Bareng Artis, Wisata Religi ke Syaamil Quran



Bicara artis memang nano-nano ya?

Jangankan ketauan ngedrugs, kisah keseharian seperti di rumah artis ada lift dan kolam renang, eh hebohnya se Indonesia raya. Padahal banyak banget yang memiliki lift dan membangun kolam renang di rumahnya. Biasa aja, nggak ada yang ngeblow-up.

Mungkin karena public figure, semua gerak-gerik mereka tidak hanya disorot, tapi juga ditiru.

Nah, mengapa nggak mewartakan kebaikan mereka? Terlebih jika yang mereka kerjakan sangat inspiratif. Penting diketahui sesama muslim dan diteladani.
Seperti apa yang telah dilakukan suami istri Dimas Seto dan Dhini Aminarti.

Pastinya kenal kan dengan keduanya? Rambut panjang terurai Dhini Aminarti yang berwajah melankolis dan kerap wara-wiri menghiasi layar kaca, kini telah tertutup rapat. Hebatnya, walau artis, busana muslim Dhini Aminarti selalu sederhana, tidak gemebyar menyilaukan mata.

Demikian juga dengan keluarga Mario Irwinsyah – Ratu Anandita yang telah hijrah beberapa tahun lalu. Rambut sepundak Ratu Anandita dan wajah cantiknya, tertutup hijab, karena kecantikannya hanya untuk sang suami, Mario Irwinsyah.

Keluarga Mario Irwinsyah (dok. Sygma Media Inovasi)

Dua keluarga tersebut bergabung dalam Komunitas Kajian Musyawarah, mengikuti wisata quran (15/2. 2020) kemudian disambung sedekah akbar pada 16/2.2020. “Wisata Quran” berlangsung di Syaamil Quran, di Jalan Babakan Sari I/ No. 71 Kiaracondong Bandung, sedangkan “Sedekah Akbar” di GOR Citra Bandung.

Salah seorang inisiator Komunitas Kajian Musyawarah (KKM) adalah Ustad Luqmanul Hakim Ashabul, ustad penyantun anak yatim yang dikenal dengan “Gerakan Infaq Beras” untuk anak yatim dan pesantren penghafal quran.

Sebagai inisiator, Ustad Lukmanul Hakim mengajak anggota KKM untuk mendukung “Sedekah Akbar”, dengan didahului “Wisata Quran” di Syaamil Quran. Harapannya, para artis bisa mendapat manfaat jamuan religi ketika berwisata quran. Juga karena Syaamil Quran menjadi bagian dari mitra utama yang telah mendukung acara Sedekah Akbar.

Selain ke-4 artis yang telah disebutkan di atas, artis lain yang bergabung KKM dan mengikuti wisata religi ke Bandung adalah: Vebby Palwinta, Putri Syahnit Angellica, Marcella Simon, Dion JT, Ricky Perdana, Shinta Rizky Auliya, Fauzi Zaviyar Rachmat (Takaeda), Rista Ferina, Kaysan Nawfal, Dony Amaldi, Soraya Larasati, Ade Setiawan, Rizki Syabruddin, Ridho Syafaruddin, Jada Shafiqa, Novandrian, Dini Ratnasari Choirunnisa, Natta Wardah, Reza Aditya, dan Cuping Topan.

Berwisata Religi di Syaamil Quran

Jangankan artis, orang awampun akan tercengang ketika mengikuti wisata quran. Ini yang kedua kalinya, tapi saya tetap terbengong-bengong melihat bagaimana inovasi penerbitan dilakukan Syaamil Group.

dok. Sygma Media Inovasi

Madina Quran

Sebagai muslim, pastinya punya kitab Al Quran dong? Gimana bentuknya? Kitab tebal dengan cover gold/silver, ayat-ayat suci ditulis dalam tinta hitam di atas kertas putih? Wah, itu sih kuno!

Rangkaian huruf Al Quran kini terdiri dari beragam warna, tergantung makna atau tujuannya. Sesuai visi Syaamil Quran, yaitu “Membumikan Al Quran dan Menghidupkan Sirah” . Tantangan yang dijawab Syaamil Group dengan mewujudkan produk-produk Al Quran dan shirah dalam bentuk inovasi-inovasi yang mudah dan menyenangkan.

Salah satunya adalah Madina Quran yang memiliki beberapa keunikan:

  • Beberapa cover didesain washable, bisa dilepas dan bisa di cuci
  • Simple, mudah dibawa-bawa
  • Didesain sesuai kebutuhan. Misalnya Al-Quran Madina Ar-Rayyan Denim berbeda dengan Prayer Set Shafana 01 Mukena + Quran Madina Shafana + Sejadah + Tas yang didesain khusus dan lengkap untuk kaum perempuan.

dok. Sygma Media Inovasi

Mushaf Tulis

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya, kurang lebih demikian wejangan ustad Aam Amirudin. Wejangan yang akhirnya saya praktekkan di setiap kesempatan, tidak hanya ketika sedang mengikuti pengajian.

Syaamil Quran rupanya memahami kebutuhan tersebut, dengan menerbitkan Mushaf Tulis yang membantu mempermudah latihan menulis Al Quran.

Dikemas dalam box ekslusif berisi 3 jilid, masing-masing 10 juz, caranya tinggal menulis/menebalkan tulisan pada setiap ayat atau surat.

Para artis nampak bersemangat mempraktekkan mushaf tulis, mengingat banyak sekali manfaatnya. Yaitu:

  • Menguatkan Daya Ingat
  • Menghubungkan Otak kanan dan Otak Kiri, memaksimalkan fungsi otak dan menjaga kesehatan otak terjaga.
  • Melatih Kreatifitas
  • Menenangkann, jika Al-Qur’an sebagai Nur akan mendatangkan sakinah (ketenangan) bagi pembacanya apalagi penulisnya.
  • Meningkatkan Kemampuan Kognitif
  • Menghayati Sejarah, diantaranya sejarah penulisan al-Quran pada masa Sahabat Utsman bin ‘Affan.
  • Melatih kemampuan menulis. Akibat penggunaan gadget yang semakin marak, kini aktivitas menulis semakin jarang dilakukan. Dengan melatih mushaf tulis, kemampuan menulis kita terasah kembali.


dok. Sygma Media Inovasi

Sesuai kebutuhan umat Islam, Syaamil Group menerbitkan Quran dalam bentuk digital, juga sejumlah buku sebagai karya peradaban, seperti Tafrsir Ibnu katsir, Seri Muhammad Teladanku, Komik Anak Muslim, Kisah-Kisah Al Quran, 365 Kisah Mencerdaskan Untuk Ananda, Kisah Para Nabi, Menjadi Pasangan Paling Berbahagia, 10 Bersaudara Bintang Al Quran, Dream, Agar Para Malaikat Berdoa Untukmu, harun Yahya Series, Seri Ensiklopedia Mukjijat Ilmiah Hadits Nabi, Sirah Nabawiyah, Bulughul Maram, Hadits- Hadits Pilihan Untuk Wanita, Ensiklopedia Pariwisata Indonesia, dan lain-lain.


 dok. Sygma Media Inovasi

Menjelajah Syaamil Quran, Mengurai Makna KebesaranNya

Bagaimana kitab Al Quran diproduksi? Ternyata rumit, tidak sesederhana kitab lain. Berikut perjalanan kitab Al Quran sebelum sampai ke penggunanya:
Persiapan. Semacam editing buku, namun lebih rumit. Karena setiap titik, koma, garis pada Al Quran, memiliki perbedaan arti. Sehingga ada team khusus yang mengawalnya.

dok. Sygma Media Inovasi

  • Percetakan. Hasil cetakan dibaca satu persatu, disingkirkan jika ada yang reject/rusak.
  • Dijahit, dilem dan dipasang cover. Setiap proses (jahit, lem dan cover) menempati bagian terpisah. Sebagian besar dikerjakan kaum pria, karena berhubungan dengan mesin yang aduhai besarnya.
  • Laminating. Berapa derajat celcius panas yang digunakan untuk melaminating kitab Al Quran? Ternyata 300 ºC! Terbayang kan panasnya?

Pernah mendengar penjelasan bahwa “pamali” jika tidak memperlakukan Al Quran dengan baik? Misalnya tanpa sengaja, Al Quran berada di area bawah/ bagian kaki.

Sebagai seorang mualaf, larangan beraroma tabu, atau pantangan sosial yang ada sebelum munculnya teisme, sangat mengganggu. Walaupun tak pernah menginjak-injak injil. Emangnya nggak ada kerjaan? 🤣🤣Tapi tidak ada kewajiban umat non muslim menyimpan kitab sucinya secara khusus. Ngga sengaja tertindih badan hingga lecek, atau terkena tumpahan kopi, akibat ceroboh, ya gapapa sih.

Kesempatan mengunjungi Syaamil Grup, saya gunakan sebaik mungkin untuk bertanya. Alhamdullilah, semua stafnya piawai dan trampil menjawab pertanyaan saya.

“Saya seorang mualaf. Hingga sekarang, saya belum paham, kok umat Islam sangat menjunjung tinggi Al Quran? Jika “isinya” diolok-olok, saya akan marah. Tapi kitab kan hanya “tools” untuk membaca ayat-ayat yang diturunkan Allah SWT. Bukan ayat itu sendiri”.

Apakah pertanyaan saya terdengar naif? Ah biarlah, daripada sok tahu ya?

“Al Quran berisi wahyu Allah yang mewartakan kebaikan. Semua yang berkaitan dengan Al Quran akan menjadi baik. Baik hanya memegang, apalagi membaca dan mengamalkannya”

Demikian kurang lebih jawaban para staf Syaamil Quran, sekaligus mernjawab beberapa pertanyaan yang sempat terendap. Duantaranya, mengenai beberapa peraturan di pabrik percetakan Al Quran yang berbeda dengan pabrik kitab biasa, yaitu:

  1. Senantiasa dalam keadaan berwudhu
  2. Membaca basmalah sebelum bekerja, dan hamdalah setelah selesai bekerja.
  3. Berhati-hati agar produk atau bahan Al-Quran yang sudah dicetak (termasuk yang rejct/rusak) tidak berserakan di lantai.
  4. Tidak menginjak atau menduduki produk atau bahan Al Quran yang sudah dicetak (termasuk yang reject/rusak).
  5. Menyimpan produk atau bahan Al Quran yang sudah dicetak di tempat di tempat yang telah ditentukan. Dan memisahkan produk reject untuk kemudian dihancurkan.
  6. Memperlakukan produk Al Quran dengan baik dan hati-hati.

Subhanallah, ternyata nggak sesederhana itu memproduksi sebuah kitab suci. Didalamnya terkandung ayat-ayat suci Allah yang bermakna kebaikan dan menyebarkan kebaikan.

Sehingga menjadi kewajiban setiap muslim untuk membumikan Al Quran dan menghidupkan sirah. Agar Al Quran tidak sekedar menjadi kitab suci yang didewa-dewakan dan tak pernah dibuka.

Akhirnya, bukankah membumikan Al Quran dan menghidupkan sirah tidak hanya tugas team Sygma Media Inovasi, tapi juga kewajiban seluruh umat Islam?

Wallahualam Bishawab










14 comments

  1. Teeimakasih, dengan membaca artikel ini membuat saya lebih menghargai dan mencintai kitab suci Al-qur'an. Semoga senantiasa selalu istiqomah untuk membacanya. Aamiinn ya Allah.

    ReplyDelete
  2. Kualitas dari Quran Syamil ini emang nggak diragukan lagi ya Mbak. Alquran saya di rumah ya kebanyakan dari syamil ini.

    Btw alhamdulillah sekarang ini makin banyak artis yang hijrah dan ikut rajin kegiatan keagamaan ya seperti wisata Alquran ini.

    Btw ternyata yang menginisiasi kegiatan ini ustad Lukmanul Hakim ya, Maa syaa Allaah, saya kenal beliau karena pernah datang juga ke daerah saya.

    ReplyDelete
  3. Senangnya melihat para artis yang berhijrah dan insha Allah istiqomah ya.
    Sebagai tokoh panutan, insha Allah selalu bisa menginspirasi ke arah yang lebih baik lagi.
    Gagal fokus deh sama foto Dini Aminarti :D

    ReplyDelete
  4. Masyaa Allah.. Ambu seorang mualaf, akhirnya kekepoan saya dengan nama "Maria" terjawab sudah.. Semoga tetap dalam iman Islam sampai akhir hayat..
    Semangat belajar Islamnya menginspirasi saya. Karena kami-kami yg mendapat nikmat Islam sejak lahir ini (khususnya saya) terkadang lupa untuk mengaji dan mengkaji lebih lagi tentang kitab Al Qur'an..
    Btw, setuju banget liat artis dari sisi positif, lebih adem daripada ngejulidin macem-macem.. Stop judging is better, ya kan..?

    ReplyDelete
  5. Dhini Aminarti dan Dimas Seto juga artis2 hijrah lainnya patut bersyukur bangeett, karena hidayah itu sudah mereka dapatkan, dan mereka menginspirasi jutaan kaum muslim lainnya.
    aku mauuukk bgt ikutan wisata religi syaamil ini.
    di rumah, aku juga pake Qurannya Syaamil. enak, hurufya jelas, ngga bikin mata capek.

    ReplyDelete
  6. Wahhh inspiring2 ya mereka. Artis2 yg berhijrah. Semoga istiqomah

    ReplyDelete
  7. Benar ya Ambu, lebih baik bertanya lanhsung daripada hanya dipendam saja pertanyaan di dalam hati. Bertanya pada orang yang tepat, tentu saja. Agar tak salah kaprah lagi tentang larangan ini itu.

    ReplyDelete
  8. Wuih keren, kemaren itu beneran ada artis ya acara wisata Qurannya. Selalu salut deh dengan program Sygma ini. Dan salut juga dengan keluarga Dhini Aminartti dan Mario Irwinsyah. Semoga kegiatan positif mereka menginspirasi kita semua ya.

    ReplyDelete
  9. Ikut bahagia ya Mbak kalo liat banyak artis dapet hidayah gini. Semoga semakin banyak artis yang peroleh hidayah, dan selalu istiqomah.

    ReplyDelete
  10. Kegiatannya seru dan memang mendekatkan diri dengan sang pencipta.

    ReplyDelete
  11. Betul Bu, saya yang bukan artis aja terkagum - kagum melihat proses produksi Al Quran di Syaamil Quran ini. Prosedurnya sangat menjaga adab.

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah. Bisa ketemu artis dan beribadah juga ya. Alhamdulillah.

    ReplyDelete
  13. Suka bacanya, yg datang ini memang artis2 yg terkenal sudah hijrah ya mbak..
    Adem lihat mereka

    ReplyDelete