Skip to main content

Legal High; Kala Pelaku Hukum Berparodi



Drama keluarga bertema komedi sudah banyak dibuat. Demikian juga  genre romance –comedy. Bagaimana jika pelaku hukum berkomedi? Maksudnya tetap ada kasus hukum namun pemerannya bikin penonton ketawa ketiwi.

Ide ini yang nampaknya ditangkap penulis skenario Park Sung-Jin. Atau dia hanya mengembangkan ide orang lain? Karena “Legal High” versi Korea Selatan merupakan remake serial TV Jepang berjudul sama.

Kasus hukum itu nyata. Terjadi dalam keseharian. Namun haruskah penonton melihat gelapnya dunia hukum? Padahal  ketika mereka pulang ke rumah, dalam keadaan cape, yang mereka butuhkan adalah hiburan.   

Dan “Legal High” tepat banget ditonton sebagai hiburan. Walau seperti kebanyakan drama Korea, selalu ada selipan pesan moral.  Bahwa kebenaran selalu menang. Bahwa keputusan berdasarkan hati nurani memang berat, namun amat melegakan.

Nilai 8/10 untuk “Legal High” karena seperti yang saya tulis di atas, penonton mencari hiburan ketika menyetel drama Korea, bukan mencari kemarahan atau kasus yang bikin pusing kepala barbie. Setuju?


Jin Goo menunjukkan kelasnya sebagai aktor papan atas dengan berperan sebagai Ko Tae-Rim, seorang pengacara handal yang selalu memenangkan kasus.

Sebelum membangun kantor pengacaranya sendiri, Tae Rim bergabung dengan Firma Hukum B&G dan keluar karena kecewa. Firma Hukum B&G menjadi pembela Hankang New Materials yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan kematian penduduk di sekitarnya.


Seo Eun-Su, berperan sebagai Seo Jae-In. Casting yang sungguh jeli. Seo Eun Su mampu membawakan Seo Jae In yang naif, cerdas dan sering nekad.

Tidak dikisahkan perjalanan hidupnya,  penonton hanya tahu bahwa Jae In adalah anak yatim yang hidup dengan seorang profesor dari universitas  tempat dia menimba ilmu.

Ibunya sudah meninggal, sementara ayahnya meninggalkan Jae In selama 14 tahun untuk menutupi jejak hitam putra mahkota grup Hankang.


Yoon Park sebagai Kang Ki-Seok. Jaksa ganteng ini semula rekan kerja Ko Tae Rim. Dia keluar dari firma hukum Tae Rim untuk membuktikan bahwa dia mampu menyaingi keberhasilan Tae Rim.
Karena memiliki ilmu dan cara kerja Tae Rim, dalam beberapa kasus Kang Ki Seok hampir memenangkan kasus.  Yang menarik pastinya ketika Ki Seok head to head dengan Jae In di pengadilan. Si cantik dan si ganteng, hmm ...


Jang Yoo-Sang  sebagai Kim Yi-Soo, tangan kanan Tae Rim dalam memenangi kasus. Membuat  “Legal High” semakin semarak dengan aksi dan penampilannya. Walau ada pembantu Tae Rim yang juga sangat berperan dalam kemenangan Tae Rim, yaitu Koo Se Joong, sang kepala rumah tangga.

Sinopsis
Ko Tae-Rim ( Jin Goo ), seorang pengacara  sombong dan gemar  membuat komentar yang menggigit. Setiap kasus yang ditanganinya memiliki tingkat kemenangan 100%. Tak heran biaya pengacaranya sangat tinggi. Memenangkan kasus adalah hal yang paling penting baginya.

Seo Jae-In ( Seo Eun-Su ),  seorang pengacara pemula. Dia terjebak dalam situasi tidak adil yang menyebabkan kliennya kalah. Karena itu dia memutuskan bekerja pada kantor Ko Tae-Rim. (Asian Wiki)

Review
Cantik, muda, ulet dan punya hobby bertinju,  itulah Seo Jae In. Sebagai pengacara pemula, dia mengalami banyak sandungan. Di kantor pertamanya dia mendapat pelecehan seksual, kemudian keluar dan bergabung dengan kantor pengacara B&G.

