Skip to main content

Fluttering Warning; Come Back-nya Yoon Eun-Hye



Golongan penonton drama Korea, era berapakah Anda?

Eranya  Kim Nam-Joo dan Jang Dong-Kun yang pernah melejit dengan “Model” pada tahun 1997? Duh jadul banget ya? Jangan-jangan belum lahir ya?   :D   :D

Atau eranya Yoon Eun-Hye yang debut perdananya “Princess Hours” begitu memikat hingga dunia drama Korea menyambutnya hangat. Sebutlah “Coffee Prince”, “Lie To Me” dan “Marry Him If You Dare”  pada tahun 2013.

Tak heran kemunculannya kembali dalam “Fluttering Warning” begitu dinantikan. Bagaimana hasilnya? Salah seorang penggemarnya bilang:
it was a wasted comeback of eun hye

Emang sih, “Fluttering Warning” ngga meledak. Raihan ratingnya pun mengecewakan. Mungkin karena plot cerita yang terlalu biasa-biasa saja untuk aktris sekelas Yoon Eun Hye dan aktor beken,  Chun Jung Myung.

Padahal “Fluttering Warning” diramu dari web novel lho. Judul aslinya "Seolremjoouibo" dan  ditulis 
 Seo Han-Kyeol. Mungkin karena perbedaan selera aja sih ya?

Yuk kita  langsung kenalan dengan peran mereka aja ya.


Yoon Eun Hye berperan sebagai  Yoon Yo Jung, aktris cantik yang penuh sensasi dan mendapat kutukan ngga pernah pacaran lebih dari 100 hari.

Untuk melindungi reputasinya, pihak manajemen Yoon Yo Jung meminta bantuan Cha Woo Hyun, seorang dermatologist untuk berpura-puta menjadi pacar Yoon Yoo-Jung.

Yoon Yoo-Jung memiliki seorang adik bernama Yoon Yoo-Joon yang selalu bersamanya sejak ibu mereka meninggal dalam kebakaran. Yoon Yoo-Jung dan Cha Woo Hyun sama-sama memiliki trauma masa kecil akibat kebakaran. Keduanya terhubung walau penyebab dan tragedi kebakarannya berbeda.



Chun Jung Myung  berperan sebagai  Cha Woo Hyun, seorang dermatologist yang menyembunyikan latar belakang sebagai anak kedua seorang chaebol.

Ayahnya menyiapkan pernikahan bisnis dengan Kang Hye-Joo, anak bungsu Kang Group. Karena enggan menanggapi  perjodohan,  karir Woo Hyun dan Yo Jung dijegal. Kisah cinta keduanya berulang kali mendapat rintangan.


Kang Seo Yeon berperan sebagai Kang Hye-Joo yang jahatnya kaya demit. Amit-amit deh. Semua kemungkinan menghancurkan hubungan Woo Hyun dan Yo Jung dilakukannya tanpa tahu malu dan tanpa harga diri.

Bahkan sesudah diusir Woo Hyun dengan kata-kata:
“Pergilah, cari orang lain saja. Jangan ganggu waktuku”.
Hye Joo tetep ngeyel datang. Minta bantuan ayah dan ibu kandung  Woo Hyun. Kang Hye-Joo bertingkah laku demikian untuk mendapat pengakuan ayahnya, karena dia hanya anak selingkuhan  sang ayah. Senasib dengan Woo Hyun.


Langkah Hye Joo baru terhenti sesudah dia mengusik kakak tiri Woo Hyun, membuat ayah Woo Hyun berang. Keadaan semakin runyam setelah Yo Jung cs melancarkan aksi balas dendam.

Sinopsis
Dermatologist, Cha Woo Hyun (Chun Jung Myung) sangat populer di kalangan wanita, tapi dia tidak tertarik untuk berkencan. Yoon Yo Jung (Yoon Eun Hye) adalah seorang aktris terkenal, yang belum bisa berkencan dengan pria lain sejak rumor mulai menyebar 15 tahun yang lalu. Secara kebetulan, mereka memutuskan untuk membuat kontrak di mana mereka memutuskan untuk "berpura-pura" kepada orang lain bahwa mereka berpacaran dan jatuh cinta satu sama lain.( dramawiki)


Review
Drama Korea yang manis dan simple. Penonton nggak harus mengernyit sewaktu menonton “Fluttering Warning”, karena plot ceritanya begitu sederhana.

Saking sederhananya, keberadaan pemeran antagonis menjadi terasa kuat. Andaikan panganan seblak, Kang Hye-Joo si trouble maker adalah rasa pedas yang bikin bibir dower. Sedangkan Yoon Yoo-Jung dan Cha Woo Hyun  adalah rasa kencur dan gulanya. Saling berkaitan dan saling melengkapi. “Fluttering Warning” menjadi terasa kurang menggigit ketika peran Kang Hye-Joo dilucuti di beberapa episode akhir.

