Honour dan Cara Melawan Pelaku Pelecehan Seksual
Satu dari tiga perempuan di seluruh dunia pernah mengalami kekerasan seksual, demikian data yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Angka tersebut tidak mengalami penurunan sejak tahun 2000.
Teman saya auto cerita dong, bahwa dia pernah mengalami pelecehan seksual. Terjadi sewaktu masih SMA dan berdesak-desakan di bus Trans Jakarta, seorang pria dewasa menggosok-gosokkan alat kelaminnya pada tubuh teman saya.
Kebetulan di Threads saya melihat seorang menulis cara mengatasinya, yaitu “Selalu membawa jarum pentul/peniti dan sematkan di bagian luar tas!” (4 Maret 2026)
Pemilik utas diberi tahu sejak kelas 5 SD, dan merasakan manfaatnya 7 tahun kemudian. Kala itu dia sedang naik bus untuk bukber di BSD, ketika ketiduran dia terbangun dan sepersekian detik menyadari:
“ini apaan kok anget empuk tapi lama2 keras?”
“lah kok naik turun?”
“lahh? apakah ini benda pipisnya pria?”
“eh anjir?! apakah ini yg dinamakan pelecehan?”
“eh gw dilecehin nih skrg ya brati?”
“OMAYGAAAAT”
Dia melihat ada bapak gendut sedang berdiri menghadap dia. Berusaha tenang, dia ingat jarum pentul yang dikaitkan di bagian depan tas. Kemudian dengan mata melek dan kepala, dia mengambil jarum pentul, daann…TUS TUSS!! (gw tancepin ke benda pipisnya pria itu 2x)
“ADOOHHH”, teriak seekor bapak
gw lgsg acting.
“kenapa pakk?! kenapaa??!”
gw plototin matanya. dia kek takut ke gap dan langsung mundur gt. tp krna padet bgt, gw tusuk 1x lg yg kenceng. trs dia tereak lagi “ADOHHH”
terus gw sok2 gatau apa2.
WKWWK MAMPUYYY!! 👹👹
Saya pikir ini salah satu cara paling jitu sih. Korban bisa aja melapor, tapi kan gak ada buktinya, sehingga pelaku bisa ngeles.
Padahal dampak korban pelecehan seksual sangat berat lho. Dia bisa merasa jijik pada dirinya sendiri, merasa kotor, bahkan lebih parah, munculnya ide bunuh diri.
Drama Korea “Honour” berkisah tentang 3 orang pengacara perempuan yang bersahabat dan bekerja di satu firma hukum untuk membantu korban kekerasan seksual.
Merupakan remake of the Swedish TV series “Honour" [2019], drama ini diperankan aktris Lee Na-Young, Jung Eun-Chae dan Lee Chung-Ah.
Sayangnya, mungkin karena penulis scenario awal menulis berdasarkan budaya Swedia yang tentunya berbeda dengan budaya timur, banyak penonton yang kurang menyetujui beberapa idenya. Gak heran drama Korea “Honour” hanya berhasil mengumpulkan rating 7.8/10 dan 6,7/10 dari IMDb.
Sedih banget ya?
Baca juga Drama/Film Korea tentang Kekerasan Seksual
Silenced, di Balik Tembok Pelecehan Seksual
Ms. Hammurabi, Karena Pelecehan Seksual Bukan Sekadar Dipegang
Lee Na-Young sebagai Yoon Ra-Young
Bisakah kamu menusuk orang dengan pisau?
Tidak bisa bukan?
Lalu mengapa kau melakukannya pada diri sendiri?
Kau berkata kejam pada dirimu sendiri,
hal yang tak kan kulakukan pada orang lain
Mengapa begitu?
Karena diri sendiri merupakan sasaran yang mudah
Karena tak punya keberanian, maka yang kutindas adalah diriku sendiri
Demikian kata Yoon Ra-Young pada korban kekerasan seksual yang merasa tertekan dan ingin bunuh diri.
Bukan tanpa sebab Yoon Ra-Young berkata demikian, 20 tahun silam dia juga pernah mengalami. Dia diperkosa kekasihnya hingga hamil dan terpaksa memberikan anaknya ke panti asuhan karena tak mampu merawatnya.
Jung Eun-Chae sebagai Kang Shin-Jae
Cara menyingkirkan bom yang tak berguna adalah
Dengan langsung mencabut pin-nya
Sebagai anak tunggal Seong Tae-Im, CEO Haeil Law Firm, Shin-Jae kerap terpaksa memblokir hati nuraninya agar bisa hidup sesuai keinginan sang ibu.
