Sebuah Rumah dan 5 Hal Penting Lainnya yang “Seharusnya” Dimiliki Pasangan Sebelum Menikah

source: joemcgeeministries.com

Setiap orang pasti ingin menikah. Ada yang cepat mendapatkan jodoh dan ada pula yang lama. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor. Tapi yang pasti semua terjadi atas izin Tuhan. Bagi Anda yang sudah menemukan pasangan hidup dan ingin segera melangsungkan pernikahan, penting sekali bagi Anda untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu dimiliki pasangan sebelum menikah. Salah satunya tentu saja rumah. Pikirkan apakah rumah yang ingin Anda tempati tersebut merupakan rumah orang tua atau membeli rumah. Dari kedua pilihan, banyak pasangan yang lebih memilih untuk membeli rumah karena alasan kenyamanan. Mencari info mengenai rumah dijual perlu dilakukan jauh-jauh hari sehingga setelah menikah bisa segera menempatinya.

Keuntungan Membeli Rumah Dijual Dari Pada Tinggal Bersama Orang Tua Setelah Menikah
Pasangan yang hendak melangkah ke pelaminan harusnya sudah dari awal memikirkan di mana mereka akan tinggal setelah menikah nantinya. Apakah menumpang di rumah orang tua atau hidup mandiri dengan memiliki rumah sendiri. Jika Anda memiliki cukup uang, tinggal di rumah sendiri tentulah menjadi pilihan terbaik. Anda bebas memilih mengincar rumah dijual sesuai dengan keinginan Anda dan pasangan. Terlepas apa pilihan rumah yang akan Anda pilih, berikut ini beberapa keuntungan membeli rumah daripada tinggal bersama orang tua;

  1. Rumah adalah investasi
Rumah adalah investasi. Jadi dengan Anda membeli rumah, itu artinya Anda sedang berinvestasi. Apalagi harga properti selalu naik, sehingga memang akan sangat menguntungkan bagi Anda. Namun jika tujuan Anda membeli rumah untuk investasi, maka pilihlah rumah dijual di lokasi yang strategis.

  1. Bisa belajar hidup mandiri bersama pasangan
Pernikahan adalah gerbang menuju dunia orang dewasa yang notabennya setiap orang dituntut untuk bersikap dan berpikiran dewasa lagi mandiri. Dengan hidup terpisah dari orang tua, Anda dan pasangan bisa belajar untuk hidup mandiri, mulai dari bersih-bersih rumah, masak hingga mencuci baju. Sisi positif lain dari keputusan ini adalah Anda dan pasangan akan berbagi pekerjaan rumah dan hal tersebut justru mampu menambah keharmonisan dan kekompakan hubungan rumah tangga Anda.

  1. Bisa menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab
Khusus untuk pria yang notabennya setelah menikah akan menjadi kepala rumah tangga, Anda dituntut untuk memiliki pribadi yang bertanggung jawab. Karena Anda akan menanggung anak gadis orang dan anak-anak Anda kelak. Dengan Anda memilih untuk menempati rumah sendiri, maka Anda belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Begitupun dengan istri Anda yang harus bisa bertanggung jawab terhadap kewajiban sebagai istri dan ibu untuk anak-anak Anda kelak.

source : propertyguru.com.sg

Tips Membeli Rumah Dijual Baru dan Seken

Rumah yang dijual pasti harganya bervariasi, coba perhatikan disini harga rumah dijual terdekat dengan lokasi Anda. Banyak hal yang mempengaruhi harga rumah. Harga rumah seken dan baru tentu sangat berbeda. Berikut ini tips membeli rumah baru dan seken yang bisa Anda terapkan untuk mendapatkan rumah impian dengan harga dan fasilitas terbaik;

  1. Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya
Untuk mendapatkan pilihan rumah terbaik, baik itu dalam bentuk seken atau baru, hal pertama yang harus Anda tunaikan adalah mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya terkait rumah-rumah yang hendak Anda incar untuk dibeli. Informasi tersebut meliputi status tanah dan bangunan, fasilitas, keunggulan dan lain sebagainya. Jika Anda memilih rumah dijual dalam keadaan baru tapi menggunakan sistem inden, pastikan dengan jelas kapan waktu serah terimanya.

