Key to the Phoenix Heart, Kisah Para Bidak Catur Intrik Kerajaan
"Ingat untuk menurunkan berat badan ya..." pesan Guo Jingming, sutradara kondang yang memberi ucapan selamat pada Chen Ai Mi, aktris muda berbakat pada ulang tahunnya yang ke-18, pada 13 Juli 2026.
Pesan tersebut merupakan kalimat penutup untuk unggahan Guo Jingming berupa foto kebersamaan mereka dalam beberapa drama. Dia menulis: "Melihat Ai Mi tumbuh besar".
Pesan agar Ai Mi menurunkan berat badan, memang terasa mengada-ada, mengingat Ai Mi punya proporsi berat badan yang cukup ideal. Dengan tinggi badan 162 cm, berat badan Ai Mi sekitar 47 kg.
Namun aktris China memang dituntut memiliki tubuh sangat kurus ya? Salah satunya Tian Xi Wei, pemeran utama drama China ”Pursuit of Jade”, dengan tinggi badan sekitar 165,5 cm dan BB 35 kg, dia mirip kerangka manusia berwajah cantik.
Untuk terjun ke dunia hiburan China, aktris dan aktornya harus mematuhi standar kecantikan lokal yang ekstrem (baiyoushou), karena tuntutan estetika visual yang memuja kesempurnaan.
Seperti dalam drama wuxia, para aktor/aktris harus memakai baju berlapis-lapis, sementara efek kamera bakal menambah volume tubuh,
Dan Ai Mi nampaknya dipersiapkan untuk menggantikan aktris China yang semakin tua dan kurang pas memerankan gadis belasan tahun, sesuai sosok pada novel yang diadaptasi ceritanya.
Seperti dalam drama China “Key to the Phoenix Heart”, dikisahkan pemeran utama perempuan telah masuk usia pernikahan, sehingga Ai Mi sangat tepat memerankannya, terlebih dia sudah punya jam terbang akting yang tinggi.
Tandem bareng Hou Ming Hao, aktor ternama yang punya wajah ngegemesin dan awet muda, bagaimana akting Ai Mi kali ini?
Yuk kita bahas:
Baca juga drama Hou Ming Hao lainnya:
Love in the Clouds, Cerita tentang Benci jadi Cinta
Back from the Brink, Akibat Terlalu Bucin
Glory, Ketika Putri Kerajaan Teh Berburu Suami
The Unclouded Soul, Kisah Cinta Raja Siluman
Hou Ming Hao sebagai Xiao Wu Yi
Sejak umur 14 tahun berada di di perbatasan utara dan menjadi panglima perang pasukan Beifu, banyak orang mengira Xiao Wu Yi sebagai iblis berwajah kejam, ada juga yang mengira sebagai orang tua tak tau diri yang punya banyak isteri.
Faktanya, Xiao Wu Yi adalah seorang pemuda berusia 20 tahunan yang sangat mendambakan kedamaian.
Terlahir dari permaisuri Wenxi yang bertahan di ibu kota hingga titik darah terakhir, Xiao Wu Yi pernah merasakan pedihnya menjadi korban perang. Beruntung keluarga Xiao mengangkatnya menjadi anak kedua, sekaligus pewaris, untuk menggantikan anak mereka yang telah tiada.
Sementara gosip punya istri banyak, Xiao Wu Yi melakukannya karena terpaksa. Dia menikah dengan He Yuan Ji, keponakan ibu suri, tanpa pernah menyentuhnya.
Kemudian dia menikahi Rui Sheng sebagai selir untuk menyelamatkannya. Rui Sheng merupakan istri bawahan Xiao Wu Yi yang tewas di medan perang. Kebetulan Rui Sheng pandai dalam hal pengobatan, berkat bantuannya Xiao Wu Yi bisa memperpanjang hidupnya.
Ai Mi sebagai Xie Jia Yu
Ingatlah
Yang harus kau andalkan bukan suami, orang tua, terlebih pembantu
Kau harus mengandalkan diri sendiri
Kata Putri Yunzhao pada anak tunggalnya, Xie Jia Yu.
Bukan tanpa sebab ibunya berpesan demikian. Xie Jia Yu kerap bertingkah semaunya. Dia lebih menyukai keterampilan mekanis serta membuat peralatan, daripada berlatih bela diri.
Karena sang ibu kerap memotong uang jajannya, dengan menggunakan nama Tangan Tuan Sakti, Xie Jia Yu menjual karyanya berupa peralatan, senjata dan lainnya. Hal yang sempat membuatnya terjebak dalam masalah.
Riley Wang sebagai Li Mao / Prince Qi
Menjadi orang baik
hanya akan dijadikan pion
Jadi lebih baik jadi orang jahat
Kesimpulan itu didapat setelah Li Mao dijadikan pion oleh gurunya, Guru Besar Xie Huai.
Tidak hanya didudukkan sebagai wali kaisar, Li Mao juga harus merelakan cintanya kandas gara-gara ulah sang guru, yang ternyata juga merupakan ayahnya.
Synopsis Key to the Phoenix Heart Chinese Drama
Antara kebenaran yang kejam
Dan ilusi yang palsu
Aku pilih yang pertama
20 tahun silam, Kaisar Wenxi gugur di medan perang setelah memimpin sendiri pasukan kerajaan. Sedangkan permaisuri bertahan di ibu kota, dia memerintahkan keluarga kaisar dan para bangsawan mengungsi ke Selatan.
Di ibu kota sang permaisuri berhadapan langsung dengan pasukan Qin utara, hingga akhirnya tewas dalam lautan api. Sebelum tewas, beliau memberikan pesan terakhir bahwa saat Tulang Burung Pipit muncul, barulah dunia akan tenang.
Selain pesan terakhir, tak ada yang tahu bahwa Permaisuri Wenxi melahirkan seorang anak laki-laki. Setelah dewasa, anak tersebut berhasil masuk ke jajaran pejabat pemerintahan sebagai panglima perang bernama Xiao Wu Yi, pewaris Raja Jing’an, dan pemimpin pasukan Beifu.
Xiao Wu Yi tak mau membuka rahasia dirinya karena situasi politik sedang tidak baik-baik saja. Kaisar sakit-sakitan dan sisa usianya bisa dihitung dengan jari. Sehingga, walau secara de jure sang kaisar menduduki tahta, namun secara de facto Ibu Suri He yang menjalankan pemerintahan.
Hal ini menimbulkan banyak friksi. Para pejabat mulai bergabung dengan beberapa kubu. Diantaranya kubu Ibu Suri dan kubu Guru Besar Xie Huai.
Ketika terjadi pemberontakan Raja Changsa, secara licik Guru Besar Xie Huai Gui mendudukkan pionnya, yaitu Li Mao yang bergelar Raja Qi sebagai wali kaisar, atau notabene akan menjadi penerus tahta kaisar.
Tak seorang pun tahu bahwa Li Mao merupakan anak kandung Guru Besar Xie, hasil perselingkuhan dengan selir kaisar terdahulu.
Langkah Guru Besar Xie berikutnya adalah meletakkan bidak catur lainnya, yaitu Xie Jia Yu, anak perempuannya, sebagai selir Xiao Wu Yi. Sehingga selain menggenggam tahta, Guru Besar Xie mendapat kekuatan militer dari menantunya.
Guru Besar Xie tak peduli apa yang dilakukannya telah menghancurkan kisah cinta Xie Jia Yu dengan Li Mao.
Xie Jia Yu memang hanya anak angkat Guru Besar Xie. Sebagai korban peperangan, dia diadopsi oleh pasutri Guru Besar Xie dan Putri Yunzhao, kakak kandung Kaisar Wenxi.
Gak heran Xie Jia Yu tidak tertarik pada sastra, menyulam dan keterampilan gadis bangsawan lainnya. Dia malah menekuni keahlian mekanis dan alkimia, seperti membuat bom, senjata serta peralatan yang mempermudah aktivitas manusia lainnya.
Keahliannya pernah dipergunakan secara licik oleh Ibu Suri. Xie Jia Yu yang polos menjual hasil rancangan berupa senjata busur silang beruntun pada seorang pria bernama Xiao Sheng, tanpa mengetahui orang tersebut suruhan Ibu Suri.
Rancangan Xie Jia Yu diproduksi besar-besaran oleh Ibu Suri, kemudian mengirimnya ke pasukan Beifu. Akibatnya, senjata menelan korban 30.000 prajurit Beifu.
