Skip to main content

Jelajah Aksara Temukan Nama

source: namechip.com


Apalah arti sebuah nama? “ That which we call a rose by any other name would smell as sweet," kata William Shakespeare. Mawar tetap harum mewangi, apapun nama yang kita berikan. Namun kita juga mengenal:
Sebuah Nama adalah Sebuah Doa
Jadi ketika mulai ngeblog sekitar tahun 2009, saya memberi nama pada blog pertama saya: Permata Dibalik Limbah. Pesannya jelas. Sampah jangan kamu sepelekan. Sampah bukan sesuatu yang harus dibenci dan dihindari.

Di balik sampah ada permata. Tentunya permata yang dimaksud hanya kiasan. Untuk menggambarkan milyaran rupiah atau bahkan triliunan rupiah terkandung dalam sampah. Ubah paradigma. Triliunan rupiah itu untuk kemashalatan umat. Jangan dibuang  begitu saja. Baik dalam bentuk gaya hidup kita,  maupun kesalahan regulasi pemerintah.

Tahun berganti. Pada tahun 2017,  dalam kunjungannya ke Indonesia, Paul Connett bilang, “Di masa depan, dunia tak mengenal sampah. Sampah menjadi bahan baku atau dibuang ke bumi tanpa merusak alam. Karena telah berlaku perekonomian sirkuler”.

Nah. Sekarang semakin banyak tulisan mengenai sampah, bukan? Manusia semakin peduli karena senyatanya, sampah muncul sebagai konsekuensi aktivitas manuasia. Sementara bumi cuma satu. Masa anak cucu kita harus rebutan lahan dengan sampah?

source : filodofiaativa.wordpress.com


Karena ngga ingin menyampur masalah sampah dengan persoalan environment lainnya, saya membuat blog : “Green Planet”. Doanya agar planet kita hijau kembali, nyaman ditinggali.

Jika problem penghijauan, energy terbarukan, polusi serta berbagai masalah yang diakibatkan kerakusan manusia, dapat tertangani. Maka Insyaallah bumi akan hijau kembali. Layak huni.


Apa yang terjadi jika orang tua murid sering bertemu karena harus menunggu anaknya di sekolah. Bikin arisan? Yes, tepat banget.

Hanya bertahan 2- 3 tahun, arisan para ortu sekolah (TK hingga SMA) Taruna Bakti Bandung ini melebur menjadi pengajian Az-Zahra. Diberikan oleh Aa Gym, Menurut Gugel, Azzahra (الزهراء) dalam bahasa Arab adalah bunga, luar biasa, dan cerdas. Mungkin Aa Gym berdoa bagi para ibu Taruna Bakti agar menjadi perempuan luar biasa,  bak bunga dan cerdas.

Ngga hanya itu. Para ustad yang datang silih berganti memberi saran agar jangan hanya berderma. Pikirkan infak/sedekah yang bermanfaat jangka panjang.

Ketika itulah Kaisa Indonesia lahir. Nama yang diberikan Abu Rabbani ini artinya cerdas atau smart. Diharapkan pengurus Kaisa menjadi perempuan cerdas dan amanah dalam melakukan pendampingan masyarakat.

Blog “Curhat Si Ambu” , blog yang paling muda. Pemberian nama juga nggak asal-asalan. Berawal banyak tulisan di Kompasiana mengenai life style. Daripada lenyap tak berbekas, saya membuat blog khusus lifestyle.
Mengapa saya membuat banyak blog, ada disini:
Jalan Terjal Menuju Happy Blogging
Ambu artinya ibu. Sama dengan emak, bunda, mamah, mommy. Berawal dari anak-anak komunitas Forum Hujau Bandung yang memanggil saya tante. Kok risih ya. Apaan sih tante? Ngga nyaman banget.

Saya meminta mereka memanggil dengan sebutan lain, yaitu bunda. Waktu itu  panggilan bunda belum booming. Sekarang sih, Sales Promotion di retail modern memanggil setiap perempuan agak sepuh dengan “bunda”. Ngga peduli sang perempuan bukan seorang ibu.

Jadi, akhirnya terpilihlah nama: “Ambu”. Panggilan untuk ibu dalam kultur Sunda. Ingat kisah legendaris: “Si Kabayan”?  Kabayan  memanggil mertuanya dengan “ambu” , bukan?

