"Wok of Love" Kisah Cinta Bersemi di Restoran Cina




Seperti jenis masakan lainnya, Cina Cuisine atau masakan Cina, memiliki  ciri khas tersendiri. Mulai dari penggunaan bahan baku, bumbu, cara masak yang meliputi pengolahan bumbu hingga ketika dimasak di atas api. Bahkan ada masakan yang mendapat sentuhan akhir dengan dibakar sesaat sebelum, disantap. Karena  penyajiannya  harus tepat waktu. Jika tidak,  masakan akan berubah rasa dan berakhirlah masakan tersebut di keranjang sampah.

Seluk beluk masakan Cina yang membuat “ngeces” dan perut keroncongan, merupakan satu dari sekian puzzle kisah drama Korea “Greasy Melo” atau “ Wok of Love” karena ada beberapa puzzle lainnyaseperti persahabatan pemeran utama dengan kuda, kisah cinta segitiga, kisah para gangster, kisah perselingkuhan dan kisah perebutan perusahaan.



Jung Ryeo-Won berperan sebagai  sebagai Dan Sae-Woo, anak seorang Presdir Bank yang ditinggalkan mempelai pria di hari pernikahan.  Nasib malang datang bertubi-tubi menimpa Sae Woo, ayahnya masuk penjara karena dituduh menggelapkan uang perusahaan, rumah dan harta kekayaan keluarga disita. Walau begitu, sosok Sae Woo yang cantik, kenes dan bawel  tetap menggemaskan , terbukti  mampu  memikat hati Doo Chil-Seong, seorang kepala gangster serta Seo Poong, seorang koki.


Jang Hyuk berperan sebagai Doo Chil-Seong, kepala gangster yang berhati mulia walau tidak pernah mengenal kasih sayang ibu sejak kecil. Selain memiliki gedung/properti  dan usaha rentenir,  Chil Seong mendirikan rumah makan Cina agar kelak anak buahnya bisa hidup normal, tidak menjalani pekerjaan sebagai gangster. Sehingga bisa menikah dan memiliki keluarga seperti orang kebanyakan.


Lee Joon-Ho (member boyband 2PM ) berperan sebagai Seo Poong, koki muda yang apes, dipecat dan  mendapati istrinya selingkuh dengan CEO hotel tempat dia bekerja. Nasib membuatnya berkali-kali bertemu dengan Dan Sae-Woo dan jatuh cinta padanya.

Sinopsis
Kisah bermula di sebuah salon kecantikan, tempat Dan Sae-Woo yang sedang menunggu pengantin pria bertemu dengan Doo Chil Sung yang sedang memangkas rambutnya. Setelah Chil Sung pergi, Sae Woo  bertemu dengan dan Seo Poong yang sedang menunggu calon pengantin perempuan.
Nasib malang beruntun  menimpa Sae Woo dan Seo Poong. Keduanya ditinggal pasangan masing-masing.  Sae Woo juga mendapati dirinya bokek karena sang ayah masuk penjara  harta kekayaan disita sehingga Sae Woo  terpaksa meminjam uang pada rentenir Chil Sung  untuk membiayai operasi kuda kesayangannya.

 Sedangkan Seo Poong dipecat sewenang-wenang akibat kedengkian kepala chef. Agar bisa bertahan hidup dan membalas dendam, Poong meminta bantuan Doo Chil Sung,  pemilik gedung sekaligus restoran kecil  yang berada di depan Giant Hotel, tempat Poong dulu bekerja.
Sae Woo masuk dalam kehidupan Poong dan Chil Sung setelah pertemuan pertama. Ketiganya beberapa kali bertemu tanpa sengaja dalam scene yang berbeda.  Akhirnya, tidak hanya anggota gangster namun juga  seluruh anggota keluarga  Sae Woo bekerja di restoran milik Poong. Targetnya berubah, tidak hanya  mengalahkan restoran Giant Hotel  tapi mengambil alih kepemilikan Giant Hotel.  

parade makanan  yang bikin ngeces

Review
“Wok of Love” terasa menjemukan diepisode-episode awal. Terlalu melebar dan bikin penonton pingin  menskip alur kisah. Aneh rasanya melihat kuda yang berbincang dengan sesama kuda. Kemudian  para anggota gangster ngga jelas kegiatannya, malah sibuk karaoke. Mengapa ngga mengeksplor kisah wajan dan sutilnya yang kemana-mana selalu dibawa Poong? Atau kisah Poong dengan mantan mertuanya yang mengajarinya memasak. Mungkin karena ini drama romance- comedy ya? Sayangnya bikin boring.

 Alur kisah mulai menarik ketika muncul adegan bromance , kisah cinta segitiga dan pastinya perang keahlian memasak antara chef restoran Giant Hotel dan Poong.
Apalagi jika ditonton di bulan puasa. Pastinya ngiler melihat pembuatan mie hitam, lobster, dim-sum, daging yang dimasak hingga mirip potongan cake bersaus, dan pastinya udang crispy yang kriuk-kriuk ketika dimakan.

Kisah cinta Sae Woo dan Poong juga menambah poin. Chemistry keduanya begitu kuat, Sae Woo yang dikisahkan lebih tua dari Poong  bikin gemes dengan kemanjaan dan kebawelannya. Kenyataannya kedua  aktris dan aktor ini memang berbeda usia 9 tahun. Namun perbedaan usia meluruh ngelihat gesture  Poong saat menghadapi Sae Woo, terlebih ketika membantunya menggosok gigi. Duh, bikin baper.
Belum lagi kekonyolan Sae Woo, akting mabuknya ngga bikin sebel. Malah terbahak-bahak di beberapa adegan seperti mengajak chef Poong selingkuh ,  sewaktu keluar dari rumah hanya bermodalkan koper pink untuk tempat tidur. Konyol abis.
Juga ketika menolak cinta  Chil Sung, dengan tega Sae Woo kentut berulang kali hanya agar Chil Sung menjauh. Omaigat, setiap inget scene ini, saya terbahak-bahak sendirian :D  :D

Akting Sae Woo yang bagus bisa dilihat di drama Korea “ Witch’s Court” . Bikin penasaran,  apakah aktingnya di Medical Top Ten juga bagus?

Nilai 8/10 untuk drama Korea “Wok of Love”. Sangat subjektif emang. Namun saya sungguh terhibur dengan akting Jang Hyuk, Lee Joon-Ho, Jung Ryeo-Won. Ketiganya mampu membuat saya menonton dari awal hingga akhir, ngga berhenti karena sakit kepala  atau eneg melihat para pemainnya. 
Kita menonton untuk mendapatkan hiburan bukan?



Profile
Drama: Wok of Love (English title) / Greasy Melo (literal title)
Revised romanization: Gireumjin Mello
Hangul: 기름진 멜로
Director: Park Sun-Ho
Writer: Seo Sook-Hyang
Network: SBS
Episodes: 38
Release Date: May 7 - July 17, 2018
Runtime: Monday & Tuesday 22:00 (35 minutes each / 2 episodes per day)
Language: Korean
Country: South Korea

Comments

Popular Posts