Hasilnya? Dia dua kali menikah dan dua kali bercerai. Sebagai “upah” dia mendapat kebebasan mengelola Listen & Join Law Firm, firma hukum pro bono yang membantu korban-korban kekerasan seksual.
Lee Chung-Ah sebagai Hwang Hyun-Jin
Kamu bisa melakukan kesalahan
Melukai orang dan berbuat salah
Tapi selesaikan dengan benar
Jika kamu menjadi pengecut di usia sekarang
Nanti, kamu tidak akan punya tempat untuk lari
Demikian kata Kang Shin-Jae pada sahabatnya, Hwang Hyun-Jin.
Shin-Jae mengingatkan sang sahabat karena Hyun-Jin telah melanggar garis moral. Dia berselingkuh padahal sudah bersuamikan Gu Seon-Kyu.
Ketika Hyun-Jin hamil, Gu Seon-Kyu tahu itu bukan anaknya. Sperma Gu Seon-Kyu terlalu lemah untuk menghasilkan pembuahan.
Sinopsis Drama Korea Honour
Kalian mengingatkanku pada komplotan
Orang-orang yang nasibnya terikat
Jika yang satu runtuh, yang lainpun akan runtuh juga
Demikian kata Gu Seon-Kyu kepada istrinya, Hwang Hyun-Jin. Dia tengah mengomentari keakraban yang terjalin antara sang istri dengan 2 sahabat perempuannya: Kang Shin-Jae dan Yoon Ra-Young.
Begitu akrabnya, sehingga Gu Seon-Kyu yang berprofesi sebagai detektif polisi, merasa bahwa istrinya lebih terbuka kepada kedua sahabatnya, dibanding pada dirinya.
Dugaan Seon-Kyu mendekati kebenaran. Persahabatan Hyun-Jin dengan Shin-Jae dan Ra-Young sangat erat, seolah tak terpisahkan. Dimulai dari ketiganya kuliah di Fakultas Hukum Universitas Hankuk, kemudian menjadi pengacara di Listen & Join Law Firm.
Selain persahabatan yang indah, ketiganya ternyata juga punya rahasia kelam. 20 tahun silam saat masih menjadi mahasiswa dan beraktivitas di luar kampus, Hyun-Jin dan Shin-Jae membantu Ra-Young yang tengah diperkosa kekasihnya, Park Ju Hwan.
Hyun-Jin menghantam kepala Park Ju Hwan sampai terluka, kemudian, ketiganya meninggalkan pelaku begitu saja, mengambang di perairan.
Akibat kekerasan seksual tersebut Ra-Young hamil dan depresi berkepanjangan. Kedua sahabat membantunya dan memutuskan menitipkan bayi yang dilahirkan Ra-Young di panti asuhan.
Pasca kejadian, ketiganya bersepakat memberi bantuan hukum pro bono untuk korban kekerasan seksual. Aktivitas mereka dipermudah dengan keberadaan Shin-Jae sebagai anak tunggal pemilik Haeil Law Firm, kantor hukum terkemuka dan kaya raya, sehingga mampu mendanai Listen & Join Law Firm sebagai bagian program CSR.
Tugas mereka seolah terbagi, Shin-Jae melakukan pendekatan pada ibunya, agar kebutuhan finansial L & J Law Firm tetap terpenuhi, Hyun-Jin yang telah menikah dengan Gu Seon-Kyu fokus mendampingi korban, sementara Ra-Young selain mendampingi client juga menjadi narasumber tetap di acara televisi membahas undang-undang perlindungan korban kekerasan seksual.
20 tahun kemudian, mereka bertemu dengan Jo Yoo-Jeong, korban kekerasan seksual yang merasa tertekan dan ingin bunuh diri. Sebagai penyintas, Ra-Young menguatkan dengan berkata:
Mengapa kamu harus mati?
Lebih baik membunuh daripada mati
Cobalah bertahan sekuat tenaga
Jika tanganmu diikat, gigit dia
Jika mulutmu dibungkam, hantam dengan kepalamu
Alih-alih ingin mati, cobalah bertahan hidup.
Apa yang dialami Jo Yoo-Jeong ternyata tidak sederhana. Dia merupakan korban kekerasan seksual dalam lingkaran Connect-In, suatu aplikasi prostitusi yang menghubungkan pelanggan VIP dengan PSK.
Jaringan prostitusi tersebut dikelola Park Ju Hwan, pemerkosa Ra-Young yang telah pulih dan kini berprofesi sebagai jaksa aktif serta mengganti namanya menjadi Park Je-Yeol.
