Pursuit of Jade, Kisah Cinta Sang Adipati dengan Penjagal Cantik
Apakah kisah Hua Mulan sungguh ada? Atau sekadar dongeng? Ternyata Mulan yang diperkenalkan versi animasinya pada 1998 oleh Walt Disney Pictures, hanyalah legenda atau tokoh fiksi.
Namun bukan berarti China gak punya sosok nyata tentang perempuan tangguh yang maju ke medan perang. Sejarah China mencatat nama Qin Liangyu (1574–1648) yang biografi resminya tercantum dalam kronik dinasti (Sejarah Ming) sebagai jenderal, bukan sebagai tokoh pendamping.
Perempuan yang kemudian mendapat gelar Marquis dari Kaisar Chongzhen ini memang dibekali ayahnya berbagai pendidikan dan kemampuan seperti sastra, seni bela diri, strategi militer, berkuda, dan memanah.
Pasca suaminya, Ma Qiansheng seorang gubernur lokal, di penjara karena intrik kasim, Liangyu mengambil alih posisi kepemimpinan militer suaminya pada tahun 1613.
Beberapa pertempuran terkenal dimenangkannya seperti melindungi ibu kota dari kepungan pasukan Jin Akhir (Manchu), yang membuatnya dihormati oleh Kaisar Chongzhen.
Liangyu juga berhasil mengalahkan pasukan pemberontak Zhang Xianzhong dan Luo Rucai di Sichuan, yang membuatnya diangkat sebagai Wali Putra Mahkota (太子太保)
Dari fakta di atas, jadi paham drama China “Pursuit of Jade” bukan kisah omon-omon. Meski pastinya sosok perempuan gagah berani bernama Fan Chang Yu yang berhasil memenggal kepala musuh di medan perang, hanyalah tokoh fiksi
Diperankan oleh Zhang Ling He dan Tian Xi Wei, drama yang merupakan adaptasi dari novel "Zhu Yu" (逐玉) by Tuan Zi Lai Xi (团子来袭) ini menjadi kontroversi, tidak saja karena berhasil meraup 3,7 juta views (ongoing), dan menumbangkan posisi drama China “Hidden Love) 3,3 juta views .
Juga beberapa kasus yang menimpa aktornya (Zhang Ling He) seperti melempar komentar rasis dan tim kreatif yang terlalu menonjolkan ketampanan ZLH.
Jadi penasaran ya? Yuk atuh kita kupas:
Baca juga drama Zhang Ling He lainnya:
Love’s Rebellion, Kisah Cinta Tabib Perempuan dan Pewaris Sekte
The Princess Royal, Kala Putri Raja Jatuh Cinta pada Pemuda Miskin
The Best Thing, Cinta Dibalik Pengobatan Tradisional Tiongkok
Story of Kunning Palace, Ketika Permaisuri nan Kejam Mengubah Takdir
Zhang Ling He sebagai Xie Zheng / Marquis Wu’an / Yan Zheng / “Xie Jiu Heng”
“Wajahnya seperti giok yang dipoles,” kata Grand Tutor Tao Yi, memuji katampanan muridnya, Xie Zheng.
Xie Zheng yang mendapat julukan Xie Jiu Heng dan mendapat gelar Marquis Wu’an memang disukai banyak orang, termasuk kaisar yang tengah bertahta, Kaisar Qi Sheng. Bahkan Jendral He Jing Luan dengan suka hati melabelinya dengan “Pilar Penyangga Kestabilan Negara”.
Namun tak ada yang menyadari, Xie Zheng memendam kepiluan yang mendalam. Bagaimana tidak? Bersama Putra Mahkota Chengde, ayahnya dibunuh dan jasadnya digantung untuk dipermalukan.
Sedangkan ibunya, adik perdana menteri Wei Yan, mati bunuh diri sebagai tanda protes pada sang kakak. Untuk menebus rasa sesalnya, sang paman mengasuh dan mendidik Xie Zheng hingga menjadi panglima perang yang tak terkalahkan.
Tian Xi Wei sebagai Fan Chang Yu
Harapan terbesarku?
Aku ingin mengelola kandang ternak ayahku
Memagari sebidang tanah yang lebih besar
Dan memelihara 20 sampai 30 ekor ternak
Demikian kata Fan Chang Yu ketika Xie Zheng bertanya tentang harapannya. Tentu saja bangsawan yang kaya raya ini tertawa geli, dia bermaksud memberi lebih banyak daripada sekadar perternakan.
Chang Yu memang sederhana. Dia hanya ingin merawat adiknya, Fan Chang Ning dan membuat orang-orang disekelilingnya menjadi bahagia.
Malang, latar belakangnya membuat Chang Yu harus berbuat lebih banyak. Dia harus maju ke medan perang dan memenggal musuh agar hidup penduduk desa Lin’an, tempat dia tinggal, bisa aman dan sejahtera.
