Menikmati Keindahan Mural dan Laziznya Bubur Benteng di de Braga by Artotel




Mural? Apa yang terbayang ketika mendengar kata mural? Pastinya lukisan indah di tembok jalan raya  bukan?

Menurut KBBI, mural merupakan lukisan pada dinding. Jadi bisa dinding mana/apa  saja. Nah,  keindahan coretan mural juga bisa Anda nikmati di de Braga by Artotel.  Bertema botanical art,  bak gallery, keindahan parahyangan tersaji sejak anda menginjakkan kaki  memasuki pelataran Sarinah, jalan Braga Bandung.

Lho kok Sarinah? Yups, Sarinah yang Anda kenal bak ruang tamu yang menyapa pengunjung.  Masih dengan produk dalam negeri berkualitas tinggi seperti busana, asesories hingga pernak pernik peralatan rumah tangga.  Anda pasti terpukau enggan beranjak.



de Braga by Artotel sebagai anggota dari Artotel Group Curated Collections rupanya bertujuan memanjakan siapapun yang datang. Lukisan daun di cabang  yang melingkar memikat pengunjung. Dan nun disana burung elang mengepakkan sayap, diantara dedaunan dan ronanya bunga-bunga.  Sangat setuju dengan apa yang dikatakan MAW Brouwer: “Bumi Pasundan diciptakan ketika Tuhan sedang tersenyum”.

Semua dinding dan sudut  di “de Braga by Artotel” serba instagramable. Pastinya  bakal bingung, mau berfoto dimana, sekaligus heboh.

Menyuguhkan konsep, style dan design yang berbeda di setiap lantainya, 7 artists muralis Indonesia,  unjuk kabisa disini. Mereka adalah:
1.      Addy Debil
2.      Agugn
3.      Argya Dhyaksa
4.      Elfandiary
5.      Erwin Windu Pranata
6.      Radhinal Indra
7.      Riandy Karuniawan


Oke kita mulai dari:


Kunst Bistro yang terhubung dengan Terrace Cafe.
Buka 24 jam, Anda bisa mengadakan beragam aktivitas sosial disini, seperti arisan, reunian atau sekedar pertemuan dengan klien. Anda bakal merasa nyaman karena ruangan bersetting creative, casual dan bright        
         
Menunya? Wow di waktu weekend tersedia nasi tumpeng  lengkap.

Saya memilih bubur ayam dan ngerasa surprise banget karena buburnya kental, ngga encer seperti bubur yang acap ditemui.  Di Bandung, bubur ayam seperti ini merupakan trade marknya bubur H. Oyo dan bubur H. Amid.  Namun ternyata bubur ayam di “de Braga by Artotel” terinspirasi dari bubur Benteng Tangerang yang terkenal.


“Ngga hanya kental, juga sudah berbumbu. Jadi bisa langsung disantap”, kata chef de Braga by Artotel. Walau bisa langsung disantap,  topping ayam, bawang goreng dan lainnya tetap disediakan. Dan tak ketinggalan pastinya sambel khusus bubur ayam nan sedap.


Karena perut ngga terbiasa menyantap makanan berat, selain bubur ayam, saya memilih thousand island  salad.  Terdiri  buah sayuran, rasanya beruntung banget nemuin potongan mangga.

“Buah yang disajikan selalu kami pilih yang terbaik”, kata Executive Assistant Manager, Reza Farhan. “Sebisa mungkin buah lokal”.

Iya banget, buah lokal kan banyak macamnya. Enak semua. Walau di beberapa kasus sulit untuk disajikan. Buah rambutan misalnya. Jika dibuang bijinya, penampakan buah berambut ini ngga mengundang selera. Tapi disajikan dengan biji, wuah pernah ada tamu yang mengunyah bijinya lho.  Mungkin baru mengenal rambutan, yang dagingnya empuk manis.



Swimming Pool
Dengan design yang unik,  berenang disini bisa refreshing sambil menikmati pemandangan Braga nan tak terlupakan. Wuih ...


Room
Tersedia 112 guest rooms dan 21 suites, menjanjikan suasana relax nan berkelas. Karena setiap kamar berbeda tampilan muralnya. Ada 3 jenis rooms yaitu: studio 215, studio 35 dan de Braga suite.
Setiap kamar mendapat fasilitas:
·         421” LED TV
·         Safe deposit box
·         Mini fridge
·         Free internet connection
·         24 hours in-room service
·         Laundry service
·         Dolce gusto coffee machine



Meetspace
Butuh ruangan untuk seminar atau pertemuan lainnya? de Braga by Artotel memiliki beberapa ruangan dengan keanggunan Braga yang bersejarah, artistik dan cozy.

Access & Travel Information
Terletak di pusat Kota bandung, khususnya di jalan Braga yang berdekatan dengan jalan Asia Afrika yang legendaris, de Braga by Artotel mudah banget aksesnya:

15 minutes by train (Bandung Station)
20 minutes by plane (Husen Sastranegara Airport)
15 minutes (Pasteur Highway Gate)

Jadi ngga bingung lagi kan kalo ke Bandung , membutuhkan ruangan, sekedar hang out atau ingin bersantap lezat dengan suasana cozy. De Braga by Artotel menunggu kedatanganmu.


Comments

Ulu said…
Hotel baru euy, pengen nyobain nginep di sana. Lokasi bagus, hotelny juga masi seger
susie ncuss said…
menarik ya hotel yang sengaja meng-hire mural artist sampai 12 orang begitu
Jadi penasaran pingin liat hasil karya mereka di dinding2 hotel, xixixi
herva yulyanti said…
salfok sama buburnya ambu, aku jadi pengen deh soalnya biasanya bubur disni pada encer hahaha..
Tian lustiana said…
Seru yah nginep bisa sambil menikmati hasil karya mural nya tuh. Hotelnya keren yah
Ima Rochmawati said…
Boleh ga ya sekali2 dateng kesana sekedar menikmati muralnya aja sambil ngopi2 gitu.
Tempatnya kelihatannya asyik banget buat dipake nongkrong nih Ambu :))
Sandra Hamidah said…
Pengen berenang dan makan enak deh
Larasatinesa said…
Yummy banget Ambu makanannya. Jadi ingin coba sensasi sarapan di sana. 😁
Tempatnya keliatan nyaman sekali ya..banyak spot bagus untuk foto-foto hihihi
Kayaknya betah deh, lama-lama di sana. :))
eva sri rahayu said…
Muralnya cakep-cakep 😍
Makanannya tampak enak.
Terus...kolam renangnya...jadi pengin nyebur.
Euisry Noor said…
Cozy bgt tempatnya ya Bun. Aku pengen juga popotoan di situ, juga nyicip makanan di Terrace cafenya