Skip to main content

Clean With Passion for Now; Kala Si "Gila Bersih" Jatuh Cinta Pada Si "Jorok"



Kisah Cinderella bertemu dengan putra mahkota sudah biasa banget dijadikan tema drama ya? Dibumbui tragedy masa lalu dan penolakan keluarga putra mahkota, maka cukuplah membuat derai air mata.

Yang menjadi pembeda dari drama "Clean With Passion for Now" adalah penyakit gila bersih (mysophobia) yang diderita tokoh utama, Jang Sun Kyul, sang putra mahkota. Mysophobia adalah ketakutan yang tak sehat pada kontaminasi bakteri/kuman. Penderita mysophobia akan mengalami gemetar, jantung berdebar-debar, berkeringat atau bahkan menangis ketika merasa terkena kotoran atau kuman bakteri.

Baca juga: The Third Charm, Akhir Yang Membuat Penonton Marah

Gejala yang sama juga terjadi ketika penderita melihat objek phobianya seperti saat menggali tanah, berjabat tangan dengan orang lain atau memegang tombol pintu



Salah satu selebriti terkenal yang menderita mysophobia adalah Howie Mendel. Mendel tidak pernah berjabat tangan dengan para peserta acara televisi yang dipandunya, atau siapapun yang ditemui. Dia menderita phobia, takut terkontaminasi bakteri dari orang lain.

Mysophobia merupakan gangguan mental obsesif-kompulsif (OCD). Salah satu gejala yang paling umum  adalah sering mencuci tangan, hingga taraf berlebihan, tergantung tekanan yang sedang dirasakan oleh penderita.

Diangkat berdasar webcomic "Ildan Ddeugeobge Chungsohara" oleh Aaengo yang diterbitkan pertama kali pada 24 Agustus 2015 via comico.kr, drama Korea “Clean With Passion for Now  berkisah mengenai Sun Kyul yang gila bersih berkelindan dengan si jorok, Gil O-Sol, seorang gadis cantik.

Penderitaan hidup  Sun Kyul sebagai penderita mysophobia mendominasi sebagian besar "Clean With Passion for Now".
Selebihnya, terasa sumir. Sejak awal dikisahkan Sun Kyul tidak boleh berpasangan dengan Gil O Sol. Penyebabnya tragedi masa lalu. Tapi ngga jelas tragedi seperti apa yang mengharuskan pasangan ini bubar.   

Juga kisah-kisah lainnya, seperti percintaan adik dan sahabat Gil O Sol terasa cuma tempelan. Serta hadirnya psikiater ternama, Daniel Choi yang ngebet pada Gil O Sol demi kenangan masa lalu.

Plusnya, penonton bisa semakin paham mengenai mysophobia, serta semakin meyakini bahwa " berani kotor itu baik"  :) :)


Kim You-Jung berperan sebagai Gil O Sol,  seorang mantan atlet atletik yang berjuang untuk membiayai kehidupan keluarga. Ibunya telah meninggal. Ayahnya di PHK perusahaan pengangkut sampah dan adiknya berjuang agar mendapat kesempatan menjadi atlet taekwondo profesional.

Mungkin karena latar belakangnya, Gil O Sol jorok bukan main. Berangkat kerja hanya membasahi kedua ujung mata. Jarang keramas dan sering terlihat sisa-sisa makanan di wajahnya.

Walaupun bertolak belakang dengan phobia yang dialami Jang Sun Gyeol, namun Gil O Sol lah yang mampu membantu Sun Gyeol keluar dari masalah. Bahkan akhirnya mampu berciuman tanpa membuat Sun Gyeol pingsan.


Yoon Gyun-Sang berperan sebagai Jang Sun Gyeol, pewaris tunggal AG Group yang tampan dan tentunya kaya raya.  Sayang dia menderita mysophobia akut yang membuatnya tidak bisa berdekatan dengan perempuan.

Takut garis keturunannya berakhir pada Sun Gyeol, kakeknya bersiasat agar  Gil O Sol menyembuhkan Sun Gyeol dengan membuat Gil O Sol mau tinggal bersama Sun Gyeol. Tentu ada syaratnya yaitu: Gil O Sol ngga boleh jatuh cinta pada direkturnya itu.
Rencana tinggal rencana, kenyataan berkata lain.


Song Jae Rim berperan sebagai Daniel Choi. Banyak cara mendekati gebetan, salah satunya dengan menyewa loteng rumah gadis pujaan seperti yang dilakukan Daniel Choi.

Psikiater lulusan USA ini punya kisah sedih bersama Gil O Sol. Mereka berdua terlibat dalam tragedy Jungang Dong yang menewaskan ibu kandung Gil O Sol. Sayang, Gil O Sol tak mengingatnya. Gil O Sol hanya mengetahui Daniel Choi sebagai laki-laki pengangguran yang mengusili kisah cintanya.

Versi webcomicnya peran Daniel Choi ngga ada. Namun kehadirannya dalam drama Korea “Clen Wih Passion for Now” mampu membawa kesegaran tersendiri. Tentunya penonton jadi semakin paham, apa itu mysophobia dan bagaimana cara jitu untuk menyembuhkannya.

Sinopsis
Jang Sun Kyul menderita mysophobia (takut kuman) dan memiliki perusahaan pembersih. Dia bertemu Gil Oh Sol, seorang gadis ceria yang ngga takut kotor. Dengan bantuan Oh Sol, Sun Kyul menghadapi ketakutannya dan jatuh cinta padanya.     

Review:
Seorang penderita mysophobia alias gila bersih mendirikan perusahaan penyedia jasa kebersihan, itulah Jang Sun Kyul, pewaris tunggal AB Group. Dia menolak meneruskan gurita perusahaan kakeknya dan memilih membesarkan perusahaannya. Sun Kyul mendapat kepuasan memberikan jasa pelayanan kebersihan. Lokasi yang dibersihkan oleh regu pembersih berubah jadi kinclong tak berdebu. Mungkin dampak penyakitnya yang pingin selalu bersih-bersih ya?

perusahaan jasa kebersihan dengan seragam berwarna pink

S
edikit lebay, namun bikin senyam-senyum melihat perusahan pembersih Sun Kyul menggunakan baju seragam berwarna pink. Hahaha regu yang didominasi cowok ganteng ini berkeliaran dengan baju pink dan pastinya digilai para cewek cantik. Ngga kalah dengan K-pop deh. :D  :D

Diceritakan Gil O Sol menjadi perempuan satu-satunya yang menjadi anggota team. Itupun melalui seleksi ketat, kemampuan O Sol sebagai mantan atlet atletik sangat menolong. Mungkin karena harus teterekelan alias manjat-manjat ketika bertugas ya?

Ayah kandung Gil O Sol yang sepanjang hidupnya bekerja di perusahaan pengangkut sampah,  sangat menentang pekerjaan Gil O Sol. Maunya Gil O Sol kerja kantoran aja. Namun apa boleh buat, tidak ada perusahaan yang mau mempekerjakan pendaftar dengan talent pas-pasan.

Di lain pihak, Sun Kyul bukannya ngga mau hidup hidup normal. Untuk itulah dia berkonsultasi by phone dengan seorang psikiater pakar kejiwaan, Daniel Choi. Bernama asli Choi Ha In, Daniel Choi terlibat dalam tragedi Jungang Dong bersama ibu kandung Gil O Sol yang harus meregang nyawa dan meninggal akibat peristiwa tersebut.

Dalam perjalanannya, sekretaris dan kakek Sun Kyul menemukan bahwa Gil O Sol bisa mengobati penyakit Sun Kyul. Caranya dengan menugaskan Gil O Sol tinggal bersama Sun Kyul, agar terbiasa melihat yang kotor-kotor. Cara yang ditentang Daniel Choi.


Ketika akhirnya Sun Kyul dan Gil O Sol saling jatuh cinta dan berciuman, bukan berarti penyakit Sun Kyul langsung sembuh. Mungkin dia terbiasa dengan “kuman” di tubuh Gil O Sol, tapi tidak pada orang lain. Butuh langkah panjang karena penyakit ini muncul akibat under pressure yang terus-terusan. Ngga seperti orang sakit batuk yang merasa lega sesudah minum obat dekongestan.

Inti kisah “Clean With Passion for Now” sebetulnya hanya itu sih. Ditambah perjuangan Gil O Dol, adik Gil O Sol yang ingin menjadi atlet profesional, sayang tersandung kasus. Kasus tersebut kemudian digunakan oleh kakek Sun Kyul. Juga ada kisah cinta Gil O Dol dengan  Min Joo-Yeon, sahabat Gil O Sol yang selalu mendukung kedua adik kakak tersebut.

Sosok lain yang menarik adalah Gil Gong Tae, diperankan aktor kawakan Kim Won-Hae. Digambarkan Gil Gong Tae sebagai ayah yang sangat mencintai kedua anaknya. Selalu memasak untuk mereka dan hapal kebiasaan kedua kakak adik yang telah ditinggal mati ibu kandungnya ini.

Sebagai pekerja perusahaan pengangkut sampah, yang kemudian memp-PHK-nya,  Gil Gong Tae sangat menentang anak-anaknya bekerja dalam bidang yang sama. Maklum Gil Gong Tae bekerja dalam perusahaan pengangkut sampah yang konvensional. Kerjanya ngambilin sampah dari TPS dan membawanya ke TPA.  Pastinya penuh sampah yang bau dan menjijikkan. Jauh banget dengan perusahaan penyedia jasa kebersihan milik Sun Kyul yang serba canggih.

Ternyata seputar sampah bisa menarik untuk ide cerita drama Korea, ya? Yang pasti kamu bakal terhibur selama menonton “Clean With Passion For Now”. Tidak hanya pemerannya yang serba ganteng dan cantik, juga sinematografinya keren banget, bikin penonton serasa melihat sesuatu yang wah. Walau anehnya wajah Sun Kyul seolah mendapat sentuhan aplikasi “Beauty Plus” ya? Wajahnya jadi licin gitu.  Tapi mosok sih hanya wajah dia, sedang yang lain biasa aja? :D

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Wajib Menonton "Come and Hug Me"

Profile
Drama: Clean With Passion For Now (literal title)
Revised romanization: Ildan Ddeugeobge Chungsohara
Hangul: 일단 뜨겁게 청소하라
Director: No Jong-Chan
Writer: Aaengo (original comic), Han Hee-Jung
Network: JTBC
Episodes: 16
Release Date: November 26, 2018 - February 4, 2019
Runtime: Mon & Tue 21:30
Country: South Korea
Language: Korean

Comments

Risky Nuraeni said…
Gemas sekali ceritanya ambu, jadi penasaran ingin nonton dramanya. Sebelum punya anak dlu, sering nonton drakor bahkan ada listnya, sekarang begitu punya bayi huu blm nemu waktu me time lagi *eh ko malah curhat jadinya
Lucu juga ya ngangkat ceritanya dari OCD gitu hihi... ada banyak seleb dunia yg gitu juga ambu.. dan aku jd teringat Monica yg di Friends, hihi
TIAN LUSTIANA said…
Saya juga udah nonton drakor ini, seru emang .
Alaika said…
Baca review dari Ambu jadi menggelitik hati saya untuk ikut menonton drakor ini, Ambu. Piawai deh reviewnya!
Bang Day said…
Kok saya lom tertarik nonton drakor yah hehehe
Susie Ncuss said…
Aku sempat nonton drama ini, tapi berhenti di 5 episode pertama. Alasannya karena bosan dan kayak gak dapet sama emosi yg disampaikan oleh para pemainnya.
Belum nyoba nonton lagi sih sampe sekarang, hehehe
Larasatinesa said…
Ambu, ini aku baru nonton episode 1 terus lupa ngelanjutin gara-gara ada drakor lain. Jadi keingetan, suka sama pemeran cowoknya. Hehe..
Rayafr said…
Tadinya serius kirain fiksi neeh taunya cerita drakor hahaha
Uwien Budi said…
Baru nonton episode 1 saya mah,Ambu. Tar selesein aaah
Ida Tahmidah said…
Saya bukan pecinta drakor tapi kalau baca resensi filmnya suka juga sih..ceritanya banyak yg menarik dan seru ya..

