Angels Fall Sometimes, Kala ALS Menguji Cinta Sepasang Kekasih
Apa jadinya jika tangan tiba-tiba serasa lumpuh? Repot pastinya ya? Penderita bakal kesulitan, bahkan mengalami kendala untuk aktivitas sederhana.
Sebagai pengidap epilepsy yang (ketika kambuh) menyerang lengan bagian kiri, saya merasakan penderitaan yang sangat menyiksa. Ketika mandi, mendadak harus berhenti. Kala memasak, takut menumpahkan wajan berisi minyak panas, dan masih banyak lagi.
“Untunglah” penderitaan saya sifatnya sementara. Setelah minum obat teratur, banyak istirahat dan makan teratur, kekambuhan akan hilang dan aktivitas saya normal kembali.
Tidak demikian halnya dengan penderita Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang juga sering disebut penyakit Lou Gehrig. Bersifat fatal. Setelah mengalami tanda-tanda kelumpuhan, harapan hidupnya hanya sekitar 2-5 tahun setelah didiagnosis.
Gejala awal sering kedutan otot (fasikulasi), kram, otot kaku (spastisitas), kelemahan pada tangan/kaki, atau bicara cadel. Seiring waktu gejalanya akan memburuk. Anggota gerak mulai mengalami kelumpuhan, hingga kegagalan pernapasan.
Apa penyebabnya? Belum diketahui, umumnya terjadi secara acak (sporadis, 90% kasus) dan sebagian kecil diwariskan (familial, 10% kasus).
Sel saraf pada penderita ALS mengalami degenerasi. Sel saraf yang mengontrol gerakan otot sadar akan mati secara bertahap. Otot pun berhenti berfungsi dan menyusut (atrofi).
Sayangnya untuk sementara ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan ALS, hanya tersedia pengobatan untuk memperlambat perkembangan penyakit dan mengelola gejala.
Saya searching tentang penyakit ALS ini ketika sedang menonton drama China “Angels Fall Sometimes” yang berkisah tentang pria muda bernama Lin Tuo (diperankan Lin Yi) mengalami gejala penyakit ALS diusia produktifnya.
Tandemnya, aktris Landy Li, jadi alasan saya menonton drama ini serta rating di Mydramalist yang cukup tinggi, yaitu 8.7/10, Rating IMDb 8,3/10 dan mendapat 4 penghargaan serta 1 nominasi dari berbagai gelaran.
Bikin penasaran ya? Sebagus apa, yuk kita bahas:
Baca juga drama Landy Li lainnya:
Coroner's Diary, Kisah Cinta Dokter Forensik era Dinasti Zhou
The Starry Love, (Bukan) Cinta Putri yang Tertukar
Lin Yi sebagai Lin Tuo
Kehidupan harus dijalani
Selangkah demi selangkah
Jalanilah kehidupan yang sudah kaupilih
Ingatlah, jangan hidup dengan penyesalan
Pesan sang kakek, sungguh tepat ditujukan pada cucu tertuanya, Lin Tuo.
Lin Tuo memang sangat beruntung mempunyai kakek yang memahaminya. Kedua orangtuanya tenaga medis (ayahnya seorang dokter dan ibunya perawat) sangat berharap Lin Tuo mengikuti jejak mereka dengan kuliah di fakultas kedokteran.
Enggan memenuhi keinginan orang tuanya, Lin Tuo malah masuk ke jurusan desain industry Universitas Dongyuan, bukan perguruan tinggi terkenal.
Keputusan Lin Tuo membuat orang tuanya mengalihkan perhatian pada adiknya, Lin Ye. Sang adik yang punya impian kuliah di jurusan seni, dipaksa masuk fakultas kedokteran.
Beruntung mereka berdua punya kakek yang sangat menyayangi, tempat Lin Tuo dan Lin Ye mencari perlindungan ketika sedang dimarahi orang tuanya.
Landy Li sebagai An Zhi Que
Kau harus percaya
Ada satu orang yang akan turun dari langit
Dia seperti sudah diatur dalam film
Muncul secara ajaib dalam kehidupanmu
Pasca ibunya meninggal karena kanker, An Zhi Que hidup berdua dengan ayahnya, seorang sopir taksi, di hunian kecil yang membuatnya pontang panting bekerja paruh waktu agar bisa membeli rumah yang lebih besar.
An Zhi Que sangat kompak dengan ayahnya. Sang ayah sangat mendukung apa pun keputusan anak perempuannya, kecuali sewaktu memilih jodoh dan memutuskan tetap setia pada Lin Tuo, seorang pemuda yang didiagnosa menderita penyakit ALS.
Aku kira, kami akan bersama selamanya
Aku pikir, waktu akan terlahir untuk cinta
Synopsis Angels Fall Sometimes Chinese Drama
Aku akan lumpuh
Dan mati
“Ibu, aku sakit.” pesan sederhana itu dikirim Lin Tuo dari kamarnya di rumah sakit.
Di usia produktif, ketika sedang meniti karir sebagai desainer interior di Perusahaan Desain Jijia, Lin Tuo mengalami gejala yang membuatnya bingung.
Mendadak tangan kanannya terasa lemah dan tak mampu menggenggam bungkusan berisi minuman yang sedang ditentengnya. Jari-jarinya menjadi tidak terlalu fleksibel. Berlanjut kala sedang menulis, pulpennya tiba-tiba terlepas dari pegangan.
Lin Tuo juga merasakan pergelangan tangannya sakit. Kala sedang berlari dan menuruni anak tangga, mendadak kaki terasa kaku, sehingga dia jatuh dan kakinya luka.
Padahal Lin Tuo baru mau membanggakan diri. Dia bisa mempertanggung jawabkan keputusannya masuk Jurusan Desain Industry Universitas Teknologi Dongyuan, dan bukan fakultas kedokteran sesuai keinginan orang tuannya.
Walau baru meniti karir di Perusahaan Desain Jijia, desain Lin Tuo terpilih Pengyu, perusahaan penghasil furniture ternama. Prestasi ini menjadikan fotonya terpampang di toko-toko ternama, sejajar dengan desainer kawakan Jijia lainnya.
Lin Tuo juga berhasil menyewa rumah, dan mulai menabung untuk biaya pendidikan adiknya, Lin Ye. Karena seperti dirinya, sang adik sangat berharap bisa masuk jurusan seni. Lin Ye menolak keinginan orang tua mereka yang berharap anaknya bisa menjadi dokter seperti ayah mereka.
Mimpi Lin Tuo seolah pupus setelah mengetahui dirinya terserang penyakit ALS. Perkiraan dokter, dia hanya punya waktu 2-5 tahun. Saraf-sarafnya akan mengalami gagal fungsi. Dimulai secara perlahan anggota geraknya lumpuh, tidak bisa mengontrol BAK dan BAB, dan akhirnya Lin Tuo menderita gagal napas.
Untuk menghadapi situasi terburuk, Lin Tuo mulai menyusun rencana dan aksi. Orang pertama yang diberitahu adalah Wei Hai Yang, pimpinannya di Perusahaan Jijia. Beruntung sosok yang dikenal pemarah ini ternyata sangat pengertian. Dia memberi support agar Lin Tuo bisa terus beraktivitas.
Memutus hubungan dengan kekasihnya, An Zhi Que, menjadi langkah Lin Tuo berikutnya. Dia tak mau sang kekasih terhalang masa depannya, gara-gara punya kekasih seperti dirinya.
Setelah itu, rencananya Lin Tuo ingin menanggung semua sakit tanpa mengganggu orang lain. Namun tak terhindarkan, ternyata dia harus minta bantuan sahabatnya, Chen Guang Pu, dan di titik nadir kesedihannya, dia menghubungi ibunya, Lin Tuo memberitahu dirinya sakit.
Setelah sang ibu, ayahnya pun jadi tahu. Betapa terpukulnya mereka. Selama ini keduanya bergelut dengan orang sakit dan kematian. Tak menduga kini, anaknya sendiri yang sedang berjalan menuju maut.
