Skip to main content

Berdaya Bersama Blogger Perempuan Network



source: instagram.com /#bloggerperempuan

Sebatang lidi tidak berarti apa-apa, tetapi dalam satu ikatan sapu akan mampu menyapu segala-galanya
Quotes di atas diucapkan oleh Panglima Besar Jendral Sudirman. Emang bener sih ya, seorang tentara di medan perang ngga berarti apa-apa. Tapi jika  satu batalyon yang maju, pastinya bisa bikin lawan terbirit-birit.

Analogi  satu ikatan bisa banget menggambarkan kecenderungan manusia untuk berkomunitas. Dari jaman batu,  kebiasaan itu sudah ada. Mulai dari berburu, membuat lubang perlindungan hingga berperang melawan musuh.

Di jaman milenial, kecenderungan berkomunitas terjadi karena kesamaan minat atau hobby. Bahkan ngga hanya ngumpul-ngumpul mempererat silaturahmi, juga untuk mendapatkan profit. Komunitas demikian kita kenal sebagai sociopreneur community atau komunitas berbasis kewirausahaan sosial.

Banyak contoh komunitas yang sudah menerapkannya seperti: Angklung Ujo,   Telapak, Komunitas Cireundeu,  Trubus, dan last but not least  adalah Muhamadiyah, komunitas keagamaan yang mampu menbangun rumah sakit dan sekolah.

Untuk para blogger, ada Blogger Perempuan Network. Komunitas blogger perempuan terbesar di Indonesia yang beranggotakan  4.546 orang.  ( tolong koreksi jika salah) 

Dengan 3 founder yaitu Shinta Ries, Dyane Dorothy dan Almazia Pratita, seorang blogger perempuan wajib banget menjadi bagian  komunitas ini.

Termasuk saya pastinya. ^_^

source: Blogger Perempuan Network

Sebelum bergabung, saya bertanya pada akang Gugel mengenai Blogger Perempuan Netwotk, keuntungan apa saja yang saya dapat jika bergabung? Jawabannya kurang lebih:

Tambah pinter
Mengapa harus tambah pinter? Ya iyalah, jika sekedar menulis buku harian, atur aja blog ke menu privat. Kemudian baca sendiri,  nangis sendiri, ketawa sendiri. :D

Beda halnya jika ingin bkognya bermanfaat bagi banyak orang.  Bahkan bisa  me-monetize blog. Setidaknya  seorang blogger harus memiliki pemahaman:
·         Mengenali platform yang digunakan dan pemanfaatannya secara maksimal
·         Tatanan design blog yang menarik untuk pembaca dan ramah mesin pencari
·         SEO dasar untuk konten blog
·         Memasang dan membaca data analytics blog
·         Konten untuk blog

Semua pengetahuan dan ketrampilan itu bisa didapat oleh seorang anggota Blogger Perempuan Network (BPN)

Tambah materi
Otomatis materi didapatlah ya jika blog yang dimiliki sudah direkontruksi sesuai instruksi para pakar. Jangan kaget, jika tiba-tiba masuk email menanyakan apakah blogmu mau menayangkan tulisan dengan fee sekian.

Hihihi  ... walau blog saya masih  berantakan. Jauh di bawah standar yang ditetapkan para suhu dari BPN. Saya pernah juga lho menyicip manisnya fee dari artikel replacement.

Selain itu, banyak lomba blog diadakan BPN. Hadiahnya sangat aduhai. Bikin kamu tambah semangat ngeblog.

Dikelola dengan profesional
Penting banget dikelola secara  profesional. Misalnya nih ya, mbak Alaika Abdullah ngga tegas, ngga melarang anggota slonong boy bikin thread sendiri di grup facebook BPN. Pastinya suasana  jadi ngga  nyaman dan ngga kondusif seperti  sekarang.

Itu baru satu kasus. Pastinya banyak kasus yang harus ditangani oleh pengurus BPN. Harus ngurusin ribuan orang gitu lho. Yang berarti ribuan karakter. Ribuan impian yang ingin diwujudkan dengan bergabung dalam BPN.

Banyak teman
Terima kasih banyak BPers yang selalu rutin tag dan menggunakan hashtag #bloggerperempuan di Instagram. Postingan sudah tembus 20.6k We really appreciate it! Keep sharing and keep hastaging yaaBoleh yang mau saling follow, drop IG akun di komen yaa
Begitu bunyi salah satu thread di grup facebook BPN. Gayungpun bersambut. Terjadi  174 komen yang menyatakan ikut ajakan, atau sekedar mengingatkan untuk follbek. Jumlah followers IG pun bertambah.