Sedangkan kata “Curhat” dimaksudkan sebagai beragam unek-unek yang saya tulis dan publish di blog. Ada tentang kesehatan. keuangan, hobby saya dalam memasak, berkebun dan memotret. Hingga perjalanan saya belajar membuat fiksi.

Exciting banget!

Menjalani hidup yang penuh warna kemudian menuliskannya di blog, sungguh bikin semangat. Terlebih jika nama blog mengandung makna doa.  

Karena itu, sebagai muslim, kita diajarkan untuk ngga sembarangan mengucap. “Bisi kejadian” kata ustad Aam Amirudin.

Dan kita percaya itu, bukan?



Comments

Setuju mbak, nama adalah doa. Termasuk ketika mau kasih nama blog. Pasti ada harapan yang terselip di sana.
Yas Marina Dewi said…
Ternyata Ibu sudah lama ya concern tentang penanggulangan sampah.

Popular posts from this blog

The Third Charm, Akhir Yang Membuat Penonton Marah

Bagaimana jika tokoh utama yang ganteng bukan main menjalin kasih dengan second lead, gadis cantik, imut dan menggemaskan? Ternyata penonton memilih agar keduanya happy ending. Sementara tokoh perempuan di maki-maki karena dianggap meninggalkan kekasihnya.
Mungkin itu yang menjadi penyebab ending drama Korea “The Third Charm” dibiarkan cukup terbuka. Penonton boleh berkhayal semaunya. Apakah cukup sahabatan atau menikah?
Tokoh utama pria, Seo Kang-Joon dan tokohperempuan, Esom yang membuat saya kepincut untuk menonton drakor ini. Seo Kang-Joon, rupanya dianggap sukses dalam setiap perannya sehingga tahun 2018, saya menonton 2 dramanya. Marema ya?
Sedangkan Esom, saya jatuh cinta pada sosoknya di Because This Is My First Life. Berperan sebagai sahabat tokoh utama, Esom keren banget. Hihihi tentu saja yang dimaksud keren adalah postur tubuhnyayang tinggi dan penuh. Seksi, tanpa harus berbaju pendek. Bahkan balutan kostum hitam atau putih yang dikenakan, bikin Essom nampak berkelas. Sebetul…

Dewi Kentring Manik, Dewi Cantik Jelita Pelindung Kota Bandung

100 Days My Prince; Janji Setia Seorang Pangeran Cilik

“Aku menyukaimu” “Aku akan mengawinimu” Kata seorang anak laki-laki pada gebetannya, Yoon Yi-Seo,  perempuan cilik yang periang, cantik dan pemberani.
Sekian puluh tahun berlalu, Lee Yool, nama anak laki-laki tersebut, rupanya selalu  berpegang teguh pada janjinya dan Yi Seo pun selalu mengingatnya.
Mengambil  genre sageuk fusion alias kisah dengan setting masa lalu yang dimodifikasi (fiksi, bukan berdasarkan sejarah sebenarnya), drama Korea “100 Days My Prince”  sebetulnya ngga terlalu spesial. Khususnya jika dibandingkan dengan drakor bergenre serupa.
Pemeran utama mengalami lupa ingatan. Ide klise yang telah digunakan sejak “Meteor Garden”nya drama Taiwan. Kemudian diramu dengan kehidupan sang pangeran sebagai rakyat jelata selama 100 hari.
Yang menjadi pembeda adalah aktor dan aktrisnya yang sedang naik daun. Sang pangeran Lee Yool diperankan D.O. personil EXO, sedangkan Yoon Yi-Seo atau Hong Shim diperankan aktris cantik Nam Ji-Hyun.
Apabila Anda mencari tontonan yang menghibur, “100 Da…

Nostalgia 7 Majalah Favorit

Punya majalah favorit?
Maksudnya tentu majalah cetak. Skip majalah Bobo ya? Selain karena udah kelamaan eranya, juga ngga ada saingan. Sementara 7 majalah favorit yang terpilih karena target segmen serta  ragam topik  yang disajikan.
Tentu  beberapa majalah sudah almarhum alias rest in print. Huhuhu sedih, padahal walau udah ngga berlangganan, sesekali saya masih suka beli. Rasanya lebih nyaman membaca versi cetak dibanding online-nya. Mata ngga capek. Ketika  lelah, si majalah bisa menjadi penutup wajah, pengantar tidur. Coba deh membaca via   ponsel atau tab, kan ngga bisa untuk penutup wajah.  :D  :D
Oke langsung aja kita ngobrolin  majalah favorit yang dimaksud. Ini dia:
Majalah Horison
Awalnya saya membaca majalah Horison karena terpaksa. Sebagai anak ABG yang gemar melahap habis semua bacaan, saya kehabisan buku serta majalah, eh ada majalah isinya cerpen, baca ah ..... Ternyata, ... bahkan hingga kini, saya masih sering mengulang paragraf demi paragraf artikel/cerpen/puisi  yang dimu…

5 Situs Download Gratis Drama Korea yang Recommended Banget

Suatupagi perbincanganWA Grup Komunitas Memasak yang biasanya riuh dengan berbagi resep makanan, tiba-tiba berubah menjadi: “Download aja teh, ngirit kuota” “Wah saya belum nonton ... . Bikin penasaran!”
Ya, kami sedang bergunjing mengenai drama Korea. Drama Korea apa saja yang bagus, yang belum ditonton dan yang penting ini nih: situs yang direkomendasikan untuk men-download drama Korea bersubtitle Indonesia. Tujuannya tentu saja untuk ngirit kuota. Emak-emak dimana saja umumnya sama: pingin hemat!:D :D
Kala itu, semua cara menonton drama Korea sudah saya coba, hanya mengunduh yang belum.Tentunya jadi penasaran. Selalu ada sesi yang jengkelin ketika menonton drakor . Menonton via player DVD misalnya, banyak keping DVD yang tidak berjalan mulus. Katanya sih proses burningnya yang bermasalah.Tapi pan jadi riweuh,saya harus bolak balik. Menonton via DVDberarti juga nyampah. Usai menonton, kepingan DVD ngga tau harus diapain. Ada usul?
Cara berikutnya melaluisaluran berbayar. Apesnya harus sta…

Ngemil Syantikkk Ala Syahrini Bareng Nenasz Cookies

Syantik. Kata itu dipopulerkan Syahrini bersama sejumlah kata lain seperti cetar, sesuatu,  bulu mata badai,  jambul khatulistiwa dan kata-kata nyleneh lainnya.  Sosok lain yang gemar membuat kata-kata ajaib adalah Viki Prasetyo dan Cinta Laura. Kreator kata yang menjadi kesatuan dengan branding mereka.
Andai mereka berkampanye ... Maksudnya bukan kampanye pilpres atau  kampanye  pileg,  namun kampanye untuk kemaslahatan seperti diversifikasi pangan. Lahan yang belum banyak disentuh. Jangankan selebriti, nampaknya para pejabat juga “pelit” bicara tentang diversifikasi pangan.
Ketinggian miimpinya ya? Gubrak deh .... :D Gini  kisahnya. Berawal rencana membuat tulisan personal branding ala Syahrini part 2, ngga sengaja saya lihat iklan cookies yang dibintangi Syahrini. Langsung deh kepikiran: “Ah, andai Syahrini jadi model iklan cookies non tepung terigu. Bakal sukses deh program diversifikasi pangan kita”
Baca juga: Pingin Personal Branding ala Syahrini? Begini Caranya!Julia Perez; Don’t Judg…

3 Bekal ke Tanah Suci, Yuk Persiapkan Sejak Dini

Pingin ibadah ke tanah suci?

Mayoritas pasti menjawab “pingin”, Justru rada aneh jika ada yang  bilang: “ga mau!”
Tapi jujur deh, selain bilang pingin, udah punya persiapan belum?  Hehehe walau malu, saya akui belum.  Padahal mau berpergian jarak dekat seperti Bandung – Jakarta aja pastinya bikin persiapan seabrek. Mau naik apa, mau bawa baju berapa, jangan lupa bawa ini, itu ... isi listpun panjang berderet-deret.
Bagaimana isi list berhaji?  Jangan  cuma titip doa lewat  teman yang mau berangkat ke tanah suci, kemudian mengira bisa sim salabim  .... sampai!
Allah pasti akan bilang: “Ta’uuk ye, usaha dong, usaha”.
Hehehehe ..... iya Allah,  maapin saya atuh.   #tutupmuka
Jika ngga ada usaha, ya jelas bakal ditegur. Udah mah jauh, kuotanyapun terbatas,  harus menunggu  10 – 15 tahun sebelum saatnya berangkat.
Nah, waktu tunggu yang lama ini juga bikin saya ragu. Duh, nyampe ngga ya? Jangan-jangan udah tutup mata selamanya sebelum berangkat. Beruntung ada tausiah  ustaz Aam Amirudin yang men…