Tua-tua Keladi, Widyawati Jadi Biang Kerok di Film Mahasiswi Baru

sumber: MNC Pictures

Perempuan 70 tahun? Bisa apa?

Udah uzur umur segitu sih. Palingan cuma jadi nenek tua yang demensia. Pikun dan sakit-sakitan. Ngompol di tempat tidur. Akhirnya anak yang bingung ngirim dia ke panti jompo deh.

 Eits jangan salah. Tua dan sakit sebenarnya ada di pikiran. Begitu seseorang meyakini dirinya sakit, maka akan sakit. Sebaliknya jika dia merasa bugar, maka dia akan memasuki lingkungan yang membawanya menjadi muda kembali.

Kurang lebih seperti itulah pesan film “Mahasiswi Baru”, produksi MNC Pictures, pesan yang sangat inspiratif pastinya. Dalam film ini, Widyawati berperan sebagai Lastri, mahasiswi baru yang harus menjalani serangkaian proses seperti pekan orientasi mahasiswa baru, dijemur, diomelin senior dan masih banyak lagi.

Nggak hanya itu, Lastri yang sudah berumur 70 tahun membaur dengan mahasiswa lain yang seumur dengan cucunya, membentuk geng, ngocol, dan mabal atau kabur dari kelas/mata pelajaran tertentu.

Kebayang kan heboh dan lucunya? Cocok banget ditonton bareng keluarga. Nah, sambil nunggu filmnya tayang mulai 8 Agustus 2019 di bioskop, yuk kita simak, apa kata para pemainnya.

Widyawati bilang Yoaaa Braaaay, hahaha lucu


Berperan sebagai Lastri, Widyawati, artis senior kelahiran 12 Juli 1950 ini membuktikan bahwa usia hanya sekedar angka. Dengan ngocolnya dia menyapa: “Yoaaa Braaaay ...” pada teman seumurnya, dekan di universitas tempat Lastri menuntut ilmu.

Widyawati juga berani muka jelek. Bayangin wajahnya yang cantik ayu nan anggun melankolis dipermak jadi berantakan. Aktris senior, istri almarhum Sophan Sopiaan ini memang penuh totalitas. Paling tidak itulah yang tercermin ketika menjawab pertanyaan wartawan pada saat konferensi pers peluncuran official poster dan trailer film Mahasiswi Baru di Jakarta, Senin (8/7).

“Di usia kendur, wajah kendur, segalanya lalu kendur menghapal dialog. Apalagi menguras fisik. Saya harus lompat pagar, manjat jendela, panas-panasan lumayan menguras fisik saya. Tapi setiap film pasti karakternya berbeda. Semua kan ada pengarahnya yaitu sutradara karena kan dia dalangnya. Saya selalu discuss dengan sutradara siapapun”.

Dan Monty Tiwa sebagai sutradara yang telah wara wiri di dunia hiburan, membuat puluhan film, salah satunya “Mendadak Dangdut” yang fenomenal,  pastinya menjadi jaminan mutu, termasuk film “Mahasiswi Baru”.

Morgan main film lagi,  pasti bakal bagus banget


Berperan sebagai Danny, Morgan Oey yang gantengnya bikin meleleh,  bakal nyegerin mata. Bersama dengan Umay Shahab yang tumbuh dewasa dan hilang chubbynya, Mikha Tambayong yang aduhai manisnya, serta Sonia Alyssa si cantik rambut  keriting, mereka membentuk geng bareng  Widyawati  yang doyan bikin kericuhan di kampus.

 Gimana rasanya jadi biang keributan?  
Dikutip dari wartakota.tribunnews.com (19/7/2019),  begini kata mantan personil “SMA*SH” tersebut:
"Film Mahasiswa Baru merupakan salah satu tantangan terberat saya selama berakting film, karena berperan sebagai mahasiswa bernama Danny yang out of the box,”  Morgan Oey mengakui kepribadiannya berbeda 180 derajat dengan Danny.

"Saya sampai harus memikirkan dan membuat konten vlog, karena di film ini Danny diceritakan suka bermain gadget," ujar Morgan Oey.

Wuih ternyata Morgan Oey total banget memerankan Danny ya? Bikin nggak sabar nonton filmnya.

Ada Umay, dijamin deh  kocaknya 
sumber: MNC Pictures

Ingat Umay Shahab dong ya? Ternyata artis cilik imut nan chubby sudah bermetamorfosis jadi ganteng. Dalam “Mahasiswi Baru”, Umay berperan sebagai Erfan sosok aktivis yang bandel, lucu, dan jahil. Erfan juga menjadi anggota geng Lastri, biang keonaran di kampus.

Padahal Umay baru akan merasakan menjadi mahasiswa tahun ini. Sehingga Umay mengaku banyak belajar suasana dan kehidupan kampus.
"Buat gue yang beneran mau jadi mahasiswa baru, senang banget main di film ini. Bisa melihat bagaimana mereka (mahasiswa) belajarnya, bersosialisasi, berorganisasi. Ini pengalaman baru sebagai calon mahasiswa," ujar Umay Shahab.

Lha kirain malah udah jadi mahasiswa ya? Aktor yang merintis sejak kecil emang beda, penuh totalitas.

Mikha Tambayong manis banget


Yup, aktris berparas manis legit  kelahiran 15 September 2019 yang sudah melakoni beberapa film dan sinetron ini  berperan sebagai Sarah, berbaur dengan kekonyolan grup Lastri.

“Kalau dari segi cerita tantangannya hanya berperan jadi mahasiswi yang ternyata untuk kuliah itu dipaksa orangtua. Hal seru adalah dipasangkan dengan ibu Wid, bikin aku super deg-degan. Pas reading jadwal jam 4 sore, yang muda datang setengah jam lebih awal, supaya enggak telat. Untungnya beliau itu baik banget jadi santai pembawaannya,” jelas Mikha.



Sonia Alyssa berperan sebagai Reva. Perempuan cantik berambut kering ini juga menjadi anggota geng Lastri dalam “Mahasiswi Baru”. Walau punya pengalaman di beberapa produksi film Indonesia, Sonia bersyukur karena di film ini dia bisa beradu akting dengan aktor dan aktris senior seperti Slamet Rahardjo dan Widyawati.

"Aku belum tahu bagaimana kehidupan di lingkungan kampus. Bagaimana mahasiswa dan mahasiswi berinteraksi, bersosialisasi. Lumayan asik sih tapi, jadi beneran merasa jadi mahasiswi saat akting di film ini," kata Sonia.


Selain memilih Yogyakarta sebagai latar belakang lokasi cerita “Mahasiswi Baru”, film ini juga dicreate oleh Lukman Sardi, aktor kawakan yang bertindak sebagai Creative Director. Serta diperankan banyak aktor dan aktris senior selain yang telah diulas di atas. Mereka adalah Slamet Rahardjo,  Ence Bagus, Karina Suwandi, dan beberapa bintang lainnya.

Ternyata film “Mahasiswi Baru” nggak asbin atau asal bikin, namun terinspirasi kisah nyata:
“Filmnya terinspirasi dari berita, bahwa ada nenek–nenek umur 80 tahun ke atas dan akhirnya berhasil menyelesaikan kuliahnya dan lulus dengan baik, semangat itulah yang ingin kita bawa dalam film ini.” Ujar Toha Esa, produser eksekutif film ini.

Pesan film “Mahasiswi Baru”  sungguh kuat yaitu belajar nggak mengenal umur. Usia tua jangan dihabiskan untuk malas-malasan meratapi umur dan menyusahkan anak cucu.

Juga menyentil kaum muda. “nenek umur 70 tahun aja kuliah lagi, menuntut ilmu, masa kamu yang masih muda nggak mau kuliah sih?” Karena sudah seharusnya belajar tak mengenal batas. Nggak ada biaya? Bisa mengajukan beasiswa atau belajar dulu otodidak seperti menteri Susi Pujiastuti.

Yang penting niat dan  tekad untuk menuntut ilmu setinggi mungkin. Dalam perjalanannya,  mungkin saja kamu akan memperoleh pengalaman lucu, menggelikan dan heboh seperti geng Lastri.

Pengalaman yang menambah nilai perjalanan hidup, baik untuk senior maupun yunior. Seperti kata Monty Tiwa sutradara “Mahasiswi Baru”:  
“Adanya kolaborasi dari aktor senior dan aktor muda menimbulkan dinamika yang menarik selama proses produksi. Adanya aktor senior seperti Widyawati dan Slamet Rahardjo menjadi kesempatan yang baik baik aktor–aktor yang lebih muda untuk banyak belajar”

Hidup kan seperti itu. Mereka yang muda memetik teladan positif dari seniornya. Sedangkan yang senior harus mau merunduk, berbaur dengan zaman yang terus berubah secara dinamis.  Karena jika dia keukeuh sureukeuh akan terpinggirkan dari pusaran zaman. Ditinggalkan dan dilupakan.

Penasaran? Tunggu tayangnya tanggal 8 Agustus ya. Untuk sementara ini bisa banget nonton dulu trailernya, dijamin ngakak. :D  :D





Comments

Intan said…
Sepertinya memang harus segera menonton film ini biar tidak penasaran
Alaika said…
Duh, makin kepo deh dengan kekocakan film ini. Nonton rame2 pasti seru abis ini, ya, Mba? 😀
Perempuan yang satu ini memang keren banget yaa... Dari jaman dulu sampe sekarang tetap bisa mencuri perhatian. Penasaran banget ih sama aktingnya....
Eva Sri Rahayu said…
Film yang aku tungguuuu.
Udah penasaran sejak liat trailer-nya. Para pemainnya top lagi.
Uwien said…
Saya penasaran banget nih, Ambu. Moga bisa nonton.