Yang terbaru adalah serempak ngeblog bareng selama 30 hari dalam #BPN30DayBlogChallenge yang segera diikuti ratusan blogger. Padahal hadiahnya ngga seheboh blog competition. Tapi rasa barengan ngeblog itu lho yang sesuatu banget.

Dan saya, exciting banget bisa ikut.

Bisa ikut, karena saya anggota Blogger Perempuan Network.

Bangga? Pastinya.

Anda?



Comments

aku juga seneng gabung di BPN. Btw, ada blogku di foto itu tadi. heheheh
Anonymous said…
We stumbled over here different website and thought I might check things out.

I like what I see so i am just following you. Look forward to looking over your web page for a second time.
Iya seneng banget @Aprilely

Dan emang saya menyengaja nampilin laman blog :)

Popular posts from this blog

The Third Charm, Akhir Yang Membuat Penonton Marah

Bagaimana jika tokoh utama yang ganteng bukan main menjalin kasih dengan second lead, gadis cantik, imut dan menggemaskan? Ternyata penonton memilih agar keduanya happy ending. Sementara tokoh perempuan di maki-maki karena dianggap meninggalkan kekasihnya.
Mungkin itu yang menjadi penyebab ending drama Korea “The Third Charm” dibiarkan cukup terbuka. Penonton boleh berkhayal semaunya. Apakah cukup sahabatan atau menikah?
Tokoh utama pria, Seo Kang-Joon dan tokohperempuan, Esom yang membuat saya kepincut untuk menonton drakor ini. Seo Kang-Joon, rupanya dianggap sukses dalam setiap perannya sehingga tahun 2018, saya menonton 2 dramanya. Marema ya?
Sedangkan Esom, saya jatuh cinta pada sosoknya di Because This Is My First Life. Berperan sebagai sahabat tokoh utama, Esom keren banget. Hihihi tentu saja yang dimaksud keren adalah postur tubuhnyayang tinggi dan penuh. Seksi, tanpa harus berbaju pendek. Bahkan balutan kostum hitam atau putih yang dikenakan, bikin Essom nampak berkelas. Sebetul…

Dewi Kentring Manik, Dewi Cantik Jelita Pelindung Kota Bandung

100 Days My Prince; Janji Setia Seorang Pangeran Cilik

“Aku menyukaimu” “Aku akan mengawinimu” Kata seorang anak laki-laki pada gebetannya, Yoon Yi-Seo,  perempuan cilik yang periang, cantik dan pemberani.
Sekian puluh tahun berlalu, Lee Yool, nama anak laki-laki tersebut, rupanya selalu  berpegang teguh pada janjinya dan Yi Seo pun selalu mengingatnya.
Mengambil  genre sageuk fusion alias kisah dengan setting masa lalu yang dimodifikasi (fiksi, bukan berdasarkan sejarah sebenarnya), drama Korea “100 Days My Prince”  sebetulnya ngga terlalu spesial. Khususnya jika dibandingkan dengan drakor bergenre serupa.
Pemeran utama mengalami lupa ingatan. Ide klise yang telah digunakan sejak “Meteor Garden”nya drama Taiwan. Kemudian diramu dengan kehidupan sang pangeran sebagai rakyat jelata selama 100 hari.
Yang menjadi pembeda adalah aktor dan aktrisnya yang sedang naik daun. Sang pangeran Lee Yool diperankan D.O. personil EXO, sedangkan Yoon Yi-Seo atau Hong Shim diperankan aktris cantik Nam Ji-Hyun.
Apabila Anda mencari tontonan yang menghibur, “100 Da…

Nostalgia 7 Majalah Favorit

Punya majalah favorit?
Maksudnya tentu majalah cetak. Skip majalah Bobo ya? Selain karena udah kelamaan eranya, juga ngga ada saingan. Sementara 7 majalah favorit yang terpilih karena target segmen serta  ragam topik  yang disajikan.
Tentu  beberapa majalah sudah almarhum alias rest in print. Huhuhu sedih, padahal walau udah ngga berlangganan, sesekali saya masih suka beli. Rasanya lebih nyaman membaca versi cetak dibanding online-nya. Mata ngga capek. Ketika  lelah, si majalah bisa menjadi penutup wajah, pengantar tidur. Coba deh membaca via   ponsel atau tab, kan ngga bisa untuk penutup wajah.  :D  :D
Oke langsung aja kita ngobrolin  majalah favorit yang dimaksud. Ini dia:
Majalah Horison
Awalnya saya membaca majalah Horison karena terpaksa. Sebagai anak ABG yang gemar melahap habis semua bacaan, saya kehabisan buku serta majalah, eh ada majalah isinya cerpen, baca ah ..... Ternyata, ... bahkan hingga kini, saya masih sering mengulang paragraf demi paragraf artikel/cerpen/puisi  yang dimu…