Sayang,  Jae In harus menerima kekalahan pada  kasus pertamanya. Tak ingin kliennya dihukum, Jae In mendatangi kantor pengacara milik  Ko Tae-Rim yang terkenal tak pernah kalah. Dia sanggup kerja tak dibayar selama 15 tahun asalkan Tae Rim mau membela kasusnya.

Di lain pihak, Ko Tae Rim yang dijuluki Monster Mesum,  selalu memenangkan kasusn bukan tanpa alasan. Dia mengajukan bayaran tinggi,  untuk mendapat data yang  digunakan untuk menekan lawan, membalikkan keadaan dan memenangkan kasus dengan cara yang tak terbayangkan. Mungkin lebih tepatnya Monster Mesum bermain licik dan licin dalam arti positif.

Kepiawaian bersilat lidah Tae Rim  di pengadilan rupanya menjadi inspirasi Jae In. Dia berhasil memenangkan banyak kasus dan mendatangkan banyak klien untuk firma hukum Tae Rim. Namun berbeda dengan  Tae Rim yang  mau membela siapapun asalkan klien mampu membayar mahal.  Jae In hanya mau membela jika yakin kliennya benar. Kasusnya gratis alias pro bono pun tak apa-apa.
Ternyata  Monster Mesum yang mata duitan hanya nampak luar. Dia menyimpan luka. Sebelum mendirikan kantor pengacaranya sendiri, dia bekerja pada kantor pengacara B&G dan memberi bantuan hukum bagi Grup Hankang.

 Salah satu pabrik Hankang, Hankang New Materials sengaja membuang limbah beracun agar harga saham turun. Sehingga Sung Gi Jun, sang putra mahkota yang masih sering dipukul kakinya oleh sang ayah jika berbuat salah, bisa memborong saham dengan harga murah.

Sung Gi Jung ngga peduli kelakuannya bakal menewaskan banyak orang. Salah satunya adalah Yoo Ra, gadis cilik yang ceria yang meninggal akibat cemaran tersebut. Merasa bersalah,  Tae Rim mengundurkan diri dari kantor B&G dan mendirikan kantor pengacara sendiri. Dia menyatakan perang dengan Hankang Grup.

Jae In yang naif dan selalu berprinsip demi kebenaran, tentu saja sependapat dengan Tae Rim. Baginya keadilan harus ditegakkan. Korban pencemaran lingkungan, tak peduli usianya sudah tua, harus diselamatkan. Walau kenyataan membawanya pada situasi yang tragis, ayah kandungnya ternyata adalah tangan kanan owner Hankang Grup. Sang ayah bertugas menyelesaikan setiap masalah ilegal yang berkaitan dengan Hankang Grup. Salah satunya adalah menutupi jejak berdarah yang dilakukan Sung Gi Jung, putra mahkota Hankang Grup.

Putra mahkota konglomerat yang mempunyai kelainan jiwa akibat masa lalunya, ternyata banyak diangkat oleh penulis skenario. Sebutlah Mo Tae-Goo dalam Voice yang menjadi pembunuh berantai karena melihat perilaku ayahnya yang kerap membunuh.


Juga Kang In-Wook dalam “Love in Sadness” yang melihat kekejaman sang ayah dalam “menaklukan” ibunya yang sering lari karena tak kuat dihajar suaminya.

Nilai plus dari drama ini adalah banyaknya pesan moral yang diselipkan penulis skenario. Terkadang bikin jengkel, namun masuk akal. Sehingga secara keseluruhan, kasus hukum hanya menjadi latar belakang. Bahkan banyak kasus dibuat terbuka, penonton harap menebak kebenarannya.

