Skip to main content

My Husband Oh Jak Doo, Dari Gayageum Turun ke Hati

sumber : wowkerem.com


Duh ini ngasih judul kok lebay banget ya?  Penyebabnya drama komedi (drakor) atau romantic comedy (romcom) nya Korea kan gitu. Plot cerita hampir sama semua, yaitu tentang kisah kasih sepasang manusia. Bedanya cuma latar belakang. Bisa kedokteran, dunia gaib, dunia kuliner, dunia kantor seperti jurnalis, televisi dan masih banyak lagi. Nah drakor My Husband Oh Jak Do, bercerita tentang pembuatan gayageum, alat musik Korea yang terkenal.

Sebetulnya alasan  nonton “My Huysband, Oh Jak Doo” karena sedang jatuh cinta setengah mati pada Uee. Artis yang wajahnya unik. Seperti Shin Se Kyung yang juga berwajah unik. Padahal awal “kenalan” Uee di “Marriage Contract” ngga banget kataku sih, seperti Shin Se Kyung di “When A Man Loves”. Anehnya makin lama makin suka keduanya, gregetan pingin lihat aksinya dik drakor yang lain.

Selain wajahnya unik, bodynya Uee keren banget. Proporsional dengan tinggi 170 cm. Kelihatan keren banget di “High Society” sedangkan di drakor “My Husband Oh Jak Doo” , model bajunya ngga neko-neko., sesuai sosok produser yang dilakoninya.

Uee sebagai Seung Joo (sumber : kdramazone.com)

Dalam “My Husband Oh Jak Doo, Uee berperan sebagai produser bernama Han Seung-Joo yang mandiri. Punya rumah dengan kamar-kamar yang dikontrakkan. Suatu hari Seung Joo menemukan salah seorang penyewa mati terbunuh. Kuat dugaan, Seung Joo lah yang dituju.

Dalam kepanikannya Seung Joo menawarkan posisi suami pada Oh Jak Doo yang mendatangi Seung Joo agar kawasan gunung yang dimiliki Seung Joo tidak dijual. Jadi tawaran saling menguntungkan. Seung Joo punya suami  gadungan yang akan  melindunginya dari pembunuh. Oh Jak Do bisa tetap tinggal di gunung, tempat dia membuat Gayageum, keahlian yang diwariskan dari kakeknya.

Disini cerita berkembang. Diawali kisah Oh Jak Do yang  tinggal di gunung bersama 3 (tiga) nenek lincah (neli) yang cerewetnya minta ampun. Mereka saling membantu. Bersama 3 neli, Oh Jak Do kerap membawa hasil hutan ke pasar untuk dijual. Dalam salah satu perjalanan keempatnya bertemu dengan Seung Joo yang ke gunung untuk untuk mencari pembuat Gayageum yang tersohor, namun sudah lama ngga mau turun gunung. Seung Joo ngga tahu bahwa Oh Jak Do lah sosok yang dia cari.

Oh Jak Doo setelah dicukur klimis (sumber: dramabanget.com)

Tiga neli jugalah yang membuat  Oh jak Doo sulit dikenali. Nama aslinya hilang diganti Oh Jak Do yang artinya pemotong jerami yang handal.   Oh Jak Doo diperankan oleh Kim Kang Woo, penonton akan kehilangan wajah tampannya di episode-episode awal. Sebagai laki-laki yang hidup di gunung, Oh Jak Doo berpenampilan kampungan, berewokan dan beraksen aneh. Setelah tinggal di Seoul dan beradaptasi, barulah Oh Jak Doo berpenampilan menawan. Kumis dan janggutnya dicukur klimis. Bahkan setelah mau membuka diri, Oh Jak Doo memakai setelan jas yang bikin perempuan termehek-mehek.
Jung Sang Hoon (sumber : petelagi.com)

Muncul dua  second lead yang meramaikan drakor ini. Eric Jo, dipoerankan Jung Sang Hoon, sosok kaya raya yang  terobsesi membuat gayageum dan film dokumenter tentang Gayageum. Dalam suatu kesempatan Eric bertemu dengan Seung Joo yang tomboy dan memarkirkan mobilnya. Sesudah itu, dia cinta mati pada Seung Joo, ngga peduli hati Seung Joo untuk Oh Jak Do seorang.

Han Sun Hwa (sumber: dramabeans.com)

Second lead perempuan dimainkan oleh Han Sun Hwa sebagai jang Eun Jo, cinta pertama Oh Jak Do. Ingin meninggalkan gunung dan mengejar cinta pertamanyalah yang membuat Oh Jak Do menyesal berkepanjangan. Karena tanpa sengaja  kakeknya meninggal tertabrak ketika sang kakek mengejar Oh Jak Do.

Karena berlatar belakang gayageum, penonton akan bertambah wawasan mengenai pembuatannya.  Tentang kayu yang sebaiknya dipilih, bagaimana menyerut kayu yang bakal digunakan hingga memeriksa nada yang keluar dari kayu maupun gayageum. Menarik bukan? Lumayan ngga lebay menurut saya sih, mengingat di beberapa drakor saya nonton sambil ngerjain yang lain karena boring banget.




 Profile

Drama: My Husband Oh Jak-Doo (literal title)
Revised romanization: Derilnampyun Ohjakdoo
Hangul: 데릴남편 오작두
Director: Baek Ho-Min
Writer: Yoo Yoon-Kyung
Network: MBC
Episodes: 24
Release Date: March 3 - May 19, 2018
Runtime: Saturdays 20:50 (70 minutes each / 2 episodes per day)
Language: Korean
Country: South Korea


Comments

Popular posts from this blog

The Third Charm, Akhir Yang Membuat Penonton Marah

Bagaimana jika tokoh utama yang ganteng bukan main menjalin kasih dengan second lead, gadis cantik, imut dan menggemaskan? Ternyata penonton memilih agar keduanya happy ending. Sementara tokoh perempuan di maki-maki karena dianggap meninggalkan kekasihnya.
Mungkin itu yang menjadi penyebab ending drama Korea “The Third Charm” dibiarkan cukup terbuka. Penonton boleh berkhayal semaunya. Apakah cukup sahabatan atau menikah?
Tokoh utama pria, Seo Kang-Joon dan tokohperempuan, Esom yang membuat saya kepincut untuk menonton drakor ini. Seo Kang-Joon, rupanya dianggap sukses dalam setiap perannya sehingga tahun 2018, saya menonton 2 dramanya. Marema ya?
Sedangkan Esom, saya jatuh cinta pada sosoknya di Because This Is My First Life. Berperan sebagai sahabat tokoh utama, Esom keren banget. Hihihi tentu saja yang dimaksud keren adalah postur tubuhnyayang tinggi dan penuh. Seksi, tanpa harus berbaju pendek. Bahkan balutan kostum hitam atau putih yang dikenakan, bikin Essom nampak berkelas. Sebetul…

Dewi Kentring Manik, Dewi Cantik Jelita Pelindung Kota Bandung

Kios Agro Datang, Penjual Senang, Emak-emak Happy

Ibu rumah tangga menjerit ..!! Iburumah tangga yang acap disebutemak-emak ini menjadi kelompok masyarakat yang pertama kali tersakiti ketika harga-harga melonjak naik.
Menjelangbulan puasa tahun 2019, harga bawang putih tiba- tiba membumbung tinggi hingga mencapai Rp 100K per kilo gram, padahal biasanya hanya berkisar Rp 25K per kilogram.
Sebelumnya akibat kacang kedelai melonjak tinggi, harga tempepun meroket. Produsen tempe dan penjual tempe mogok hingga pemerintah turun tangan. namun emak-emaklah yang terkena imbasnya. Setiap hari mereka harus menyediakan lauk pauk. Dan tempe merupakan sumber protein termurah.
Tiga tahun sebelumnya, harga cabai rawit yang melonjak naik, hingga mencapai harga Rp 100K/kg. Padahal harga normal hanya belasan ribu rupiah per kilogram.
Penyedia jajanan khususnya UMKM lebih terpukul.

Saya sebagai salah satu dari kaum emak, yang juga pelaku UMKM, sempat menangis kesal. Tidak hanya disebabkan keuntungan yang tergerus habis, juga pernyataan menteri pertanian yan…

Lipstik Untuk Emak

Tini
Tini berjinjit.  
Dia sedang mengintai.

Disana, dibalik pintu kaca, seorang perempuan cantik sedang tersenyum pada cermin.   Sang perempuan cantik mengambil  spon bedak, ditepuk-tepuknya  pipi, hidung dan kening. Kemudian dia meringis.  Memperhatikan deretan gigi putihnya dengan seksama. 
Nampak cukup puas.  Tidak ada potongan cabai diantara geligi.  Dari tas mungilnya, dia mengeluarkan lipstik, menyapu bibir penuhnya dengan warna merah.  Tersenyum kembali pada cermin.  Wajahnya berubah.  Semakin cantik.
Di mata Tini, kecantikan sang perempuan bak bidadari.
“Sssttt Tin, Tiniii ...” Teriakan seorang teman menyadarkannya.
Dia harus bergegas.  Rinai hujan adalah rupiah.
Semakin lama hujan turun  semakin banyak rupiah terkumpul.
Tini berlari, menuruni undakan mall, menuju kerumunan orang yang sedang berteduh. 
Lobby mall selalu menjadi tempat favorit kala hujan turun. “Ojek payung, bu?” tanya Tini pada sesosok perempuan berkaca mata.  Blazer ungunya terkena tempias.  Basah.  Dia menerima payung y…

7 Amalan Bagi Bumi; Yuk Kita Mulai di Bulan Ramadan

“We don’t  Inherit The Earth from our Ancestor, We Borrow it from our Children”Akrab dengan adagium di atas? Iya banget ya? Bumi ini kan nggak hanya dihuni kita sekarang, anak cucu kita nanti juga akan menginjaknya. Jadi sudah seharusnya kita pelihara.
Dan hanya Islam lho yang punya ayat-ayat suci agar umatNya memelihara bumi. Salah satunya: ظَهَرَالْفَسَادُفِيالْبَرِّوَالْبَحْرِبِمَاكَسَبَتْأَيْدِيالنَّاسِلِيُذِيقَهُمْبَعْضَالَّذِيعَمِلُوالَعَلَّهُمْيَرْجِعُونَ Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allâh merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). [ar-Rûm/30:41]
Sebagai muslim, bangga banget  ya punya kitab suci yang lengkap dan  sempurna. Nggak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia. Juga manusia dengan alam.  
Karena jika manusia memelihara  alam, maka alam akan membalas kebaikan manusia dengan berlipat ganda. Kebutuhan oksigen yang …

3 Pilihan Investasi Sesuai Syariah Islam. Bisa Banget Dimulai Dari Uang THR

THR?
Yeay benar-benar kata yang menghinoptis. Kata yang mengumbar kebahagiaan. Baru denger kata THR udah bikin tersenyum. Apalagi jika sang THR sudah dalam genggaman. Karena itu berarti bisa beli baju, beli kue, beli hape baru, jalan-jalan, ngasih ke ortu, ngasih ke fakir miskin.
Sebentar, banyak banget yang mau dibeli? Mana buat investasi? Mumpung ada “uang kaget”, mengapa tidak berinvestasi?
Udah ada tabungan. Ngapain lagi harus berinvestasi?
Nah ini dia yang sering dilupakan masyarakat milenial. Terbuai rayuan angin surga,terlebih belanja online mempermudah segalanya, bisa –bisa dalam sekejap uang THR habis tak tersisa. Bahkan mungkin nombok.
Padahal hidup manusia di dunia rata-rata selama 60 tahun. Jika sejak dini nggak pernah berinvestasi, yakinkah bahwa kamu bisa mencari nafkah di usia tua? Jangan-jangan usia 50 tahun sakit-sakitan, bolak balik ke rumah sakit, tabungan habis, rumah terpaksa dijual. Ngenes banget.
Dan tabungan beda banget dengan investasi ya? Tabungan lebih mirip uang…

7 Bekal Wajib Agar Mudik Lancar dan Menyenangkan

Libur tlah tiba
Libur tlah tiba ... hore ... hore ...
Hihihilagu Tasya ini rasanya berkumandang di setiap liburan ya? Dan liburan berarti mudik. Lipat dua deh bahagianya.
Biasanya kami sekeluarga mudik ke Jawa Tengah. Naik kendaraan pribadi, mengular bersama kendaraan lain yang terjebak macet. Namun tetap happy. Macet adalah bunganya mudik. Bahkan kursi mobil sengaja dicopot, agar bisa tidur ketika macet.
Hingga .....
Berita itu tiba. Belasan orang meninggal gara-gara terjebak macet di Brebes Exit.Infrastruktur yang belum tuntas namun dipaksakan ,  dituduh sebagai penyebab. Namun, sejauh mana pemudik menyiapkan diri agar siap menghadapi situasi terburuk? 
Sudahkah pemudik menyiapkan bekal yang cukup dan sesuai?
Sebagai emak dengan 4 anak, menyiapkan bekal mudik menjadi story tersendiri. Nggak mudah. Jangan sampai  merasa bersalah jika ada yang tertinggal atau nggak dicatat untuk dibawa masuk koper/tas.
Selain baju, sepatu, pakaiandan pakaian dalam milik masing-masing anggota keluarga, paling…