Woman of 9.9 Billion, Terbakar Uang Panas



Uang memakan keinginan manusia

Tanpa belas kasihan

Andai  di suatu malam, Anda tiba-tiba menemukan uang sebanyak 9,9 juta dollar dari sebuah van. Tanpa saksi, karena penumpang dalam keadaan sekarat, sedangkan driver kendaraaan van tewas seketika. Apa yang akan Anda lakukan?

Menelpon polisi dan ambulan untuk membantu korban?

Atau mengamankan uang tersebut, kemudian berlalu, seolah tak terkadi apa-apa?

Pengandaian lain, Anda seorang perempuan miskin yang terlahir dari keluarga broken home, memiliki suami yang gemar menyiksa. Gara-gara miskin, sepanjang hidup menerima pandangan ‘merendahkan’ dari orang-orang. Hingga berpikir, uang akan membantu keluar dari jerat.

Harus diakui, banyak anggota masyarakat menilai banyak hal, dari uang yang dimiliki. Ketika  isi dompet si kaya kebetulan sedang kosong, maka dengan mudahnya akan bilang: “Duh, gue lagi bokek nih”.

Beda halnya si miskin yang kesehariannya berkantong kering, bakal berat banget ngomong seperti itu. Juga ketika meminjam uang, si kaya dengan mudahnya bilang: “Bayarin gue dong” atau “Pinjam duit dong, besok gue kembaliin”. 

Berbanding terbalik dengan si miskin, #hiks wajah dan mulut terasa berat, jantung berdebar tak menentu ketika bilang: “Maaf, boleh saya pinjam uang?”

Memiliki uang menjadikan seseorang lebih percaya diri, tak perlu meminta bantuan orang lain dan punya kendali bagi hidupnya.

Paling tidak,  itulah kesimpulan Michael Kraus, seorang profesor di Yale School of Management, yang meneliti dampak uang pada kepribadian seseorang.
“Kekayaan menciptakan konteks sosial  yang mempengaruhi kehidupan seseorang sepanjang umurnya”, kata Michael Kraus.
Kembali ke kasus awal, ketika Jeong Seo-Yeon menemukan jutaan rupiah berhamburan, sementara pengemudi serta penumpang nampaknya tak dapat diselamatkan, dia memutuskan mengambilkan uang tersebut dan mengabaikan korban.

Episode awal drama Korea Woman of 9,9 Billion memang terasa padat namun solid. Ada beberapa potongan puzzle yang belum terbuka namun tidak mengganggu. Penonton diajak senam jantung melihat Jeong Seo-Yeon menggotong-gotong uang dalam koper besar.

Cho Yeo-Jeong juga  berakting sangat bagus sebagai korban KDRT.  Tidak semua aktris  bisa menyampaikan derita korban KDRT. Korban KDRT merupakan pasien dalam senyap. Aktris harus memahami dulu kondisi kejiwaannya, baru bisa memerankan.

 Cho Yeo-Jeong  beruntung mendapat lawan main yang mumpuni,  Kim Kang Woo sebagai Kang Tae-Woo. Bahkan  gara-gara Kim Kang Woo, saya memutuskan menonton drama ini. Dalam semua drama serta film yang dilakoni,  Kim Kang Woo selalu bermain gemilang. Salah satunya berperan sebagai tokoh antagonis di “Item”.

Baca juga:
Sedangkan akting Cho Yeo Jeong bisa dinikmati dalam Beautiful World.  Meski dalam drama tersebut  bukan sebagai pemeran utama, akting Cho Yeo Jeong sebagai tokoh yang ambigu, sangat menonjol, mengalahkan tokoh utama yang kebanyakan nangis. :D


Cho Yeo-Jeong sebagai Jeong Seo-Yeon, seorang perempuan malang yang bersuamikan seorang psikopat. Tidak hanya memukul,  suaminyanya juga gemar menyiksa istrinya dalam bath tub berisi air, meninggalkan istrinya di luar rumah, bahkan memasukkan dalam kamar pendingin berisi makanan beku.

Dulu, Seo Yeon terpaksa menikah untuk mencari tempat bergantung. Ternyata sesudah menikah, hidupnya malah semakin menderita.

Jeong Seo Yeon merasa masa depannya akan membaik ketika di suatu malam menemukan uang sebanyak 9.9 juta dolar. Dia tidak menyangka, keputusannya akan membawanya berhadapan dengan dunia hitam.



Kim Kang Woo sebagai Kang Tae-Woo, mantan polisi yang diberhentikan dengan tuduhan suap. Hanya memiliki adik laki-laki yang sangat disayangi, Kang Tae Woo terpaksa harus turun lagi ke jalan sewaktu mendapati adiknya meninggal secara misterius.   



Jung Woong In sebagai Hong In-Pyo, suami Jeong Seo Yeon yang kejam. Seorang psikopat yang miskin yang gemar menyiksa istri dan memperalatnya agar bisa mendapat kontrak kerja.

Suatu hari, dia mendapati istrinya tidak hanya berselingkuh, juga memiliki uang curian jutaan dolar. Berkat keahliannya dan kesukaannya ngulik,  dia berhasil menelisik perjalanan uang tersebut.



Lee Ji Hoon sebagai Lee Jae Jun, laki-laki mata keranjang yang beristrikan perempuan kaya raya. Dengan uang istrinya Jae Hun merayu banyak perempuan termasuk  Jeong Seo Yeon, sahabat istrinya.

Jae Hun merasa kehidupannya akan membaik, tidak didikte ayah mertua dan istrinya, ketika suatu malam,  bareng Seo Yeon, dia menemukaan uang jutaan dolar.



Oh Na Ra sebagai Yoon Hee-Ju, perempuan kaya raya yang lahir dengan “sendok emas” di mulutnya. Berkat kekayaannya, Hee Ju menikahi Jae Hun sebagai salah satu kekurangannya.

Hee Ju bersahabat dengan Jeong Seo Yeon karena  merasa cocok. Seo Yeon yang dingin tak pernah menunjukkan perasaannya, membuat Hee Ju merasa nyaman.

Hee Ju tahu suaminya berselingkuh dengan sahabatnya. Dia juga tahu  pasangan ini mencuri uang dari sebuah van yang hancur gara-gara kecelakaan tunggal.



Gil Hae Yeon sebagai Jang Geum-Ja rentenir yang menampung Seo Yeon yang sedang mengalami kesulitan. Perempuan tua yang gemar melontarkan makian ini ternyata ibu dari sahabat Kang Tae Woo.

Jang Geum Ja menjadi salah satu korban Leon yang bersiap kehilangan rumah akibat pailit. Untung Seo Yeon datang membantu. Dua perempuan ini akhirnya menjadi ibu dan anak yang kompak.



Sinopsis
 Uang mengalir seperti air
Dari atas ke bawah
Yang punya uang akan mengatur mereka yang tak punya uang
Uang menyapu bersih segalanya dengan kejam
Dan merenggut semuanya tanpa henti
Hingga tidak ada lagi yang tersisa


Kisah berawal dari nasib buruk Jeong Seo Yeon yang memiliki suami gemar melancarkan bogem mentah dan tega membiarkan istrinya tidur di luar rumah.

Padahal untuk mencukupi biaya hidup, Seo Yeon membantu suaminya melakukan pekerjaan paruh waktu,  beberes rumah orang. Itupun dirasa belum cukup, Seo Yeon harus mengemis pada suami temannya yang kaya raya, Hee Ju agar mau memberikan kontrak proyek.

Diam-diam Seo Yeon memiliki sisi gelap, berselingkuh dengan suami Hee Ju, Lee Jae Jun. Lelaki yang tampan ini mengawini Hee Ju agar bisa menikmati kekayaannnya tanpa harus susah payah. Sebagai imbalannya, Jae Jun harus tunduk pada istri dan mertuanya.

Suatu peristiwa mengubah hidup keduanya. Ketika malam-malam janjian di taman, mereka mendengar bunyi keras. Ternyata berasal dari kecelakaan tunggal sebuah van yang terbalik, mengeluarkan isinya berupa tumpukan uang sebanyak 9.9 juta dolar. 

Driver tewas seketika di tempat. Seo Yeon sempat bertemu dengan penumpang yang sekarat, namun memutuskan meninggalkannya. Sangat berisiko jika lapor polisi. Tidak saja tidak bisa menggondol uang jutaan rupiah yang bisa mengubah hidup mereka, juga perselingkuhan mereka bisa terbongkar.

Penumpang sekarat tersebut ternyata adik dari Kang Tae Woo, anggota kepolisian yang 3 tahun lalu diberhentikan secara tidak hormat. Kang Tae Woo dituduh melakukan penyuapan.

Sialnya Kang Tae Woo tidak bisa berkelit, karena sejumlah uang ditemukan dalam mobilnya.

Apa yang terjadi pada Kang Tae Woo sebetulnya merupakan ulah Leon, pemimpin mafia yang memiliki rangkaian bisnis illegal. Uang panas yang ditemukan Seo Yeon juga milik Leon.  

Leon, seorang keji yang bermain cuci bersih, setiap korban/calon korban yang melihat wajahnya akan dihabisi.  Tak heran, Leon bisa bersalin rupa.  Di permukaan, Leon adalah Daniel King, businessman dengan kekayaan triliunan dolar

Nasib sial mengancam Seo Yeon , Jae Jun serta siapapun yang bersinggungan dengan uang jutaan dolar milik Leon, karena sepak terjang Leon sangat tak terduga.

Review


Uang berkobar seperti api
Dari dasar sumbu ke lidah api dan membakar tanpa ragu
Api yang memicu hasrat

Api yang membakar semua yang disentuhnya

Bagai menyantap sup panas dengan isian yang lezat, sehingga harus buru-buru dihabiskan, seperti itulah kurang lebih analogi drama Korea “Woman of 9.9 Billion”.

Sayang menjelang akhir, sup berkurang kelezatannya. malah diakhiri dengan nggak pingin nonton  lagi.

Padahal ide keseluruhan kisah sangat bagus. Penonton yang gemas pada suami Seo Yeon mendapati bahwa suami yang gemar KDRT bukan berarti tak cinta pada istrinya. Dia hanya tidak bisa mengekspresikan cintanya dengan benar.

Tak heran, banyak korban KDRT yang enggan melaporkan suaminya. Lha wong kalo menunjukkan cintanya, bukan alang kepalang, bikin meleleh.

Kisah kasih Seo Yeon dan Kang Tae Woo juga tidak dieksplor secara berlebihan. Adegan kisseu ngga selalu diperlukan bukan? Cukup memeluk dari belakang, penonton sudah merasa so sweet banget.

Bagaimana uang sanggup membuat kepribadian seseorang, ditampilkan secara utuh. Jae Jun, seorang yang terpandang dan berpendidikan ternyata sanggup menyuruh orang untuk membunuh orang yang dianggapnya menghalangi jalannya mengangkangi uang curian.

Atau justru orang kaya justru lebih narsisistik dan egois?

Plot yang terasa kedodoran di akhir kisah rupanya tak menyurutkan penonton Korea Selatan untuk setia. Terbukti hasil rating "Woman of 9.9 Billion"selalu bagus. 



Kuat dugaan akting para pemainnya yang prima yang membuat penonton hanyut, mengesampingkan adegan yang terasa bolong disana-sini.

Misalnya nih ya, sewaktu ada korban tertembak parah. Harusnya kan dibantu dengan menelpon rumah sakit?
Eh, ini malah membiarkan korban menelpon istrinya, dan berpanjang lebar mengucapkan kata perpisahan.
Ya atuh, darahnya keburuan habis. 😭😭😭

Tapi ya begitulah drama. Harus ada yang mengharu biru dan bikin greget kan?


Profile
Drama: Woman of 9.9 Billion
Revised romanization: 99eokui Yeoja
Hangul: 99ė–ĩė˜ ė—Žėž
Director: Kim Young-Jo
Writer: Han Ji-Hoon
Network: KBS2
Episodes: 32
Release Date: December 4, 2019 - January 23, 2020
Runtime: Weds. & Thurs. 22:00
Language: Korean
Country: South Korea


14 comments

  1. Selalu suka baca review film di sini. Walaupun untuk menghapal nama-namanya saya tetap masih kesulitan.

    Jadi penasaran sama endingnya :)

    ReplyDelete
  2. Cerita lumayan bagus mba, udah lama nih gaknnonton drakor, sekarang saya lagi nonton di Wetv drama china

    ReplyDelete
  3. Ini sepertinya film berat ya Ambu? Saya kalau nonton drakor, enggak kuat yang kayak gini,hehehe... sukanya yang enteng dan episodenya enggak lebih dari 16. Saya suka deh cara Ambu mengulas drama korea. Ternyata dari drakor banyak insight juga ya Ambu.... :)

    ReplyDelete
  4. Review nya sangat menarik, dimulai dari kdrt, dilanjut menemukan uang 9,9 juta dollar, menjadi rentenir dan ending-nya menolong dua perempuan yang akhirnya menjadi ibu dan anak saling kompak. Keren....

    ReplyDelete
  5. Uang memang bisa mengubah orang 😑😑
    Kelihatannya menarik kalau baca review-nya.

    ReplyDelete
  6. Lebih tertarik baca reviewnya ini daripada nonton filmnya jika di akhir kedodoran endingnya...kkwwk
    Sayang banget kalau keseluruhan nyaris bagus tapi akhirnya enggak pas. Hm, atau memang dibikin begitu karena enggak semua darma harus sesuai dengan yang penonton mau.
    Tapi 9,9 juta dolar, wow...

    ReplyDelete
  7. Drama yang menarik. Suka dengan Kang Tae Woo saya. Sayang banget, writernim pelit ngasih bumbu-bumbu romantis. Aku tadinya berharap di akhir kisah ada adegan wow. Atau mereka berdua pergi ke Tahiti. Cuma pelukan dari belakang rasanya gak cukup. Hahahaha....

    ReplyDelete
  8. Kayaknya serem ya Mbak alurnya. Banyak mafianya. Gak berani nonton aku kalo yang begini begini. Hehe

    ReplyDelete
  9. Film yang menarik mba dari scene awalnya aja kebayang penuh puzzle yang bikin penasaran. Mau nonton aaah :)

    ReplyDelete
  10. Kok kayaknya menarik ya mba, masing-masing tokoh nggak hanya memiliki kebaikan tapi juga ada keburukan nya. Aku penasaran gimana akhirnya drama ini, bakal ketahuan gak uangnya ditemukan siapa

    ReplyDelete
  11. Dapet duit 9,9 juta dollar? enaknya buat apa ya? eh tapi kan uang bisa membutakan manusia yang punya sifat dasar serakah sepertinya alurnya menarik ya dan bakalan banyak kejutan kapan-kapan harus nonton nih

    ReplyDelete
  12. Blm pernah nonton drakor, tp dari reviewnya kelihatannya menarik

    ReplyDelete
  13. Ya ampun ini sih aktor dan aktris yang actingnya bikin baper kwkwkw, aku belum nonton ketinggalan banyak nih. Ngelarin downloadan yang bejibun ah baru berani nonton ini

    ReplyDelete
  14. Halo salam kenal Mbak Maria, wah aku juga penonton film ini dah baru-baru ini nulis reviewnya juga. Betul, di film ini aku juga merasa karakter Jung Seo Yeon yang diperankan Cho Yeo-Jeong sangat kuat. wajahnya yang dingin, tertekan, cara dia bicara yang pendek, lirih, tapi ketus itu menurutku membuat film ini jadi sesak misterius. Aku tidak suka tokoh Seo Yeon yang bertahan saat dipukupli In-Pyo, tapi di sisi lain aku bisa mengerti kanapa dia mau hidup seperti itu. Pesan di film ini sangat kuat, bahkan membekas lama. Semua ceritanya punya arti dan pengajaran tersendiri, menampilkan keserakahan manusia dan sifat buruk lainnya. Hm, meski punya cerita yang tragis, akhirnya Seo Yeon bisa bahagia. Itu yang bikin filmnya klimaks. Kisah cintanya dengan si polisi baik itu yang haru, biruuuu. Duh, suka filmnya. Tapi lelah kalau mau nonton ulang. Hehehe

    Kalau berkenan, main ke Blogku ya Mbak. Kinamariz . com
    Salam

    ReplyDelete