Skip to main content

Gangnam Scandal; Terjebak Sinetron Ala Drama Korea




Terbayangkan sinetron Indonesia? Kisah cerita yang dipanjang-panjangin. Muter-muter untuk menyelesaikan satu pesan. Peran antagonis nan jahat bukan main. Sementara protagonisnya bak dewi dari kayangan. Dan saya terjebak dalam tontonan demikian, yang dalam khasanah drama Korea masuk ke dalam long length drama.

Awalnya iseng nonton “Gangnam Scandal”, tertarik pemerannya yang bukan bintang papan atas tapi cantik dan ganteng, aktingnya bagus-bagus. Episode awalnya bikin penasaran. 
Ketika 20 episode ngga menunjukkan titik terang, kisah ngga tau mau dibawa kemana, barulah saya melirik jumlah episode yang rencananya bakal ditayangkan. Ternyata 120 episode, alamak! Wuaduh, bikin galau! 

Diterusin atau jangan ya? Akhirnya hatur lumayan lah. Untuk tontonan multitasking, sambil bikin handicraft, sambil makan, de el el :D  :D
Walaupun 120 episode, setiap episodenya hanya 30 menit. Tapi keukeuh lama ya?

Sebetulnya ada drama Korea yang panjangnya juga menjebak saya, yaitu “My Only One”. Alasan menonton “My Only One” adalah pemeran utamanya, Uee, saya suka. Khusus “My Only One” keputusan saya ngga salah,  drama Korea berdurasi 100 episode yang molor jadi 106 episode itu banyak menyabet penghargaan. Ratingnya pun bikin mata terbelalak,  ngga hanya mampu mengalahkan drakor lain, juga mencetak rekor baru.  

Mungkin karena ide cerita  “My Only One” tidak biasa, yaitu kehidupan penuh derita seorang anak mantan narapidana. Sedangkan plot cerita “Gangnam Scandal” lebih sederhana,  tentang sepasang anak perempuan yang berjuang mencari uang untuk menyembuhkan ibunya yang sakit parah.

Dalam perjalanannya, kedua anak tersebut selalu terlibat dalam kehidupan chaebol Choi yang kaya raya. Mulai menjadi ibu pengganti hingga menandatangani kontrak agar pura-pura cinta. Klise bukan.



Shin Go-Eun berperan sebagai Eun So-Yoo, seorang anak sulung yang harus mengambil alih tugas ayah kandungnya yang lari dengan selingkuhan. Beban So Yoo bertambah ketika mengetahui ibunya sakit berat hingga harus mengeluarkan biaya besar.

Yang bikin sebal, sang ayah serta selingkuhannya sangat ngga tahu diri. Ketika bangkrut, tanpa tahu malu, tinggal di rumah So Yoo yang sederhana. Padahal ketika masih kaya raya, mereka tak segan menginjak harga diri  So Yoo, beserta ibu dan adiknya, So Dam. Maklum sok kaya.



Lim Yoon-ho/ Im Yoon-Ho berperan sebagai  Choi Seo-joon, anak konglomerat yang kerjanya bersenang-senang. Perkenalan dengan Eun So Yoo mengubah segalanya. Dia mau membantu So Yoo, bekerja paruh waktu di sebuah sauna. Serta mengerjakan banyak hal lainnya yang sebelumnya tak pernah dikerjakan Seo Joon sebagai anak konglomerat.



Seo Do-young sebagai  Hong Se-hyun, sahabat Choi Seo Joon sejak kecil. Bahkan sekolah keluar negeri bareng. Awalnya Se Hyun dan So Yoo merupakan sepasang kekasih.  Bubar karena ibu kandung Se Hyun tak menyukai menantu miskin.  Bahkan demi ambisi memperoleh kekuasaan sang ibu tega memperalat anaknya.

Selain Seo Joon, Se Hyun juga bersahabat dengan gadis cantik, Myung Ji-Yoon. Bertiga: Ji Yoon,  Se Hyun dan Seo Joon, kuliah bersama di USA dan bertemu lagi di Korea Selatan.
 Ji Yoon diam-diam mencintai Seo Joon, dan menggunakan banyak cara agar bisa bertunangan dengan Seo Joon. Sayang Baek Hee, ibu Se Hyun membuyarkan angan Ji Yoon. Baek Hee menginginkan Ji Yoo menjadi istri anaknya, Se Hyun.



Bang Eun-hee sebagai Hong Baek-hee, tangan kanan keluarga Choi dan juga ibu kandung Hong Se Hyun. Bang Eun Hee berambisi menguasai perusahaan keluarga Choi dan mengangkat anaknya sebagai presdir. 

Ambisi dan kelicikan Bang Eun Hee pulalah yang membuat keluarga Eun Hee porak poranda. Dengan kata lain, Baek Hee lah trouble maker dalam drama Korea “Gangnam Scandal”.

Sinopsis
Eun So-Yoo (Shin Go-Eun) bekerja sebagai stylist. Dia berjuang untuk menghasilkan cukup uang untuk membayar biaya operasi ibunya. Karena suatu kasus, Eun So-Yoo terlibat dengan Choi Seo-Joon (Im Yoon-Ho), pemuda kaya raya dari keluarga chaebol. Choi Seo-Joon lebih tertarik bermain-main daripada bekerja dan tidak percaya pada cinta sejati.
Karena membutuhkan uang, Eun So-Yoo berpura-pura mencintainya, tapi akhirnya benar-benar jatuh cinta Choi Seo-Joon. (Asian Wiki)

Review:
Eun So Yoo sungguh bernasib malang. Kisah cintanya dengan Hong Se Hyun, ditentang ibu Se Hyun, Hong Baek Hee. Hanya di permukaan dia menyetujui pilihan anaknya, namun di belakang mereka, dia bersama teamnya melakukan segala upaya, yang terlicik sekalipun, agar pasangan ini bubar.

Baek Hee yang telah bekerja pada konglomerat Choi selama 30 tahun, memang punya ambisi menggulingkan sang ketua dan memberikan tampuk pimpinan pada anaknya. Keberadaan So Yoo tentu saja menjadi penghalang. Karena Baek Hee tidak hanya berambisi menjadikan anaknya sebagai pimpinan perusahaan, juga menjodohkan anaknya dengan anak konglomerat juga.

Sekali mendayung 2 – 3 pulau terlampaui, untuk memisahkan pasangan ini, Baek Hee menjerat So Yoo dengan pinjaman uang berjumlah besar. Uang itu untuk membiayai sakit kanker ibunya. Syaratnya pura-pura mencintai Choi Seo-Joon, putra mahkota konglomerat Choi.

Dengan cara ini tidak saja pasangan So Yoo – Se Hyun bubar, juga pertunangan Choi Seo Joon - Myung Ji-Yoon batal dilakukan. Baek Hee berharap Ji Yoon, berpacaran dengan anaknya, maklum Ji Yoon ini anak pengusaha kaya.

Jauh sebelum Baek Hee memperdaya So Yoo, Baek Hee juga pernah menjebak adik So Yoo, So Dam agar menjadi ibu pengganti. Penyebabnya, Baek Hee mengira So Dam adalah kekasih anaknya. Alat jebakan yang digunakan juga sama, sejumlah uang agar ibu So Yoo dan So Dam bisa mendapat perawatan.

Pura-pura jatuh cinta, berakhir jadi cinta beneran, itulah So Yoo pada Choi Seo Joon. Sayang nasib buruk tak henti mengintai So Yoo, Seo Joon ternyata mengidap penyakit yang belum ditemukan obatnya.

Inti kisahnya hanya itu. Diperumit dengan kisah percintaan ayah Seo Joon dengan seorang artis, Kemudian kakak Seo Joon yang trauma melahirkan, namun takut bercerai dengan suaminya yang brondong ganteng, sehingga menggunakan So Dam sebagai ibu pengganti.

Cerita yang saling berkelindan ini mengingatkan saya pada Dynasti besutan Aaron Spelling Productions dari negara Paman Sam, namun minus kemewahan.

Ya, Gangnam kan harusnya  identik dengan kawasan kaum elite Korea Selatan, settingnya kok sederhana banget?  Apa karena fotografer ngga mampu menampilkan latar belakang serba wah? Yang harus dikritik juga adalah kurangnya filter yang membuat para pemain nampak berbedak tebal. Jauh banget warna wajah dengan leher.  Untung pemeran So Yoo cantik dan putih, sehingga terlihat natural. Sedangkan pemeran yang lain, seperti So Dam dan Seo Joon, duh belepotan banget!

Yang saya suka dari drama Korea “Gangnam Scandal” adalah kedekatan keluarga Choi yang ditampilkan dengan makan bersama. Sebelum mulai makan,  ketua Choi akan mengeluarkan tumpukan amplop berisi uang untuk dibagikan pada anak-anaknya.
So sweet bukan?