Synopsis Pursuit of Jade Chinese Drama
Di kehidupan ini jadilah ternak yang baik
Di kehidupan selanjutnya jadilah manusia yang baik
“Ini karmaku, ayahmu bukan anakku,” kata kakek Fan pada Fan Chang Yu, cucunyanya. Sang kakek menjelaskan bahwa 17 tahun silam, seorang pria mendatanginya dan memohon agar menganggapnya sebagai Fan Erniu, anak sang kakek yang telah lama menghilang.
Mendengar penjelasan sang kakek, Fan Chang Yu terdiam. Selama ini dia hanya tahu ayah ibunya tewas di tangan bandit gunung. Untuk meneruskan hidup dan menafkahi adiknya, Chang Yu bekerja sebagai penjagal babi, skill yang didapat dari almarhum ayahnya.
Akibatnya, Chang Yu dipandang sebelah mata oleh calon mertuanya. Sewaktu orang tuanya masih hidup, Chang Yu memang sudah dijodohkan dengan Song Yan, seorang pelajar yang sedang berjuang untuk lulus ujian dan bekerja sebagai pegawai pemerintah.
Berharap anak perempuannya hidup nyaman, orang tua Chang Yu membiayai kehidupan Song Yan. Setelah orang tua Chang Yu tewas, si camer tanpa malu memutus perjodohan.
Namun seperti kata orang tuanya:
Setiap rintangan pasti bisa teratasi
Hidup harus terus berlanjut
Langit runtuh pun akan ada orang tinggi yang menahannya
Kita harus selalu makan kenyang dan tidur nyenyak
Berkat nasihat dan tempaan orang tuanya, Chang Yu selalu optimis berjuang mencari nafkah untuk dirinya dan adik perempuan kecilnya.
Rasa optimis Chang Yu tak berubah ketika dalam perjalanan pulang, dia menemukan seorang pria sekarat dan membawa pulang untuk diobati. Termasuk sewaktu tabib memberitahu bahwa pengobatan pria yang dinamainya, Yan Zheng tersebut membutuhkan biaya sangat besar.
Seolah beban Chang Yu belum cukup berat, paman Chang Yu yang kecanduan judi menggadaikan rumah mereka pada rentenir. Menurut hukum Dinasti Yin, sebagai anak sulung Kakek Fan, sang paman memang berhak menguasai seluruh property, karena ayah Chang Yu telah meninggal.
Ada celah hukum agar rumah mereka tidak disita, yaitu Chang Yu harus menikah, dan suaminya menjadi matrilokal (suami tinggal di rumah istri, dan sang istri menjadi kepala keluarga).
Dalam waktu singkat mencari suami matrilokal? Minta bantuan pada Song Yan jelas tak mungkin. Untunglah, di saat genting, Yan Zheng bersedia menjadi suami matrilokal.
Chang Yu tak tahu, Yan Zheng sebenarnya pejabat tinggi bernama Xie Zheng dan bergelar Marquis Wu’an, dia juga merupakan jendral yang mengepalai batalyon khusus.
Xie Zheng diburu ketika sedang menyelidiki kasus Jinzhou 17 tahun silam. Dalam pertempuran yang mengakibatkan tewasnya dua orang jenderal, tangan kanan Xie Zheng, dia berjuang menjauhkan diri dari medan pembataian, dan ditemukan Chang Yu.
Namun kasus perebutan properti ternyata hanyalah remahan kecil. Ada intrik politik yang membuat orang tua tewas, dan sekarang hidup Chang Yu dan adiknya terancam.
Intrik politik itu berasal dari 17 tahun silam. Pelaku utamanya Perdana Menteri Wei Yan, kaisar terdahulu dan Raja Changxin, kerabat kaisar. Akibatnya ayah Xie Zheng dan putra mahkota terdahulu, tewas,
Peristiwa berdarah berlanjut dengan bunuh dirinya ibu Xie Zheng (adik perempuan Perdana Menteri Wei Yan). Kaisar terdahulu lengser, diganti dengan Kaisar Qi Sheng yang kini berkuasa.
Namun yang paling malang adalah orang tua Chang Yu. Ayahnya, Jenderal Wei Qi Lin dijadikan tumbal. Walau sudah menarik diri dan menyamar sebagai Fan Erniu di Desa Lin’an bersama istri dan anak-anaknya, dia tetap diburu dan dibunuh.
Kematian orang tua Chang Yu ditutupi dengan kabar, tewas oleh bandit gunung. Faktanya, pasukan elite Perdana Menteri Wei Yan lah yang melakukan. Instruksi pembunuhan berlanjut ke kedua anak Jenderal Wei Qi Lin (Chang Yu dan adiknya). Pada saat genting tersebut, beruntung Xie Zheng telah sembuh dari luka-lukanya.
