Genius Girlfriend, Ketika Gadis Jenius Jatuh Cinta
Apa kabar dunia pendidikan Indonesia? Rasanya ngenes banget ngelihat proyek MBG telah melindas upaya pemerintah Indonesia sebelumnya dalam menciptakan generasi emas, sementara Tiongkok terus melaju.
Negara tirai bambu ini mendukung pendidikan STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika), agar siswa terbiasa berpikir seperti ilmuwan dan berpraktik seperti insinyur.
Mulai tingkat SD hingga SMA, Kementerian Pendidikan Tiongkok menetapkan kurikulum yang memperbanyak porsi praktik dan eksperimen sains. Gak heran setiap tahunnya Tiongkok mencetak sekitar 4,5 juta tenaga ahli STEM, jauh melampaui negara-negara lain.
Hasil akhirnya tentu saja agar menjadi negara penguasa teknologi dan memperkuat ekonomi. Hal ini terlihat dari pendaftaran paten, pada tahun 2024 saja, Tiongkok mencatat sekitar 1,7 hingga 1,8 juta pendaftaran paten baru.
Drama China “Genius Girlfriend” berkisah tentang Lin Zhi Xia, seorang anak perempuan yang genius (IQ-nya 174) dan masuk sekolah eksperimen. Bikin saya penasaran, apa sih maksudnya?
Ternyata yang dimaksud kelas eksperimen adalah kelas unggulan (dalam bahasa Mandarin disebut Shiyan Ban / 实验班), kelas khusus di dalam suatu sekolah yang dirancang untuk menguji coba metode pembelajaran baru, kurikulum inovatif, atau sebagai wadah bagi siswa berprestasi tinggi.
Diadaptasi dari novel "Tian Cai Nv You" (天才女友) by Su Guang Tong (素光同), drama China “Genius Girlfriend” diperankan Tian Xi Wei, aktris yang semakin bersinar setelah drama yang dibintanginya, drama China “Pursuit of Jade” mencatat 11,6 juta penayangan dalam waktu enam bulan pertama dan masuk ke dalam daftar 100 besar peringkat global Netflix.
Berulang kali membintangi drama berating tinggi, bagaimana dengan drama China “Genius Girlfriend” yang dibintangi bareng Hu Yi Tian?
Yuk kita kupas:
Baca juga drama Tian Xi Wei lainnya
Wrong Carriage, Right Groom, Tentang Pengantin yang Tertukar
Romance on the Farm, Cinta Berlabuh di Tanah Pertanian
New Life Begins, Tentang Para Istri Pejuang Emansipasi
Tian Xi Wei sebagai Lin Zhi Xia
Kamu tidak hanya genius, juga matahari
Murni, dan memancarkan cahaya
Menerangi diri sendiri
Juga menghangatkan orang lain
“IQ ku 174, kamu berapa?” tanya Lin Zhi Xia pada Jiang Yu Bai dengan naifnya.
Sebagai anak jenius, Zhi Xia memang terkadang nampak nir empati. Dia mengucapkan apa-pun yang terlintas dalam pikirannya.
Keunikan Zhi Xia membuatnya dijauhi teman-teman sekelas, bahkan kakaknya enggan sang adik memanggilnya “kakak” di sekolah, hingga suatu peristiwa membongkar hubungan kakak dan adik ini.
Sang kakak ingin masuk kelas eksperimen seperti adiknya, untuk itu guru menugaskan Zhi Xia sebagai mentornya.
Hu Yi Tian sebagai Jiang Yu Bai
Jika aku besi
Maka kamu adalah suhu tingginya
Kata Yu Bai pada Zhi Xia, teman jenius dan eksentrik yang ditemuinya di bangku SD. Kepribadian Zhi Xia yang memikat hati Yu Bai. Sayang, kebersamaan keduanya terputus sewaktu ibu Yu Bai memutuskan pindah ke Singapura untuk mengikuti suaminya/ayah Yu Bai.
Perselingkuhan ayah Yu Bai membuat sang ibu memutuskan kembali ke Tiongkok, dan Yu Bai secara jelas meminta sekolah yang sama dengan Lin Zhi Xia, walau keputusannya tersebut membuatnya mendapat julukan:
“Si nomor dua sepanjang masa”
Lai Wei Ming sebagai Shen Fu Xuan
Bahkan jalan bersama mereka saja
Terasa lebih gaya dan keren
Meski aku tahu
Mereka bermain denganku karena aku punya uang
Kata Shen Fu Xuan tentang pertemanannya dengan sekelompok preman
Memiliki orang tua yang sangat sibuk, Shen Fu Xuan harus puas keberadaan orang tuanya diganti dengan sejumlah uang yang sangat besar.
