Mimpi dan Maknanya yang Menyembuhkan

  
maria-g-soemitro.com

Mimpi dan Maknanya yang Menyembuhkan

Pernah bermimpi? Atau bahkan sering bermimpi? Jujurly saya hampir gak pernah bermimpi. Mungkin pernah beberapa kali bermimpi, tapi kemudian saya lupakan. 

Namun ada satu mimpi yang selalu saya ingat, yaitu bermimpi bertemu anak bungsu saya, satu-satunya anak perempuan saya, yang karena keadaan, terpaksa berpisah sejak si cantik ini menginjak bangku kuliah.

Mungkin, saking rindunya pada anak ragil yang saya tunggu kehadirannya setelah memiliki 3 orang anak laki-laki, saya pun bermimpi.  Selaras dengan pemahaman tentang mimpi, yaitu:

Mimpi berfungsi sebagai jembatan antara pikiran bawah sadar dan pikiran sadar, di mana keinginan, ketakutan, dan pengalaman kita disusun kembali dan diproses selama tidur REM, sehingga mengungkapkan banyak hal tentang keadaan emosional dan psikologis kita.

Jadi mimpi tentang anak gadis saya yang tersenyum cantik, gak ujug-ujug muncul. Mimpi saya sangat berhubungan dengan keadaan emosional dan psikologis yang saya alami. Bertahun-tahun menahan rindu (gak bisa nelepon, gak bisa chatting, gak bisa DM via akun media sosial), kisah tentang saya dan anak perempuan saya, pernah saya tulis berikut ini;

Baca juga:

Mabelle, Mama Kangen Nak ... Lebaran Ini Ingin Bertemu

Perfect Imperfect, 3 Cara Mengatasi Bullying

Daftar Isi:

  • Kok, Saya Gak Pernah Bemimpi
  • 4 Tahapan Tidur
  • Makna Mimpi

Tapi, apa pun penjelasan tentang mimpi, saya penasaran dengan fakta bahwa akhir-akhir ini saya gak pernah bermimpi. Terlebih ketika tahun 2023  rasa rindu pada anak gadis saya telah terlampiaskan.

Beberapa tahun ini saya kesulitan tidur nyenyak. Mata mengantuk, namun otak tetap siaga, enggan tertidur lelap. 

Semua pengantar tidur yang dianjurkan para ahli telah dilakukan. Hasilnya nihil. Ketika akhirnya  menjelang dini hari saya cuma gedebag-gedebug di atas tempat tidur,  tak juga terlelap, saya terpaksa minum CTM, pil anti alergi yang mampu membuat saya tertidur nyenyak.

Mengapa pilih CTM, kok enggak obat flu dan batuk, seperti yang dianjurkan  dokter Tirta pemilik channel YouTube Tirta PengPengPeng  dalam salah satu kontennya. Pernah sih saya coba, tapi kok rasanya lebih cespleng CTM, walau efek ngantuknya lumayan lama. Seringkali saya terkantuk-kantuk hingga esok hari.

Kondisi sulit tidur dan (mungkin) berdampak gak pernah bermimpi ini membuat saya penasaran, apa sih penyebabnya?

maria-g-soemitro.com

4 Tahapan Tidur

Ternyata, sesuai definisi mimpi di atas,  ada beberapa tahapan tidur yang ada kaitannya dengan mimpi yang baru datang selama tidur REM (Rapid Eye Movement) alias tidur bermimpi

Sebelum kondisi REM, kita akan mengalami tiga tahap non-rapid eye motion (NREM) sebagai berikut:

1. Tahap Pertama NREM

Dikenal sebagai “tidur ayam”, fase pertama NREM ini, otak merilis gelombang beta, gelombang cepat dan kecil.

Dalam kondisi tidur ayam, kita telah tidur tetapi pikiran, mental, dan tubuh berada di tengah-tengah antara tidur terlelap dan setengah sadar. Sehingga masih bisa dibangunkan dengan mudah, meski sudah terlelap. 

Aktivitas otot dan pergerakan mata ketika memasuki tahap tidur ini akan lambat. Demikian pula kinerja otak yang mulai melambat dan merilis  gelombang alpha. Ditandai munculnya sensasi aneh disebut dengan halusinasi hypnagogic,  seperti terjatuh hingga tersentak kaget, atau merasakan ada seseorang yang memanggil nama.

2. Tahap Kedua NREM

Memasuki tahap ini, pernapasan, dan denyut jantung semakin teratur, diikuti dengan penurunan suhu tubuh. Kesadaran juga semakin menurun. Andai mendengar suara-suara, kita tidak terlalu paham yang sedang terjadi.

Selain itu, pada fase kedua NREM, gerakan mata akan berhenti. Terjadi perambatan gelombang otak. Tubuh bersiap tidur nyenyak dengan hadirnya spindle tidur. 

3. Tahap Ketiga NREM

Pada tahap ini kita mengalami tahap transisi antara tidur nyaman dan tidur terlelap. Otak merilis gelombang delta yang membuatnya kurang responsif. Tidak terindikasi adanya gerakan otot atau gerakan mata. Dan akan sulit dibangunkan. 

Apabila berhasil bangun, kita harus menyesuaikan diri dengan kondisi sekitar. Malah bukan tak mungkin terjadi aktivitas tanpa sadar seperti mengompol, mengigau, atau berjalan sambil tidur.

Pada tahap ketiga NREM inilah tubuh melakukan banyak aktivitas seperti  melakukan perbaikan/ regenerasi jaringan,  meningkatkan pasokan darah menuju ke otot, serta memperkuat imunitas tubuh.

4.  Tahap REM

Tahap akhir tidur ini juga disebut tidur bermimpi. Dan berbeda dengan tahap kedua dan ketiga, karena muncul aktivitas bermimpi, maka napas dan detak jantung meningkat cepat, pergerakan mata cenderung agresif, gelisah, hingga tekanan darah yang mengalami peningkatan.

Namun, seiring meningkatnya aktivitas pada otak pada fase tidur ini, otot justru mengalami kelumpuhan sementara. 

Setelah menyimak 4 tahap tidur, nampaknya saya kelamaan tidur ayam deh. Mata mengantuk tetapi pikiran, mental, dan tubuh berada di tengah-tengah antara tidur terlelap dan setengah sadar.

 

maria-g-soemitro.com

Makna Mimpi

Mengapa saya memimpikan Mabelle, anak bungsu saya? Mengapa bukan anak sulung saya? Atau malah memimpikan actor K-drama yang ganteng, siapa ya ….mmm Lee Je-Hoon misalnya 😀😀

Ternyata tergantung kondisi emosional dan psikologis seseorang. Menurut sumber, ada beberapa kriteria bermimpi:

1. Bermimpi Tentang Seseorang

Mimpi berulang tentang seseorang, seperti mantan pasangan atau anggota keluarga, mungkin berhubungan dengan  masalah yang belum terselesaikan, keterikatan emosional, atau transisi penting dalam hidup  yang membutuhkan introspeksi diri. 

Mimpi tentang seseorang juga menunjukkan pikiran bawah sadar bahwa orang tersebut memegang peran penting, terkait interaksi, pikiran dan perasaan. 

2. Bermimpi Tentang Mantan

Lebih spesifik dibanding mimpi tentang seseorang di atas, mimpi berulang tentang mantan mungkin menunjukkan perasaan yang masih ada, dan butuh pemahaman lebih lanjut atau rekonsiliasi emosional.

Mungkinkah ada urusan yang belum selesai atau mungkin ada luka yang perlu disembuhkan?

Tidur berperan dalam menjaga ingatan dan mengatur emosi. Mimpi akan memadukan kenangan akan mantan dan hal-hal yang terjadi saat ini. Integrasi tersebut dapat meredam intensitas emosional

3. Mimpi Buruk Tentang Seseorang

Mimpi buruk gak selalu terkait mantan yang selingkuh, lho 😀😀 Mimpi buruk bisa juga terkait atasan yang pemarah, tetangga yang julid, atau siapa pun yang telah menyakiti hati.

Mimpi buruk ternyata merupakan proses menuju kesembuhan. Semakin berusaha menghentikan memikirkan di siang hari, malah akan sering memimpikan di malam hari, atau yang dikenal dengan efek rebound mimpi.

Meskipun mimpi-mimpi itu meresahkan, namun secara bertahap justru membantu keseimbangan emosional.  Mereka yang memiliki pengalaman buruk dengan seseorang, dengan memimpikannya maka akan lebih mudah melupakan/menyesuaikan, dibanding mereka yang tak memilikan mimpi.

Gak terduga, ternyata banyak sekali manfaat bermimpi ya? Seperti kasus saya yang sangat merindukan anak bungsu, dengan bermimpi rasa rindu tersebut terlampiaskan.

Baca juga:

Healthy Boundaries, Agar Kamu Gak Meledak!

Barang Kesayangan dan Kemelekatan Psikologis


12 comments

  1. Artikelnya sangat mendalam dan penuh makna nih :D. Penjelasan hubungan antara mimpi dan kondisi emosional kita bener-bener adanya, termasuk kisah pribadi ambu yang menambah dimensi emosional yang kuat dan membuat pembaca seperti saya lebih terhubung. Terus penjelasan tentang tahapan tidur dan makna mimpi sangat informatif dan membuka wawasan baru tentang pentingnya memahami mimpi. Soalnya selama ini anggap angin lalu aja..

    ReplyDelete
  2. Lalu gimana dengan saya yang ketemu bantal langung tidur, Ambu :D
    Apakah tetap ada 4 proses itu atau langsung REM ya, hehee
    Tapi meski begitu saya cukup sering bermimpi meski akhir2 ini udah jarang juga.
    Gampang tidur ini saya bilang adalah rejeki, jadi saat ada problem lebih gampang cari waktu untuk melupakan sejenak dengan tidur :)

    ReplyDelete
  3. Walah. Sebenarnya, kita tuh menyadari ya kalau ada proses yang kita lalui saat akan tertidur. Cuma memang kitanya yang nggak ngeh. Hehehe

    Makna mimpinya tentang bertemu seseorang doang ya.

    ReplyDelete
  4. Mimpi memang bisa jadi bunga tidur yang sering kita dapatkan. Entah itu mimpi buruk maupun mimpi baik, semuanya adalah bagian dari perjalanan mimpi semalaman. Hehe, terkadang memang sih mimpi juga bisa menjadi pertanda ada sesuatu yang akan terjadi dalam hidup, bisa juga sebagai refleksi. Artikel yang sangat bagus kak sudah saya baca...nice...

    ReplyDelete
  5. Kalau saya tergantung sikon Mbak. Kalau seharian ada aktivitas. Malamnya saya langsung pelor hahaha. Tapi kalau tidur sore, biasanya malam susah tidur. Nah, kalau soal mimpi yang ringan-ringan saja. Misalnya bertemu dengan teman lama yang entah sekarang ada di mana. Tapi beberapa minggu lalu, saya mimpi, nah dalan mimpi itu saya mimpi lagi. Saya bahkan sempat mencubit lengan saya. Dan ga sakit. Tap saya paling takut kalau tidur istilahnya ketindisan. Perasaan sudah mau bangun sadar, tapi kok susah.

    ReplyDelete
  6. Saya kalau setres, mimpi buruk terus teriak-teriak (kata suami...), trus dibangunin. Mimpi buruk yang saya ingat banget. Kampus kedatengan BPK dari Kementrian, sehubungan dana hibah. Itu kan diperiksa satu per satu ya... Malemnya, saya mimpi dikejar orang pake mantel warna hitam, trus saya kan teriak-teriak. Kenyataannya saya juga teriak-teriak dalam tidur...Huf...
    Kalau perkara gampang tidur, saya biasa aja sih. Kalau di tempat baru, susah tidur. Memang paling enak ya di rumah sendiri...

    ReplyDelete
  7. Jadi agak tenang baca artikel ini. Barusan aku mimpi suami berwisata sama tante. Hepi banget. Pas bangun baru nyadar kalau tante udah meninggal. Kan, katanya kalau mimpi orang meninggal artinya akan meninggal juga. Tapi, mungkin sebenarnya aku cuma khawatir aja., ya

    ReplyDelete
  8. Kondisi fisik, psikis, dan pikiran (hati) memang berhubungan erat dengan kualitas tidur kita ya Mbak. Bener kata temen saya yang psikiater. Saat beranjak tidur jangan lupa berdoa lalu hadiahkan Alfatihah untuk diri sendiri biar tidur kita berkualitas dan bangun dengan tubuh dalam kondisi prima.

    ReplyDelete
  9. Membaca ini membuat saya berpikir-pikir lagi, kapan ya terakhir kali saya mimpi. Lupa. Rasanya sudah lama sekali saya tidak bermimpi. Sejak putri ketiga saya meninggal dunia, saya tidak ingat lagi, tapi rasanya memang tidak pernah mimpi. Sampai terheran-heran, teman-teman satu ruangan PICU saat itu ada aja yang bermimpi bertemu anaknya yang sudah tiada. Saya ga pernah lho, blas.. Mungkin memang ditakdirkan gak usah mimpiin si adek kali ya, ntar bangun-bangun sayanya malah melow lagi. hehe

    ReplyDelete
  10. Kalau udah bermimpi yang aneh² bikin gak nyaman hati. Namun, saya pernah mimpi pergi umroh, semoga beneran bisa beribadah ke sana

    ReplyDelete
  11. Akutu aneh, Ambu.
    Pernah memimpikan mantan secara kontinyu. Kontinyu disini maksudnya, seperti ada keterikatan batin antara kami. Dan uniknya, ketika dia akan menikah, dia beneran pamit melalui mimpiku, Ambu.
    Beberapa minggu setelah bermimpi, beneran aku dapet kabar bahwa dia menikah dan akan menetap di Bekasi.
    Persis seperti yang dia katakan juga "Mulai sekarang, aku gak akan nemuin kamu lagi, Len.."
    Sampai kini, uda bertahun-tahun lamanya.. aku gak pernah mimpiin dia lagi, Ambu.

    Oh ya, si mantan ini menikah di saat aku uda punya 2 anak, Ambu.
    Aku sebenernya sedikit merasa bersalah karena mimpiin mantan. Tapi kan mimpi gak bisa dikendaliin yaa..

    ReplyDelete
  12. Menarik. Baru tahu kalau tidur sampai bermimpi itu dmartinya sudah melewati 4 tahapan tidur. Tapi kenapa ya kadang saat bangun, kita lupa mimpi apa. Padahal waktu mimpi kayak real.

    ReplyDelete