The World of The Married, Selingkuh Dibayar Selingkuh


"Cabo!”

Demikian umpat seorang kerabat ketika mengetahui istrinya berselingkuh.

Mendengarnya saya terdiam, tidak tahu harus berbuat apa. Karena ucapan “cabo” termasuk KDRT verbal, di lain pihak saya benci perselingkuhan. Begitu bencinya, hingga saya ngga mau nonton drama Korea yang berkisah tentang  perselingkuhan.

Apapun alasannnya, perselingkuhan merupakan kesalahan dalam rumah tangga yang tidak bisa ditolerir.

Ngga suka pada pasangan? Silakan bercerai. Memaksakan pernikahan yang awet rajet tidak hanya akan melukai pasangan tersebut, juga anak-anak mereka. Dan ini fatal, bisa menimbulkan trauma.

Dalam drama “Its Ok, This is Love”sineas Korea mengangkat topik kasus gangguan jiwa, diantaranya anak-anak yang melihat ibunya berselingkuh.

Baca juga: Its Ok,This is Love, Karena Mungkin Anda Juga Penderita Gangguan Jiwa”.

Namun akhirnya saya menonton  The World of The Married”. Lha pakar keuangan Prita Ghozie juga menonton dan menulis spoilernya di akun Instagram. :D

Terlebih rating The World of The Married”menempati jajaran teratas. Bahkan saat episode terakhir, drama Korea ini menembus trending topic pertama di Twittterland.

Bikin penasaran!

Kebetulan “The World of The Married”tayang di viu.com, jadi mulai ngintip deh! Dan keterusan!

Mengadaptasi  serial Inggris berjudul “Doctor Foster”,  “The World of The Married”dibuat dengan rasa Asia, yaitu melibatkan banyak pihak. Mulai dari anak, tetangga hingga rekan sejawat sang suami maupun istri.

Sehingga banyak pesan moral bisa disuguhkan. Bahwa perselingkuhan sebetulnya hanya emosi sesaat yang harus dilawan. Tidak ada pembenaran untuk perselingkuhan.

Drama Korea memang piawai meracik pesan moral, walau menurut Badan Statistik Korea  terjadi peningkatan warga yang tidak memiliki agama di Korea Selatan. Jika pada 2005 jumlah warga yang tak memeluk agama sekitar 47%, jumlah itu  meningkat 10% dalam 10 tahun terakhir (sumber: dreamers.id)

Yang membuat saya kagum lainnya adalah keberanian sineas Korea memasang pemain berusia "lanjut"  sebagai main lead. Seperti diketahui Kim Hee Ae sudah berusia 52 tahun (lahir tahun 1968), diplot sebagai dokter Ji Sun Woo yang berusia 40 tahun, dan berhasil!

Sementara di Indonesia, jangankan berusia 50 tahun, aktor/aktris berusia 40 tahun hanya mendapat peran sebagai ibu/ayah pemeran utama.

Kepiawaian berakting menjadi sebab Kim Hee Ae terpilih sebagai pemeran utama . Karena dalam serial ini banyak ditemui aktris gaek lain seperti  Seo Yi-Sook (lahir 1968 ), dan Kim Sun-Kyung yang juga lahir pada tahun 1968 dan  berperan sebagai ibu Yeo Da Kyung, ibu selingkuhan suami dokter Ji Sun Woo.


Bandingkan dengan Suranne Jones pemeran Doctor Gemma Foster yang lahir tahun 1978 (lebih muda 10 tahun), Kim Hee Ae sungguh tua-tua keladi, semakin tua semakin apik dalam berperan. Pastinya akting  Kim Hee Ae nggak akan muncul cemerlang tanpa tangan dingin Mo Wan Il, si peracik drama Korea sukses seperti “Misty”, “Beautiful Mind” dan “Dream High”

Baca juga: MIsty, Terbongkarnya Rahasia Sang Suami


Kim Hee Ae sebagai dokter Ji Sun Woo. Direktur muda Family Love Hospital di kota Busan. Kemampuan mumpuni sebagai dokter membuat  Sun Woo sangat dicintai pasiennya, termasuk Uhm Hyo-Jung, istri seorang konglomerat. Uhm Hyo-Jung juga merupakan ibu kandung Da Kyung, selingkuhan Lee Tae Oh, suami dokter Ji Sun Woo.

Kehidupan nyaman Sun Woo berubah total saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan Da Kyung. Yang menyakitkan, semua orang di lingkungannya mengetahui perselingkuhan yang dilakukan Lee Tae Oh, namun malah berusaha menutupi.

Klimaksnya Da Kyung hamil, dan Sun Woo membongkar aib tersebut  saat makan malam bareng orang tua Da Kyung.


Park Hae Joon sebagai Lee Tae Oh, kepala keluarga yang canggung. Dia hidup dalam bayang-bayang istri yang memenuhi kebutuhan finansialnya, sekaligus melakukan KDRT terhadap istrinya.