Dibandingkan “The Only One”, drama Korea “Gangnam Scandal” jelas kalah jauh. Namun untuk hiburan, cukup menyenangkan. Banyak wajah cantik dan tampan yang muncul. Yang sekali lagi, sayang banget sinematografinya terkesan asal-asalan. Membuat “Gangnam Scandal” terkesan sebagai kisah keluarga biasa, bukan konglomerat yang berkecimpung di dunia fashion dan hiburan.

Profile
Drama: Kangnam Scandal
Revised romanization: Gangnam Seukaendeul
Hangul: 강남 스캔들
Director: Yoon Ryoo-Hae
Writer: Park Hye-Ryeon
Network: SBS
Episodes: 120
Release Date: November 26, 2018 - 2019
Runtime: Monday - Friday 08:40-09:10
Language: Korean
Country: South Korea

Comments

Popular posts from this blog

The Third Charm, Akhir Yang Membuat Penonton Marah

Bagaimana jika tokoh utama yang ganteng bukan main menjalin kasih dengan second lead, gadis cantik, imut dan menggemaskan? Ternyata penonton memilih agar keduanya happy ending. Sementara tokoh perempuan di maki-maki karena dianggap meninggalkan kekasihnya.
Mungkin itu yang menjadi penyebab ending drama Korea “The Third Charm” dibiarkan cukup terbuka. Penonton boleh berkhayal semaunya. Apakah cukup sahabatan atau menikah?
Tokoh utama pria, Seo Kang-Joon dan tokohperempuan, Esom yang membuat saya kepincut untuk menonton drakor ini. Seo Kang-Joon, rupanya dianggap sukses dalam setiap perannya sehingga tahun 2018, saya menonton 2 dramanya. Marema ya?
Sedangkan Esom, saya jatuh cinta pada sosoknya di Because This Is My First Life. Berperan sebagai sahabat tokoh utama, Esom keren banget. Hihihi tentu saja yang dimaksud keren adalah postur tubuhnyayang tinggi dan penuh. Seksi, tanpa harus berbaju pendek. Bahkan balutan kostum hitam atau putih yang dikenakan, bikin Essom nampak berkelas. Sebetul…

Dewi Kentring Manik, Dewi Cantik Jelita Pelindung Kota Bandung

100 Days My Prince; Janji Setia Seorang Pangeran Cilik

“Aku menyukaimu” “Aku akan mengawinimu” Kata seorang anak laki-laki pada gebetannya, Yoon Yi-Seo,  perempuan cilik yang periang, cantik dan pemberani.
Sekian puluh tahun berlalu, Lee Yool, nama anak laki-laki tersebut, rupanya selalu  berpegang teguh pada janjinya dan Yi Seo pun selalu mengingatnya.
Mengambil  genre sageuk fusion alias kisah dengan setting masa lalu yang dimodifikasi (fiksi, bukan berdasarkan sejarah sebenarnya), drama Korea “100 Days My Prince”  sebetulnya ngga terlalu spesial. Khususnya jika dibandingkan dengan drakor bergenre serupa.
Pemeran utama mengalami lupa ingatan. Ide klise yang telah digunakan sejak “Meteor Garden”nya drama Taiwan. Kemudian diramu dengan kehidupan sang pangeran sebagai rakyat jelata selama 100 hari.
Yang menjadi pembeda adalah aktor dan aktrisnya yang sedang naik daun. Sang pangeran Lee Yool diperankan D.O. personil EXO, sedangkan Yoon Yi-Seo atau Hong Shim diperankan aktris cantik Nam Ji-Hyun.
Apabila Anda mencari tontonan yang menghibur, “100 Da…

Nostalgia 7 Majalah Favorit

Punya majalah favorit?
Maksudnya tentu majalah cetak. Skip majalah Bobo ya? Selain karena udah kelamaan eranya, juga ngga ada saingan. Sementara 7 majalah favorit yang terpilih karena target segmen serta  ragam topik  yang disajikan.
Tentu  beberapa majalah sudah almarhum alias rest in print. Huhuhu sedih, padahal walau udah ngga berlangganan, sesekali saya masih suka beli. Rasanya lebih nyaman membaca versi cetak dibanding online-nya. Mata ngga capek. Ketika  lelah, si majalah bisa menjadi penutup wajah, pengantar tidur. Coba deh membaca via   ponsel atau tab, kan ngga bisa untuk penutup wajah.  :D  :D
Oke langsung aja kita ngobrolin  majalah favorit yang dimaksud. Ini dia:
Majalah Horison
Awalnya saya membaca majalah Horison karena terpaksa. Sebagai anak ABG yang gemar melahap habis semua bacaan, saya kehabisan buku serta majalah, eh ada majalah isinya cerpen, baca ah ..... Ternyata, ... bahkan hingga kini, saya masih sering mengulang paragraf demi paragraf artikel/cerpen/puisi  yang dimu…

5 Situs Download Gratis Drama Korea yang Recommended Banget

Suatupagi perbincanganWA Grup Komunitas Memasak yang biasanya riuh dengan berbagi resep makanan, tiba-tiba berubah menjadi: “Download aja teh, ngirit kuota” “Wah saya belum nonton ... . Bikin penasaran!”
Ya, kami sedang bergunjing mengenai drama Korea. Drama Korea apa saja yang bagus, yang belum ditonton dan yang penting ini nih: situs yang direkomendasikan untuk men-download drama Korea bersubtitle Indonesia. Tujuannya tentu saja untuk ngirit kuota. Emak-emak dimana saja umumnya sama: pingin hemat!:D :D
Kala itu, semua cara menonton drama Korea sudah saya coba, hanya mengunduh yang belum.Tentunya jadi penasaran. Selalu ada sesi yang jengkelin ketika menonton drakor . Menonton via player DVD misalnya, banyak keping DVD yang tidak berjalan mulus. Katanya sih proses burningnya yang bermasalah.Tapi pan jadi riweuh,saya harus bolak balik. Menonton via DVDberarti juga nyampah. Usai menonton, kepingan DVD ngga tau harus diapain. Ada usul?
Cara berikutnya melaluisaluran berbayar. Apesnya harus sta…

Ngemil Syantikkk Ala Syahrini Bareng Nenasz Cookies

Syantik. Kata itu dipopulerkan Syahrini bersama sejumlah kata lain seperti cetar, sesuatu,  bulu mata badai,  jambul khatulistiwa dan kata-kata nyleneh lainnya.  Sosok lain yang gemar membuat kata-kata ajaib adalah Viki Prasetyo dan Cinta Laura. Kreator kata yang menjadi kesatuan dengan branding mereka.
Andai mereka berkampanye ... Maksudnya bukan kampanye pilpres atau  kampanye  pileg,  namun kampanye untuk kemaslahatan seperti diversifikasi pangan. Lahan yang belum banyak disentuh. Jangankan selebriti, nampaknya para pejabat juga “pelit” bicara tentang diversifikasi pangan.
Ketinggian miimpinya ya? Gubrak deh .... :D Gini  kisahnya. Berawal rencana membuat tulisan personal branding ala Syahrini part 2, ngga sengaja saya lihat iklan cookies yang dibintangi Syahrini. Langsung deh kepikiran: “Ah, andai Syahrini jadi model iklan cookies non tepung terigu. Bakal sukses deh program diversifikasi pangan kita”
Baca juga: Pingin Personal Branding ala Syahrini? Begini Caranya!Julia Perez; Don’t Judg…

3 Bekal ke Tanah Suci, Yuk Persiapkan Sejak Dini

Pingin ibadah ke tanah suci?

Mayoritas pasti menjawab “pingin”, Justru rada aneh jika ada yang  bilang: “ga mau!”
Tapi jujur deh, selain bilang pingin, udah punya persiapan belum?  Hehehe walau malu, saya akui belum.  Padahal mau berpergian jarak dekat seperti Bandung – Jakarta aja pastinya bikin persiapan seabrek. Mau naik apa, mau bawa baju berapa, jangan lupa bawa ini, itu ... isi listpun panjang berderet-deret.
Bagaimana isi list berhaji?  Jangan  cuma titip doa lewat  teman yang mau berangkat ke tanah suci, kemudian mengira bisa sim salabim  .... sampai!
Allah pasti akan bilang: “Ta’uuk ye, usaha dong, usaha”.
Hehehehe ..... iya Allah,  maapin saya atuh.   #tutupmuka
Jika ngga ada usaha, ya jelas bakal ditegur. Udah mah jauh, kuotanyapun terbatas,  harus menunggu  10 – 15 tahun sebelum saatnya berangkat.
Nah, waktu tunggu yang lama ini juga bikin saya ragu. Duh, nyampe ngga ya? Jangan-jangan udah tutup mata selamanya sebelum berangkat. Beruntung ada tausiah  ustaz Aam Amirudin yang men…