Mungkin juga “Legal High” akan dibuat sekuelnya. Karena walau  raupan ratingnya ngga terlalu tinggi, bahkan score IMDb hanya 7.0. Namun “Legal High” mengingatkan saya pada “Queen of Mystery”, kasus-kasus kriminal yang juga dibuat cair oleh kehadiran Yoo Seol-Ok, seorang ibu rumah tangga. Drama korea “Queen of  Mystery” hanya memperoleh raihan IMDb sebesar 7.5
 
 Mungkin gara-gara mimik super lebay yang bikin score IMDb "Legal High" cuma 7.0
Profile
Drama: Legal High
Revised romanization: Ligalhai
Hangul: 리갈하이
Director: Kim Jung-Hyun
Writer: Park Sung-Jin
Network: JTBC
Episodes: 16
Release Date: February 8 - March 30, 2019
Runtime: Fridays & Saturdays 23:00
Language: Korean
Country: South Korea

Comments

Popular posts from this blog

The Third Charm, Akhir Yang Membuat Penonton Marah

Bagaimana jika tokoh utama yang ganteng bukan main menjalin kasih dengan second lead, gadis cantik, imut dan menggemaskan? Ternyata penonton memilih agar keduanya happy ending. Sementara tokoh perempuan di maki-maki karena dianggap meninggalkan kekasihnya.
Mungkin itu yang menjadi penyebab ending drama Korea “The Third Charm” dibiarkan cukup terbuka. Penonton boleh berkhayal semaunya. Apakah cukup sahabatan atau menikah?
Tokoh utama pria, Seo Kang-Joon dan tokohperempuan, Esom yang membuat saya kepincut untuk menonton drakor ini. Seo Kang-Joon, rupanya dianggap sukses dalam setiap perannya sehingga tahun 2018, saya menonton 2 dramanya. Marema ya?
Sedangkan Esom, saya jatuh cinta pada sosoknya di Because This Is My First Life. Berperan sebagai sahabat tokoh utama, Esom keren banget. Hihihi tentu saja yang dimaksud keren adalah postur tubuhnyayang tinggi dan penuh. Seksi, tanpa harus berbaju pendek. Bahkan balutan kostum hitam atau putih yang dikenakan, bikin Essom nampak berkelas. Sebetul…

Dewi Kentring Manik, Dewi Cantik Jelita Pelindung Kota Bandung

Kios Agro Datang, Penjual Senang, Emak-emak Happy

Ibu rumah tangga menjerit ..!! Iburumah tangga yang acap disebutemak-emak ini menjadi kelompok masyarakat yang pertama kali tersakiti ketika harga-harga melonjak naik.
Menjelangbulan puasa tahun 2019, harga bawang putih tiba- tiba membumbung tinggi hingga mencapai Rp 100K per kilo gram, padahal biasanya hanya berkisar Rp 25K per kilogram.
Sebelumnya akibat kacang kedelai melonjak tinggi, harga tempepun meroket. Produsen tempe dan penjual tempe mogok hingga pemerintah turun tangan. namun emak-emaklah yang terkena imbasnya. Setiap hari mereka harus menyediakan lauk pauk. Dan tempe merupakan sumber protein termurah.
Tiga tahun sebelumnya, harga cabai rawit yang melonjak naik, hingga mencapai harga Rp 100K/kg. Padahal harga normal hanya belasan ribu rupiah per kilogram.
Penyedia jajanan khususnya UMKM lebih terpukul.

Saya sebagai salah satu dari kaum emak, yang juga pelaku UMKM, sempat menangis kesal. Tidak hanya disebabkan keuntungan yang tergerus habis, juga pernyataan menteri pertanian yan…

Lipstik Untuk Emak

Tini
Tini berjinjit.  
Dia sedang mengintai.

Disana, dibalik pintu kaca, seorang perempuan cantik sedang tersenyum pada cermin.   Sang perempuan cantik mengambil  spon bedak, ditepuk-tepuknya  pipi, hidung dan kening. Kemudian dia meringis.  Memperhatikan deretan gigi putihnya dengan seksama. 
Nampak cukup puas.  Tidak ada potongan cabai diantara geligi.  Dari tas mungilnya, dia mengeluarkan lipstik, menyapu bibir penuhnya dengan warna merah.  Tersenyum kembali pada cermin.  Wajahnya berubah.  Semakin cantik.
Di mata Tini, kecantikan sang perempuan bak bidadari.
“Sssttt Tin, Tiniii ...” Teriakan seorang teman menyadarkannya.
Dia harus bergegas.  Rinai hujan adalah rupiah.
Semakin lama hujan turun  semakin banyak rupiah terkumpul.
Tini berlari, menuruni undakan mall, menuju kerumunan orang yang sedang berteduh. 
Lobby mall selalu menjadi tempat favorit kala hujan turun. “Ojek payung, bu?” tanya Tini pada sesosok perempuan berkaca mata.  Blazer ungunya terkena tempias.  Basah.  Dia menerima payung y…