  1. Survei langsung ke rumahnya
Membeli rumah haruslah cerdas dan teliti. Anda wajib hukumnya untuk survey langsung ke rumah dijual yang ingin Anda beli. Teliti kondisi bangunan, tata letak dan interior rumah. Untuk memastikan semua keadaan sudut rumah, jelajahi rumah tersebut dan tanyakan semuanya secara mendetail kepada penjual atau pengembang. Jika rumah yang Anda incar belum ready stok, Anda tetap bisa menyurvei dengan cara memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, dari mulai akses ke lokasi, fasilitas, keamanan lingkungan, kebersihan dan lain sebagainya.

  1. Lakukan perbandingan
Setelah mengumpulkan informasi dan melakukan survey langsung ke rumah, saatnya Anda melakukan perbandingan dari rumah-rumah yang telah Anda survey tersebut. Bahkan Anda pun perlu melakukan perbandingan antara rumah yang akan Anda beli dengan rumah dari perumahan yang berada di sekitar lokasi. Anda bisa membandingkannya dari sudut desain, kualitas bangunan, fasilitas dan tentu harga.

source : .samconveyancing.co.uk

5 Hal yang Seharusnya Telah Dimiliki Oleh Pasangan Sebelum Menikah

Menikah memang bukan hanya perkara nantinya mau tinggal di mana dan bersama siapa saja. Tapi lebih dari itu. Menikah harapannya adalah untuk hidup bersama pasangan sehidup semati. Jadi selain rumah, ada hal-hal lain yang seharusnya dimiliki oleh pasangan sebelum menikah, yaitu;

  1. Restu orang tua dari kedua belah pihak
Restu orang tua haruslah menjadi prioritas yang harus ditunaikan sebelum Anda melangsungkan pernikahan. Selain agar di hari penting Anda nanti akan merasakan bahagia yang sempurna, restu orang tua juga salah satu hal yang bisa mengantarkan rumah tangga Anda menjadi rumah tangga yang bahagia, harmonis dan barokah. Mintalah pendapat orang tua tentang calon pasangan Anda. Orang tua yang baik pastilah ingin anak-anaknya hidup bahagia dengan memilih pasangan yang baik pula.

  1. Barang-barang pelengkap rumah
Jika rumah sudah ada, kini saatnya Anda mengisi rumah dengan perlengkapan rumah tangga. Meskipun rumah itu berjumlah hanya satu dan tidak peduli ukurannya kecil atau besar pastilah membutuhkan barang-barang perlengkapan rumah tangga, seperti;
·         Peralatan dapur
·         Peralatan tidur
·         Peralatan perkakas
·         Peralatan elektronik
·         Peralatan kebersihan
·         Peralatan kamar mandi
·         Peralatan ruangan
Menikah memang tidak gampang. Salah satu bukti konkritnya adalah kepemilikan yang harus dimiliki sebelum menikah. Jikalaupun rumah sudah dimiliki, mengisi rumah dengan peralatan rumah tangga yang jenis dan jumlahnya tidak sedikit juga perlu dipikirkan. Itulah mengapa banyak orang yang kondangan dengan memberikan kado berupa kebutuhan rumah tangga. Mereka tahu bahwa kebutuhan peralatan rumah tangga itu ada banyak sekali jumlahnya.

  1. Mental dan kedewasaan
Menikah artinya Anda akan masuk ke dunia orang dewasa yang dituntut untuk memiliki mental yang kuat dan penuh kedewasaan. Terutama dalam berfikir dan menyikapi suatu tantangan hidup. Sayangnya apa yang umumnya terbayang bagi pasangan muda mudi yang belum dewasa dan ingin segera menikah adalah bayangan bahwa menikah itu pastilah dihiasi dengan hari-hari yang indah.
Namun faktanya mengarungi bahtera rumah tangga tidak mudah. Dibutuhkan saling percaya, saling gotong royong dan saling mengasihi agar pernikahan langgeng selamanya. Mental dan kedewasaan jelas sudah dipunyai bagi pasangan terutama yang hendak akan menuju ke pelaminan. Tujuannya adalah agar di dalam berumah tangga, keduanya tetap bisa berfikir dewasa, saling menerima kekurangan masing-masing dan apabila terjadi kesalahpahaman bisa terselesaikan dengan baik.

  1. Materi atau bekal finansial yang cukup
Materi sangat penting dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Terlebih bagi Anda yang berniat untuk menikah, materi haruslah memiliki pondasi yang kuat. Artinya sebelum menikah, Anda, terutama kaum pria harus memiliki bekal finansial yang cukup. Selain jelas untuk biaya pernikahan, nantinya pada saat Anda membangun rumah tangga, Anda akan selalu membutuhkan materi untuk menghidupi keluarga.
Apalagi di zaman modern seperti ini, begitu banyak hal dan barang yang hanya akan didapat dengan menggelontorkan materi yang tidak sedikit. Selain menyiapkan pondasi materi yang cukup untuk bekal finansial rumah tangga, Anda juga perlu memiliki investasi. Anda pun bisa memilih jenis investasi bersama yang didasarkan pada jenis investasi apa yang Anda dan pasangan inginkan.
Investasi ini tentulah tujuannya untuk menabung. Karena dalam menjalani hidup, apalagi telah berumah tangga, kebutuhan akan selalu meningkat. Jika tidak cerdas dalam mengelola keuangan dan memiliki tabungan, bisa jadi hidup akan terasa susah. Bahkan masalah finansial sering kali menjadi salah satu pemicu paling sering terjadi bagi pasangan yang pada akhirnya memilih jalan cerai atau selingkuh.

  1. Komitmen
Komitmen tentulah menjadi salah satu syarat yang wajib dimiliki oleh pasangan, terutama pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan. Karena pernikahan adalah gerbang menuju kehidupan rumah tangga yang sarat dengan segala macam permasalahan, tantangan dan ujian. Bagi Anda yang hendak menikah, stop berfikir bahwa dengan menikah maka Anda akan bahagia terus. Memang bahagia harus selalu diciptakan, namun untuk bisa menciptakan bahagia itu sendiri, Anda perlu memiliki komitmen yang tinggi untuk beberapa hal yang menyangkut dengan kehidupan rumah tangga. Salah satunya adalah komitmen cara mendidik anak

Ternyata untuk menikah memang dibutuhkan beberapa syarat. Syarat tersebut memang sudah seharusnya dipenuhi oleh pasangan calon pengantin. Rumah tentu saja menjadi prioritas utama. Karena tinggal di rumah sendiri dan tidak numpang di rumah orang tua akan mengajarkan Anda banyak hal. Lagi pula saat ini banyak rumah dijual dengan harga yang terjangkau dilengkapi fasilitas bagus. Anda harus pintar mengumpulkan informasi, mendatangi lokasi untuk melakukan survey dan membandingkan rumah satu dan lainnya. Nanti Anda akan menemukan rumah terbaik dengan harga yang sesuai kantong Anda.


Comments

Aku dulu keliling2 dan keliling2 lagi demi cari rumah yg sreg di hati. Iya, ngumpulin banyak info juga buat bekal nyari. Seru lah pokoknya hunting rumah :)
Raisa Hakim said…
Setuju banget ambu asalnya aku gak tinggal dirumah sendiri dan kehidupan rumah tangga terasa aneh karena gak jadi diri sendiri banyak pendam perasaan padahal kan lagi pengen romantis gitu ya. Hahahaha

Popular Posts