Skip to main content

Mukena Siti Khadijah, Persembahan Cinta Padzilah Enda Sulaeman


doc. sitikhadijah.com

Mukena Siti Khadijah merupakan Lambang Cinta Abadi yang digunakan ketika menghadap Allah. Mukena Siti Khadijah juga merupakan tanda cinta yang dipersembahkan bagi ibunda, istri, sahabat serta orang spesial lainnya.  Tidak ada yang tidak bersukacita mendapat hadiah mukena kelas premium yang dapat digunakan pada saat beribadah 5 waktu, umrah, ibadah haji dan kebutuhan ibadah lainnya.
Kurang lebih demikian yang diungkap Padzilah Enda Sulaeman dalam pembukaan butik mukena “Siti Khadijah” di Paris Van Java, 3 Maret 2018. Merupakan butik ke-2 setelah butik pertama di F4, FX Mall, Unit 24, Jl. Jenderal Sudirman, Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat.

Sungguh indah bukan?  Umat Islam, khususnya muslimah mendapat teladan dalam berbisnis yaitu istri Rasulullah, Siti Khadijah. Dan Padzilah Enda Sulaeman memilih berbisnis mukena, pakaian perempuan dalam menghadap Rabb nya, minimal 5 kali sehari.

Karena sudah seharusnya kaum muslimah mengenakan mukena yang tidak hanya praktis tapi juga  sesuai syari’at, anggun, indah, elegan dan nyaman digunakan dalam waktu lama.

Dalam pembukaan Mukena Siti Khadijah di Paris Van Java, tepatnya berlokasi di GL-C-30A, Jalan Sukajadi, 131, 139, Cipedes, Sukajadi, Bandung, saya beruntung mendapat informasi keunggulan-keunggulannya, yaitu:
·         Desain muka yang di buat dengan kain  yang elastis mengikuti bentuk wajah sehingga setiap muslimah nyaman menggunakannya.
·         Bahan yang digunakan merupakan pilihan dari kualitas terbaik. Terbuat dari katun dan  polyester berkualitas  tinggi yang dikombinasikan dengan spandex,  dijahit secara cermat menggunakan rajutan yang indah. Bagian muka merupakan bagian yang sangat nyaman, praktis dan indah.
·         Desain menggunakan  renda yang membuat cantik dan elegan.  Bordir dikerjakan manual sehingga  rapi , unik serta mempercantik mukena.

·         Memiliki size pada desain wajahnya, sehinga setiap muslimah tidak perlu khawatir kebesaran atau kekecilan karena dapat memilih sesuai size wajahnya.

Padzilah Enda Sulaeman memulai bisnisnya pada tahun 2009 dengan bantuan suaminya, Aminuddin Mohd. Nasir dari industri rumahan. Sekarang berkembang secara cepat, memiliki lebih dari 10 cabang di Malaysia, merambah ke Kota Jakarta dan yang terbaru Kota Bandung tentunya.

Dengan merek Siti Khadijah® ,  Siti Khadijah Apparel (SKA)  juga memproduksi berbagai pakaian wanita yang ditargetkan untuk kenyamanan jamaah melakukan ibadah umrah dan haji. Beberapa produk termasuk kerudung kepala, kaus kaki tangan, jubah, baju muslim tradisional dan berbagai aksesoris.

Sedangkan khusus di Kota Bandung nampaknya baru tersedia produk mukena yang mendapat sambutan antusias dari ibu Atalia Praratya, istri Walikota Bandung. Sebagai berikut:




Tidak hanya diresmikan oleh pemilik butik, Padzilah Enda Sulaeman dan Atalia Praratya, pembukaan butik mukena SK juga mendapat restu ustazah Fatimah Avalpo Suprayogi. Ceu Mpet, nama panggilan  ustazah Fatimah Avalpo, merupakan tokoh ulama Bandung yang amat disegani dan menjadi pelopor pembentukan majelis taklim, yaitu Majelis Taklim Hegarmanah.

Dalam doanya Ceu Mpet mendoakan kelancaran bisnis  SK karena amat membantu kaum muslimah dalam beribadah. Juga memberi nasihat agar menjalankan 4 pesan Rasulullah, yaitu: 


·         Tolonglah orang lain
·         Ringankan beban orang lain
·         Sayangi orang lain
·         Maafkan orang lain
Sebagai imbalannya, Allah akan menolong, meringankan beban, mernyayangi kita.

Lebih lengkapnya sebagai berikut:




Karena perempuan harus nampak cantik dan elegan ketika menghadap Rabbnya,  tapi juga nyaman dalam berpakaian sehingga mampu berlama-lama dalam beribadah. Jika bahan mukena panas, sementara kain penutup rambut acap merosot atau bahkan mencekik, pastinya kita akan kesulitan khusyu ketika sedang  mengucap doa dan bertasbih.

Mukena SK  merupakan produksi Malaysia namun bahan bakunya diproduksi di Indonesia. Tiap hari ada ribuan mukena dijahit dan diterbangkan ke Malaysia untuk dijahit khusus bagian wajah agar konsumen nyaman, tidak hanya sesuai dengan kehalusan tekstilnya yang menyerupai sutera tapi juga sesuai dengan wajah pemakainya.

Pembukaan  Mukena SK dan penjelasan rinci  dari Padzilah Enda Sulaeman bisa disimak dari video berikut:








Comments

Firda Winandini said…
acaranya seru sekali ya bu, dan mukenanya pun nyaman banget dipake :)
Ida Tahmidah said…
Mukenanya enakeun ya Ambu, nyaman dipakainya :)
Nchie Hanie said…
Asiik niy Grand Openingnya ada si Cinta yaa makin ekslusif niy butiknya Siti Khadijah ya Ambu, seperti desain mukena mukenanya, eiylekhan banget..
Nathalia DP said…
Unik bgt ya di bagian wajahnya ada sizenya, memang penting sih spy lbh nyaman
Armita Fibri said…
Elegan mukenanya ya Ambu
iya @Firda, mukenanya mirip sutera, halus dan nyaman
iya saya juga udah coba

sekarang masih dicucian, besok mau mulai dipake :)
asyik ketemu Si Cinta ya teh Nchie? Bisa popotoan karena orangnya ramah banget
setuju @Nathalia DP mukenanya nyaman, bikin betah

karena biasanya yang bikin ngga nyaman itu bagian wajah
yups @Armita ngga heran, kelasnya premium
Tian lustiana said…
Pakai mukena SK ini ibadah jadi nyaman ya bu
Wah, jadi pengen beli mukena baru nih bu :))
Desy Yusnita said…
Mukena itu yang penting bahannya adem dan ga gatal pas lagi dipake solat. Jadi solat pun jadi nyaman tanpa harus buru-buru karena kegerahan.
Efi Fitriyyah said…
Pesannya Ceu Mpet itu jleb banget ya, Bu. Saya langsung merenung. Btw mukena yang pas di muka itu emang nyaman banget. ALhamdulillah ya, udah ada mukena Siti Khadijah yang pas di muka dan elegan. Saya juga mau lho dikasih hadiah mukenanya hehehe
bener banget teh Tian, Alhamdullilah Lebaran ini dapat hadiah mukena SK :)
hayuk kesana lagi neng Erry?

kita ngeborong mukena :)
Bener banget mbak Desy, wajibnya 5 x dalam sehari ditambah sunnah berarti jangan asal beli mukena , harus mukena berbahan halus yang nyaman dipakai
Rupanya duet maut ya teh Efi, mukena Padzilah Enda Sulaeman, Ibu Cinta dan Ceu Mpet.

Alhamdulillah Lebaran ini saya dapat lagi teh :) :)

Popular posts from this blog

The Third Charm, Akhir Yang Membuat Penonton Marah

Bagaimana jika tokoh utama yang ganteng bukan main menjalin kasih dengan second lead, gadis cantik, imut dan menggemaskan? Ternyata penonton memilih agar keduanya happy ending. Sementara tokoh perempuan di maki-maki karena dianggap meninggalkan kekasihnya.
Mungkin itu yang menjadi penyebab ending drama Korea “The Third Charm” dibiarkan cukup terbuka. Penonton boleh berkhayal semaunya. Apakah cukup sahabatan atau menikah?
Tokoh utama pria, Seo Kang-Joon dan tokohperempuan, Esom yang membuat saya kepincut untuk menonton drakor ini. Seo Kang-Joon, rupanya dianggap sukses dalam setiap perannya sehingga tahun 2018, saya menonton 2 dramanya. Marema ya?
Sedangkan Esom, saya jatuh cinta pada sosoknya di Because This Is My First Life. Berperan sebagai sahabat tokoh utama, Esom keren banget. Hihihi tentu saja yang dimaksud keren adalah postur tubuhnyayang tinggi dan penuh. Seksi, tanpa harus berbaju pendek. Bahkan balutan kostum hitam atau putih yang dikenakan, bikin Essom nampak berkelas. Sebetul…

Dewi Kentring Manik, Dewi Cantik Jelita Pelindung Kota Bandung

Kios Agro Datang, Penjual Senang, Emak-emak Happy

Ibu rumah tangga menjerit ..!! Iburumah tangga yang acap disebutemak-emak ini menjadi kelompok masyarakat yang pertama kali tersakiti ketika harga-harga melonjak naik.
Menjelangbulan puasa tahun 2019, harga bawang putih tiba- tiba membumbung tinggi hingga mencapai Rp 100K per kilo gram, padahal biasanya hanya berkisar Rp 25K per kilogram.
Sebelumnya akibat kacang kedelai melonjak tinggi, harga tempepun meroket. Produsen tempe dan penjual tempe mogok hingga pemerintah turun tangan. namun emak-emaklah yang terkena imbasnya. Setiap hari mereka harus menyediakan lauk pauk. Dan tempe merupakan sumber protein termurah.
Tiga tahun sebelumnya, harga cabai rawit yang melonjak naik, hingga mencapai harga Rp 100K/kg. Padahal harga normal hanya belasan ribu rupiah per kilogram.
Penyedia jajanan khususnya UMKM lebih terpukul.

Saya sebagai salah satu dari kaum emak, yang juga pelaku UMKM, sempat menangis kesal. Tidak hanya disebabkan keuntungan yang tergerus habis, juga pernyataan menteri pertanian yan…

Lipstik Untuk Emak

Tini
Tini berjinjit.  
Dia sedang mengintai.

Disana, dibalik pintu kaca, seorang perempuan cantik sedang tersenyum pada cermin.   Sang perempuan cantik mengambil  spon bedak, ditepuk-tepuknya  pipi, hidung dan kening. Kemudian dia meringis.  Memperhatikan deretan gigi putihnya dengan seksama. 
Nampak cukup puas.  Tidak ada potongan cabai diantara geligi.  Dari tas mungilnya, dia mengeluarkan lipstik, menyapu bibir penuhnya dengan warna merah.  Tersenyum kembali pada cermin.  Wajahnya berubah.  Semakin cantik.
Di mata Tini, kecantikan sang perempuan bak bidadari.
“Sssttt Tin, Tiniii ...” Teriakan seorang teman menyadarkannya.
Dia harus bergegas.  Rinai hujan adalah rupiah.
Semakin lama hujan turun  semakin banyak rupiah terkumpul.
Tini berlari, menuruni undakan mall, menuju kerumunan orang yang sedang berteduh. 
Lobby mall selalu menjadi tempat favorit kala hujan turun. “Ojek payung, bu?” tanya Tini pada sesosok perempuan berkaca mata.  Blazer ungunya terkena tempias.  Basah.  Dia menerima payung y…

3 Pilihan Investasi Sesuai Syariah Islam. Bisa Banget Dimulai Dari Uang THR

THR?
Yeay benar-benar kata yang menghinoptis. Kata yang mengumbar kebahagiaan. Baru denger kata THR udah bikin tersenyum. Apalagi jika sang THR sudah dalam genggaman. Karena itu berarti bisa beli baju, beli kue, beli hape baru, jalan-jalan, ngasih ke ortu, ngasih ke fakir miskin.
Sebentar, banyak banget yang mau dibeli? Mana buat investasi? Mumpung ada “uang kaget”, mengapa tidak berinvestasi?
Udah ada tabungan. Ngapain lagi harus berinvestasi?
Nah ini dia yang sering dilupakan masyarakat milenial. Terbuai rayuan angin surga,terlebih belanja online mempermudah segalanya, bisa –bisa dalam sekejap uang THR habis tak tersisa. Bahkan mungkin nombok.
Padahal hidup manusia di dunia rata-rata selama 60 tahun. Jika sejak dini nggak pernah berinvestasi, yakinkah bahwa kamu bisa mencari nafkah di usia tua? Jangan-jangan usia 50 tahun sakit-sakitan, bolak balik ke rumah sakit, tabungan habis, rumah terpaksa dijual. Ngenes banget.
Dan tabungan beda banget dengan investasi ya? Tabungan lebih mirip uang…

7 Amalan Bagi Bumi; Yuk Kita Mulai di Bulan Ramadan

“We don’t  Inherit The Earth from our Ancestor, We Borrow it from our Children”Akrab dengan adagium di atas? Iya banget ya? Bumi ini kan nggak hanya dihuni kita sekarang, anak cucu kita nanti juga akan menginjaknya. Jadi sudah seharusnya kita pelihara.
Dan hanya Islam lho yang punya ayat-ayat suci agar umatNya memelihara bumi. Salah satunya: ظَهَرَالْفَسَادُفِيالْبَرِّوَالْبَحْرِبِمَاكَسَبَتْأَيْدِيالنَّاسِلِيُذِيقَهُمْبَعْضَالَّذِيعَمِلُوالَعَلَّهُمْيَرْجِعُونَ Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allâh merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). [ar-Rûm/30:41]
Sebagai muslim, bangga banget  ya punya kitab suci yang lengkap dan  sempurna. Nggak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia. Juga manusia dengan alam.  
Karena jika manusia memelihara  alam, maka alam akan membalas kebaikan manusia dengan berlipat ganda. Kebutuhan oksigen yang …

Pilih Mana? Tunik Cleopatra atau Gamis Ashanty?

“Ibu mau tunik atau gamis?” Untuk sejenak saya bingung, nggak paham pertanyaan penjual pakaian. Hingga akhirnya dia menjelaskan bahwa yang dimaksud tunik adalah pakaian perempuan yang menutup pantat memanjang hingga seputar paha. Sedangkan gamis atau ada juga yang menyebutnya longdress, panjangnya menyapu lantai.
Aha, ternyata... Mungkin si penjual mengklasifikasikan tunik dan longdress menurut versinya saja. Atau untuk memudahkan penjualan. Karena tunic berasaldari masyarakat Romawi yang menyebut “tunica” pada pakaiannya. Pakaian tersebut berukuran lebih longgar dari model pakaian lain, mampu menutupi dada, bahu dan punggung. Dengan kata lain, tunik maupun gamis, barangnya sama. Tidak ada hukum yang mengharuskan ukuran tunik hanya sebatas paha.
Model pakaian dengan cutting sederhana ini disukai perempuan maupun pria dan mengalami transformasi di setiap era. Khusus untuk muslimah,tunik disukai karena longgar tidak memperlihatkan bentuk tubuh, hal yang dilarang agama.
Anehnya, keputusan m…