Bertabur Biji Karet, Rasakan Sensasi Skippy Peanut Butter Cookies yang Lembut Mengelus Lidah


Horrayyy....
Ramadan telah tiba
Saatnya bikin cookies! ^_^
Walau sebetulnya sih, nggak cuma bulan Ramadan saya bikin cookies. Setiap mood-nya sedang bagus, lihat resep yang diminati, cuzzz ... aja bikin.

Ngapain bikin? Beli aja, gampang!

Duh, nggak deh untuk cookies pabrikan. rasanya universal banget. Nggak tasty gitu.  Hihihi maklumlah cookies pabrikan kan untuk segala usia. Semua segmen. Jadi ya dibuat untuk lidah orang banyak.

Selain itu, bikin cookies sendiri  jauh lebih murah dan memuaskan. Manfaatnya juga banyak. Ngga hanya bisa punya stok kue berlimpah. Juga bisa motret hasilnya dan upload di Instagram. Bisa ngisi akun kukpet. Bisa nulis di blog. Nah lho manfaatnya ternyata segembreng.

Bahkan bermanfaat bagi lingkungan.  Karena bikin  cookies sendiri berarti mengurangi sampah makanan yang sulit didaur ulang. Perhatikan deh kemasan snack dan cookies yang kamu beli di supermarket atau warung. Umumnya berlapis alumunium, kan? Nah hingga kini industri daur ulang sampah masih enggan menerima sampah berlapis alumunium, karena biaya produksinya mahal banget. Ngga sesuai dengan harga jualnya.

Tak heran sampah jenis ini umumnya dibakar dan menghasilkan cemaran yang bikin kamu batuk-batuk. Atau dibuang begitu saja. Jika berada di tanah, maka sampah tak akan terurai hingga akhir zaman karena nggak ada bakteri yang doyan makan plastik, apalagi plastik alumunium.
Jadi, kenapa ngga bikin cookies sendiri?

Salah satu cookies favorit yang paling sering saya bikin adalah Peanut Cookies. Ada yang menyebutkannya bangket kacang karena terbuat dari kacang utuh yang disanggrai dan ditumbuk. Kemudian dicampur tepung, minyak goreng dan gula. Adoni hingga tercampur rata. Cetak. Panggang. Jadi deh cookies  teman menulis saat ngejar deadline. Atau cemilan sepanjang perjalanan ke komunitas dampingan. Ngemil yang murah meriah.

Seiring waktu saya menemukan  cara yang lebih mudah,  yang nggak  harus menyanggrai kacang tanah dan menggepreknya. Yaitu menggunakan pindakaas sebagai bahan baku peanut cookies. Pindakaas ini bahasa Londo, bahasa Indonesianya selai kacang sedangkan bahasa Nginggris nya peanut butter.  ^_^  


Dan selai kacang yang recommend menurutku hanya Skippy Pas banget creamynya untuk Peanut Butter Cookies. Jika pingin ada krekes-krekes, bisa memilih Skippy Peanut Butter yang chunky. Enak dan gurih banget!

Toples bekasnya bisa digunakan ulang. Seperti untuk wadah bumbu, wadah alat menjahit, wadah bibit tanaman, dan masih banyak lagi.

Nggak mau ah, kacang kan bikin gendut!!!

Eits siapa bilang? Kacang malah menstabilkan berat badan lho.

Juga banyak manfaat lain.  Berikut perinciannya:

Blood Sugar Regulator
Kandungan mangan dalam kacang tanah membantu penyerapan kalsium, lemak, dan karbohidrat.  Sehingga asupan kacang tanah secara teratur bisa mengontrol  kadar gula darah dalam tubuh manusia.

No Carbs
Menurut penelitian perempuan yang mencampur  selai kacang  dalam makanan mereka, minimal 2 x  seminggu memiliki risiko lebih rendah obesitas dibandingkan  yang tidak mengonsumsi itu sama sekali. Agar terhindar dari obesitas, disarankan mengonsumsi kacang secara teratur.

Skin Care
Anti-oksidan yang terkandung dalam kacang tanah  akan menjadi lebih aktif ketika direbus. Terjadi empat kali lipat peningkatan  dalam Genistein dan  2 x lipat anti-oksidan bernama Biochanin-A. Sehingga mampu mencegah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas di kulit. Kulit menjadi sehat, sementara kacang membantu memuaskan rasa lapar. Nggak heran mereka yang rajin mengonsumi kacang tanah akan nampak lebih muda.
Ayo, siapa yang ngga pingin terlihat awet muda? ^_^

Vitamin dan Mineral
Kulit kacang, merupakan sumber antioksidan alami yang melimpah dan memiliki kandungan serat makanan yang tinggi. Mengonsumsi selai kacang  dengan cara mencampurnya dalam berbagai menu makanan sehari-hari, merupakan cara jitu meningkatkan gizi makanan.

Menyehatkan Tulang dan Menambah Energi
Kandungan zat besi dan kalsium yang berlimpah  dalam selai kacang  merupakan faktor terpenting yang membantu kelancaran oksigen dalam darah. Juga membuat tulang menjadi sehat dan kuat. Sehingga sangat cocok bagi binaragawan yang membutuhkan gizi kadar tinggi. Kacang tanah merupakan penguat energi dengan banyak vitamin, mineral dan anti-oksidan.

Melawan Depresi
Penyebab utama depresi adalah kadar Serotonin yang rendah. Kehadiran Tryptophan dalam kacang tanah meningkatkan pelepasan bahan kimia tersebut, sehingga  membantu melawan depresi. Diperkirakan bahwa untuk mencegah penyakit-penyakit berbahaya ini, asupan minimum dua sendok makan selai kacang setiap minggu membantu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Facilitates Fertility
Kacang tanah mengandung asam folat yang mampu  menurunkan risiko bayi dilahirkan dengan kelainan saraf serius atau cacat pada tabung saraf. Risiko cacat pada bayi akan berkurang hingga  70% jika konsumsi kacang tanah dilakukan selama masa  awal kehamilan atau sebelumnya.

Menstabilkan Kolesterol Tubuh
Mengandung mono asam lemak tidak jenuh, kacang tanah  bermanfaat menjaga kestabilan kolesterol.  Mengonsumsi kacang tanah sebanyak   1,5 ons kacang setiap harinya dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Kacang adalah camilan sehat yang mengandung lemak tak jenuh tunggal,  sumber vitamin B.

Fights Stomach Cancer
Oksidan seperti Poli-fenolik hadir dalam konsentrasi tinggi dalam kacang tanah. Asam P-Coumaric memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko kanker lambung, dengan cara mengurangi produksi nitrous-amin karsinogenik.

Fights Colon Cancer
Menurut penelitian, dengan mengonsumsi kacang tanah maka risiko kanker usus  berkurang 58% pada perempuan,  dan 27% pada pria.
sumber: lybrate.com

Wow, kurang banyak apa coba manfaat kacang tanah?
Jadi ngga usah takut tubuh menggendyutt gara-gara mengonsumsi kacang tanah ya kawan-kawan. Justru dianjurkan mengingat banyak manfaatnya.



Nah selain kacang tanah, saya mau bahas biji karet nih.
Biji karet ini merupakan produk rumahan seorang teman bernama Ifendayu. Sebelum terjun menjadi pelaku bisnis biji karet, Ifen menjadi buruh migran atau acap dikenal sebagai TKI. Ifen juga menjadi kontributor Kompasiana, awal saya berkenalan dengannya.

Nah, paska berumah tangga dan menetap di jember Jawa Timur, Ifen banyak melihat biji karet berserak tidak dimanfaatkan. Padahal jika diolah dengan benar, bisa jadi camilan yang  enak dan gurih. Lebih tepatnya, tak kenal maka tak sayang. Bumi Indonesia menyiapkan bahan makanan yang berlimpah bagi penduduknya.

Awalnya biji karet kiriman Ifen mau saya olah jadi cookies  yang chewy ala Farah Quinn. Tapi ya ampun, ada aja halangannya untuk mencoba  resep.  Hingga waktu bongkar cheeler untuk mencari topping  Skippy Peanut Butter Cookies,  saya menemukan  biji karet buatan Ifen. Jadilah biji karetnya saya geprek untuk topping.

Ternyata emejing .... rasanya gurih crunchy. Ah, jadi pingin bikin review khusus tentang biji karet ini
Teman-teman bisa pakai topping apapun ya? Biji wijen juga bisa. Almond dan kacang mete pastinya juga bisa. Termasuk kacang tanah yang digeprek sebelum ditaburkan di atas cookies.

Sekarang kita bahas cookies-nya. Di akun Instagram Skippy, ada peanut butter cookies buatan Bunda Didi. Namun karena sudah terbiasa dengan resep anti gagalnya ibu Fatmah Bahalwan, saya nggak mau pindah ke lain hati. Takut gagal. Selain itu taste-nya ibu Fatmah pas banget dengan selera saya yang ngga begitu suka rasa manis.

Ada 2 adonan yang saya buat, satu adonan asli dengan taburan biji karet. Sedangkan adonan kedua, berbentuk angka delapan, saya tambahi cacahan biji karet sebanyak 50 gram. Sehingga cookies nya berasa krekes-krekes gitu. Walau tetap creamy mengelus lidah.
Sensasi krekes-krekes ini juga bisa didapat jika teman-teman menggunakan Skippy  Peanut Butter versi chunky.

Resep Skippy Peanut Butter Cookies with Biji Karet
(Fatmah Bahalwan)
Bahan-bahan:
250 gr        tepung terigu
100 gr        gula halus
125 gr        Skippy Peanut Butter
100 ml        minyak goreng
1 sdm         susu bubuk full cream
½ sdt          garam
1 sdt           mentega
Bahan olesan:
2  kuning telur, kocok lepas dengan 1 sdt susu cair
Bahan topping:
25 gram biji karet, bisa diganti kacang tanah  atau biji mete yang disanggrai kemudian digeprek.
Cara membuatnya:
1.        Dalam wadah, aduk rata gula halus, Skippy Peanut Butter, susu, minyak goreng, dan mentega hingga rata. Masukkan  tepung terigu secara bertahap sambil diaduk hingga rata.
2.       Masukkan adonan dalam plastik, diamkan sebentar.
3.       Gilas adonan hingga ketebalan 0,50 cm. Cetak sesuai selera. Tata dalam loyang. Panggang dalam oven bersuhu 140 derajat Celsius hingga setengah matang, angkat.
4.      Olesi bagian atasnya dengan bahan olesan. Beri topping biji karet atau topping lainnya  Panggang lagi hingga matang.
Gampang bukan?
Saking asyiknya bikin Skippy  Peanut Cookies, selesai memanggang satu adonan, saya membuat lagi. Adonan kedua saya beri campuran 50 gram biji karet. Komposisi bahan lainnya tetap. Hasil akhirnya seperti ini.


 Hayuk atuh bikin. Ajak anak-anak. Pasti mereka bakal senang banget berkegiatan membuat cookies sendiri.

Comments

Raras said…
Wah, aku baru tau biji karet jadi tertarik nyoba. Thanks infonya, mbak!
Tira Soekardi said…
makasih sharingnya