5 Cara Cerdas Habiskan THR agar Bebas Finansial di Usia Muda

                       

maria-g-soemitro.com

5 Cara Cerdas Habiskan THR agar Bebas Finansial di Usia Muda

Bebas finansial di usia 35 tahun?

Wow nampak cuma impian, ya? Namun Steve Adcock bisa tuh. Dia membuktikan bahwa hal tersebut bukan tak mungkin. Di usia 35 tahunan, pendapatannya mampu mencukupi semua kebutuhan hidupnya. Dia gak perlu aktif bekerja lagi (sumber)

Caranya dengan menetapkan intentions, gak sekadar goals. Sehingga Steve Adcock dapat menyisihkan cadangan 70 % dari pemasukan untuk investasi. Penghasilan sebagai karyawan dia tingkatkan dengan berjuang meningkatkan prestasi agar mendapat promosi.

Steve Adcock juga membuat blog dengan niche keuangan, bidang yang dikuasainya. Tak heran dengan cepat dia dikenal sebagai pakar keuangan dan memperoleh penghasilan cukup tinggi dari pekerjaan sampingannya.

Ngiler banget ya?

Di usia 35 tahun, kala orang sebayanya berkutat dengan cicilan pinjaman online, Steve kipas-kipas karena gak usah mikirin biaya hidup. Dia dan istrinya bisa traveling sesuka hati ke seluruh penjuru dunia.

Sebetulnya kita bisa mengikuti jejaknya lho. Ada 2 cara, bisa dengan cara mudah atau sebaliknya, melakukan secara ekstrim. Karena kitalah yang menghasilkan uang untuk memberdayakannya.

Jangan dibalik, kita terperdaya oleh uang.

Baca juga:

Ini Rahasia Menjadi ‘Menteri Keuangan’ yang Sukses!

Bicara Perempuan Berdaya di International Women’s Day 2022

Daftar Isi:

  • Bebas Finansial di Usia Muda, Mungkinkah?
  • 5 Jurus Cerdas Mengelola THR agar Bebas Finansial di Usia Muda
  • Promo Lebaran Produk FWD Insurance

Untuk memulainya, kita dapat menggunakan jurus 3 M-nya Aa Gym, yaitu mulai dari diri sendiri, mulai dari yang termudah dan mulai sekarang. Yang dimaksud mulai dari diri sendiri adalah dengan menilai ulang, apakah ada pengeluaran pribadi yang bisa dihemat? Misalnya, setiap hari terbiasa minum Caffe Latte dari Starbucks seharga Rp 50.000an. Bisakah kebiasaan itu dikurangi hingga 2-3 kali seminggu atau bahkan dihapus?

Yang berikutnya adalah dengan mengelola dana THR, atau pemasukan di luar gaji bulanan. Tidak mendapat THR?  Bisa dipraktekan oleh para freelancer atau pengusaha. Praktekan kala omzet meningkat. Agar uang yang kita terima tidak mengalir begitu saja, seperti air yang bisa kita lihat jejaknya, tapi tak mungkin kita ambil kembali.

5 Jurus Cerdas Mengelola THR agar Bebas Finansial di Usia Muda

Sebelum menggunakan THR, biasakan membuat pos-pos alokasi. Agar terlihat pos alokasi yang tak boleh diutak-utik, misalnya memberi THR pada karyawan, zakat dan pengeluaran lainnya.

Kemudian perioritaskan pos untuk kebutuhan di masa depan. Seperti yang dilakukan Steve Adcock, dia menerapkan prinsip: “Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”

Apa saja pos keuangan tersebut? Ini dia:

    

maria-g-soemitro.com

Pos Belanja Kebutuhan di Hari Raya

Punya kebiasaan membeli hampers dan membagikannya pada asisten rumah tangga, supir, office boy di kantor, dan lainnya? Jangan dihapus karena selain bersifat ibadah, penerima umumnya akan menunggu ‘hadiah’ tersebut.

Demikian pula pengeluaran untuk mudik, harus disisihkan agar Lebaran bisa dirayakan seperti biasanya. Pengeluaran ini umumnya akan berkurang dan hilang seiring waktu.

Pengeluaran yang bisa dihapus adalah biaya konsumsi makanan dan minuman yang berlebihan, pembelian pakaian lebih dari satu, serta biaya lainnya yang hanya bisa dinilai keluarga tersebut, karena setiap keluarga mempunyai keunikannya masing-masing.

Dengan kata lain, usahakan alokasi dana untuk pos ini tetap, jangan bertambah seiring bertambahnya jumlah THR yang diterima.

   

maria-g-soemitro.com

Pos Zakat dan Sedekah

Zakat mal, zakat fitrah dan sedekah sudah seharusnya disiapkan dan dimasukkan dalam pos ini. Termasuk kebiasaan memberi sejumlah uang pada orang tua dan kerabat.

Jangan dihapus karena merupakan pengeluaran yang bersifat ibadah. Jika ditiadakan bisa-bisa merasa bersalah dan target bebas finansial tidak tercapai.

    

maria-g-soemitro.com

Pos Membayar Utang

Punya cicilan utang? Minimal alokasikan 10 % dari uang THR untuk membayar utang atau bahkan melunasinya. Dengan cara ini, kita bisa mengalokasikan penerimaan gaji paska Lebaran untuk kebutuhan di masa depan.

Sekaligus tetapkan niat, untuk jangan membuat utang baru, terlebih utang yang tidak produktif seperti membeli gadget baru, padahal gadget lama masih berfungsi baik.

   

maria-g-soemitro.com

Pos Investasi

“Orang di negara maju mempunyai jam kerja yang sama dengan orang di negara berkembang,”kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, “Tapi kok mereka bisa hidup santai sementara orang di negara berkembang harus terus bekerja keras?”

Ternyata perbedaannya terletak pada cara mereka memperlakukan asset yang dimiliki. Di negara maju, uang dan asset dipakai untuk berinvestasi, sehingga dia dapat return tinggi. Sedangkan di Indonesia, uang dan asetnya tidur, ditaruh dibawa bantal, sehingga pemiliknya harus terus bekerja keras tanpa menikmati hasilnya.

Bagaimana cara membuat uang dan asset bekerja keras? Tentu saja kita harus mempelajari dan mulai melakukan investasi dengan uebagian uang THR. Sesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi.

Dengan cara ini kita sudah menerapkan sebagian langkah yang dikerjakan Steve Adcock.    

maria-g-soemitro.com

Pos Asuransi

Sakit, kecelakaan dan kematian, merupakan 3 hal yang tidak dapat kita hindari.

Pastinya ingat kasus Gala Sky yang kehilangan orangtuanya, Vanessa Angel dan Febri Andriansyah dalam waktu bersamaan. Peristiwa yang seharusnya mengingatkan kita bahwa seperti itulah Sang Pencipta menetapkan takdir. Tak ada yang menduga. Tak ada yang bisa memprediksi.

Karena itu manfaatkan THR untuk membeli polis Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa. Polis Asuransi Kesehatan, karena seperti kita ketahui betapa besarnya biaya kesehatan. Banyak orang harus menjual rumah dan asset lainnya demi bisa membayar tagihan rekening rumah sakit.

Sedangkan polis Asuransi Jiwa mirip dengan yang dialami Gala Sky. Bisa jadi Vanessa terhindar dari kematian atau sebaliknya suaminya yang selamat. Apapun yang terjadi, mereka membutuhkan dukungan keuangan yang lumayan banyak agar bisa bangkit kembali.

     

maria-g-soemitro.com
sumber: instagram.com/fwd_id

Promo Lebaran Produk FWD Insurance

Paham kebutuhan masyarakat akan proteksi keuangan, FWD Insurance meluncurkan promo Lebaran produk FWD Insurance, yaitu:

  • Asuransi Bebas Handal
  • FWD Cancer Protection
  • Bebas Rencana
  • Bebas Aksi

Promo ini terbatas, hanya berlangsung 25-30 April 2022. Agar tak terlewatan kesempatan baik ini, yuk kita lihat dari Website FWD Insurance tentang ke-4 produk.

Asuransi Bebas Handal

Merupakan asuransi kesehatan rawat inap berbasis syariah, dengan kontribusi mulai dari Rp75ribu/bulan. Di webnya tercantum diskon 50% untuk premi/kontribusi tahun pertama.

Karena sedang diskon 50%, maka cukup membayar Rp 37.500 (S&K berlaku), kita sudah mendapat manfaat dari polis asuransi Plan A yang meliputi batas manfaat: Rp 50 juta dan biaya kamar: RP250,000 maksimum per hari

Wah hanya Rp 37.500 bulan atau Rp 1,250/hari? Atau sebesar harga kerupuk, kita bisa terhindar dari kantong bolong gara-gara biaya rawat inap. Penjelasan lebih lanjut silakan klik Asuransi Bebas Handal ya?

FWD Cancer Protection

Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari World Health Organization (WHO) mencatat, total kasus kanker di Indonesia pada 2020 mencapai 396.914 kasus dan total kematian sebesar 234.511 kasus.

Dan kanker mirip tamu tak diundang. Tiba-tiba datang dan membuat heboh. Tidak saja menyengsarakan penderitanya, juga menggerogoti keuangan keluarga. 

Tak ingin penderita kanker “sudah jatuh tertimpa tangga”, FWD Insurance menyiapkan FWD Cancer Protection, 100% Uang Pertanggungan untuk melindungi kanker sejak diagnosis tahap awal. 

Selama periode promo 25-30 April 2022, FWD Cancer Protection menyediakan diskon 50% untuk premi/kontribusi tahun pertama (S&K berlaku) dengan benefit tetap, yaitu uang pertanggungan maksimal sebesar Rp 500 juta.

Ingin mengetahui lebih lanjut tentang Asuransi FWD Cancer Protection? Silakan klik FWD Cancer Protection ya?

Bebas Rencana

Merupakan proteksi asuransi jiwa dengan manfaat hingga Rp1 miliar.

Dalam periode promo 25-30 April 2022, Asuransi Bebas Rencana memberikan diskon 50% untuk premi/kontribusi tahun pertama (S&K berlaku), sehingga untuk premi Rp 103.000, cukup membayar Rp 51.500 untuk uang pertanggungan Rp 500 juta.

Asuransi Bebas Rencana memiliki banyak keunggulan, yaitu:

  • Pilihan yang fleksibel. Pilihan Uang Pertanggungan mulai dari Rp100 juta hingga Rp1 miliar.
  • Masa asuransi yang panjang. Usia masuk mulai 18 hingga 55 tahun dan masa asuransi dapat diperpanjang hingga usia 80 tahun
  • Tanpa pemeriksaan kesehatan. Memberikan perlindungan dengan mudah, cukup konfirmasi 2 pernyataan kesehatan.
  • Sedikit pengecualian. Hanya ada 2 pengecualian (bunuh diri dan tindakan melanggar hukum).
  • Manfaat meninggal karena COVID-19. Mencakup manfaat meninggal karena sebab apapun, termasuk COVID-19

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai asuransi Bebas Rencana? Silakan klik: Bebas Rencana ya?

Bebas Aksi

Merupakan asuransi kecelakan diri dengan manfaat hingga 1 miliar.

Selama periode promo 25-30 April 2022, asuransi Bebas Aksi juga memberi diskon 50% untuk polis tahun pertama kamu. (S&K berlaku),

Asuransi Bebas Aksi juga memberikan banyak benefit, yaitu:

  • Kompetitif & Fleksibel. Biaya premi mulai dari Rp30.000/bulan dengan metode pembayaran bulanan dan tahunan.
  • Administrasi yang mudah. Daftar, beli dan klaim dengan mudah secara online.
  • Perlindungan di seluruh dunia. Pertanggungan akibat kecelakaan berlaku di seluruh dunia.
  • Komprehensif. Memberikan perlindungan untuk berbagai aktivitas kamu termasuk nonton konser, travelling dan olahraga ekstrim.

Penjelasan lebih lanjut silakan klik Bebas Aksi ya?

Bagaimana menyenangkan bukan?

Kita bisa berlebaran dengan happy. Tidak perlu merisaukan hal terburuk dalam hal keuangan, karena FWD Insurance menyediakan proteksinya. Kita dapat merayakan Lebaran tanpa khawatir. Bermaaf-maafan, kemudian makan ketupat dan opor ayam sepuasnya.

Baca juga:

InvestasiKu, Cara Cerdas Investasi untuk Pemula

Yuk, Jadi Auditor Keuangan!


ilustrasi gambar: Canva

15 comments

  1. setiap ada yang masuk ada juga yang dikeluarkan yaitu sedekah ya Ambu. dan reminder banget ulasannya, karena masih tahap belajar memplotkan uang yg mana nyiapin dana pendidikan anak juga penting dimulai sejak dini. mungkin dengan ikut asuransi boleh tuh, hhhe. tapi tetap harus difikirkan dengan matang ya

    ReplyDelete
  2. Menghabiskan Tunjangan Hari Raya memang dialami karyawan di momen spesial, untaian mulai zakat sampai memiliki perencanaan perlindungan asuransi akan bermanfaat jangka pendek dan panjang.

    ReplyDelete
  3. Pembagian pos-pos keuangan ini memang perlu untuk konsisten dilakukan.
    Karena siapa sih yang gak kepengen bisa financial freedom. Yuk bisa

    ReplyDelete
  4. Bener sih. Kita kudu mulai belajar tentang investasi. Agar di masa depan kita nggak perlu bekerja terlalu keras.

    Dan menyiapkan asuransi tu ibarat sedia payung sebelum hujan gitu deh.

    ReplyDelete
  5. Bener ya THR itu ibarat uang kaget tapi harus banget bijaksana dalam Pengeluaran nya... Apalagi buat kebutuhan lebaran .. betul semua tipsnya yg terpenting saving dulu baru sharing

    ReplyDelete
  6. Pokoknya thr jangan sampai gak tahu kemana habisnya. Mumpung punya uang maka lebih ketat lagi pengeluaran

    ReplyDelete
  7. Ketika mendapatkan THR suka langsung tergoda membeli sesuatu yang konsumtif. Padahal sebaiknya THR juga harus dikelola, ya. Tentukan prioritasnya dulu

    ReplyDelete
  8. Suka tergoda membeli ini itu kalau dapat THR. Mikirnya rezeki setahun sekali. Padahal penting banget mengelola THR. Prioritasnya pos-pos keuangan yang penting

    ReplyDelete
  9. Dari zaman dulu kebagian bagi2 THR aja kalau lebaran...xixixi Alhamdulillah aja rezekinya mmg begitu.

    ReplyDelete
  10. Pengingat diri artikel ini. Terima kasih, Ambu. Setuju jika THR mesti dikelola dengan baik. Apalagi jika bisa bermanfaat buat perlindungan kesehatan dan diri dengan mengalokasikannya untuk dana asuransi. Labaran tenang, uang enggak bablas melayang.

    ReplyDelete
  11. Dulu, orang tua saya mengajarkan HARUS menyisihkan 1/3 dari gaji bulanan, termasuk THR, ke satu akun terpisah dan benar-benar digunakan untuk tabungan. Akun ini tidak boleh ada kartu ATM nya. Hanya bermodal buku. Jadi benar-benar tujuannya nabung. Alhamdulillah saat menikah, bisa membiayai sendiri tanpa memberatkan orang tua yang sudah pensiun.

    Alhamdulillah ajaran ini terus saya praktekkan hingga saat ini. Dan itu benar-benar bermanfaat lalu saya sampaikan ke anak-anak. Mudah-mudah kebiasaan ini akan mereka bawa terus menerus agar urusan finansial mereka bisa aman dan bisa hidup secara mandiri.

    ReplyDelete
  12. Serahkan semua pada ahlinya dan kita tinggal menikmati hasil. Sudah ada perusahaan asuransi yang kredibel seperti FWD, kita gunakan saja sehingga hidup terasa lebih tenang dan berkualitas

    ReplyDelete
  13. Sepakat, THR memang bisa dibilang pemasukan setahun sekali, jadi harus dimanfaatkan untuk hal yang produktif ataupun investasi. Kalau saya amati orang-orang di sekitar saya, kalau dapat THR tuh jadi kesempatan buat beli-beli barang yang diinginkan, padahal belum tentu dibutuhkan

    ReplyDelete
  14. Belajar investasi dan mempraktekannya rada2 susah di saya. Sejauh ini cuma masih bisa nabung manual...

    Pingin deh ikut praktek kelola uang dengan baik dan benar gitu...

    ReplyDelete
  15. penting banget buat kita sekarang investasi sama jaga kesehatan diri ya. duit THR udah kembali suci kak.. mulai dari nol haha.. tapi emang kita harus dahulukan dana darurat pas dapat THR.

    ReplyDelete