Betapa hancur Xie Jia Yu ketika mengetahui hasil rancangannya malah diselewengkan dan menyebabkan kematian.
“Sebanyak itu orang mati karenaku?”
Beruntung sebagai panglima prajurit Beifu, Xiao Wu Yi bukan orang yang picik. Dia malah mendukung sang isteri mengembangkan keahliannya untuk membantu banyak orang, diantaranya kakak angkat Xiao Wu Yi yang mengalami lumpuh pada kakinya dan kesulitan berkuda.
Xie Jia Yu membuat sanggurdi yang cocok, sehingga kakak iparnya bisa mengasah keterampilannya berkuda sambil memanah.
Keharusan bekerja sama ternyata menumbuhkan benih-benih cinta pada Xiao Wu Yi dan Xie Jia Yu, yang selama ini hanya menjalankan hubungan suami isteri di atas kertas.
Review Key to the Phoenix Heart Chinese Drama
“Dua orang yang menggemaskan,” itu jawaban saya jika ditanya tentang aktris Ai Mi yang berpipi chubby, dan aktor Hou Ming Hao yang dijuluki penggemarnya sebagai Taomei (桃妹) yang berarti "adik perempuan buah persik". Saking gemesnya! 😊😊
Keduanya sangat cute, sehingga beda usia 10 tahun, Hou Ming Hao (28 tahun) dan Ai Mi (18 tahun) gak terlalu kentara. Ditunjang jam terbang akting yang tinggi, chemistry keduanya sangat bagus.
Ternyata gak semua berpendapat sama. Banyak reviewers ngasih rating buruk pada drama China “Key to the Phoenix Heart” dengan alasan Ai Mi masih terlalu muda. Masa anak umur 18 tahun beradegan romantis dengan laki-laki berusia 28 tahun?
Padahal adegannya gak too much lho, hanya forehead kiss (ciuman di dahi). Jauh berbeda dengan Bai Lu (31 tahun) yang juga berperan sebagai FL (18 tahun) dalam drama China “The First Jasmine”, dia bebas beradegan hot kissing di tempat tidur dengan lawan mainnya, Ryan Cheng. Sayangnya justru Bai Lu tampak terlalu tua untuk peran gadis berusia 18 tahun.
Jadi pilih mana?
Reviewer juga mengkritik karakter FL yang diperankan Ai Mi sebagai: “Terlalu muda, impulsif, dan terkadang egois”, karena nampak tidak terpengaruh ketika pembantu kesayangannya, ditebas lehernya oleh ayah tirinya.
Saya menduga pengkritik lupa bahwa drama China “Key to the Phoenix Heart” berkisah tentang sekitar tahun 222 hingga 589 Masehi, sesuai nama ibukota Jiankang seperti dalam kisah.
Emang sih banyak kisah dalam drama China “Key to the Phoenix Heart” yang bikin bingung, salah satunya pengangkatan Li Mao (diperankan Riley Wang) yang asal usulnya gak jelas, sebagai wali kaisar atau putra mahkota.
Beruntung selain ganjalan kisah yang gak masuk nalar, serta sinematografi yang standar aja, alur kisah drama China “Key to the Phoenix Heart” sangat menyenangkan untuk dinikmati.
Demikian juga akting para pemerannya, termasuk Peter Ho (sebagai ayahnya FL) yang gak kerasa udah jadi bapack-bapack. 😊😊
Karena itu, saya dengan senang hati setuju dengan rata-rata rating Mydramalist, yaitu 8,4/10, atau 8,1/10 dari IMDb. Dua-duanya oke.
Baca juga drama Chen Ai Mi lainnya:
Scent of Time, Tentang Cinta, Mimpi dan Penyesalan
Fangs of Fortune, Kisah 5 Sekawan Penakluk Siluman
The Double, Tentang Bangkit dari Kubur untuk Balas Dendam!
Profile
Title: Key to the Phoenix Heart
Native Title: 雀骨
Also Known As: Bird Bone , Que Gu
Screenwriter: Wu Meng Zhang
Director: Go Yik Chun
Genres: Historical, Romance, War
Type: Drama
Format: Standard Series
Country: China
Episodes: 28
Aired: Jul 11, 2026 - ?
Original Network: iQiyi
Duration: 40 min.







.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat