"Reschedule" Tiket KAI Secara Online yang (Katanya) Mudah

sumber: magoosh.com


Solo, akhirnya saya berencana kesana lagi.

Kota yang memiliki banyak kenangan pahit. Sia-sia saya mengais memori manis. Nyaris tak ada. Malah jadi pingin nangis lagi nih, hiks

Allah SWT berkehendak lain. Ndilalah kok ya anak saya, Bimo, pindah kerja di salah satu perusahaan multi nasional di Kota Solo.

Ndilalah kedua,  saya mendapat voucher menginap gratis di Musafir Guest House Solo. Hadiah  ini merupakan door prize di  acara peluncuran bukunya mbak Diajeng Laraswati, “Aku dan Alam Semesta” di Perpustakaan Pusat ITB, 30 November 2019 silam.


Tanpa dibantu tokek yang biasanya membantu:

Pergi, jangan ...

Pergi, jangan pergi ...

Saya memutuskan pergi.  Mari kita hapus kenangan pahit dengan lembaran baru, kertas baru, ingatan baru, agar tak muncul dendam.

Dengan pertimbangan bulan  Desember biasanya ramai wisatawan. Saya memilih pertengahan Januari berangkat ke Solo. Ngga asyik jika harus rebutan kamar dengan para wisman dan wisatawan domestik.

Saya juga bisa leluasa memilih tanggal keberangkatan.  Seingat saya, sewaktu hunting tiket kereta api paska Lebaran 2019, KAI memberikan harga murah untuk tiket di hari Rabu/ pertengahan minggu. 

Pertimbangannya sepi penumpang mungkin ya? Penumpang kan biasanya memilih waktu di sekitar week end, supaya bisa liburan lama.

Akhirnya, terpilih tanggal 13 Januari 2020.  Waktu yang sudah beranjak agak lama dari Tahun Baru, namun masih jauh dari  libur puasa.

Ups, saya lupa, ada tanggal kadaluarsa untuk gift vouchernya. Hanya sampai tanggal 11 Februari 2020
 
sumber: tasteocrazy.com
Manusia Berencana, Namun ....

Dengan semangat 45,  hari Senin tanggal 12 Januari saya menyiapkan diri untuk keberangkatan. Harus membeli oleh-oleh dan koper, karena koper lama tanpa roda sehingga menyulitkan saya yang sedang sakit lutut.

Di mana belanjanya?

Pasar Baru Kota Bandung, dong. Di sini semua jenis koper ada. Harganya murah. Setelah hunting di sejumlah mall (Living Plaza,  Sumber Sari Junction, Hypermart), harga koper disini  hanya setengahnya.  Pegawainya bilang, mereka adalah distributor sehingga bisa menjual murah. Karena itu jangan heran jika tidak menemukan lagi product yang sehari sebelumnya udah dikecengin. Laris manis, men.

Wah jadi pingin ngobrol panjang lebar mengenai pusat grosir Kota Bandung ini ya?

Oke deh lain kali kita bikin ulasannya.

Langsung aja ke kisah karena suatu hal, saya harus membatalkan perjalanan ke Solo.  Waktu itu.  Sore itu sepulang dari Pasar Baru.

Bingung? Pastinya. Lumayan uang tiket yang dikorbankan. Serta oleh-oleh yang kadung dibeli.

Beruntung saya segera memberitahu Manager Musafir Guest House, Bapak Suprapto. Beliau membalas message saya:
“Semoga bisa dicancel atau ganti tanggal”.

Oh bisa ya?

Duh kudetnya saya. Maklum  setua ini baru bisa merdeka jalan-jalan sesuai keinginan. Kan lumayan tuh uang sekian diselamatkan. Oleh-oleh sih bisa dikirim via paket.

Mas Google yang setia menemanipun memberitahu. Sesudah mengetik kata reschedule kereta api,  muncul deretan beritanya. Asyiknya sekarang bisa online. Ngga perlu ke stasiun kereta api untuk reschedule dan pembatalan tiket.

Fitur Reschedule dan Pembatalan di aplikasi KAI Access

Reschedule pada Aplikasi KAI

Menurut kompas.com,  pada  2018 PT Kereta Api Indonesia  (KAI) membuat terobosan dengan kemudahan pengubahan jadwal (reschedule) dan  pembatalan tiket melalui aplikasi resmi KAI Access. 
Lha selama ini saya kemana aja? Kok kudetnya kebangetan?

Tapi ada syaratnya.  Tiket yang mau diubah atau dibatalkan sudah lunas.  Pengubahan dan pembatalan pun hanya bisa dilakukan pada H-1 atau 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Bagaimana cara mengubahnya? Ternyata gampang banget.
  1. Masuk ke “Beranda” aplikasi KAI Access, scroll kebawah. Ada fitur “pembatalan” dan “ubah jadwal”
  2. Ubah jadwal waktu keberangkatan dengan jadwal baru. Saya mengubah ke tanggal 22 December,  seminggu kemudian. 
  3. Akan muncul jadwal baru, sayangnya gak bisa pesan kursi walau opsi tersebut muncul.
  4. Halaman konfirmasi akan  muncul yang berisi tanggal keberangkatan hasil reschedule. Jangan lupa  centang kolom syarat dan ketentuan, kemudian klik tombol lanjut.
  5. Halaman konfirmasi pembayaran akan muncul yang berisi biaya administrasi sebesar 25 persen dari harga tiket yang diubah (pembulatan ke atas kelipatan Rp 1.000). Klik tombol pembayaran.
  6. Pilih metode pembayaran yang akan digunakan. Saya memilih Alfamart.
  7. Batas waktu pembayaran hanya satu jam atau 60 menit setelah konfirmasi pembayaran.
Ada tambahan dari KAI.  Jika  tiket KA jadwal baru tarifnya lebih tinggi, maka penumpang harus membayar selisih tarif.  Tapi, jika tiket  KA jadwal baru tarifnya lebih rendah, maka tidak ada pengembalian biaya atas selisih tarif.
sumber : www.lavoiedubienetre.be


Kisah Pembayaran yang Bikin Nyesek

Walaupun masih cape paska belanja di Pasar Baru, terpaksa dong saya berangkat lagi.

Bukan tanpa alasan saya memilih  Alfamart.  Kwetiaw goreng langganan yang mangkal di pelataran Alfamart jalan Rajawali Barat Kota Bandung, rasanya maknyus banget. 

Sayang dia ngga mendaftarkan jualannya di aplikasi GoFood/GrabFood. Sehingga yang kangen kwetiaw super pedas dan super enaknya, harap datang sendiri.

Dan seperti diduga, si abang penjual kwetiaw baru beberes, belum mulai masak.  Maklum masih pukul 17.00. Dia cuma ketawa melihat saya datang kepagian dan nitip wadah untuk kwetiaw.

Namun yang bikin keki, ternyata saya gagal bayar di Alfamart.
Berulang kaki dicoba tetap gagal, hingga dia angkat tangan dan minta tolong kasir yang lebih senior. Tetap gagal!

Aneh ya? Lebih aneh lagi jawaban si kasir ketika mengetahui sebetulnya saya hanya membayar reschedule. Tiket sudah saya bayar  beberapa hari lalu via ATM BCA.

“Kalo gitu ibu harus bayar pakai ATM BCA lagi bu. Ngga bisa di Alfamart”.  
Ya ampun, sabar Maria.

Sayapun terpaksa menjelaskan panjang lebar, bahwa yang terpenting adalah koneksi aplikasi KAI Access dengan lembaga keuangan yang bekerja sama. Cara bayar bisa dimana aja.

Malah ada kemungkinan akses internet alfamart yang memble yang menyebabkan gagal bayar. Kemungkinan  yang tak terucap. Malas ribut.   :D

Eh nona kasir malah berteori baru.

“Aplikasi KAI emang gitu bu. Banyak yang nggak bisa bayar. Harusnya ibu pakai aplikasi pesen tiket yang lain, nggak papa harus  bayar Rp 2.500 juga”.

Daripada berdebat nggak jelas, saya tinggalkan Alfamart. Buka aplikasi transportasi online untuk langsung menuju stasiun kereta api.

Ternyata PT KAI ngga tahu bahwa rubah adalah binatang

Akhirnya ......

Sebetulnya jarak rumah saya dengan stasiun kereta api Bandung, tidaklah jauh. Bahkan saya sering kesini.  Sekedar jajan di Rumah Makan Padang “Malah Dicubo” yang raos pisan, atau menuju Pasar Baru yang letaknya berdekatan.

Namun, jika bisa online, ngapain harus kesini bukan?

Ternyataaaa....

Mengubah jadwal atau membatalkan tiket di stasiun kereta api itu:
  1. Mudah. Hanya mengisi lembaran perubahan/pembatalan, menunggu panggilan. tak lama kemudian  bukti perubahan tiket sudah saya kantongi.
  2. Saya bisa memilih kursi. Asyik kan? Malah dibantuin petugas untuk mendapatkan kursi pilihan.
  3. Perubahan/pembatalan tiket di stasiun boleh dilakukan sejam sebelum keberangkatan.
  4. Pembayaran pembatalan tiket akan dilakukan 35 – 45 hari kerja, bisa memilih cash atau masuk rekening.
Pantesan banyak banget yang melakukan pembatalan/perubahan tiket di stasiun. Lha wong pelayanannya bagus banget. Lancar jaya. Mulai dari penjaga pintu selatan (saya salah masuk) serta semua pegawai yang saya tanya, komunikatif. Menjawab dengan sejelas-jelasnya.

Dan hilanglah nyesek hati saya paska berargumen dengan kasir Alfamart tadi.

Dan pulanglah saya, tak lupa mampir mengambil pesanan kwetiaw yang masyaallah raos pisan. :D :D



39 comments

  1. Alhamdulillah....
    Ikutan legah, Ambu.
    Tahu gitu tadi langsung ke stasiun saja ya ga pakai beekerut-kerut gara-gara gagal bayar :D

    Tapi, kan ke Alfa alasannya bukan cuma bayar akan tetapi nyamperin tukang kwetiau, hahaha

    Safe trip, Ambuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya,
      sebetulnya malas pergi ke stasiun karena baru pulang bepergian, cape banget

      Delete
  2. Ambu dhuuh lumsyan nambah pengalaman nambah satu tulisan jadi berangakat ke Solo . . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bun, sekalian pingin tahu pengalaman teman lain, ada yang seapes saya atau ngga

      Delete
  3. Mbaaaa, maap jadi nanya: koper di pasar baru yg murah itu ada di lantai berapakaaah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya bikin tulisan khusus ya?
      Karena rada ribet jika harus menerangkan disini

      Delete
  4. Saya suka juga naik Kereta Api, tapi di sumatra ga semua provinsi ada, palingan Lampung Palembang, trus di Medan lumayan banyak jalurnya, tapi se sumut ajaa
    Semoga KAI maki majuu

    ReplyDelete
  5. Hihihihi, jadi rubahnya kayaknya dijadikan hewan penunggu tiket KAI Mba, hahaha.
    Memang paling enak itu langsung datang ke stasiun ya Mba, lebih jelas dan nggak ada kesalahpahaman lagi pas mau berangkat.

    Cuman sayang juga kalau fasilitas onlinenya sedikit ribet gitu, padahal kan sekarang zamannya online :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beeli tiketnyapun enakan langsung datang Mbak Rey.

      Kam kalau Malang itu harga diaplikasi pukul rata misal kita cuma mau ke Lawang. Tapi kalau ke stasiun beda.

      Delete
    2. Betul enakan langsung, bisa nanya dan diberi penjelasan panjang lebar
      tapi pergi ke stasiunnya kan butuh effort. Harus bayar transportasi, harus ngantri

      Delete
  6. AHaaaii, Ambu sekarang lagi di Solo kah? Enjoyyy ya :) Yang jelas, aku juga satu kali refund tiket KA di st Psr Senen jkt dan gampiiil bgt kok. Waktu duitnya ditransfer, pihak KAI juga kirim SMS notifikasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo ngerefund dan reschedule di stasiun emang mudah say
      Petugasnya ramah dan informatif

      Delete
  7. Hahahaha. Hanas udah berjibaku dengan layanan online ya mbak. Berarti mending langsung ngurus di stasiun aja.

    ReplyDelete
  8. suka duka transaksi online. kalo saya mah pernah mo bayar eh pas nyampe alfamart, katanya udah kadaluarsa hahaha. janten abdi mah kedah sistem gidik

    ReplyDelete
  9. Jika tiket KA jadwal baru tarifnya lebih tinggi, maka penumpang harus membayar selisih tarif. Tapi, jika tiket KA jadwal baru tarifnya lebih rendah, maka tidak ada pengembalian biaya atas selisih tarif.

    Waduuuuh ngeri. Kekeke. Jatuhnya males banget ya mba. Semoga pihak KAI terus mengoptimasi aplikasinya supaya lebih friendly lah.

    ReplyDelete
  10. Wah, baru tahu saya kalau tiket KAI bisa direschedule. Syukurlah, jadi uang kita bisa diselamatkan. Dan, soal pelayanan memang beberapa tahun terakhir KAI sudah berubah. Maka moda ini bisa jadi pilihan karena nyaman dan pastinya anti macet.

    ReplyDelete
  11. Lah baru tau tiketnya bisa di refund. Ini peraturan baru atau apa ya mbak? 3 tahun kaku saya sering batal berangkat dari bandung ke daerah lain, tau gitu ya refund aja.

    ReplyDelete
  12. Keren sekarang PT KAI. Tulisan ini sedikit mematahkan pendapat saya tentang apa-apa serahkan pada a**amart aja, nanti juga beres. Hehe...

    ReplyDelete
  13. Wah jadi tahu tentang penggantian kyk gtu, makasih infonya bu, walau ngaep gak pernah mengganti jadwal kalau mau bepergian gtu ya.
    Saya jg sering bermasalah kalau transaksi di minimarket itu soalnya kdng gak bisa, entah inetnya, entah sistemnya hehe, Jd kalau di sana udah bilang gak bisa, yawda tinggalin aja drpd drpd hehehe

    ReplyDelete
  14. Oalaaaa, berasa kudet deh karena ga pernah pesen tiket KAI secara online. Hehehe, lagian jarang banget juga kalo jalan-jalan pake kereta. Wajib cobain nih suatu hari nanti hehe..

    ReplyDelete
  15. Iya Ambuu.. aku sering ngebatalin skedul kalo emang nominalnya besar, tapi di stasionnya langsung .
    Kalo lewat onlen mah ribet, malas belom lagi kadang app down huhuu, mendingan datang langsung bawa form , isi , nunggu dipanggil . Cepet..kebeneran antrinya cuma dikit.

    ReplyDelete
  16. berarti mending ke stasiun sebab penjelasan yg sejelas2nya bs didapatkan dan bs pilih tempat duduk juga. iya sih pihak KAI gak tau rubah itu apaan. sepertinya perlu editor

    ReplyDelete
  17. Saya malah enggak tahu Bu. Pesen tiket dll biasanya diurusin suami. Hehe ... ampun ya. Untung akhirnya bisa reschedule juga ya. Baca paragraf terakhir tentang kwetiaw, saya jadi pengen. Hehe ... Moga anak ibu sukses ya kerja di Solonya.

    ReplyDelete
  18. Saya pernahnya melakukan pembatalan tiket di KAI Access, mudah juga teh prosedurnya cuma yg lama bagian refund masuknke rekeningnya aja, kayanya hampir sebula lebih, hehehe

    ReplyDelete
  19. waaa berguna banget nih ambu informasinya, aku jarang banget naik kereta tapi sekalinya naik kereta kadang suka bingung hehehe

    ReplyDelete
  20. Wahhh terima kasih banget untuk infonya, Ambu. Aku jadi tau kalau tiket KA itu bisa ganti tanggal keberangkatan ��

    ReplyDelete
  21. Suami pernah mengubah jadwal perjalanan keretanya pakai KAI Access, emang harus bayar pakai LinkAja kalau gak salah. Pernah juga gagal ubah jadwal pakai KAI Access, akhirnya kami ke stasiun untuk ubah jadwal. Jauh-jauh datang dari Cileunyi ke Stasiun Bandung karena nominal yang diubah cukup banyak. Lumayan icisnya buat perjalanan 5 orang bolak-balik.

    ReplyDelete
  22. Aku taunya cuma ngebatalin tapi kalau reschedule baru ngeh. Sayangnya toleransi waktunya ga bisa lebih pendek, misal 3 jam sebelumnya gitu ya wkwkwk.... Soalnya aku sering ga dapat kepastian balik ke Bandung dari Jakarta. Akhirnya pesen travel aja karena di hari H pasti udah full booked. Kan siapa tau di last minute ada seat nganggur mendadak gitu ya hehehe. Tetep lah buat perjalanan luar kota, kereta ini favorit aku. Cepat dan terukur waktu perjalanannya. Nyaman lagi

    ReplyDelete
  23. Oalah mendingan langsung Ambu, apalagi saya orangnya ga sabaran wah bisa ribut neeh di supermarket. Selamat jalan-jalan ke Solo Ambu

    ReplyDelete
  24. Wah makasih Ambu infonya. Aku termasuk salah satu pengguna kereta api yang sering banget bolak balik BDG-JKT. Jadi mending langsung ke stasiun ya daripada online buat reschedule-nya. Enak sih Ambu deket rumahnya sama ST.Bandung, aku mah dari Bandung Timur da lumayan kalau ke Stasiun. Haha!

    ReplyDelete
  25. Hihihi... si rubah ikut-ikutan naik kereta api ya? Jadi geli nih, bu Maria teliti banget ����

    ReplyDelete
  26. Aku juga pernah mba kejadian begini hehehehe, alhamdulillah mereka juga kooperatif dan memaklumi.

    ReplyDelete
  27. Alhamdulillah ya, sekarang PT.KAI menyediakan fasilitas reschedule tiket secara online. Semakin mempermudah pelanggan ya..

    ReplyDelete
  28. Dulu pernah ubah schedule tiket pas ke Yogya bareng Efi, hihihi, Alhamdulillah diberi kemudahan. Sukses terus untuk PT.KAI semoga makin meningkatkan pelayanannya.

    ReplyDelete
  29. Wah asyik jd tau cara rescedule yg ternyata gampang yah...btw hati2 Ambu pedas2nya dikurangi..hehe

    ReplyDelete
  30. Wah asyik jd tau cara rescedule yg ternyata gampang yah...btw hati2 Ambu pedas2nya dikurangi..hehe

    ReplyDelete
  31. Saya sering mengubah jadwal kereta atau membatalkannya saat di luar kota karena satu atau lain hal. Biasanya langsung datang ke stasiun sih. Waktu baca info bisa secara online, ada rencana mau pakai online aja kalo ada perubahan jadwal lagi. Setelah baca pengalaman ibu, memang mending langsung ke stasiun aja ya,bu . Oh ya, baru tau kalo kwetiaw di teras Alfamart Rajawali enak. Padahal sering ke situ, tapi belum pernah coba.hehehe

    ReplyDelete