Review Pursuit of Jade Chinese Drama
Wow, jadi paham alasan banyak penggemar drakor jadi terdracin-dracin. 😀😀 Drama China “Pursuit of Jade” emang paket lengkap. Mulai dari adegan romantis antara pemeran utama dan second lead couple; adegan lucu diantaranya kaisar yang konyol serta adegan adik FL yang disuruh berhitung ketika kakaknya melakukan “kekejaman”.
Juga beberapa kontroversi para pemainnya, salah satunya He Changxi (pemeran Song Yan) yang dibanned NRTA (lembaga sensornya pemerintah Tiongkok) karena terlibat dalam drama BL (genre LGBTQ), sehingga diganti aktor Zhu Zan Jin. Untuk adegan yang sudah kadung dibuat, wajahnya diganti AI.
Kisah lain yang menyertai penayangan drama China “Pursuit of Jade” adalah hasil kerja keras Tian Xi Wei (FL) hingga sanggup menggendong Zhang Ling He (ML). Jujurly saya searching berita ini karena awalnya gak percaya aktris mungil dengan tinggi 168 cm ini sanggup menggendong lawan mainnya, Zhang Ling He (190 cm), termasuk dalam adegan merangkak!
![]() |
| sumber: Mydramalist |
Gak heran ada pujian dari reviewer yang bilang:
Tian Xi Wei tidak hanya memikul beban dan mendukung para lawan mainnya, dia juga memikul seluruh beban drama ini
Kualitas akting Tian Xi Wei memang diuji dalam drama China “Pursuit of Jade”. Dan dia berhasil! Perannya sebagai Fan Chang Yu menjadi nyawa dalam drama ini. penonton seolah melihat penjagal sungguhan yang wara wiri mengurusi ternak, menyembelih dan berjualan daging di tokonya, termasuk sebagai panglima perang yang menjagal kepala musuh.
Bagaimana dengan akting Zhang Ling He? Ya lumayan saja, karena di beberapa drama Zhang Ling He sudah kerap menjadi pria bangsawan. Malah NRTA menyorot drama China “Pursuit of Jade” karena terlalu "menjual" ketampanan Zhang Ling He.
Baca juga 2 drama China dengan views terbanyak lainnya:
The First Frost, Kala Pengidap Sleepwalking Bertemu Penyembuhnya
Hidden Love, Cinta Monyet pada Guru Fisika
Namun tentu saja, eksploitasi ketampanan ML dan kerja keras FL tak cukup untuk menggerakkan jari penonton sampai berhasil meraih rating 9,2/10 dari Mydramalist dan 8,7/10 dari Imdb, di awal penayangan.
Butuh tangan sakti penulis skenario untuk menyusun alur kisah dan rangkaian adegan yang bikin penonton terpaku, kemudian tak sabar melihat episode selanjutnya.
Tangan sakti itu dimiliki Zou yue, screen writer yang berhasil membawa banyak drama, diantaranya drama China “Coroner's Diary” dan drama China “Love Like the Galaxy” mencapai rating tinggi.
Salah satu adegan epik yang masih membekas adalah ketika FL dan ML saling cium pipi untuk membuktikan pada Song Yan (yang melamar FL sebagai selir) bahwa mereka menikah karena cinta. 😀😀
Di atas segalanya, tangan dingin Zeng Qing Jie menjadi penentu. Setelah sebelumnya berhasil mengangkat banyak minidrama ke rating tinggi (salah satunya drama China “A Familiar Stranger” dengan rating 8,3/10), kali ini sutradara yang terkenal mampu memaksimalkan anggaran yang terbatas ini, membuai penonton dengan visual sinematografi yang indah.
Pengambilan gambar terasa seperti lukisan. Bingkai demi bingkai. Komposisi indah tersaji dari cahaya, bayangan, dan elemen seperti salju dan api, serta sudut pandang terbaik dari para aktor.
Gak heran, karya yang merupakan hasil kerja keras semua pihak ini berhasil menghipnotis banyak penggemar drama, sehingga drama China “Pursuit of Jade” mampu meraup 3,7 juta views (ongoing), nomor dua setelah drama China “The First Frost”(6,1 views).
Baca juga drama Tian Xi Wei lainnya:
Moonlit Reunion, Kisah Cinta Siluman Kucing dan Pemuda Tampan
New Life Begins, Tentang Para Istri Pejuang Emansipasi
Romance on the Farm, Cinta Berlabuh di Tanah Pertanian
Profile
Title: Pursuit of Jade
Native Title: 逐玉
Also Known As: Chasing Jade , Zhu Yu
Screenwriter: Zou Yue
Director: Zeng Qing Jie
Genres: Historical, Mystery, Romance, War
Type: Drama
Format: Standard Series
Country: China
Episodes: 40
Aired: Mar 6, 2026 - Mar 30, 2026
Genres: Historical, Mystery, Romance, War
Original Network: iQiyi, Tencent Video



.png)
.png)



.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat