara di dunia, Nam Gi Jeong kalah telak.

maria-g-soemitro.com

Choi Bo Min sebagai  Koo Seon Ho / "Blue Finger”

Park Yoo-Na sebagai Nam Geu-Rin/ "Mint Finger"

Jangan pernah memikirkan betapa memesonanya diriku

Jangan pernah merindukanku

Jangan pernah menganggapku berbeda

Kata Koo Seon Ho pada Nam Geu-Rin, perempuan yang ditaksirnya. 

Keduanya sangat dekat dan sepemahaman, hingga bersepakat mendirikan  Spirit Fingers, grup gambar sketsa 

Hubungan keduanya juga sudah terlalu lama, semenjak tubuh Nam Geu-Rin masih subur, dan perlahan berubah langsing, keduanya selalu bersama. Hal yang ditakuti Nam Geu-Rin, persahabatan akan bubar jika keduanya menjadi sepasang kekasih.

Blue Finger adalah orang yang hebat

Seseorang yang menyadari keberadaanku pada pandangan pertama

Orang yang membawaku ke kehidupan baru

Hatiku, yang berani menyukai orang hebat

maria-g-soemitro.com

Sinopsis Spirit Fingers Korean Drama

Melakukan sesuatu yang bernilai?

Nilai adalah sesuatu yang didefinisikan sendiri

Bukan apa yang tertulis di buku

Kami hidup keras selama seminggu

Dan meluangkan satu hari menjadi seseorang yang istimewa

 Dengan menggambar apa yang disukai

Itu versi bermakna bagi kami

Spirit Fingers merupakan grup pecinta gambar sketsa. Anggotanya tidak diharuskan pandai menggambar, asalkan suka menggambar, cukuplah.

Didirikan oleh Nam Geu-Rin dan Koo Seon Ho, setiap anggota memiliki nama panggilan sesuai warna pilihannya, seperti Geu-Rin yang memilih nama  "Mint Finger", Koo Seon Ho sebagai  "Blue Finger", Hwang Bun Hong  sebagai  "Pink Finger" dan seterusnya.

Pertemuan yang berlangsung setiap hari Minggu, sangat seru. Sebelum pertemuan ditentukan temanya, kemudian setiap peserta akan berpose sebagai model selama 3 menit.

Sewaktu Spirit Fingers sedang beraktivitas di area publik, secara kebetulan Koo Seon Ho melihat Song U Yeon, seorang pelajar perempuan yang sedang melihat kegiatan mereka.

Mendadak Koo Seon Ho mendapat ide menjadikan Song U Yeon sebagai model, dan berlanjut mengajaknya sebagai anggota Spirit Fingers di pertemuan berikutnya.

Song U Yeon tentu saja bingung mendapat tawaran tersebut. Dia ingin datang karena terpesona pada sosok Koo Seon Ho yang ganteng dan ramah.

Namun dia tahu, ibunya yang galak bakal melarang aktivitas tersebut. Sang ibu sangat menekankan pentingnya pencapaian prestasi akademis. Sebagai anak perempuan satu-satunya, Song U Yeon kerap dibanding-bandingkan dengan kakak dan adiknya yang selalu meraih juara pertama.

Ketika akhirnya memantapkan diri untuk menghadiri pertemuan Spirit Fingers, Song U Yeon terkena perundungan di toilet umum. Kala itulah dia bertemu dengan Nam Gi Jeong yang memberi cara mengatasi bullying.

Jangan pernah takut

Jika kau tak berbuat salah

Untuk pertama kali Song U Yeon mendapat nasihat yang sangat dia perlukan. Terlebih setelah bergabung dengan Spirit Fingers, grup yang memberinya nama "Baby Blue Finger"

Bersama Spirit Fingers, kepercayaan diri Song U Yeon tumbuh. Teman-teman barunya ini selalu mengatakan hal baik, seperti: 

“Tak apa berbuat salah”. 

“Tak apa tidak bisa menggambar.” Serta kalimat positif lainnya. 

Sering disemangati dan dipuji, tanpa terasa, pelan tapi pasti harga diri Song U Yeon tumbuh.

Bertambah menyenangkan karena di hari pertama bergabung dengan Spirit Fingers, Song U Yeon bertemu dengan Nam Gi Jeong yang ternyata adalah adik Nam Geu-Rin pendiri grup pecinta gambar sketsa ini.

Nam Gi Jeong sosok pemuda yang punya kepribadian bertolak belakang dengan Song U Yeon. Dia sangat percaya diri. Gak heran dengan tubuh jangkung dan wajah tampannya, Nam Gi Jeong menjadi foto model paruh waktu.

Song U Yeon sangat nyaman mengobrol dengan Nam Gi Jeong, dan kerap mencari pemuda tersebut ketika mengalami masalah.

Berbicara denganmu membuat segalanya lebih mudah

Berbicara denganmu, aku jadi merasa lebih kuat

Tidak ada alasan logis, tapi kau adalah keajaiban

Sedangkan bagi  Nam Gi Jeong yang terbiasa dikelilingi foto model perempuan cantik yang ekspresif, sosok Song U Yeon sangat unik yang menarik. 

Seiring waktu keduanya saling jatuh cinta. Tentunya tak mudah. Song U Yeon masih pelajar SMA yang mendapat pengawasan ketat dari ibunya yang kolot dan ambisius.

maria-g-soemitro.com

Review Spirit Fingers Korean Drama

Duh, ngakak..ngakak.. selama menonton  drama Korea “Spirit Fingers”. Kocak banget! 

Anehnya, walau drama ini  mendapat rating 8,4/10 dari Mydramalist, tapi banyak reviewers yang menulis buruk, seperti:

? Spirit Fingers — Beautiful Lessons, Messy People

Atau bahkan:

Overrated and Disappointing

Diadaptasi dari webtoon "Spirit Fingers" (스피릿 핑거스) by Han Kyoung Chal (한경찰), menurut saya sih kedua pemeran utama mampu berakting dengan baik.

Castingnya cerdas, mempertemukan 2 anak remaja yang karakternya berbeda, bak bumi dengan  langit. Pemeran pendukung juga mampu memberi nyawa pada drama ini.

Mungkin penonton gregetan dengan kisah cinta FL dan ML yang maju mundur. Harus dipahami FL masih anak SMA, dia mendapat tekanan dari ortunya. Anak seumur itu masih labil dan takut melakukan kesalahan. 

Tidak demikian dengan kisah cinta dua support role, "Blue Finger” dan "Mint Finger” yang emang kerasa maksa, proses maju mundurnya.

Drama Korea "Spirit Fingers" mengingatkan saya pada Extravaganza, acara komedi varietas populer yang pernah tayang di Trans TV. Menampilkan sketsa komedi, acara ini diisi pemeran non pelawak.

Demikian pula drama Korea "Spirit Fingers”, para pemerannya menghafalkan naskah dan melakukan akting yang memunculkan kelucuan bagi penonton. 

Selain lucu, drama ini juga mengandung pesan parenting, tentang bagaimana anak butuh didengar, butuh dipahami. (Alasan itulah yang membuat saya mencuplik kasus  A yang membunuh ibu kandungnya di awal tulisan).

Jujurly, saya merasa makjleb melihat sikap  FL/ Song U Yeon yang memberontak tapi tetap menghormati kedua orangtuanya. Pingin nangis rasanya, dan pingin memeluk anak-anak saya, karena mungkin saya juga terlalu cerewet menyuruh mereka belajar dan belajar.

Jika Anda belum punya anak seperti saya, drama Korea "Spirit Fingers” tetap recommended untuk ditonton. Terbukti IMDb memberi rating  8,1/10. Rating yang sangat tinggi untuk drama yang para pemerannya bukan aktor/aktris ternama.

Baca juga drama Korea lainnya:

Good Boy (Bukan) Pahlawan Kesiangan

Weak Hero Class 2, Akhir dari Kelindan Bullying?


Profile

Title: Spirit Fingers

Native Title: 스피릿 핑거스!

Also Known As: Seupirit Pinggeoseu

Director: Lee Chul Ha

Screenwriter: Kwon Yi Ji

Genres: Comedy, Romance, Youth

Type: Drama

Format: Standard Series

Country: South Korea

Episodes: 12

Aired: Oct 29, 2025 - Nov 26, 2025

Aired On: Wednesday

Original Network: TVING


12 comments

  1. Song U Yeon, anak tengah yang diapit kakak dan adik lelaki, ibunya ambisiaus pula. Yakin pasti berat bagi dia menjalani hari-harinya. Untung bisa gabung di spirit fingers ya, dan selalu dapat afiemasi positif di sana

    ReplyDelete
  2. Wah aku ikut kepikiran sama perbandingan drama Spirit Fingers yang hangat dan kisah nyata tragis yang disebut di awal artikel. Bener juga ya, cerita drama ini justru nunjukin gimana seseorang bisa berkembang dan nemuin dirinya sendiri lewat seni dan persahabatan, beda banget dari kisah gelap yang disebut. Jadi penasaran pengen nonton Spirit Fingers juga, kayaknya fun dan ngena banget buat yang lagi cari drama ringan tapi bermakna.

    ReplyDelete
  3. Saya juga baca berita itu Ambu.. sedih banget, AI tak mendapatkan pendampingan dari orang dewasa di sekitarnya untuk mengarahkannya bagaimana menyalurkan emosi negatif.

    Itulah yang menjadikan saya menobatkan WooYeon sebagai karakter cewek paling saya favoritkan di Drakor sepanjang 20205. Pengembangan karakternya hebat banget. Ia bisa memaafkan dan memahami tindakan ibunya dan keluarga.
    Spirit Fingers ini memang lucu dan menghibur banget. Pengen ada season 2

    ReplyDelete
  4. Temanku sudah nonton drama ini. Waktu itu, aku belum tertarik buat nonton. Jadi, aku cuma mendengar ceritanya separuh-separuh saat dia excited sama adegan-adegannya.

    Salah satunya yang paling membekas di ingatanku soal cowok yang ganteng tapi dianggap nggak punya otak itu.

    Ampun dah. Temanku sampai ngakak yang nonton. Makanya, kemudian dia ceritakan adegan itu. Hahaha....

    ReplyDelete
  5. Kejadian di Medan itu dekat rumahku, (1 keluarahan), pas anter anak sekolah pagi2 lewat depan rumahnya udah rame polisi. Sedih bangeeet, kasian kakaknya juga...
    Semoga dijauhkan dari godaan syetan, Aamiin...

    Aku jadi penasaran pingin nonton ini juga deh

    ReplyDelete
  6. Aku ikutin cerita itu berharap BUKAN anaknya yang menghabisi nyawa ibunya, tapi begitu kasus dibuka dan ada rekonstruksi.... potek hatiku ambu :(((

    btw Ambu banyak link ke arah game - coba ambu tolong liat lagi di draftnya deh - mana tau ada link nyelip

    ReplyDelete
  7. Tipikal keluarga Asia pada umumnya ya lebih mementingkan prestasi akademis. Padahal yang namanya prestasi bisa dari bidang apapun. Menarik ini karena saya suka tema parenting. Apalagi kalau dikemas ada lucunya begini

    ReplyDelete
  8. Selama topiknya unik dan bisa terolah dengan baik, diperankan oleh bintang yang tidak terkenal, bisa aja mengangkat rating nya ya Mbak. Kalau dalam kondisi begini sih - menurut saya - kematangan naskah dan sentuhan sutradara pasti jadi hal yang berpengaruh. BTW, saya suka loh dengan dua kata - SPIRIT FINGERS. Gak nyangka kalau itu nama komunitas. Cakep juga ya jika dijadikan nama komunitas craft atau dunia kreatif.

    ReplyDelete
  9. Wah menarik banget nih Drakor Spirit Finger, jadi pengen nonton hanya 12 episode, ada genre comedynya. Seru pasti. Ketika nonton Drakor saya belajar tentang banyak hal. Tentang pengasuhan anak juga, anak yang mendapat tekanan dan tuntutan dari orang tuanya bakal berakibat ke psikis atau mental anak. Saya juga cukup shock dengan berita pembunuhan ibu oleh seorang anak di Medan, dan itu dia terinspirasi dari game online buat menghabisi nyawa ibunya. Miris banget

    ReplyDelete
  10. Kalau ada unsur komedinya, boleh juga nih, karena adakalanya butuh tontonan yang gak terlalu berat tapi asik. Lagipula ini ada pesan moral yang baik tentang parenting, sehingga makin menarik buat bisa masuk list tontonan

    ReplyDelete
  11. Bullying ada dimana-mana. Salut dengan Drakor yang cukup concern angkat topik ini sih, termasuk di film ini.

    ReplyDelete
  12. spirit finger.. judulnya cocok banget menggambarkan situasi anak tengah yang serba kagok Dan rumit...
    belum dapet waktu buat nontonnya tapi seeprtinya soon nya right waktu buat marathon soalnya menarik drama keluarga ini.
    aku kepo sama karakter kakak dan adiknya justru hahaha

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat