Revolutionary Love, Merevolusi Sistem Jadul



Saat musim dingin berakhir, musim semi akan tiba
Saat satu jalan berakhir, jalan lain akan terbuka
Keputus asaan yang jujur adalah awal dari harapan

Salah satu artikel edisi majalah bulanan “Intisari” pernah memuat mengenai bagaimana seharusnya pendidikan diterapkan. Anak-anak tidak boleh dipukul dan dibentak, sebaliknya diberi penghargaan agar mereka memiliki kepercayaan diri menghadapi masa depan.

Dalam artikel itu pula, Ciputra, salah seorang konglomerat di Indonesia mengakui bahwa dirinya dulu menerapkan cara kuno: kerap memukul anak!  Kemudian berubah, merembet dalam mengaplikasikan bisnisnya. Ngga sekedar mengejar keuntungan pribadi, tapi juga keuntungan bersama dengan dimensi lebih luas.

Nggak heran, Ciputra menjadi  segelintir pengusaha yang memberi ruang pada wirausaha muda, termasuk munculnya sociopreneur yang peranannya sangat yang dibutuhkan negara dengan iklim sosial, budaya, serta perekonomian seperti Indonesia.  

Kdrama “ Revolutionary Love” memuat kasus cara mendidik dan bisnis jadul  tersebut. Anak-anak dipukul dengan keyakinan bakal jadi sosok sukses setelah melalui rangkaian pukulan dan tendangan.

Bisnis dipenuhi muslihat. Awalnya sekedar untuk mendapat profit, lama- kelamaan kerakusan menggelapkan mata. Keuntungan harus diraup sebanyak mungkin agar bisa memberi warisan sebanyak-banyaknya. Jika perlu harta tak habis untuk 7 turunan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, sogokan menjadi kata kunci. Slogannya adalah: “Uang bisa menyelesaikan semua masalah”. “Uang bisa membeli segalanya”.

Padahal ....


Choi Si-Won memerankan Byun Hyuk. Nama Byun Hyuk sendiri berarti revolusi. Hyuk, merupakan keturunan ketiga pewaris grup Gangshoo. Dengan kata lain, kakek Byun Hyuk lah yang pertama kali membangun kerajaan bisnis, diteruskan oleh ayahnya, Byun Kang Soo.

Bebeda dengan kakak sulungnya, Byun Hyuk selalu mbalelo sehingga tidak menempati jabatan strategis di perusahaan. Karena selain manja, Byun Hyuk tak pernah lulus kuliah. Hidup hanya untuk berfoya-foya, menghabiskan uang ayahnya, dan tentu saja gonta ganti pacar.

Bersahabat sejak kecil dengan Kwon Je Hoon, akhirnya Hyuk mendapati bahwa kehidupan di luar dunianya ternyata penuh warna. Nggak melulu hitam dan putih.


Kang So Ra sebagai Baek Joon, sosok yang sanggup menjungkirbalikkan kehidupan Byun Hyuk. Awal bertemu, Joon mengira Byun Hyuk berasal dari kelas pekerja seperti dirinya. Yang sehari-hari hanya makan ramen dan jeroan daging. Yang bekerja paruh waktu dengan upah  60 dollar/hari, dan sewaktu-waktu terancam dipecat.

Secara tidak langsung, Baek Joon mengajarkan bahwa tidak semua bisa dibeli dengan uang. Ada persahabatan tulus yang bisa memuluskan rencana, menjalankan suksesi dan membahagiakan banyak orang.
Kisah cinta segitiga yang manispun muncul  antara Joon, Byun Hyuk dan Kwon Je Hoon.
  

Gong Myung memerankan  Kwon Je-Hoon, anak sopir keluarga Byun Kang Soo yang kerap menjadi tumbal ketika Byun Hyuk dan kakaknya berbuat onar. Kwon Je Hoon hanya meneruskan tugas ayahnya yang juga sering menjadi ban serep. Ayah Je Hoon pernah masuk penjara demi menutupi kesalahan anak-anak keluarga Byun.
Jatuh cinta pada Baek Joon, Je Hoon rela menyewa tempat tinggal di kawasan kumuh yang sama dengan Joon.


Choi Jae-Sung sebagai Byun Kang Soo, ayah Byun Hyuk. Berkedok pengusaha kekinian dengan menelurkan buku “manajemen manusia”, Kang Soo sebetulnya amat kejam. Raja tega yang tak ragu menerapkan kekerasan seperti memukul dan menendang.
Termasuk pada anak-anaknya. Dia tega mengusir Hyuk dalam keadaan telanjang.

Umumnya peran orang tua pemeran utama berlangsung tanpa kesan. Tidak demikian halnya dengan Choi Jae-Sung  yang berperan sebagai Byun Kang Soo. Aktingnya bagus banget.


Kyeon Mi Ri sebagai istri Byun Kang Soo. Ibu 3 anak. Anak kedua adalah Byun Hyuk. Berbeda dengan perempuan sosialita lainnya, ibu Byun Hyuk sangat terbuka dengan kehadiran Joon, perempuan dari strata yang nggak selevel dengan anaknya.

Sebagai artis senior, Kyeon Mi Ri menunjukkan kualitasnya. Penonton bakal terbuai seperti aktingnya di “ A Jewel in The Palace” dan “Gangnam Scandal”.

Byun Hyuk menahan ayahnya yang berulang kali memukul Je Hoon

Sinopsis (Asian Wiki)
Byun Hyuk (Choi Si-Won) adalah putra pemilik Grup Gang Soo, konglomerat nan kaya raya. Byun Hyuk hidup berfoya-foya tanpa tujuan tertentu. Hanya menghamburkan uang dan berpacaran. Namun hatinya hangat dan naif.

Takdir membuatnya berkenalan dengan Baek Joon (Kang So-Ra) dan terpaksa harus hidup di daerah miskin yang sama. Walau lulusan perguruan tinggi ternama, Baek Joon bekerja serabutan di beberapa tempat. Hidupnya berubah ketika Byun Hyuk muncul.
Byun Hyuk diusir ayahnya dalam keadaan telanjang

Review
Hidup mapan, memiliki suami, rumah dan kendaraan, mungkin impian semua perempuan. Tidak demikian dengan Baek Joon. Akibat trauma melihat ayahnya dicampakkan perusahaan setelah mengabdi puluhan tahun, Baek Joon/ June memilih bekerja paruh waktu, tanpa karir yang pasti.

Hingga di satu kejadian yang naas, Baek Joon bertemu dengan Byun Hyuk. Awalnya Baek Joon  tidak mengetahui bahwa Byun Hyuk adalah anak konglomerat, pemilik grup Gang Soo, tempat ayahnya dipecat dengan tidak hormat. Dituduh menerima suapan.

Kenyataannya, ayah Baek Joon ingin membongkar penggelapan dana perusahaan yang dilakukan Byun Kang Soo, yang membuat beberapa perusahaan fiktif, demi penggelapan pajak.

Walau menulis buku “Manajemen Manusia” namun kepribadian Byun Kang Soo sangat bertentangan. Dia gemar memukul anak-anaknya, juga anak buahnya. Pemutusan hubungan kerja dengan subkontraktor kerap dilakukan tanpa pertimbangan manusiawi. Tak heran banyak  sub kontraktor yang gulung tikar.

Sejak berkenalan dengan Baek Joon, Byun Hyuk mengetahui seluk beluk praktek kotor ayahnya. Sekaligus mendapat ide untuk merevolusi gaya bisnis sang ayah.

Bersama Baek Joon, Kwon Je-Hoon dan pasukan petugas kebersihan, Byun Hyuk menjalankan rencana penggulingan ayah dan kakaknya. Walau itu berarti harus menjebloskan ayahnya ke penjara.

Berbuah positif, harga saham yang semula jeblok, berangsur meningkat.

Kdrama besutan tahun 2017 ini penuh derai tawa sejak awal kisah. Choi Si-Won pas banget memerankan Byun Hyuk. Bahkan di beberapa dramanya,  seperti She Was Pretty dan My Fellow Citizens, Choi Si Won nampaknya didaulat sebagai sosok tampan tapi konyol.


Memiliki tandem Kang So Ra dan  Gong Myung, Choi Si Won berakting prima. Bikin greget sejak awal hingga akhir. Yang perlu dieksplor mungkin hubungan ibu dan anak antara Byun Hyuk dan ibunya, tidak secara verbal, tapi akting. Pelukan mesra dengan sang anak, misalnya.

Karena ibu kandung Byun Hyuk sudah diplot sebagai perempuan yang sangat menyintai anak-anaknya. Dia berani protes ketika ayah Byun Hyuk melakukan serangkaian kekerasan: menendang anaknya keluar rumah dalam keadaan telanjang bulat, dan melarang keras siapapun membantu finansial Hyuk.

Pada titik ini, emosi penonton dibuat campur aduk, antara kasihan, pingin ketawa dan menyetujui tindakan ayah Hyuk. Toh sejatinya sang ayah sangat menyintai anaknya, dia mewanti-wanti Je Hoon agar senantiasa mengawasi anaknya, kemudian melapor padanya.

Atau dengan kata lain, sekejam-kejamnya sang ayah, dia memastikan anaknya tak kurang suatu apa. Sehingga kepasrahannya menerima hukuman agar perusahaan bisa ditata ulang, Gong Myung membuat siapapun terharu.

Yang paling patut diacungi jempol adalah ide mengangkat petugas kebersihan sebagai pasukan yang membantu Hyuk merevolusi perusahaan ayahnya. Awal pengenalan yang pas banget, kemudian adegan mereka membantu Hyuk yang diusir ayahnya, yang harus melalui ujian masuk perusahaan hingga penyelamatan Hyuk dan kawan-kawan yang membawa bukti kejahatan ayahnya.

Membuat siapapun akan mengiyakan bahwa persahabatan is the best, mampu mengalahkan apapun, sekaligus menghasilkan apapun yang bernilai melebihi uang satu truk. Setuju? J


Baca juga : 5 Situs Download Gratis Drama Korea yang Recommended
Akhir terbaik adalah awal yang benar.
Saat satu pintu tertutup, pintu lain akan terbuka.
 Saat aku hancur, versi yang lebih baik dariku akan menggantikannya 


So Sweet, Tanda Cinta pasukan kebersihan untuk Bhun Hyuk

Profile
Drama: Revolutionary Love / Byun Hyuk's Love
Revised romanization: Byunhyukui Sarang
Hangul: 변혁의 사랑
Director: Song Hyun-Wook
Writer: Joo Hyun
Network: tvN
Episodes: 16
Release Date: October 14 - December 3, 2017
Runtime: Sat. & Sun. 21:00
Language: Korean
Country: South Korea

Comments

Ihik cocuit banget... bisaan dah emang para narator drakor, yg di sini klepek2 semuah...
Sri Al Hidayati said…
Waah ulasannya sangat menarik. Jadi penasaran pengen nonton 😊
TIAN LUSTIANA said…
Belum nonton nih saya bu, penasaran ah mau nonton kayaknya seru
Nathalia DP said…
Wah bagus banget ya pesannya kdrama ini, bukan cuma menghibur...
lendyagasshi said…
Ambuuu....
Aku uda lama banget pengin nulis drama ini.
Seriuuss...ini drama rekomended banget.
Kita gak hanya bisa memetik pelajaran ilmu pengasuhan, tapi bisa meneladani kisah persahabatan yang tulus dan hati anak-anak yang fitrahnya penuh kebaikan.

Laaff Siwon dan Kang Sora.
Nia K. Haryanto said…
Wah, aku belom pernah nih nonton drama ini. Seru ya kayaknya. Cari-cari ah. Kebetulan lagi kangen nonton drama lagi.
Ima said…
Udah lama ga nonton drakor, cari ah filmnya menarik nih kayanya. Nuhun reviewny, Ambu, asik banget.
Evi Sri Rezeki said…
KDrama bagus juga ceritanya ya. Aku udah lama nggak nonton serial nih
Dyah Prameswarie said…
Sepertinya seru tapi apa daya saya belum mendapat hidayah utuk drakor :D