Jasa yang diberikan Connect-In bukan prostitusi biasa. Jaringan ini memberi layanan seks dengan penyiksaan. PSK di bawah umur serta PSK sesama jenis.
Akibat penyiksaan, banyak PSK yang mengalami luka-luka bahkan tewas. Agar tidak bisa dilacak, satuan tugas di bawah kendali Park Je-Yeol akan membereskan TKP hingga bersih dari sidik jari pelaku.
Trio sahabat tentu saja tidak bisa berpangku tangan melihat korban berjatuhan. Dengan segala cara mereka berusaha membongkar sindikat ini.
Tak terhindarkan terjadi perseteruan sengit. Park Je-Yeol tak rela Connect-In dihancurkan, dia melancarkan strategi agar kasus 20 tahun bisa dibuka dengan membalikkan keadaan: Dia menuduh 3 sahabat ini melakukan percobaan pembunuhan terhadap dirinya.
Kedua belah pihak, Park Je-Yeol dan 3 sahabat, tidak menyadari ada dalang penyebab pertarungan mereka. Orang ini tersangkut kasus aktris Seo Ji Yoon yang ditutupi Haeil Law Firm, 20 tahun silam.
Yups, nama besar Haeil Law Firm memang diperoleh dengan cara kotor, diantaranya menutup kasus semacam Connect-In yang pernah terjadi 20 tahun silam.
Orang tersebut mendekati Shin-Jae dan ibunya untuk balas dendam.
Review Drama korea Honour
Aku mengabaikan diriku yang terluka selama 20 tahun
Karena takut pada pandangan orang lain
Diperankan Jung Eun-Chae dan Lee Na-Young, istri tercintanya aktor Won Bin, menjadi alasan saya menonton drama Korea “Honour” , walau drama ini hanya mendapat rating 7,8/10 dari Mydramalist, dan 6,7/10 dari IMDb.
Setelah membaca beberapa review, saya mengambil kesimpulan bahwa penonton mengharapkan tokoh yang heroik, sementara ketiga tokoh perempuan punya banyak kelemahan. Kang Shin-Jae (Jung Eun-Chae) sudah 2 kali menikah dan bercerai demi memuaskan keinginan ibunya.
Hwang Hyun-Jin (Lee Chung-Ah) sudah punya suami tapi malah berselingkuh, dan mengandung anak selingkuhannya. Serta Hwang Hyun-Jin (Lee Chung-Ah) memberikan anak akibat kekerasan seksual yang dialami pada panti asuhan.
Mereka juga memanipulasi test DNA agar perbuatan 20 tahun silam tak terlacak pihak berwajib.
Merupakan remake of the Swedish TV series “Honour" [2019], saya melihat penulis skenario asli berusaha menyusun karakter ketiga pemeran utama sebagai perempuan biasa yang tak luput dari kesalahan. Walau demikian, mereka tetap berusaha memenuhi keinginan hati nurani, yaitu mencari keadilan bagi korban kekerasan seksual.
Menurut saya sih, secara keseluruhan drama Korea “Honour” sangat bagus. Akting ketiga pemeran utama sangat cemerlang, mereka berhasil menampilkan perempuan tegar sekaligus rapuh.
Demikian pula pemeran antagonis, melihat jam terbang Seo Hyun-Woo di dunia drama maupun layar perak, malah aneh jika aktingnya gak mumpuni.
Alur cerita juga mengalir runut dan nyaman dinikmati. Cliffhangernya bikin penasaran, pingin lihat episode selanjutnya. Ditambah sinematografi yang mendukung keseluruhan kisah, saya ngasih nilai 9/10 deh.
Apalagi jika ingat penampilan Jung Eun-Chae dan Lee Na-Young yang bertubuh jangkung, nampak keren dan elegan dengan pakaian yang modis. 😊😊
Baca juga drama Jung Eun-Chae lainnya:
Jeongnyeon: The Star is Born, Transformasi Seorang Gadis Penjual Ikan Menjadi Bintang
The King: Eternal Monach, Sepotong Cinta Dalam Fiksi Ilmiah
Profile
Drama: Honour
Revised romanization: Honour: Geunyeodeului Beobjeong
Hangul: 아너: 그녀들의 법정
Director: Park Gun-Ho
Writer: Park Ga-Yeon
Network: ENA, Genie TV
Episodes: 12
Release Date: February 2 - March 10, 2026
Runtime: Monday & Tuesday 22:00
Language: Korean
Country: South Korea








.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat