Cupid’s Kitchen, Kala Panah Cupid Masuk Dapur

      

maria-g-soemitro.com



Cupid’s Kitchen, Kala Panah Cupid Masuk Dapur

Punya acara televisi favorit?

Saya hanya suka Master Chef Indonesia(MCI), acara televisi pencarian bakat memasak yang diselenggarakan RCTI. Sebab, dunia kuliner tuh sangat emejing. Dunia yang menyatukan berbagai kultur budaya. Dunia penuh kreativitas yang memadukan ketrampilan seni dan ilmu eksakta.

Seni, karena masakan harus disajikan menarik untuk disantap. Sedangkan ilmu eksakta digunakan dalam proses memasak, seperti pemilihan peralatan memasak (tanah liat, logam tertentu), pemilihan suhu memasak, penggunaan buah yang mengandung unsur tertentu agar rasa masakan menjadi lezat, dan seterusnya.

Karena itu, happy banget sewaktu WeTV menayangkan drama Cina “Cupid’s Kitchen”. Terlebih dalam setiap episodenya, Cupid’s Kitchen selalu menampilkan adegan dan atau cutscene masakan. 

Sajian pembuka tiap episode pun bikin liur menetes. Diiringi soundtrack yang manis, nampak saus yang nampak lezat, buah delima panggang yang merekah, garnish caramel serta cutscene makanan lain yang sangat memikat.

Anehnya drama yang merupakan adaptasi dari novel  "The Heartbeat at the Tip of the Tongue" (舌尖上的心跳) by Jiao Tang Dong Gua ini hanya mendapat nilai rata-rata 7.6 di website mydramalist. Para reviewer lebih mengunggulkan drama China “Dating in the Kitchen” yang mendapat score 8.1

Akhirnya kembali ke selera ya? 

Dibanding “Dating in the Kitchen” yang pemeran utama perempuannya menye-menye, saya lebih menyukai “Cupid's Kitchen”. Kisah cinta yang diusung sama-sama antara ‘paman’ dan ‘keponakan’ kerena perbedaan umur yang cukup jauh. Namun, “Cupid's Kitchen” sangat memanjakan mata penonton. cutscene masakan (resto berbintang, rumah makan sederhana hingga street food) berhamburan di sini.

Baca juga:

Dating in the Kitchen, Saat Paman Jatuh Cinta Pada Keponakan

Gourmet in Tang Dynasty, Perjalanan Waktu seorang Foodie

     
maria-g-soemitro.com

Ethan Juan sebagai  Jiang Qian Fan

Berusia 34 tahun, Jiang Qian Fan merupakan pemenang kompetisi memasak ‘ Bintang Masa Depan Murrels’ yang mendirikan resto Yuxuan di London. Setelah Yuxuan London berhasil meraih bintang 3 Michelin, Qian Fan membangun Yuxuan Shanghai bersama mantan kekasihnya, Elise Quentin.

Petaka tiba saat Qian Fan sedang berusaha meningkatkan reputasi resto Yuxuan Shanghai dari bintang 2 ke bintang 3, indra pengecap Qian Fan berkurang dan hilang. 

Seorang koki/chef, tanpa indra pengecap? Dia harus mundur dari industry kuliner! Qian Fan tak menyadari, indra pengecapnya hilang, bukan tanpa alasan.

    

maria-g-soemitro.com

Song Zu Er sebagai Lin Ke Son

Berusia 24 tahun, Lin Ke Son lulusan akademi perhotelan yang bekerja di hotel milik keluarga, Song Yi Ran, pemuda kaya raya yang diam-diam dicintainya selama 10 tahun.

Song Yi Ran teman sekolah yang pernah menyelamatkan Lin Ke Son saat mengikuti kompetisi makan cabai super pedas. Kompetisi yang membuat Lin Ke Son harus masuk rumah sakit. 

Namun secara ajaib, kemalangan berubah menjadi keberuntungan. Indra pengecap Lin Ke Son bertambah 10.000 kali lipat dibanding orang normal. Lidah Lin Ke Son sanggup mendeteksi rasa dan perbedaannya. Sekecil apapun. Sehingga dia bisa mengukur perubahan/perbedaan tersebut. Misal garam A lebih asin sekian persen dibanding garam B.

Ketika tanpa sengaja Lin Ke Son mengikuti test rasa yang diadakan Jiang Qian Fan, dia mampu mendeteksi butter yang digunakan Qian Fan berasal dari susu sapi yang makan rumput tertentu. Tentu saja Qian Fan sangat senang. Dia membutuhkan Lin Ke Son untuk mendukung karirnya sebagai koki utama sekaligus pemilik resto berbintang Yuxuan London dan Shanghai.

      

maria-g-soemitro.com

Sinopsis Cupid's Kitchen Chinese Drama (2022)

Cinta yang posesif membuat Elise Quentin berbuat nekad. 

Kala kekasihnya, Jiang Qian Fan lebih memilih putus hubungan dibanding harus meninggalkan aktivitas memasak yang disukainya, Elise memasukkan zat berbahaya pada aroma terapi yang digunakan Qian Fan.

Zat tersebut berefek menghilangkan kemampuan indra pengecap secara perlahan, satu persatu 5 rasa akan hilang, yang terakhir hilang adalah rasa manis.

Elise membayangkan, kehilangan indra pengecap akan membuat Qian Fan sangat tergantung padanya, kosekuensi sebagai koki utama sekaligus pemilik resto berbintang, Yuxuan Shanghai dan London.

Rencana Elise meleset. Qian Fan malah mencari asisten melalui tes uji rasa masakan. Bersama sang asisten, Qian Fan berencana membuat list standar rasa, agar dia tetap bisa memasak dan membuat inovasi menu baru.

Setelah pengujian pada ratusan orang, akhirnya Qian Fan menemukan orang yang dibutuhkan. Dia adalah Lin Ke Son, gadis muda, staf hotel tempat Qian Fan menginap, dan pernah melakukan kesalahan hingga harus dihukum.

Lin Ke Son mempunyai ketajaman indra pengecap melebihi kemampuan orang awam. Dia mendapat kemampuan tersebut paska mengikuti kompetisi memakan cabai super pedas, yang membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit. Sepulang dari rumah sakit, kemampuan indra pengecapnya bertambah 10.000 kali lipat.

Kenekadan Lin Ke Son untuk selalu berada di sekitar orbit teman yang diam-diam dicintainya, Song Yi Ran, memuluskan niat Qian Fan. Koki senior yang berumur 10 tahun lebih tua ini juga menggembleng Lin Ke Son agar bisa memenangkan kompetisi memasak Bintang Masa Depan.

Tentu saja tak mudah. Pengetahuan dan ketrampilan Lin Ke Son nol besar, sementara lawannya sudah lama berkecimpung di dunia kuliner. Salah satunya adalah adik sepupu Lin Ke Son, Lin Xiao Yu yang berambisi memenangkan kompetisi.

Masalah bertambah ketika Qian Fan over dosis obat indra pengecapnya, malah menyebabkan indra penglihatan Qian Fan perlahan menghilang, padahal dia harus menemani Lin Ke Son sebagai partner memasak di grand final.

Tidak hanya ancaman kekalahan kompetisi, keberlangsungan resto Yuxuan pun dipertaruhkan. Karena pelanggan selalu menginginkan menu baru, sementara Qian Fan tak mampu melakukannya tanpa indra penglihatan.

    

maria-g-soemitro.com

Review Cupid's Kitchen Chinese Drama (2022)

Sashimi memang dipopulerkan Jepang.

Tapi sebetulnya Tiongkok sudah mengenal irisan daging ikan mentah sejak dinasti Zhou. Kata ‘kuai zhi ren kou’ artinya daging ikan yang diiris sangat tipis.

Rasa segar sashimi berasal dari lemak segar dari ikan gabus yang meninggalkan air. Proteinnya akan segera mengurai. Rasa segarnya akan berubah menjadi amis. Orang yang memakannya dari senang menjadi tidak senang. Karena sifat dan rasa segar merupakan energi kehidupan

Dialog Jiang Qian Fan yang sedang mengajari Lin Ke Son tentang bahan masakan di atas, hanya sekelumit. Di antara kemanjaan visualisasi masakan dan minuman, penonton mendapat input tentang waktu yang terbaik memanen sayur, menangkap hewan air/laut (ikan, kerang, kepiting dan lainnya).

Serasa nonton MCI dengan chef Juna, chef Renata dan chef Arnold sedang mengajari peserta MCI. Sehingga gak terasa 40 episode berlalu dan selesai. Karena sewaktu menonton acara televisi MCI, penonton tidak membutuhkan 3 chef kondang tersebut mampu berakting atau tidak.

Beda halnya dengan drama Cina ‘Cupid's Kitchen’, Namanya juga serial drama, penonton membutuhkan acting mumpuni yang sayangnya tidak mampu dilakukan Ethan Juan dengan baik.

Salah satunya pada adegan Qian Fan mengonsumsi obat yang berpotensi merusak seluruh sarafnya. Penderita mengalami kesakitan luar biasa. Namun alih-alih menggelepar kesakitan, Ethan Juan malah berakting seperti sakit demam biasa.

Mau gak mau saya membandingkan acting Ethan Juan (Qian Fan) dengan Lin Yu Shen (Lu Jin) dalam drama China “Dating in the Kitchen”, harus diakui akting Lin Yu Shen lebih memukau.

Walau Ethan Juan bukan aktor kaleng-kaleng, tapi dibanding “Fated to Love You” (2008) dan “Legend of Fuyao” (2018), aktingnya di drama ini memang hanya “ ya begitulah”.

Acting parah lainnya berasal dari Augusta Xu-Holland yang memerankan Elise Quentin. Sebagai tokoh antagonis, acting Augusta kurang greget, kalah telak dibanding Qiao Hong yang berperan sebagai ibunya.

Namun secara keseluruhan, drama China Cupid's Kitchen, asyik kok untuk dinikmati. Bertaburan cutscene masakan yang memanjakan mata, soundtrack yang ngena serta beberapa adegan yang mengejutkan, seperti keberanian Lin Ke Son minum air closet serta petikan ajaran Qian Fan pada muridnya, Lin Ke Son.

Kala Qian Fan melakukan kesalahan, masakannya agak keasinan, Qian Fan segera melakukan demonstrasi, membubuhkan ekstrak kulit jeruk keprok kering yang memiliki rasa pahit, tapi justru bisa menurunkan rasa asin.

((Saya ingat, alm ibu saya menggunakan garam untuk masakan yang keasinan))

Paska menetralkan rasa masakan, Qian Fan memberitahu muridnya:

“Seorang koki harus belajar memperbaiki kesalahan pada masakan, namun yang terpenting, dia harus menghindari kesalahan pada masakan”

Jadi, walau bolong di sana-sini, saya merekomendasikan Cupid's Kitchen untuk tontonan di akhir minggu. Terlebih jika Anda penyuka tema kuliner seperti saya

Baca juga:

Fated To Love You, Akibat One Night Stand

Legend of Fu Yao, Cinta Terganjal Rantai Takdir


Profil (sumber)

Drama: Cupid's Kitchen

Native Title: 舌尖上的心跳 Also Known As: Cooking Tasting Loving , Heartbreak at the Tip of the Tongue , She Jian Shang De Xin Tiao , Sit Jim Seung Di Sam Tiu

Director: Li Jun

Screenwriter: Meng Yao

~~ Adapted from the novel "The Heartbeat at the Tip of the Tongue" (舌尖上的心跳) by Jiao Tang Dong Gua (焦糖冬瓜). 

Country: China

Episodes: 40

Aired: Jan 13, 2022 - Jan 30, 2022

Aired On: Monday, Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday, Saturday, Sunday

Original Network: iQiyi, Tencent Video, Youku, ZJTV

Duration: 45 min.

    Content Rating: 13+ - Teens 13 or older

    Genres: Food, Comedy, Romance


12 comments

  1. Aku juga suka lho drama yang ada unsur masak-masaknya. Apalagi ada romantisme nya juga. Pasti masuk wishlistku sih ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha kadang-kadang saya gak merhatiin pemerannya, selama tentang kuliner pasti saya tonton

      Delete
  2. Pemain drama luar negeri khususnya dari China, Korea gitu meski laki-laki saya percaya mereka pada dasarnya jago masak.
    Adanya drama ini pasti keahlian memasak mereka dan kita bakakan bertambah

    ReplyDelete
  3. Kok gitu ya Elise Quentin, jahat banget sampai pelan-pelan menghilangkan kemampuan indra pengecap Qian Fan. Jangan-jangan berkurangnya kemampuan penglihatannya ulah si Elise juga nih

    ReplyDelete
  4. Memasak dan setting budaya membersamai film menjadi lebih seru, keseruaan di saat santai

    ReplyDelete
  5. Daku kurang suka dengan drama genre romance hehe, dan ini cukup panjang juga episodenya. Tapi setidaknya bisa tahu pemain terkini di sana

    ReplyDelete
  6. Tema memasak dalam drama ini tampaknya ga hanya tempelan ya ambu, tapi lebih dalam, apalagi kalau dibandingkan dengan Dating in the Kitchen, keliatannya jauh. Dari cerita ambu, keliatan kalau dari drama ini bertabur lengetahuan memasak hingga tahu kapan waktu memanen yg tepat. Udah lama ga nonton drama China sejak uninstall iQiyi 😁

    ReplyDelete
  7. Itu Elise Quentin kejam banget yak. Mematikan panca indera seseorang sampe bisa membutakan mata dan menghilangkan kemampuan indera pengecap. Padahal Qian Fan membutuhkan itu semua sebagai modal sebagai seorang chef profesional. Iihh gemes.

    Saya belum pernah menikmati wuxia dengan pencampuran tema antara kuliner dan percintaan. Keknya sekali-sekali pengen nonton. Seru juga. Dating in The Kitchen dan Cupid's Kitchen tak masukkan dilist ah.

    ReplyDelete
  8. Aku suka nih drama yang bahas tentang masak-masakan kayak gini. Serruuuu

    ReplyDelete
  9. Dengan cutscene masakan bertaburan bikin penasaran nih drama China Cupid's Kitchen, apalagi didukung soundtrack yang ciamik, bolongnya ketutup kalau gini. Dan menambah wawasan kita seputar kuliner pasti

    ReplyDelete
  10. wah mba, samaaa aku juga suka drama yang alur cerita chef, masak-memasak gitu, gak tau ya tapi menurutku drama jenis itu tuh positifnya bikin kita yang nonton termotivasi untuk bisa masak dan berinovasi dalam memasak, dari judulnya ada Cupid's Kitchen sudah kebayang ada unsur romantismenya. Meski Elise punya niat jahat tapi tidak membuat Jiang Qian Fan patah asa ya, selalu ada solusi. Cakep.

    ReplyDelete
  11. Wah, 40 episode ya Ambu. Cukup membuat saya marathon ketika menontonnya. Saya jarang nonton dracin tapi membaca artikel Ambu jadi tertarik. Syukurnya juga saya punya aplikasi we tv

    ReplyDelete