7 Amalan Bagi Bumi; Yuk Kita Mulai di Bulan Ramadan

“We don’t  Inherit The Earth from our Ancestor, We Borrow it from our Children”Akrab dengan adagium di atas? Iya banget ya? Bumi ini kan nggak hanya dihuni kita sekarang, anak cucu kita nanti juga akan menginjaknya. Jadi sudah seharusnya kita pelihara.
Dan hanya Islam lho yang punya ayat-ayat suci agar umatNya memelihara bumi. Salah satunya: ظَهَرَالْفَسَادُفِيالْبَرِّوَالْبَحْرِبِمَاكَسَبَتْأَيْدِيالنَّاسِلِيُذِيقَهُمْبَعْضَالَّذِيعَمِلُوالَعَلَّهُمْيَرْجِعُونَ Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allâh merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). [ar-Rûm/30:41]
Sebagai muslim, bangga banget  ya punya kitab suci yang lengkap dan  sempurna. Nggak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia. Juga manusia dengan alam.  
Karena jika manusia memelihara  alam, maka alam akan membalas kebaikan manusia dengan berlipat ganda. Kebutuhan oksigen yang …

3 Pilihan Investasi Sesuai Syariah Islam. Bisa Banget Dimulai Dari Uang THR

THR?
Yeay benar-benar kata yang menghinoptis. Kata yang mengumbar kebahagiaan. Baru denger kata THR udah bikin tersenyum. Apalagi jika sang THR sudah dalam genggaman. Karena itu berarti bisa beli baju, beli kue, beli hape baru, jalan-jalan, ngasih ke ortu, ngasih ke fakir miskin.
Sebentar, banyak banget yang mau dibeli? Mana buat investasi? Mumpung ada “uang kaget”, mengapa tidak berinvestasi?
Udah ada tabungan. Ngapain lagi harus berinvestasi?
Nah ini dia yang sering dilupakan masyarakat milenial. Terbuai rayuan angin surga,terlebih belanja online mempermudah segalanya, bisa –bisa dalam sekejap uang THR habis tak tersisa. Bahkan mungkin nombok.
Padahal hidup manusia di dunia rata-rata selama 60 tahun. Jika sejak dini nggak pernah berinvestasi, yakinkah bahwa kamu bisa mencari nafkah di usia tua? Jangan-jangan usia 50 tahun sakit-sakitan, bolak balik ke rumah sakit, tabungan habis, rumah terpaksa dijual. Ngenes banget.
Dan tabungan beda banget dengan investasi ya? Tabungan lebih mirip uang…

7 Bekal Wajib Agar Mudik Lancar dan Menyenangkan

Libur tlah tiba
Libur tlah tiba ... hore ... hore ...
Hihihilagu Tasya ini rasanya berkumandang di setiap liburan ya? Dan liburan berarti mudik. Lipat dua deh bahagianya.
Biasanya kami sekeluarga mudik ke Jawa Tengah. Naik kendaraan pribadi, mengular bersama kendaraan lain yang terjebak macet. Namun tetap happy. Macet adalah bunganya mudik. Bahkan kursi mobil sengaja dicopot, agar bisa tidur ketika macet.
Hingga .....
Berita itu tiba. Belasan orang meninggal gara-gara terjebak macet di Brebes Exit.Infrastruktur yang belum tuntas namun dipaksakan ,  dituduh sebagai penyebab. Namun, sejauh mana pemudik menyiapkan diri agar siap menghadapi situasi terburuk? 
Sudahkah pemudik menyiapkan bekal yang cukup dan sesuai?
Sebagai emak dengan 4 anak, menyiapkan bekal mudik menjadi story tersendiri. Nggak mudah. Jangan sampai  merasa bersalah jika ada yang tertinggal atau nggak dicatat untuk dibawa masuk koper/tas.
Selain baju, sepatu, pakaiandan pakaian dalam milik masing-masing anggota keluarga, paling…