Shen Fu Xuan jadi kehilangan sosok teladan. Untunglah sebelum terlibat jauh dengan gerombolan preman, Lin Zhi Xia dan Jiang Yu Bai datang membantu.
Sinopsis Drama China Genius Girlfriend
Seperti dua helai daun
Berbagi sinar matahari yang sama
Demikian janji Jiang Yu Bai yang untuk pertama kalinya membuat Lin Zhi Xia punya teman sebangku, teman berbagi dan teman yang bisa diajaknya mengobrol, meski mungkin Yu Bai tak memahami apa yang dibicarakan Zhi Xia.
Zhi Xia anak jenius. Dia memiliki IQ 174. Dia juga suka membaca. Banyak buku yang dilahap habis, termasuk buku untuk siswa beberapa tingkat di atasnya.
Hal itu membuat Zhi Xia nampak aneh, sehingga tak seorang pun mau menjadi temannya. Sampai suatu hari seorang anak pindahan masuk ke kelasnya. Anak itu bernama Yu Bai dan segera menjadi teman akrabnya.
Sayang, ketika keduanya sepakat untuk melanjutkan sekolah di SMP yang sama, Yu Bai terpaksa pindah sekolah lagi. Kali ini ke Singapura, tempat ayahnya bekerja.
Takdir mempertemukan keduanya lagi di bangku SMA, kala ibu Yu Bai memutuskan meninggalkan suaminya yang selingkuh dan kembali ke Nanhai.
Di SMA, baik Zhi Xia maupun Yu Bai berhasil masuk kelas eksperimen yang hanya berjumlah 50 siswa. Walau bersahabat, keduanya bersaing ketat dalam olimpiade tingkat provinsi.
Yu Bai tidak ingin selalu menjadi “si nomor dua” karena itu dia membentuk tim-nya sendiri. Sementara Zhi Xia, sebagai murid yang kesulitan berteman, harus mencari anggota.
Beruntung Shen Fu Xuan, anak Professor Shen yang diam-diam menyukai Zhi Xia, menawarkan diri sebagai anggota. Anggota ketiga adalah Tang Ting Ting, siswi yang entah mengapa berhasil masuk kelas eksperimen karena tak suka belajar dan menghabiskan waktu untuk penyanyi idolanya.
Gak heran Ting Ting merasa minder dan takut keberadaannya akan mengakibatkan tim-nya kalah. Dengan sepenuh hati Fu Xuan dan Zhi Xia menasehatinya:
Jangan memberi sugesti negatif pada diri sendiri
Hukum ketertarikan akan memberi semacam efek psikologis
Cara berpikir dan emosi akan memancarkan sebuah frekuensi
Hal-hal yang baik di alam semesta memiliki frekuensi yang sama
Jika kamu focus pada hal-hal baik
Kamu akan menarik hal yang baik pula
Dalam kompetisi ini, untuk pertama kalinya Zhi Xia mengalami kekalahan. Zhi Xia memang selalu juara pertama ketika sendirian, namun beda ceritanya ketika harus bekerja sama dalam sebuah tim.
Tidak hanya kekalahan yang memberi hikmah bagi Zhi Xia, pertemanannya bertambah banyak. Selain 2 anggota tim-nya, dia juga berkawan dengan 2 anggota tim Yu Bai.
Kekompakan mereka sangat terasa saat ada yang anggota tertimpa masalah, seperti sewaktu Ting Ting mengalami penipuan tiket palsu. Serta Fu Xuan yang mencari validitas diri melalui pertemanan dengan preman.
Hari raya Imlek menambah erat ikatan pertemanan mereka. Ting Ting yang ceria memberi mereka tebakan:
Andai harus jalan bareng kera, ular dan burung,
apa yang akan kamu lakukan?
Ada yang menjawab akan menggendong monyet, memasukkan ular ke dalam saku dan menyuruh burung mengikuti
Ada pula yang menjawab akan menuntut monyet, membiarkan ular melilit dalam tubuhnya, serta meletakkan burung di pundak
Ternyata kera hanya kiasan sebagai pasangan hidup, ular sebagai uang dan burung sebagai anak-anak mereka.
Di penghujung SMA, kebersamaan mereka harus berakhir. Zhi Xia jelas tidak mengalami kesulitan. Pasca lulus peringkat pertama olimpiade nasional, Zhi Xia diterima di Universitas Qingbei, suatu perguruan tinggi ternama melalui jalur rekomendasi.
Fu Xuan dengan privilege-nya sebagai anak peneliti, melanjutkan kuliah di Singapura, demikian pula anggota tim lain yang memiliki alur-nya masing-masing.
Hanya Yu Bai yang berbeda. Dia tiba-tiba menghilang dari peredaran. Ibunya terjebak dalam produk financial Xinrong yang mengakibatkan kerugian banyak warga, termasuk orang tua Zhi Xia dan Ting Ting.
Review drama China Genius Girlfriend
Lagi-lagi second lead syndrome, selama menonton drama China “Genius Girlfriend”, saya berandai-andai FL lebih dulu bertemu second lead sebelum ML.
Ini aneh, mungkin karena Hu Yi Tian sebagai ML kurang mampu mengembangkan chemistry bareng Tian Xi Wei yang berperan sebagai FL.
Tian Xi Wei seolah berjuang sendiri. Seperti biasa, akting Tian Xi Wei selalu total. Dalam drama China “Genius Girlfriend” dia berakting bagus, baik sebagai anak SMA maupun sebagai perempuan karir.
Tubuh dan wajah mungil Tian Xi Wei (28 tahun), sangat membantunya berakting sebagai anak belasan tahun. Bahkan saya mengapresiasi rambut palsunya yang lumayan mirip rambut asli. Menurut saya ini ngaruh ya, karena pernah ilfeel lihat drama yang berkisah tentang FL di bangku SMA dengan wig yang enggak banget.
Sedangkan Hu Yi Tian sebagai ML kayanya ketuaan deh. Bukan masalah usia Hu Yi Tian (32 tahun), wajahnya aja yang boros, ditambah karakter yang diperankan membuat Hu Yi Tian nampak aneh berperan sebagai anak SMA.
Kurangnya chemistry selama ML dan FL masih duduk di bangku SMA berlanjut hingga keduanya dewasa. Chemistry keduanya kurang berkembang, sehingga kiss scene seolah digunakan sebagai pengesahan belaka adanya hubungan asmara antara ML dan FL.
Beruntung ada second lead couple yang berhasil memberi nyawa pada drama China “Genius Girlfriend”. Adegan-adegan di bangku sekolah antara Tang Ting Ting dan Duan Qi Yan sudah menunjukkan “ada sesuatu” di antara keduanya dan berlanjut hingga dewasa.
Bagaimana dengan alur kisahnya?
Mengalir bagai air, runut dan lancar. Dan kebalikan dengan reviewer lain yang mengeluh tentang kisah masa sekolah yang terlalu banyak (17 episode), saya justru suka.
Adegan-adegan pasca SMA atau ketika mereka dewasa, sangat boring dan melelahkan. Paham sih drama ini mau berkisah tentang kelebihan seorang jenius di bidang penelitian. Apalagi seperti saya tulis di awal, China sangat mendukung pendidikan STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika), tapi kan penonton mencari hiburan ketika menyaksikan suatu drama.
Terlebih sinematografi dan ost.nya B saja, gak heran rating drama China “Genius Girlfriend” dari Mydramalist menurun 1 point, menjadi 8,0/10 saja.
Baca juga drama Tian Xi Wei lainnya
Pursuit of Jade, Kisah Cinta Sang Adipati dengan Penjagal Cantik
Moonlit Reunion, Kisah Cinta Siluman Kucing dan Pemuda Tampan
Guardians of the Dafeng, Ketika Seorang Salesman Nyasar ke Dunia Wuxia
Profile
Title: Genius Girlfriend
Native Title: 天才女友
Also Known As: The Genius of Girlfriend , Tian Cai Nu You , Tian Cai Nv You
Director: Tian Yu Sheng
Genres: Romance, Youth, Drama
Type: Drama
Format: Standard Series
Country: China
Episodes: 28
Aired: Aug 2, 2026 - Aug 13, 2026
Original Network: iQiyi







.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat