Julia Perez, Don’t judge a book by it’s cover


instagram.com @juliaperezz

Julia Perez yang akrab dipanggil Jupe, akhirnya harus menyerah. Pada 10 Juni 2017, sel-sel kanker serviks memenangi pertarungan. Tapi bahkan sesudah jasadnya ditimbun tanah merah pekuburan Pondok Ranggon, media online masih setia mengupas kisah selebriti penuh fenomenal ini.  Ada apa gerangan?  Jawabannya adalah branding.
 Jupe bak Maryln Moenroe Indonesia, dia memiliki branding yang kuat sehingga  tanpa disadari publik enggan berpisah dengan sosoknya. Tetap melahap habis kisah apapun tentang Jupe. Branding dibutuhkan seseorang yang memasuki dunia showbiz  agar sukses dan populer, modal cantik saja tidak cukup.
Pakar branding Amalia Maulana menjelaskan kesuksesan branding seseorang disebabkan kemampuan menonjolkan keunikan dan inovasi serta mampu bertahan menghadapi persaingan. Selanjutnya tanda-tanda berikut menunjukkan Jupe sukses membranding dirinya.
 1. Dikenal
instagram.com @JuliaPerezz

Tanpa kenal lelah, Jupe selalu membuat letupan-letupan hingga kamera infotainment mengarah padanya. Bagaimana Jupe membagi-bagikan kondom dalam album lagunya kemudian pertengkarannya dengan Dewi Persik yang ternyata hanya rekaan, berhasil membuatnya terkenal. Kepopuleran Jupe bisa dilihat followers akun instagramnya yang mencapai 13,6 juta, meninggalkan followers Dewi Persik ( 2 juta), Zaskia Gotik (6 juta), Inul Daratista (4,9 juta) dan hanya terlampaui oleh Ayu Ting Ting (20,7 juta)
2. Disukai

Jupe memosting kalimat berikut dalam instagramnya
Hubungan pertemanan itu kini diuji dengan 2 keadaan:(1) saat kamu sedang susah (2) saat pilpres/pilkada
Dan ternyata tidak hanya Jupenizer, fans setia Jupe yang selalu mendoakan.  teman-teman sesama artis bergantian datang menjenguk. Bahkan mereka menunjukkan kesetiaannya dengan menggalang dana. Hasilnya sangat mencengangkan: Rp 1 milyar terkumpul hanya dalam waktu beberapa jam. Pada kesempatan itu Sandiaga Uno menyumbang Rp 333 juta , sedangkan Ahok tidak hanya menyumbang, dia dan istrinya , Veronika Tan  bergantian  menyambangi Jupe di rumah sakit.  Dengan sakit (susah)nya Jupe tidak hanya menemukan teman-temannya, lebih dari itu mampu menyatukan dua kubu yang berlawanan di pilkada DKI Jakarta.
3. Dipilih

Dunia hiburan tanah air dihuni banyak artis cantik tetapi membuat  publik berpaling dan memilihnya, bukan perkara mudah. Kemasan kepribadianlah yang menentukan. Kepribadian yang disukai publik akan membuat produser memilihnya, tak heran puluhan film sudah dibintangi Jupe. Hingga Jupe diganjar beberapa penghargaan seperti Best Female Actress pada Royal Bali Film Festival , kemudian Pameran Utama Wanita Terpuji pada Festival Film Bandung, dan Aktris Utama Terpilih pada Piala Maya.
Sedangkan didunia tarik suara,  Anugerah Dangdut Indonesia 2016 memberi penghargaan pada Jupe sebagai Kolaborasi Dangdut Terpopuler.

instagram.com @JuliaPerezz

Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Jupe menghembuskan nafas terakhir dengan meninggalkan begitu banyak kisah inspirasi. Mulai dari perjuangan hidup hingga kedermawanan dirinya. Mengingatkan kita untuk tidak menilai negatif  seseorang hanya dari tampilan luar. Don’t judge a book by it’s cover, itu semua hanya branding.

sumber:

Comments

Anesa Nisa said…
iya yah. jupe dan olga begitu kuat brandiing mereka. meski mereka udah nggak ada scr fisik, tapi publik tetap mengingatnya.
yups mbak @Anesa, ada banyak pelajaran yang dapat kita petik dari tiap sosok

diluar pro dan kontra :)
Maria Soraya said…
salut dengan alm jupe, perempuan kuat sebelum dan sesudah sakit
setuju mbak @Maria Soraya

kehidupan seorang manusia justru diuji ketika sakit/mengalami sedih

kalo sedang senang sih banyak yang datang pastinya ^^