5 Situs Download Gratis Drama Korea yang Recommended Banget

Suatupagi perbincanganWA Grup Komunitas Memasak yang biasanya riuh dengan berbagi resep makanan, tiba-tiba berubah menjadi: “Download aja teh, ngirit kuota” “Wah saya belum nonton ... . Bikin penasaran!”
Ya, kami sedang bergunjing mengenai drama Korea. Drama Korea apa saja yang bagus, yang belum ditonton dan yang penting ini nih: situs yang direkomendasikan untuk men-download drama Korea bersubtitle Indonesia. Tujuannya tentu saja untuk ngirit kuota. Emak-emak dimana saja umumnya sama: pingin hemat!:D :D
Kala itu, semua cara menonton drama Korea sudah saya coba, hanya mengunduh yang belum.Tentunya jadi penasaran. Selalu ada sesi yang jengkelin ketika menonton drakor . Menonton via player DVD misalnya, banyak keping DVD yang tidak berjalan mulus. Katanya sih proses burningnya yang bermasalah.Tapi pan jadi riweuh,saya harus bolak balik. Menonton via DVDberarti juga nyampah. Usai menonton, kepingan DVD ngga tau harus diapain. Ada usul?
Cara berikutnya melaluisaluran berbayar. Apesnya harus sta…

Ngemil Syantikkk Ala Syahrini Bareng Nenasz Cookies

Syantik. Kata itu dipopulerkan Syahrini bersama sejumlah kata lain seperti cetar, sesuatu,  bulu mata badai,  jambul khatulistiwa dan kata-kata nyleneh lainnya.  Sosok lain yang gemar membuat kata-kata ajaib adalah Viki Prasetyo dan Cinta Laura. Kreator kata yang menjadi kesatuan dengan branding mereka.
Andai mereka berkampanye ... Maksudnya bukan kampanye pilpres atau  kampanye  pileg,  namun kampanye untuk kemaslahatan seperti diversifikasi pangan. Lahan yang belum banyak disentuh. Jangankan selebriti, nampaknya para pejabat juga “pelit” bicara tentang diversifikasi pangan.
Ketinggian miimpinya ya? Gubrak deh .... :D Gini  kisahnya. Berawal rencana membuat tulisan personal branding ala Syahrini part 2, ngga sengaja saya lihat iklan cookies yang dibintangi Syahrini. Langsung deh kepikiran: “Ah, andai Syahrini jadi model iklan cookies non tepung terigu. Bakal sukses deh program diversifikasi pangan kita”
Baca juga: Pingin Personal Branding ala Syahrini? Begini Caranya!Julia Perez; Don’t Judg…

3 Bekal ke Tanah Suci, Yuk Persiapkan Sejak Dini

Pingin ibadah ke tanah suci?

Mayoritas pasti menjawab “pingin”, Justru rada aneh jika ada yang  bilang: “ga mau!”
Tapi jujur deh, selain bilang pingin, udah punya persiapan belum?  Hehehe walau malu, saya akui belum.  Padahal mau berpergian jarak dekat seperti Bandung – Jakarta aja pastinya bikin persiapan seabrek. Mau naik apa, mau bawa baju berapa, jangan lupa bawa ini, itu ... isi listpun panjang berderet-deret.
Bagaimana isi list berhaji?  Jangan  cuma titip doa lewat  teman yang mau berangkat ke tanah suci, kemudian mengira bisa sim salabim  .... sampai!
Allah pasti akan bilang: “Ta’uuk ye, usaha dong, usaha”.
Hehehehe ..... iya Allah,  maapin saya atuh.   #tutupmuka
Jika ngga ada usaha, ya jelas bakal ditegur. Udah mah jauh, kuotanyapun terbatas,  harus menunggu  10 – 15 tahun sebelum saatnya berangkat.
Nah, waktu tunggu yang lama ini juga bikin saya ragu. Duh, nyampe ngga ya? Jangan-jangan udah tutup mata selamanya sebelum berangkat. Beruntung ada tausiah  ustaz Aam Amirudin yang men…