Popular posts from this blog

The Third Charm, Akhir Yang Membuat Penonton Marah

Bagaimana jika tokoh utama yang ganteng bukan main menjalin kasih dengan second lead, gadis cantik, imut dan menggemaskan? Ternyata penonton memilih agar keduanya happy ending. Sementara tokoh perempuan di maki-maki karena dianggap meninggalkan kekasihnya.
Mungkin itu yang menjadi penyebab ending drama Korea “The Third Charm” dibiarkan cukup terbuka. Penonton boleh berkhayal semaunya. Apakah cukup sahabatan atau menikah?
Tokoh utama pria, Seo Kang-Joon dan tokohperempuan, Esom yang membuat saya kepincut untuk menonton drakor ini. Seo Kang-Joon, rupanya dianggap sukses dalam setiap perannya sehingga tahun 2018, saya menonton 2 dramanya. Marema ya?
Sedangkan Esom, saya jatuh cinta pada sosoknya di Because This Is My First Life. Berperan sebagai sahabat tokoh utama, Esom keren banget. Hihihi tentu saja yang dimaksud keren adalah postur tubuhnyayang tinggi dan penuh. Seksi, tanpa harus berbaju pendek. Bahkan balutan kostum hitam atau putih yang dikenakan, bikin Essom nampak berkelas. Sebetul…

Dewi Kentring Manik, Dewi Cantik Jelita Pelindung Kota Bandung

100 Days My Prince; Janji Setia Seorang Pangeran Cilik

“Aku menyukaimu” “Aku akan mengawinimu” Kata seorang anak laki-laki pada gebetannya, Yoon Yi-Seo,  perempuan cilik yang periang, cantik dan pemberani.
Sekian puluh tahun berlalu, Lee Yool, nama anak laki-laki tersebut, rupanya selalu  berpegang teguh pada janjinya dan Yi Seo pun selalu mengingatnya.
Mengambil  genre sageuk fusion alias kisah dengan setting masa lalu yang dimodifikasi (fiksi, bukan berdasarkan sejarah sebenarnya), drama Korea “100 Days My Prince”  sebetulnya ngga terlalu spesial. Khususnya jika dibandingkan dengan drakor bergenre serupa.
Pemeran utama mengalami lupa ingatan. Ide klise yang telah digunakan sejak “Meteor Garden”nya drama Taiwan. Kemudian diramu dengan kehidupan sang pangeran sebagai rakyat jelata selama 100 hari.
Yang menjadi pembeda adalah aktor dan aktrisnya yang sedang naik daun. Sang pangeran Lee Yool diperankan D.O. personil EXO, sedangkan Yoon Yi-Seo atau Hong Shim diperankan aktris cantik Nam Ji-Hyun.
Apabila Anda mencari tontonan yang menghibur, “100 Da…

Nostalgia 7 Majalah Favorit

Punya majalah favorit?
Maksudnya tentu majalah cetak. Skip majalah Bobo ya? Selain karena udah kelamaan eranya, juga ngga ada saingan. Sementara 7 majalah favorit yang terpilih karena target segmen serta  ragam topik  yang disajikan.
Tentu  beberapa majalah sudah almarhum alias rest in print. Huhuhu sedih, padahal walau udah ngga berlangganan, sesekali saya masih suka beli. Rasanya lebih nyaman membaca versi cetak dibanding online-nya. Mata ngga capek. Ketika  lelah, si majalah bisa menjadi penutup wajah, pengantar tidur. Coba deh membaca via   ponsel atau tab, kan ngga bisa untuk penutup wajah.  :D  :D
Oke langsung aja kita ngobrolin  majalah favorit yang dimaksud. Ini dia:
Majalah Horison
Awalnya saya membaca majalah Horison karena terpaksa. Sebagai anak ABG yang gemar melahap habis semua bacaan, saya kehabisan buku serta majalah, eh ada majalah isinya cerpen, baca ah ..... Ternyata, ... bahkan hingga kini, saya masih sering mengulang paragraf demi paragraf artikel/cerpen/puisi  yang dimu…

5 Situs Download Gratis Drama Korea yang Recommended Banget

Suatupagi perbincanganWA Grup Komunitas Memasak yang biasanya riuh dengan berbagi resep makanan, tiba-tiba berubah menjadi: “Download aja teh, ngirit kuota” “Wah saya belum nonton ... . Bikin penasaran!”
Ya, kami sedang bergunjing mengenai drama Korea. Drama Korea apa saja yang bagus, yang belum ditonton dan yang penting ini nih: situs yang direkomendasikan untuk men-download drama Korea bersubtitle Indonesia. Tujuannya tentu saja untuk ngirit kuota. Emak-emak dimana saja umumnya sama: pingin hemat!:D :D
Kala itu, semua cara menonton drama Korea sudah saya coba, hanya mengunduh yang belum.Tentunya jadi penasaran. Selalu ada sesi yang jengkelin ketika menonton drakor . Menonton via player DVD misalnya, banyak keping DVD yang tidak berjalan mulus. Katanya sih proses burningnya yang bermasalah.Tapi pan jadi riweuh,saya harus bolak balik. Menonton via DVDberarti juga nyampah. Usai menonton, kepingan DVD ngga tau harus diapain. Ada usul?
Cara berikutnya melaluisaluran berbayar. Apesnya harus sta…

Ngemil Syantikkk Ala Syahrini Bareng Nenasz Cookies

Syantik. Kata itu dipopulerkan Syahrini bersama sejumlah kata lain seperti cetar, sesuatu,  bulu mata badai,  jambul khatulistiwa dan kata-kata nyleneh lainnya.  Sosok lain yang gemar membuat kata-kata ajaib adalah Viki Prasetyo dan Cinta Laura. Kreator kata yang menjadi kesatuan dengan branding mereka.
Andai mereka berkampanye ... Maksudnya bukan kampanye pilpres atau  kampanye  pileg,  namun kampanye untuk kemaslahatan seperti diversifikasi pangan. Lahan yang belum banyak disentuh. Jangankan selebriti, nampaknya para pejabat juga “pelit” bicara tentang diversifikasi pangan.
Ketinggian miimpinya ya? Gubrak deh .... :D Gini  kisahnya. Berawal rencana membuat tulisan personal branding ala Syahrini part 2, ngga sengaja saya lihat iklan cookies yang dibintangi Syahrini. Langsung deh kepikiran: “Ah, andai Syahrini jadi model iklan cookies non tepung terigu. Bakal sukses deh program diversifikasi pangan kita”
Baca juga: Pingin Personal Branding ala Syahrini? Begini Caranya!Julia Perez; Don’t Judg…

3 Bekal ke Tanah Suci, Yuk Persiapkan Sejak Dini

Pingin ibadah ke tanah suci?

Mayoritas pasti menjawab “pingin”, Justru rada aneh jika ada yang  bilang: “ga mau!”
Tapi jujur deh, selain bilang pingin, udah punya persiapan belum?  Hehehe walau malu, saya akui belum.  Padahal mau berpergian jarak dekat seperti Bandung – Jakarta aja pastinya bikin persiapan seabrek. Mau naik apa, mau bawa baju berapa, jangan lupa bawa ini, itu ... isi listpun panjang berderet-deret.
Bagaimana isi list berhaji?  Jangan  cuma titip doa lewat  teman yang mau berangkat ke tanah suci, kemudian mengira bisa sim salabim  .... sampai!
Allah pasti akan bilang: “Ta’uuk ye, usaha dong, usaha”.
Hehehehe ..... iya Allah,  maapin saya atuh.   #tutupmuka
Jika ngga ada usaha, ya jelas bakal ditegur. Udah mah jauh, kuotanyapun terbatas,  harus menunggu  10 – 15 tahun sebelum saatnya berangkat.
Nah, waktu tunggu yang lama ini juga bikin saya ragu. Duh, nyampe ngga ya? Jangan-jangan udah tutup mata selamanya sebelum berangkat. Beruntung ada tausiah  ustaz Aam Amirudin yang men…