Ujian itu adil
Jika seseorang tidak lulus, dia akan tereliminasi
Namun, bagi orang tua tidak ada ujian
Anak tidak bisa memilih orang tuanya
Begitu dilahirkan, mereka harus menerima takdir
Ini tidak ada ujiannya, tidak ada keadilannya
Berapa banyak orang tua yang mengkaji dirinya?
Itu bukan alasan untuk tidak bertanggung jawab
Tuo, dalam ujian ini kami tidak lulus
Review Angels Fall Sometimes Chinese Drama
Hiks, drama ini mengandung bawang! Bawangnya banyak banget! Saya yang gak gampang nangis hanya gara-gara drakor atau dracin, kali ini meneteskan air mata.
Saya auto inget adik! Almarhum mendadak meninggal di usia 20 puluhan. Masih kuliah semester dua. Adik bungsu yang paling ganteng dan paling jangkung dari 4 anak laki-laki ibunda.
Demikian pula dalam drama China “Angels Fall Sometimes”, ML cowok ganteng. Dia tengah meniti karir di usia produktif. Dia punya berjuta impian dengan kekasihnya. Tetiba didiagnosis bakal lumpuh dan pergi untuk selamanya. Gimana gak mewek?
Padahal semula gak berharap banyak. Saya nonton drama ini karena diperankan aktris Landy Li. Setelah beberapa episode, kok bagus? Jadi keterusan deh, apalagi setelah mengetahui drama China “Angels Fall Sometimes” dapat banyak penghargaan.
Seluruhnya ada 4 penghargaan dan satu nominasi dari gelaran yang berbeda, termasuk Jiang Chao sebagai ayah FL yang mendapat penghargaan Expressive Actor of the Year.
Lin Yi dapat penghargaan terbanyak, dari Weibo Awards Ceremony dan Tencent Entertainment White Paper Annual Ceremony. Bisa dipahami sih, dalam drama ini Lin Yi memerankan tokoh sentralnya Lin Tuo. Kemampuan akting Lin Yi diperas habis.
Sayangnya, tandemnya Landy Li justru terkesan seadanya. Gak ada akting greget saat adegan mendampingi kekasih yang sedang sakit. Salah satunya sewaktu ML ngompol di celana. Pastinya bakal bikin penonton meleleh andai dia segera memeluk sang kekasih sambil menghiburnya.
Lha ini mah sebagai FL, Landy Li malah berdiri canggung, kemudian ikut masuk ke kamar mandi dan penonton hanya mendengar ML menangis di sana.
Untunglah chemistry ML dengan ketua timnya, orang tua, adik dan kakeknya, bagus banget. Selain kekuatan akting, alur kisah yang ditulis dua bersaudara Cheng, bikin penonton larut dan ingin segera mengetahui episode berikutnya.
Namun rating tinggi (Mydramalist 8.7/10 dan IMDb 8,3/10), tak bakal terwujud tanpa tangan dingin Zhu Dong Ning, sang sutradara. Untuk keberhasilannya, dia diganjar nominasi Outstanding Young Director dari China Television Drama Production Industry Association Awards.
Baca juga drama Lin Yi lainnya:
Ski into Love, Kisah Cinta Atlet Ski Salju dan Kartunis
Everyone Loves Me, Kisah Asmara Sejoli Gamers
Profile
Title: Angels Fall Sometimes
Native Title: 谢谢你温暖我
Also Known As: Hotărârea de a-ți înfrunta destinul , If There is Still Time Left , If There is Time , Ru Guo Hai You Shi Jian , 如果还有时间 , 如果還有時間 , 謝謝你溫暖我
Director: Zhu Dong Ning
Screenwriter: Cheng Xiao Mao, Cheng Meng Yan
Genres: Romance, Life, Melodrama
Type: Drama
Format: Standard Series
Country: China
Episodes: 24
Aired: Mar 9, 2024 - Mar 19, 2024
Original Network: CCTV, Tencent Video
Duration: 45 min.






.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat