
source: pexels/nicolecedik

Disengat Tawon, Apakah Ditanggung BPJS?
Bagaimana rasanya disengat tawon? Cekit-cekit di leher, karena tawon menyengat leher, setelah saya tepis, eh dia menggigit ujung jari. Nah gigitan di ujung jari ini menimbulkan sakit yang lumayan.
(Jika diingat lumayan horor lho, seperti sekumpulan semut sedang nemplok di leher dan mereka gigit leher secara bebarengan)
Setelah menyemprot dengan insektisida yang mengirim si tawon ke alam baka untuk selamanya, barulah saya menuju wastafel untuk membasuh ujung jari yang kesakitan dengan sabun dan air mengalir. Demikian juga gigitan tawon di leher , saya cuci dengan bantuan washlap.
Tips pertolongan pertama ini saya peroleh ketika dulu kerap mantengin siaran radio, seperti KLCBS, Sonora, OZ Radio, Prambors dan lainnya. Duh jadi kangen jumping antar stasiun radio, dan menikmati lagu serta suara penyiar radio yang merdu.
Para penyiar radio ini kreatif banget dalam mengisi acaranya, salah satunya membagikan tips pertolongan pertama untuk kejadian tak terduga, seperti tersiram air panas dan disengat tawon. Bertambah asyik dan nempel di ingatan, karena pendengar dipersilakan ikut nimbrung, baik untuk bertanya maupun menambahkan pengalaman mereka.
Belum mati, tapi sulit bernapas membuat beberapa radio swasta lokal akhirnya memutuskan untuk melakukan transformasi digital. Menarik ya, andai ada Radio Tiktok atau TikTok Live, kita bisa langsung berinteraksi dengan penyiar radio online dan penonton lainnya.
Baca juga:
Rokok Herbal, Nyaris Merenggut Nyawa Kakakku
Pengalaman Mengurangi Insomnia dengan Cara Aman dan Nyaman
Daftar Isi:
- Pertolongan Pertama Disengat Tawon
- Disengat Tawon Ditanggung BPJS, Asalkan ….
- Ternyata Biang Keladinya: Tawon Vespa!
- Kisah Pasca Disengat Tawon
Seperti kasus disengat tawon, saya hanya bisa berinteraksi dengan AI untuk menanyakan solusinya. Sehingga, karena baru mengalami kejadian apes ini, solusi yang saya ambil pun nabrak-nabrak.
Ini jawaban AI untuk kasus disengat tawon:
- Segera cuci area sengatan dengan sabun dan air mengalir, lalu tempelkan kompres dingin untuk meredakan nyeri dan bengkak
- Lepas cincin atau gelang di sekitar area sengatan sebelum tubuh mulai membengkak.
- Jika ada duri sengat tertinggal, dorong perlahan menggunakan benda tipis rata seperti kartu. Jangan jepit dengan pinset karena bisa menekan racun masuk lebih dalam.
- Redakan gejala dengan mengoleskan losion kalamin atau minum obat paracetamol jika terasa nyeri dan gatal.
- Segera ke IGD jika mengalami tanda alergi berat atau syok anafilaksis seperti: Sesak napas, bengkak parah di wajah, mual, muntah, pusing, atau disengat oleh banyak tawon sekaligus.
Keputusan ke IGD akhirnya saya ambil karena si tawon menyengat leher, gimana jika duri sengatnya tertinggal?
Bingung kan? Sementara orang rumah ngasih saran yang aneh-aneh, ada yang nyuruh menggosok bekas sengatan dengan bunga, ada yang menyarankan mengolesi minyak kayu putih.
![]() |
| source: blogbankmega |
Disengat Tawon Ditanggung BPJS, Asalkan ….
Ya, pasien disengat tawon akan ditanggung BPJS asalkan kondisi pasien memenuhi kriteria kegawatdaruratan medis berdasarkan hasil pemeriksaan awal (triase) oleh dokter jaga.
Ada 3 kategori triase, yaitu kondisi gawat darurat berat (kategori merah) atau darurat stabil (kategori kuning), serta kategori hijau (tidak gawat tidak darurat). Nah kategori ketiga ini tidak dijamin BPJS, pengobatannya diarahkan ke FKTP, atau lebih kita kenal sebagai faskes 1.
Sebagai orang awam, bagaimana cara kita mengetahui seseorang nampaknya masuk kategori merah atau kuning? Kurang lebih sebagai berikut:
- Adanya gangguan pada jalan napas, pernapasan, atau sirkulasi.
- Penurunan kesadaran (seperti pingsan atau koma).
- Gangguan hemodinamik dengan tanda vital atau tekanan darah yang tidak stabil.
- Membutuhkan tindakan medis segera untuk mencegah kecacatan atau kematian (misalnya trauma atau kecelakaan berat)
Apa yang saya alami jelas tidak termasuk kriteria di atas. Namun saya juga gak bisa ke faskes 1. Waktu sudah menunjukkan pukul 15.00, faskes 1 sudah tutup. Jadi, walau paham bahwa yang saya alami termasuk kategori hijau (tidak gawat tidak darurat), gak pakai lama saya segera memesan GrabCar menuju IGD RS Ludira Husada Tama, Jalan Wiratama 4, Jogja, rumah sakit terdekat dari rumah.
Keluhan saya segera ditanggapi dokter yang bertugas, yang mungkin nampak bingung karena walau saya sudah membuka kerudung untuk menunjukkan area leher yang disengat tawon, saya nampak baik-baik aja.
Saya memang merasa nyeri, panas, kemudian kebas. Di area tempat disengat tawon, sempat muncul bentol, namun kemudian menghilang, hanya tersisa tanda kemerahan dan bintik hitam.
Bintik hitam yang semula saya pikir adalah duri sengat yang tertinggal, ternyata bukan. Jadi saya gak perlu panik.
Dengan sabar, dokter yang ramah tersebut menjelaskan bahwa barangkali tawon sempat memasukkan racun ke area leher, sebelum akhirnya ditepis, dan menggigit ujung jari.
Sewaktu akan memeriksa ujung jari yang tersengat tawon, saya bilang bahwa sakitnya mereda sesudah saya cuci dengan sabun dan air.
Untuk mengurangi reaksi alergi dan meredakan bengkak saya mendapat suntikan antihistamin, dokter juga menulis resep obat yang harus ditebus setelah melakukan pembayaran di kasir.
![]() |
| Hasil olah Gemini berdasarkan bangkai tawon yang saya potret |
Ternyata Biang Keladinya: Tawon Vespa!
Jangan lupa, cek jenis serangga yang menggigit/menyengat karena tenaga medis (dokter atau perawat) akan bertanya untuk menentukan tingkat kegawatdaruratan, memilih obat yang tepat, dan mencegah komplikasi fatal.
Setiap serangga membawa jenis racun (toksin), air liur, atau mekanisme cedera yang berbeda. Kebetulan saya sempat memotret si serangga, sebelum membuangnya ke tempat sampah.
Ternyata biang kerok yang bikin saya pontang panting, menurut AI maupun jawaban tenaga medis adalah: Tawon Vespa! Ini jawaban AI:
Tawon Vespa / Tawon Ndas - _Vespa affinis_, sering disebut Lesser-banded Hornet. Ciri-cirinya cocok sekali dengan foto kamu: kepala dan dada hitam legam, perut bagian tengah oranye-kuning cerah dengan ujung hitam, dan sayap kecokelatan.
Apakah spesies yang banyak ditemukan di Jawa ini beracun / berbisa?
Ya, berbisa. Betina punya sengat. Sengatannya dipakai untuk berburu dan membela diri. Sengatan 1 ekor pada orang sehat biasanya menyebabkan nyeri sangat tajam, bengkak, kemerahan, dan panas selama beberapa jam sampai 1-2 hari.
Yang harus dilakukan: Jangan dipukul atau dipegang dengan tangan kosong. Kalau di dalam rumah, tutupi dengan gelas lalu lepaskan ke luar. Kalau menemukan sarangnya, jangan dibongkar sendiri. Panggil petugas.
Jika tersengat, cuci dengan air dan sabun, kompres dingin, dan jangan digaruk. Segera ke dokter / IGD jika muncul sesak napas, bengkak meluas, demam, atau sengatan lebih dari 3-5 ekor.
Pertanyaan berikutnya muncul, kok namanya Vespa sih?
Dijawab AI: Karena nama ilmiahnya memang dari genus Vespa. Dalam Bahasa Latin “Vespa” artinya “tawon”. Jadi semua tawon besar yang masuk kelompok hornet diberi nama belakang Vespa. Contohnya yang di foto kamu Vespa affinis, yang raksasa dari Jepang Vespa mandarinia.
Mengapa orang Indonesia menjulukinya dengan "tawon vespa"?
Alasannya untuk membedakan dengan “tawon biasa”, tawon kecil-kecil yang merupakan genus Polistes atau Ropalidia. Sedangkan yang besar, hitam-oranye, dan sengatannya sangat sakit termasuk genus Vespa.
Jadi untuk memudahkan, ketika orang mendengar "tawon vespa" langsung kebayang si tawon yang bertubuh besar dan berbahaya, bukan tawon kecil yang bikin sarang di atap.
![]() |
| source: pexels/Ivan S |
Kisah Pasca Disengat Tawon
Sempat jengkel ke diri sendiri, pasca disengat tawon dan berlari ke IGD, karena ternyata gak seberbahaya itu, malah saya punya 3 dari 4 jenis obat yang diresepkan, yaitu
Methylprednisolone
Obat antiinflamasi untuk meredakan nyeri, meredakan peradangan, mengatasi reaksi alergi berat, dan menekan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif.
Sebagai penderita osteoarthritis saya selalu memiliki stok agar sewaktu-waktu bisa minum dan setop ketika sudah tidak terasa sakit.
Chlorpheniramine Maleate (CTM)
Obat golongan antihistamin (klorfeniramin maleat) yang berfungsi untuk meredakan gejala alergi seperti bersin, hidung berair, gatal-gatal, serta mata merah dan berair.
Saya selalu punya CTM karena mudah alergi debu, juga obat mujarab sewaktu insomnia menyerang.
Sanmol
Obat bebas untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan hingga sedang.
Lha ini kan hanya paracetamol 500 mg, malah saya punya stok ibuprofen yang lebih ampuh untuk meredakan nyeri dan radang,
Nah dari 3 obat di atas, hanya obat salep ini yang saya gak punya, yaitu:
Betamethasone valerate
Obat golongan kortikosteroid topikal yang digunakan untuk meredakan peradangan, kemerahan, bengkak, dan rasa gatal pada kulit
Salep ini ampuh, khususnya karena hingga keesokan harinya, selain masih muncul ruam kemerahan dan gatal, rasanya pingin banget ngegaruk. Untunglah inget bahwa menggaruk akan menyebabkan infeksi sekunder akibat kerusakan kulit dan memperparah pembengkakan serta penyebaran racun.
Sesudah memakai salep rasanya lebih nyaman. Rasa sakit hanya muncul ketika mengusap area yang disengat tawon.
Saat itulah rasa jengkel mengeluarkan uang Rp 259 ribu untuk pengobatan di IGD menguap begitu saja.
Ya, saya bisa memilih menunda mencari bantuan medis sampai esok hari agar bisa menggunakan fasilitas BPJS, namun saya tidak bisa “membeli” waktu yang membuat saya bisa tidur nyenyak di malam hari, tanpa terganggu pikiran yang enggak-enggak.
Untuk itulah para tenaga medis hadir, mereka belajar bertahun-tahun untuk memberi bantuan terkait kesehatan. Justru saya harus bersyukur bahwa sengatan tawon yang saya alami, tidak menimbulkan gangguan yang berarti.
Setuju? 😊😊
Baca juga:
Osteoartritis sebagai Kado Ulang Tahun
Cek Kesehatan Gratis dan Kritik untuk SATUSEHAT Mobile
.png)



.png)


No comments
Terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar
Mohon menggunakan akun Google ya, agar tidak berpotensi broken link
Salam hangat