Lee Tae Oh  sayang pada keluarganya, namun tekanan mental membuatnya berpaling pada Yeo Da Kyung yang berusia muda. Tak bisa memilih antara istri dan selingkuhan, Tae Oh akhirnya malah melakukan KDRT yang membuatnya dihukum.

Beruntung Yeo Da Kyung sebagai bucin menerima semua kekurangannya.


Jeon Jin Seo sebagai Lee Joon Young, anak pasangan Lee Tae Oh.  Korban perselingkuhan kedua orangtuanya. Semula merasa bahagia karena memiliki ayah yang bisa larut dalam semua kesenangan sebagai anak laki-laki. Joon Young merasa hancur saat melihat ayahnya selingkuh.

Bertambah parah saat melihat ayahnya memukuli ibunya, dan klimaks terjadi ketika sang ayah  melakukan hubungan intim dengan sang ibu, walau sudah bercerai.

Gangguan emosi/kecemasan membuat Da  Kyung mengidap kleptomania, diperparah dengan ejekan teman-temannya terhadap ibunya.       

        

Han So Hee sebagai Yeo Da Kyung, anak perempuan tunggal dari pengusaha kaya raya dan sangat berpengaruh di Kota Busan, Yeo Byeong-Kyu.

Usia muda dan ketidak stabilan emosi membuatnya jatuh cinta pada Lee Tae Oh, pria pecundang yang sudah berumah tangga dan bergantung pada istrinya untuk memenuhi kebutuhan finansial.


Sim Eun Woo sebagai Min Hyun-Seo, penderita ketergantungan obat yang kerap disiksa oleh kekasihnya, Park In-Kyu.

Min Hyun Seo menjadi mata-mata Ji Sun Woo untuk mengintai perbuatan Lee Tae Oh, dengan imbalan pengobatan dan finansial agar terlepas dari kejaran Park In Kyu.

Sinopsis The World of The Married

Lee Tae Oh memiliki 2 dunia. Dunia yang dikenal publik, yaitu sebagai suami dokter Ji Sun Woo dan ayah yang sangat menyayangi anak laki-lakinya, Lee Joon Young.

Dunia lainnya berlaku dari jam 17.00 – 19.00 sebagai kekasih Yeo Da Kyung, perempuan muda yang cantik, Yeo Da Kyung, anak konglomerat Yeo Byeong-Kyu.

Yeo Da Kyung merupakan bucin, penganut cinta mati yang tidak peduli kekasihnya adalah pria  pecundang yang bergantung secara finansial pada istrinya, serta bersikap minder pada orangtuanya.

Hingga perselingkuhan mereka terbongkar.  Ji Sun Woo mengetahui sepak terjang suaminya berkat bantuan Min Hyun Seo, dan berhasil menceraikan Lee Tae Oh.

Sayang Lee Tae Oh enggan melepaskan Ji Sun Woo yang diam-diam masih dicintainya. Terlebih Tae Oh juga sangat mencintai  Lee Joon Young, anak laki-lakinya.

Saat hukumannya karena melakukan KDRT berakhir, Lee Tae Oh kembali ke Busan dengan segala kemegahan, sebagai pemilik perusahaan pemroduksi film yang berhasil mencetak box office.

Meraih semua yang diiinginkan ternyata tidak mudah. Anaknya mengalami gangguan mental karena merasa bingung. Saat itulah dokter Ji Sun Woo kembali mengambil alih kemudi. Dia menggoyang kepercayaan Da Kyung terhadap Tae Oh, dan berhasil mengembalikan Tae Oh ke titik nadir.

Namun, ada cinta yang berbicara.!


Review The World of the Married:

“Jangan bercerai”, kata Lee Tae Oh menyatakan penyesalan sekaligus menasehati sahabatnya Son Je-Hyuk yang gemar selingkuh.

Perceraian memang membuat luka. Tidak ada yang menang atau kalah. Sementara itu jika ada anak, maka anak akan menjadi korban.

“The World of the Married” diracik dengan ekstrim. Kala suami selingkuh, istri membalasnya dengan selingkuh.  Perselingkuhannyapun ngga main-main, yaitu dengan suami sahabatnya! Serem nian. Dan kok sampai hati ya?

Mungkin keberanian Sun Woo, sebagai istri yang disakiti, diapresiasi oleh penonton. Dia ngga lemah, marah-marah dan pasrah. Sun Woo membalas perlakuan mantan suaminya dan istrinya Da Kyung.

 Sementara kebanyakan istri yang disakiti hanya bisa berkeluh kesah. Seperti kasus Sarita Abdul Mukti yang berkoar-koar di media social mengenai perselingkuhan suaminya dengan Jennifer Dunn.

Drama perselingkuhan memang memang menggambarkan kehidupan riil di Korea Selatan. Menurut laporan The Korea Herald pada Agustus 2016, lebih dari setengah orang yang telah menikah di Korea mengaku pernah berselingkuh paling tidak satu kali.

Pastinya bukan perselingkuhan yang menjadi pesan moral, melainkan korban akibat perselingkuhan yang jarang diperhitungkan.

Tidak hanya anak. Dalam kasus pasangan suami istri Ko Ye-Rim - Son Je-Hyuk, Ko  Ye Rim tidak bisa mengembalikan rasa percaya pada suaminya. Dia selalu curiga suaminya berselingkuh dan tidak bisa memupus bayang-bayang tersebut.

Jadi, saya akan kembali ke sikap enggan menonton drama yang berkisah tentang perselingkuhan. Kecuali mencetak rating tertinggi seperti “The World of Married Couple”. ๐Ÿ˜Š

Setuju?

Baca juga: The Wind Blows, Janji Suci Perkawinan

 

Profile

Drama: The World of the Married (English title) / Couple's World (literal title)

Revised romanization: Boobooui Sekye

Hangul: ๋ถ€๋ถ€์˜ ์„ธ๊ณ„

Director: Mo Wan-Il

Writer: Joo Hyun

Network: JTBC

Episodes: 16

Release Date: March 27 - May 16, 2020

Runtime: Friday & Saturday 22:50

Language: Korean

Country: South Korea


13 comments

  1. Saya juga jd ngefans sama kim hee ae gara2 nonton drama ini ๐Ÿ˜„

    ReplyDelete
  2. Wah, kayaknya drakor yang satu ini begitu menarik perhatian pemirsa di rumah. Temanya aja udah bikin megap2 hihihihi :) Tapi aku ga ngikutin semua drakor sih hehehe :) Kadang memahami pasangan itu memang ga mudah tapi semua mesti dibicarakan baik2 ya supaya pernikahan langgeng.

    ReplyDelete
  3. Aku enggak nonton, baca reviewnya aja...yang ada dalam banyak versi. Salah satunya ini...hihi. Apapun, diambil saja pesan moralnya ya Ambu...ambil baiknya buang buruknya. Dan setuju jika perceraian memang membuat luka. Tidak ada yang menang atau kalah. Dan jika ada anak, maka anak akan menjadi korbannya.

    ReplyDelete
  4. Kalau di Indonesia yang awet muda kayaknya Sofia Latjuba deh Mba, cucok tuh di prot jadi lakon usia 30an atau 20an juga bisa hehehe.

    Keren ya drakor ini, booming banget, bahkan di seluruh dunia, padahal ya menurut beberapa orang sebenarnya ya biasa aja, mungkin karena pengaruh di rumah aja, jadi lebih banyak yang nonton dan yang bicarakan :)

    ReplyDelete
  5. "Cabo" ... Bener ga ga cabor itu artinya pelacur? Selingkuh itu memang menyakitkan, tapi di film ini selingkuh dibayar dengan perselingkuhan

    ReplyDelete
  6. Aku selama ini hanya nonton spoiler dan baca review, nggak berani nonton

    ReplyDelete
  7. Saya juga belum menonton drama ini, karena ya itu tidak suka dengan topik perselingkuhan. Sampai sekarang belum ada niat sih untuk menontonnya, meskipun lead femalenya memenangkan daesang best artis. Tapi topiknya cukup menjengkelkan jadi ku skip hahaha

    ReplyDelete
  8. Setuju ambu, perselingkuhan merupakan kesalahan dalam rumah tangga yang tidak bisa ditolerir. Karena bakal jadi duri dalam daging. Hal itu bikin tidak nyaman kedua belah pihak dan juga anak-anak.

    ReplyDelete
  9. Wah Ambu akhirnya nonton drakor ini juga dan menamatkannya, daku malah belum dong ambu, haha. Soalnya bukan karena udah banyak spoiler cuma kurang tertarik dengan tema cerita yang seperti itu

    ReplyDelete
  10. Saya juga tak tertarik menonton drama perselingkuhan. Gregetan liat pelakor dan drama ini pun hanya ditonton sepotong-sepotong saja.

    ReplyDelete
  11. Drama yg rame banget dibahas dan jadi perbincangan saat masa tayangnya. Hingga saat ini entah saya belum begitu minat untuk menyaksikan. Tapi udah tau makna dan jalan ceritanya karena begitu banyak spoiler bertebaran

    ReplyDelete
  12. Drama ini emang bagus banget, bikin geregetan waktu nontonnya dan banyak pelajaran yang bisa diambil, tapi adegannya bener-bener buat yang udah nikah aja, saya sampai tutup mata karena malu sendiri๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete
  13. Ini drama yang bener2 menguras emosi jiwa raga. Semua teraduk2 jadi satu. Sampe mikir, pernikahan sebegini bangetnua ya kompleksnya. Jomblo maca saya jadi rada2 takut gt buat nikah pas tontonnya ๐Ÿ˜ญ

    ReplyDelete