Padahal ada banyak  cerita yang bisa dieksplor. Kisah bekas luka bakar di punggung Yoo-Jung yang konon sama dengan luka bakar  Woo-Hyun . Juga tentang kalung yang sama banget. Rasanya kok jadi mengada-ada karena dihapus pun tak mengurangi keseluruhan kisah.

Yang aneh adalah kisah masa kecil Yoo-Jung. Ibunya meninggal akibat kebakaran ketika usia Yoo Jung masih 8 tahun. Membuat Yoo Jung  membenci dan menyalahkan ayahnya. Saking bencinya dia ngga mau ketemu sang ayah. Lha trus sesudah peristiwa kebakaran, siapa  yang ngurusin Yoo-Jung? Dia kan masih piyik banget. Mana ngurusin adiknya pula.

Tapi selebihnya masuk ekspektasi, seperti kehidupan di belakang layar sang aktris, Yoon Yoo-Jung. Yang harus mati-matian menjaga tubuh karena aslinya doyan makan.

Oh ya, iklan suplemen dan kosmetik di drakor ini juga terasa kebanyakan dan kentara banget. Maklum Yoon Eun Hye, bintang papan atas Korea yang terkenal kecantikannya. Juga parade busananya yang memanjakan mata penikmat fashion Korea.



Profile
Drama: Fluttering Warning (literal title)
Revised romanization: Seolremjoouibo
Hangul: 설렘주의보
Director: Jo Chang-Wan
Writer: Seo Han-Kyeol (web novel), Kim Shin-Hye
Network: MBN
Episodes: 16
Release Date: October 31 - December 20, 2018
Runtime: Wednesdays & Thursdays 23:00
Language: Korean
Country: South Korea




Comments

Sissassy said…
Aku cuma pernah nonton Coffee Prince. Perasaan YoonEunHye cantikan rambutnya pendek ya.

Popular posts from this blog

Dewi Kentring Manik, Dewi Cantik Jelita Pelindung Kota Bandung

The Third Charm, Akhir Yang Membuat Penonton Marah

Bagaimana jika tokoh utama yang ganteng bukan main menjalin kasih dengan second lead, gadis cantik, imut dan menggemaskan? Ternyata penonton memilih agar keduanya happy ending. Sementara tokoh perempuan di maki-maki karena dianggap meninggalkan kekasihnya.
Mungkin itu yang menjadi penyebab ending drama Korea “The Third Charm” dibiarkan cukup terbuka. Penonton boleh berkhayal semaunya. Apakah cukup sahabatan atau menikah?
Tokoh utama pria, Seo Kang-Joon dan tokohperempuan, Esom yang membuat saya kepincut untuk menonton drakor ini. Seo Kang-Joon, rupanya dianggap sukses dalam setiap perannya sehingga tahun 2018, saya menonton 2 dramanya. Marema ya?
Sedangkan Esom, saya jatuh cinta pada sosoknya di Because This Is My First Life. Berperan sebagai sahabat tokoh utama, Esom keren banget. Hihihi tentu saja yang dimaksud keren adalah postur tubuhnyayang tinggi dan penuh. Seksi, tanpa harus berbaju pendek. Bahkan balutan kostum hitam atau putih yang dikenakan, bikin Essom nampak berkelas. Sebetul…

100 Days My Prince; Janji Setia Seorang Pangeran Cilik

“Aku menyukaimu” “Aku akan mengawinimu” Kata seorang anak laki-laki pada gebetannya, Yoon Yi-Seo,  perempuan cilik yang periang, cantik dan pemberani.
Sekian puluh tahun berlalu, Lee Yool, nama anak laki-laki tersebut, rupanya selalu  berpegang teguh pada janjinya dan Yi Seo pun selalu mengingatnya.
Mengambil  genre sageuk fusion alias kisah dengan setting masa lalu yang dimodifikasi (fiksi, bukan berdasarkan sejarah sebenarnya), drama Korea “100 Days My Prince”  sebetulnya ngga terlalu spesial. Khususnya jika dibandingkan dengan drakor bergenre serupa.
Pemeran utama mengalami lupa ingatan. Ide klise yang telah digunakan sejak “Meteor Garden”nya drama Taiwan. Kemudian diramu dengan kehidupan sang pangeran sebagai rakyat jelata selama 100 hari.
Yang menjadi pembeda adalah aktor dan aktrisnya yang sedang naik daun. Sang pangeran Lee Yool diperankan D.O. personil EXO, sedangkan Yoon Yi-Seo atau Hong Shim diperankan aktris cantik Nam Ji-Hyun.
Apabila Anda mencari tontonan yang menghibur, “100 Da…

Nostalgia 7 Majalah Favorit

Punya majalah favorit?
Maksudnya tentu majalah cetak. Skip majalah Bobo ya? Selain karena udah kelamaan eranya, juga ngga ada saingan. Sementara 7 majalah favorit yang terpilih karena target segmen serta  ragam topik  yang disajikan.
Tentu  beberapa majalah sudah almarhum alias rest in print. Huhuhu sedih, padahal walau udah ngga berlangganan, sesekali saya masih suka beli. Rasanya lebih nyaman membaca versi cetak dibanding online-nya. Mata ngga capek. Ketika  lelah, si majalah bisa menjadi penutup wajah, pengantar tidur. Coba deh membaca via   ponsel atau tab, kan ngga bisa untuk penutup wajah.  :D  :D
Oke langsung aja kita ngobrolin  majalah favorit yang dimaksud. Ini dia:
Majalah Horison
Awalnya saya membaca majalah Horison karena terpaksa. Sebagai anak ABG yang gemar melahap habis semua bacaan, saya kehabisan buku serta majalah, eh ada majalah isinya cerpen, baca ah ..... Ternyata, ... bahkan hingga kini, saya masih sering mengulang paragraf demi paragraf artikel/cerpen/puisi  yang dimu…

Bukit Batu, Destinasi Mistis di Palangka Raya yang Wajib Dikunjungi

“Indonesia ngga cuma Jabar, mbak” Untuk sekian kalinya Gilang meledek. Kalimat ledekannya diberi penekanan emoji. Dan untuk kesekian kali pula, saya hanya bisa menimpali dengan emoji tertawa lebar. “Kesini mbak, ke Palangka Raya. Jangan kaya katak dalam tempurung. Nanti kita kulineran sampai kenyang”.
Seperti itulah Gilang. Sangat baik hati. Kami bisa ngobrol berjam-jam untuk membahas banyak topik. Mulai dari harga telur yang naik turun hingga gonjang ganjing pilpres dan pileg. Dan semua kami lakukan via dunia maya. Dunia maya yang membantu kami berkenalan dan bersahabat hingga kini.
Profesi blogger dan minat pada photography menautkan kami sejak tahun 2011. Sangat erat, walau selisih usia terpaut jauh. Awal berkenalan, saya sudah menjadi ibu rumah tangga 4 anak, sedangkan Gilang masih gadis yang bebas berpetualang mencari ide memotret.
Hanya sekali kami bertemu. di acara blogger gathering tahun 2012. Sesudah itu Gilang pindah dari Jogja ke Palangka Raya, bertemu dengan sangpujaan hati kemu…

5 Situs Download Gratis Drama Korea yang Recommended Banget

Suatupagi perbincanganWA Grup Komunitas Memasak yang biasanya riuh dengan berbagi resep makanan, tiba-tiba berubah menjadi: “Download aja teh, ngirit kuota” “Wah saya belum nonton ... . Bikin penasaran!”
Ya, kami sedang bergunjing mengenai drama Korea. Drama Korea apa saja yang bagus, yang belum ditonton dan yang penting ini nih: situs yang direkomendasikan untuk men-download drama Korea bersubtitle Indonesia. Tujuannya tentu saja untuk ngirit kuota. Emak-emak dimana saja umumnya sama: pingin hemat!:D :D
Kala itu, semua cara menonton drama Korea sudah saya coba, hanya mengunduh yang belum.Tentunya jadi penasaran. Selalu ada sesi yang jengkelin ketika menonton drakor . Menonton via player DVD misalnya, banyak keping DVD yang tidak berjalan mulus. Katanya sih proses burningnya yang bermasalah.Tapi pan jadi riweuh,saya harus bolak balik. Menonton via DVDberarti juga nyampah. Usai menonton, kepingan DVD ngga tau harus diapain. Ada usul?
Cara berikutnya melaluisaluran berbayar. Apesnya harus sta…

Ngemil Syantikkk Ala Syahrini Bareng Nenasz Cookies

Syantik. Kata itu dipopulerkan Syahrini bersama sejumlah kata lain seperti cetar, sesuatu,  bulu mata badai,  jambul khatulistiwa dan kata-kata nyleneh lainnya.  Sosok lain yang gemar membuat kata-kata ajaib adalah Viki Prasetyo dan Cinta Laura. Kreator kata yang menjadi kesatuan dengan branding mereka.
Andai mereka berkampanye ... Maksudnya bukan kampanye pilpres atau  kampanye  pileg,  namun kampanye untuk kemaslahatan seperti diversifikasi pangan. Lahan yang belum banyak disentuh. Jangankan selebriti, nampaknya para pejabat juga “pelit” bicara tentang diversifikasi pangan.
Ketinggian miimpinya ya? Gubrak deh .... :D Gini  kisahnya. Berawal rencana membuat tulisan personal branding ala Syahrini part 2, ngga sengaja saya lihat iklan cookies yang dibintangi Syahrini. Langsung deh kepikiran: “Ah, andai Syahrini jadi model iklan cookies non tepung terigu. Bakal sukses deh program diversifikasi pangan kita”
Baca juga: Pingin Personal Branding ala Syahrini? Begini Caranya!Julia Perez; Don’t Judg…